{"id":9823,"date":"2025-01-21T13:00:33","date_gmt":"2025-01-21T06:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=9823"},"modified":"2025-01-22T10:42:53","modified_gmt":"2025-01-22T03:42:53","slug":"mengenal-antigen-dan-antibodi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi","title":{"rendered":"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png\" alt=\"perbedaan antigen dan antibodi\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kamu pernah mendengar istilah tentang antigen dan antibodi? Kira-kira, apa ya perbedaan antara keduanya? Yuk, simak penjelasannya di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/biologi\/biologi-sma-kelas-11\">artikel Biologi kelas 11<\/a><\/strong> ini!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia kedokteran dan biologi, ada dua komponen penting nih yang sering dibahas dalam konteks sistem kekebalan tubuh, yakni <strong>antigen dan antibodi<\/strong>. Keduanya berperan penting dalam mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit dan infeksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antigen sendiri merupakan molekul yang umumnya terdapat pada zat asing yang mampu merangsang respons imun tubuh. Sedangkan antibodi adalah protein yang diproduksi oleh sistem imun untuk melawan antigen atau zat asing tersebut. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, supaya pemahaman kamu tentang antigen dan antibodi lebih jelas, yuk baca artikel ini sampai habis! Karena kita akan membahas pengertian, fungsi, jenis, struktur, cara kerja, dan contoh masing-masing dari antigen dan antibodi. <em>Lets go<\/em>~<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Antigen<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, kita mulai dari antigen terlebih dahulu, ya. Sebenarnya, apa itu antigen? <strong>Antigen adalah molekul yang merangsang respons imun dalam tubuh<\/strong>, terutama dengan menghasilkan antibodi sebagai reaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antigen bisa berupa <strong>protein, polisakarida, lipid, atau asam nukleat<\/strong> yang berasal dari patogen seperti virus, bakteri, parasit, tumor, atau bahkan sel tubuh yang berubah atau rusak. Antigen dikenali oleh sistem imun sebagai benda asing dan dianggap berbahaya, sehingga tubuh bereaksi untuk melawannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, antigen ini bisa dibilang merupakan penanda yang dapat memberitahu sistem kekebalan tubuh apakah sesuatu di tubuh kita berbahaya atau tidak.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/biologi-kelas-11-sistem-pertahanan-tubuh\">Sistem Pertahanan Tubuh Manusia, Nonspesifik dan Spesifik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Antigen<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi utama antigen adalah untuk <strong>memicu respons imun tubuh<\/strong>. Ketika antigen masuk ke dalam tubuh, sistem imun mengenali antigen sebagai zat asing dan berbahaya, lalu mengaktifkan berbagai mekanisme pertahanan. Antigen akan mengidentifikasi dan mengeliminasi patogen, sehingga menjaga tubuh tetap sehat dari infeksi dan penyakit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Bagian-Bagian Antigen<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur antigen bervariasi tergantung pada jenis molekulnya. <\/span>Antigen memiliki 2 bagian yang harus kamu ketahui. Kedua bagian tersebut adalah <strong>epitop dan hapten<\/strong>.<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Determinan antigen (epitop)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Epitop merupakan <strong>bagian antigen yang dapat membangkitkan respons imunitas<\/strong>,\u00a0atau dengan kata lain, dapat menginduksi pembentukan antibodi. Satu antigen tersusun dari 2 atau lebih molekul epitop.<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Hapten<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hapten adalah molekul kecil yang<strong> hanya bisa menginduksi produksi antibodi<\/strong> jika bergabung dengan <em>carrier <\/em>yang bermolekul besar. Oleh karena itu, hapten memiliki sifat imunogenik. Hapten dapat berupa obat, antibiotik, dan kosmetik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jenis Antigen<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antigen dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Antigen Eksogen<\/strong><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan <strong>antigen yang berasal dari luar tubuh<\/strong>, seperti bakteri, virus, atau alergen yang masuk melalui inhalasi, ingesti, atau injeksi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Antigen Endogen<\/strong><b>, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan <strong>antigen yang berasal dari dalam tubuh<\/strong>, seperti sel yang terinfeksi virus atau sel kanker.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Antigen Autoimun<\/strong><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan <strong>antigen dari sel tubuh sendiri<\/strong> yang secara <strong>keliru dikenali sebagai benda asing oleh sistem imun<\/strong>, menyebabkan penyakit autoimun.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Cara Kerja Antigen<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara kerja antigen dalam memulai respons imun dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Pengenalan<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 Ketika antigen masuk ke dalam tubuh, sel penyaji antigen (APC), seperti makrofag\/monosit, sel dendritik (DC), atau sel B akan memeriksanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Pemrosesan<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 APC akan menangkap dan memproses antigen, lalu mempresentasikan epitop pada permukaan selnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Presentasi<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 Epitop dipresentasikan pada MHC (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Major Histocompatibility Complex<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">), yaitu gen yang mengendalikan sistem imun untuk mendeteksi dan merespons antigen tertentu. Epitop kemudian dikenali oleh reseptor sel T.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Aktivasi<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 Selanjutnya, sel T diaktifkan dan membantu merangsang sel B. Sel B memiliki bagian khusus (reseptor) yang berfungsi untuk menguji apakah antigen tersebut cocok, seperti kunci dan gembok. Jika cocok, sel B akan memproduksi antibodi dengan bentuk yang sama untuk mengenali antigen tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Eliminasi<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 Antibodi dan sel T yang teraktivasi saling bekerja sama untuk menghancurkan atau menetralkan patogen yang membawa antigen tersebut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah sistem imun mengenali suatu antigen, sistem ini memiliki sel khusus untuk mengingatnya. Dengan begitu, tubuh menciptakan respons yang lebih cepat dan lebih efektif jika antigen tersebut menyerang lagi di masa depan. Nah, proses ini disebut <strong>memori imunologis<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, ketika zat berbahaya mengalami <strong>mutasi<\/strong>, antigen dapat mengubah bentuknya. Akibatnya, sistem imun mungkin tidak bisa mengenalinya atau melawannya dengan efektif.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-saja-gangguan-sistem-pertahanan-tubuh\">Apa Saja Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh (Imun)?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Antigen<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa contoh antigen antara lain yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Virus Influenza<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 Protein permukaan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">hemagglutinin <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">neuraminidase <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">yang dikenali oleh sistem imun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Bakteri Tuberkulosis<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 Lipid dan protein di dinding sel <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Mycobacterium tuberculosis<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><strong>Alergen<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 Protein dalam serbuk sari, debu, atau bulu hewan yang memicu reaksi alergi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau sudah paham tentang antigen, kita lanjut ke antibodi, yuk!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Antibodi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu antibodi?<strong> Antibodi adalah<\/strong> <strong>komponen protein<\/strong> yang diproduksi tubuh <strong>sebagai respons terhadap zat asing<\/strong>, yang disebut sebagai antigen (bakteri dan virus). Sel penghasil antibodi adalah jenis sel darah putih tertentu yang disebut sel B. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antibodi atau disebut juga imunoglobulin memiliki kemampuan spesifik untuk mengenali dan berikatan dengan epitop pada antigen tertentu, sehingga membantu dalam menetralisir atau menghancurkan patogen.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a5b88bce-cbd1-40c2-b14d-74ca356f3041.png\" alt=\"hubungan antigen dengan antibodi\" width=\"512\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ilustrasi hubungan antara antigen dan antibodi. (Sumber: who.int)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, ketika suatu zat asing masuk ke dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh akan mampu mengenalinya sebagai benda asing karena molekulnya berbeda dengan yang ditemukan di dalam tubuh. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk menghilangkan atau menetralisir benda asing tersebut, sistem kekebalan tubuh memerlukan sejumlah mekanisme, termasuk yang paling penting adalah memproduksi antibodi. Setelah terpapar zat asing yang disebut antigen, antibodi akan terus bersirkulasi di dalam darah dan memberikan perlindungan terhadap paparan antigen tersebut di masa mendatang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Fungsi Antibodi<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada tiga fungsi utama dari antibodi, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Antibodi disekresikan ke dalam darah dan mukosa (tempat antibodi mengikat), lalu menonaktifkan zat asing seperti patogen dan racun (netralisasi).<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Mengaktifkan sistem komplemen untuk menghancurkan sel bakteri dengan cara melubangi dinding sel.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Memfasilitasi fagositosis zat asing oleh sel fagosit.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jenis-Jenis Antibodi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada lima kelas imunoglobulin yang dibedakan berdasarkan struktur dan fungsinya, nih. Yuk, belajar bersama-sama!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">IgG<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antibodi yang paling umum ditemukan dalam darah dan cairan ekstraseluler, penting untuk imunitas jangka panjang<\/span>. IgG dapat menembus plasenta dan memberikan imunitas pada bayi. Selain itu, IgG juga merupakan pelindung terhadap mikroorganisme dan toksin, dapat mengaktivasi komplemen, dan dapat meningkatkan efektivitas sel fagositik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">IgA<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berjumlah 15%, IgA dapat ditemukan pada zat sekresi, seperti keringat, ludah, air mata, ASI, dan sekresi usus. IgA berfungsi untuk melawan mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">IgM<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">IgM adalah antibodi yang pertama kali tiba di lokasi infeksi, menetap di pembuluh darah dan tidak masuk ke jaringan. IgM berumur pendek dan berfungsi untuk mengaktivitasi komplemen dan memperbanyak fagositosis.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jenis-jenis-imunitas-tubuh\">Jenis-Jenis Sistem Imunitas Tubuh pada Manusia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">IgD<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">IgD memiliki fungsi memicu respons imunitas dan banyak ditemukan di limfosit B. Meskipun demikian, IgD berjumlah sedikit pada\u00a0limpa dan serum darah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">IgE<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Antibodi ini terikat pada reseptor sel <em>mast<\/em> dan basofil. IgE menyebabkan pelepasan histamin dan mediator kimia lainnya. Selain itu, IgE banyak ditemukan dalam darah dengan konsentrasi rendah dan kadarnya meningkat ketika bereaksi terhadap alergi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Struktur Antibodi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur antibodi <strong>berbentuk seperti huruf Y<\/strong>, terdiri dari empat rantai polipeptida: dua rantai berat (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">heavy chains<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) dan dua rantai ringan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">light chains<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Bagian ujung &#8220;Y&#8221;<\/strong> adalah region variabel yang <strong>mengikat epitop antigen<\/strong>, sedangkan <strong>bagian batang<\/strong> adalah region konstan yang <strong>menentukan kelas antibodi<\/strong> dan fungsinya.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5b478d1b-bfb4-4996-8413-fd55fa1fc797.png\" alt=\"struktur antibodi\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Struktur Antibodi (Sumber: Roboguru.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Cara Kerja Antibodi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika zat asing (antigen) masuk ke dalam tubuh, sistem imun dapat mengenalinya karena molekul-molekul zat asing tersebut berbeda dari molekul yang ada dalam tubuh kita. Nah, untuk menghilangkan zat asing tersebut, sistem imun menggunakan berbagai mekanisme, salah satu yang paling penting, yaitu memproduksi antibodi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mekanisme kerja antibodi secara berurutan adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pengikatan Antigen<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 Antibodi diproduksi oleh sel darah putih khusus yang disebut limfosit B (sel B). Ketika antigen menempel pada permukaan sel B, hal ini merangsang sel B untuk membelah menjadi sekelompok sel identik yang disebut klon. Sel B yang matang, disebut sel plasma, kemudian melepaskan jutaan antibodi ke dalam aliran darah dan sistem limfatik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Netralisasi Patogen<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 Saat antibodi beredar dalam tubuh, mereka akan menyerang dan menetralkan patogen agar tidak berinteraksi dengan sel inang. Antibodi dapat menyerang patogen dengan cara menempel padanya, lalu mengubah komposisi kimianya.\u00a0 Antibodi semacam ini disebut antitoksin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Aktivasi Sistem Komplemen<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 Dalam kasus lain, antibodi memicu aktivasi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0sistem komplemen yang membantu dalam penghancuran patogen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong><em>Antibody-Dependent Cellular Cytotoxicity<\/em> (ADCC)<\/strong> \u2192 Reaksi komplemen ini dapat menarik sel-sel pembersih (<em>Natural Killer<\/em>) untuk menghancurkan mikroba dengan cara menelannya (fagositosis).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Produksi antibodi berlangsung selama beberapa hari hingga semua molekul antigen dihilangkan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/yang-harus-kamu-ketahui-tentang-sistem-golongan-darah-manusia\">Mengenal Sistem Golongan Darah ABO dan Rhesus<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Antibodi<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa contoh antibodi antara lain yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>IgG terhadap virus SARS-CoV-2<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 Menetralisir virus penyebab COVID-19.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>IgE terhadap alergen<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 Memediasi respons alergi terhadap serbuk sari atau bulu hewan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Monoklonal Antibodi<\/strong> \u2192 Antibodi buatan yang digunakan dalam terapi kanker dan penyakit autoimun.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Perbedaan Antigen dan Antibodi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampai sini, apakah kamu sudah bisa memahami apa perbedaan antara antigen dengan antibodi? Oke, supaya lebih jelas, yuk simak perbedaannya di bawah ini!<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Perbedaan dari segi definisi dan fungsi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antigen adalah molekul yang merangsang respons imun, sedangkan antibodi adalah protein yang diproduksi oleh sistem imun sebagai respons terhadap antigen.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Perbedaan dari segi struktur<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antigen dapat berupa berbagai jenis molekul (protein, lipid, karbohidrat), sedangkan antibodi adalah protein dengan struktur spesifik yang terdiri dari rantai berat dan ringan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Perbedaan dari segi cara kerja<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antigen dikenali dan diproses oleh sel imun, kemudian memicu produksi antibodi. Sedangkan antibodi akan mengenali, mengikat, dan menetralkan antigen.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sistem imun yang kompleks, baik antigen maupun antibodi memiliki peran yang saling melengkapi untuk melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit. Dengan memahami mekanisme kerja antigen dan antibodi, tenaga kesehatan dapat melakukan pengembangan vaksin, terapi imun, serta melakukan pengobatan untuk penyakit autoimun maupun kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kenalan dengan antigen dan antibodi, kamu nggak akan ketuker dong ya, yang mana antigen dan yang mana antibodi? Nah, supaya makin jago, kuy belajar lebih lanjut tentang antigen dan antibodi pakai <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\">ruangbelajar<\/a><\/strong>! Video belajar interaktifnya, bikin belajar lebih menyenangkan dan paham hingga ke akar, lhooo~<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a2dbab8e-e903-4b70-ae04-39ff5807647e.jpg\" alt=\"CTA ruangbelajar\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi: <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Irnaningtyas &amp; Istiadi, Y. (2016). Biologi untuk SMA\/MA Kelas XI Kurikullum 2013 Edisi Revisi. Jakarta: Penerbit Erlangga.<\/p>\n<p>https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/body\/22971-antibodies (Diakses pada 27 Juni 2024)<\/p>\n<p>https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/ketahui-hubungan-antigen-dan-antibodi-untuk-deteksi-virus (Diakses pada 27 Juni 2024)<\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/www.who.int\/indonesia\/news\/novel-coronavirus\/qa\/qa-cara-kerja-vaksin (Diakses pada 27 Juni 2024)<\/p>\n<p>https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/forum\/struktur-antibodi-umumnya-tersusun-dari-empat-polipeptida-yang-terdiri-atas-dua-rantai_FRM-NGB4AHSD (Diakses pada 21 Januari 2025)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu pernah mendengar istilah tentang antigen dan antibodi? Kira-kira, apa ya perbedaan antara keduanya? Yuk, simak penjelasannya di artikel Biologi kelas 11 ini! &#8212; &nbsp; Dalam dunia kedokteran dan biologi, ada dua komponen penting nih yang sering dibahas dalam konteks sistem kekebalan tubuh, yakni antigen dan antibodi. Keduanya berperan penting dalam mempertahankan tubuh dari berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1737517231:1"],"_oembed_c9e672b109c641d360b0c697602f73aa":["{{unknown}}"],"_wp_old_date":["2018-05-21"],"_aioseo_title":["Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya?"],"_aioseo_description":["Dalam sistem pertahanan tubuh, terdapat istilah antigen dan antibodi. Apakah itu dan bagaimana cara kerjanya? Yuk, belajar bersama di artikel ini!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[506,511],"tags":[142,31,10,37],"class_list":["post-9823","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-sma-kelas-11","tag-biologi-xi","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu pernah mendengar istilah tentang antigen dan antibodi? Kira-kira, apa ya perbedaan antara keduanya? Yuk, simak penjelasannya di artikel Biologi kelas 11 ini! &#8212; &nbsp; Dalam dunia kedokteran dan biologi, ada dua komponen penting nih yang sering dibahas dalam konteks sistem kekebalan tubuh, yakni antigen dan antibodi. Keduanya berperan penting dalam mempertahankan tubuh dari berbagai [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-21T06:00:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-22T03:42:53+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11\",\"datePublished\":\"2025-01-21T06:00:33+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-22T03:42:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi\"},\"wordCount\":1638,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png\",\"keywords\":[\"Biologi XI\",\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Biologi\",\"Biologi SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi\",\"name\":\"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png\",\"datePublished\":\"2025-01-21T06:00:33+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-22T03:42:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Kamu pernah mendengar istilah tentang antigen dan antibodi? Kira-kira, apa ya perbedaan antara keduanya? Yuk, simak penjelasannya di artikel Biologi kelas 11 ini! &#8212; &nbsp; Dalam dunia kedokteran dan biologi, ada dua komponen penting nih yang sering dibahas dalam konteks sistem kekebalan tubuh, yakni antigen dan antibodi. Keduanya berperan penting dalam mempertahankan tubuh dari berbagai [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-01-21T06:00:33+00:00","article_modified_time":"2025-01-22T03:42:53+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11","datePublished":"2025-01-21T06:00:33+00:00","dateModified":"2025-01-22T03:42:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi"},"wordCount":1638,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png","keywords":["Biologi XI","Kelas 11","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Biologi","Biologi SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi","name":"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png","datePublished":"2025-01-21T06:00:33+00:00","dateModified":"2025-01-22T03:42:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6079346e-ab0e-4067-95ea-93de69e5ce58.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-antigen-dan-antibodi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Antigen dan Antibodi, Apa Bedanya Ya? | Biologi Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9823"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21917,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9823\/revisions\/21917"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}