{"id":9979,"date":"2018-04-30T12:05:30","date_gmt":"2018-04-30T05:05:30","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=9979"},"modified":"2023-10-07T01:00:56","modified_gmt":"2023-10-06T18:00:56","slug":"kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam","title":{"rendered":"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\" width=\"821\" height=\"411\" style=\"width: 821px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" alt=\"IPA kelas 8 materi tentang suara\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kita semua pernah mengalami ini: berada di ruangan, sendirian, lalu menyanyi dengan heboh dan merasa suara kita kayak diva. Sampai tiba saatnya kamu merekamnya, mendengarkan ulang\u2026 dan jerit, \u2018INI SUARA SIAPA WOOY?!\u2019 Setelah kita pikir-pikir\u2026 Kenapa, ya, suara kita yang ada di rekaman selalu berbeda dengan suara yang kita tahu selama ini? Dan kenapa\u2026 lebih jelek dan cempreng?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pertanyaannya sekarang: suara yang mana yang merupakan suara kamu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk bisa menjawab pertanyaan itu, kita harus tahu dasarnya terlebih dahulu. Apa itu bunyi, dan kenapa kita bisa mendengarnya?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam ilmu fisika, bunyi merupakan peristiwa getaran yang dihasilkan oleh suatu benda.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PENGERTIAN%20BUNYI-1.jpg\" alt=\"PENGERTIAN BUNYI-1\" width=\"600\" height=\"348\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana bunyi bisa kita dengar adalah karena \u201cgetaran\u201d yang dihasilkan oleh suatu benda. Misalnya, kamu membenturkan sendok besi ke tiang. Benturan tersebut akan menghasilkan getaran yang merambat melalui udara sampai akhirnya masuk ke dalam telinga kita hingga akhirnya sampai ke otak dan akhirnya kita mendapatkan \u201csuara\u201d yang kita dengar.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SYARAT%20TERJADINYA%20BUNYI.jpg\" width=\"600\" height=\"500\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" alt=\"Syarat terjadinya bunyi\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ya, perlu diingat bahwa untuk dapat menghasilkan bunyi, butuh medium rambat tempat getaran tersebut lewat. Itu lah mengapa, kita tidak dapat mendengar suara ketika di ruang hampa udara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Di dunia ini, ada beberapa macam tipe bunyi, tergantung tinggi-rendahnya frekuensi. Suara-suara yang biasa kita dengar tergolong ke dalam bunyi audiosonik. Frekuensinya berkisar di antara 20-20.000 Hz. Adapun berbagai jenis bunyi lain adalah:<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/jenis-jenis%20bunyi.jpg\" alt=\"jenis-jenis bunyi\" width=\"600\" height=\"500\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Nah, <\/em>jadi suara yang kita dengar akan berbeda dengan yang didengar oleh kelelawar. Karena telinga kita hanya mampu menangkap getaran yang berkisar di antara 20-20 ribu Hz. Sementara kelelawar, gelombangnya jauuuuh lebih tinggi dari itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Baca juga: <a href=\"\/perbedaan-getaran-dan-gelombang\" rel=\"noopener\">Memahami Perbedaan Getaran dan Gelombang<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Oke, sekarang kembali ke pertanyaan awal:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kenapa suara yang kita dengar saat bicara berbeda dengan suara yang kita dengar setelah kita rekam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang kita sudah bahas melalui proses sebuah bunyi sampai bisa kita dengar. Hal ini juga terjadi dengan suara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Satu hal yang perlu diketahui adalah, suara yang keluar dari mulut berasal dari pita suara\u2014di laring. Saat orang lain mengeluarkan suara, getaran dari pita suaranya merambat lewat udara, lalu masuk ke telinga kita, menggetarakan gendang telinga dan mengantarkannya ke otak untuk diproses sebagai \u201csuara\u201d dia.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/proses%20bunyi.gif\" alt=\"proses bunyi\" width=\"600\" height=\"338\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\">proses merambatnya bunyi ke dalam telinga (sumber: Mental Floss via Youtube.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hal ini berbeda saat kita mendengar suara sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Saat kita mengeluarkan suara, ada dua cara kita mendengar:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Satu. Cara normal seperti cara orang lain mendengar. Bagaimana getaran itu pada akhirnya diterima oleh telinga kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Dan, cara kedua:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Melalui sesuatu yang disebut dengan \u201ckonduksi tulang\u201d.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain mengarah keluar melalui mulut, getaran yang dihasilkan oleh pita suara juga mengarah ke atas menuju tulang tengkorak. Berbeda dengan suara yang kita terima menuju telinga, tengkorak kepala kita lebih baik dalam menghantarkan frekuensi yang lebih kecil. Alhasil, suara yang kita dengar akan terasa lebih nge-bass, dalam, dan empuk dibandingkan suara kita saat direkam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/bunyi%20dari%20tengkorak.gif\" alt=\"bunyi dari tengkorak\" width=\"600\" height=\"336\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\">Bunyi yang didapat dari pantulan tengkorak (sumber: Bussines Insider via Youtube.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ya, soalnya, kan, suara yang direkam hanya kita dengar lewat satu sumber: telinga. Rambatan gelombangnya tidak bergetar melalui tulang tengkorak. Kecuali kalau kamu telen kali, ya, alat perekamnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jadi, sekarang sudah tahu, kan, kenapa suara kita terdengar lebih jelek saat kita rekam dibanding kita dengar saat bernyanyi sendirian? Eits, tapi tidak perlu minder karena beruntunglah. Selama ini teman-teman kita mendengar suara kita \u201cversi rekam\u201d yang menurut kamu jelek itu. Dan respon mereka? Ya, biasa-biasa saja, kan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kalau kamu ingin memelajari materi seperti ini dalam bentuk video, lengkap dengan soal-soal dan infografik lucu, cobain aja tonton lewat <span style=\"color: #339966;\"><strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar\" style=\"color: #339966;\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">ruangbelajar!<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #339966;\"><strong><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita semua pernah mengalami ini: berada di ruangan, sendirian, lalu menyanyi dengan heboh dan merasa suara kita kayak diva. Sampai tiba saatnya kamu merekamnya, mendengarkan ulang\u2026 dan jerit, \u2018INI SUARA SIAPA WOOY?!\u2019 Setelah kita pikir-pikir\u2026 Kenapa, ya, suara kita yang ada di rekaman selalu berbeda dengan suara yang kita tahu selama ini? Dan kenapa\u2026 lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":9979,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1696615256:1"]},"categories":[513,515],"tags":[244,25,10,16],"class_list":["post-9979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-smp-kelas-8","tag-fisika-viii","tag-kelas-8","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kita semua pernah mengalami ini: berada di ruangan, sendirian, lalu menyanyi dengan heboh dan merasa suara kita kayak diva. Sampai tiba saatnya kamu merekamnya, mendengarkan ulang\u2026 dan jerit, \u2018INI SUARA SIAPA WOOY?!\u2019 Setelah kita pikir-pikir\u2026 Kenapa, ya, suara kita yang ada di rekaman selalu berbeda dengan suara yang kita tahu selama ini? Dan kenapa\u2026 lebih [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-30T05:05:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-06T18:00:56+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam\"},\"author\":{\"name\":\"Kresnoadi\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\"},\"headline\":\"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8\",\"datePublished\":\"2018-04-30T05:05:30+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-06T18:00:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam\"},\"wordCount\":565,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\",\"keywords\":[\"Fisika VIII\",\"Kelas 8\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Fisika\",\"Fisika SMP Kelas 8\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam\",\"name\":\"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\",\"datePublished\":\"2018-04-30T05:05:30+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-06T18:00:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\",\"name\":\"Kresnoadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kresnoadi\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kresnoadi\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Kita semua pernah mengalami ini: berada di ruangan, sendirian, lalu menyanyi dengan heboh dan merasa suara kita kayak diva. Sampai tiba saatnya kamu merekamnya, mendengarkan ulang\u2026 dan jerit, \u2018INI SUARA SIAPA WOOY?!\u2019 Setelah kita pikir-pikir\u2026 Kenapa, ya, suara kita yang ada di rekaman selalu berbeda dengan suara yang kita tahu selama ini? Dan kenapa\u2026 lebih [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-04-30T05:05:30+00:00","article_modified_time":"2023-10-06T18:00:56+00:00","author":"Kresnoadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kresnoadi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam"},"author":{"name":"Kresnoadi","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410"},"headline":"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8","datePublished":"2018-04-30T05:05:30+00:00","dateModified":"2023-10-06T18:00:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam"},"wordCount":565,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg","keywords":["Fisika VIII","Kelas 8","Konsep Pelajaran","SMP"],"articleSection":["Fisika","Fisika SMP Kelas 8"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam","name":"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg","datePublished":"2018-04-30T05:05:30+00:00","dateModified":"2023-10-06T18:00:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kenapa-suara-kita-jelek-saat-direkam#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Suara Kita Jelek Saat Direkam? | Fisika Kelas 8"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410","name":"Kresnoadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kresnoadi"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kresnoadi"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9979"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14791,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9979\/revisions\/14791"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}