{"id":9745,"date":"2018-06-07T10:08:25","date_gmt":"2018-06-07T03:08:25","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=9745"},"modified":"2023-12-13T07:52:26","modified_gmt":"2023-12-13T00:52:26","slug":"konservasi-flora-dan-fauna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna","title":{"rendered":"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20(2).jpg\" alt=\"Geografi_11 (2)\" width=\"821\" style=\"width: 821px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahu kah kamu kalau dalam 16 tahun terakhir, setidaknya ada 100 ribu orangutan yang terbunuh di Kalimantan? Bayangkan. Itu artinya, dalam satu hari ada sekitar 17 orangutan yang mati &#8220;diburu&#8221;. Dan ya, itu semua karena ulah kita. Manusia. Kalau begini terus, bukan tidak mungkin orangutan akan mengalami kepunahan. Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk mencegah ini adalah dengan melakukan <strong>konservasi flora dan fauna.<\/strong><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, apa sih konservasi itu?<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pengertian%20konservasi.png\" alt=\"pengertian konservasi\" width=\"600\" style=\"width: 600px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konservasi adalah pengelolaan biosfer secara aktif yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan keanekaragaman flora dan fauna dan pemeliharaan keragaman genetik di dalam suatu spesies, termasuk juga pemeliharaan fungsi biosfer seperti ekosistem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, mungkin pengertian di atas terkesan agak <em>ribet<\/em>. Pada intinya, konservasi adalah usaha yang diakukan untuk tetap melestarikan flora dan fauna serta pemeliharaan ekosistem hidup mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada tiga tujuan konservasi sumberdaya alam:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tujuan%20konservasi.png\" alt=\"tujuan konservasi\" width=\"600\" style=\"width: 600px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kita perhatikan, tujuan dari konservasi bukan hanya \u201cmemindahkan\u201d flora dan fauna yang langka. Bukan cuma \u201cmengambil\u201d si orangutan dan meletakkan ke dalam kandang di pinggir rumah. Tetapi, dalam konservasi, kita juga perlu merawat ekosistemnya. Bagaimana kita menjaga dan \u201cmembentuk\u201d habitat flora dan fauna agar tetap bisa berkembang biak dan terjajga kelangsungan hidupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut PP RI No 28 tahun 2011, konservasi flora dan fauna dibagi menjadi dua bagian:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Kawasan Suaka Alam<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Kawasan Pelestarian Alam<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keduanya sama-sama berfungsi sebagai pelindung keberadaan flora, fauna, dan ekosistem. Bedanya, <strong>kawasan pelestarian alam juga berfungsi sebagai pemanfaatan lestari sumber daya alam.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, supaya lebih mudah mengetahui perbedaan keduanya, mari kita jabarkan satu per satu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kawasan%20suaka%20alam.png\" alt=\"kawasan suaka alam\" width=\"1000\" style=\"width: 1000px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>1. Cagar Alam<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cagar alam merupakan kawasan suaka alam yang kondisi alamnya mempunyai <strong>kekhasan jenis flora<\/strong> tersendiri. <em>Nah, <\/em>demi menjaga berlangsungnya kehidupan tumbuhan ini secara alami, perlu adanya upaya perlindungan dan pelestarian lewat cagar alam.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/cagar%20alam%20pulau%20bokor.jpg\" alt=\"cagar alam pulau bokor\" width=\"600\" style=\"width: 600px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Cagar alam Pulau Bokor, Kepulauan Seribu (sumber: jalanwisata.id)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia sendiri, terdapat lebih dari seratus cagar alam mulai dari cagar alam hutan pinus di Aceh, sampai cagar alam pegunungan fakfak di Papua Barat. Berikut adalah beberapa daftar cagar alam beserta jenis flora yang dilindungi:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20cagar%20alam.png\" alt=\"contoh cagar alam\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>2. Suaka Margasatwa<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sama halnya dengan cagar alam, suaka margasatwa juga merupakan kawasan suaka alam yang membantu menjaga berlangsungnya kehidupan suatu jenis makhluk hidup yang khas di daerah tertentu. Bedanya, <strong>jenis yang dijaga di sini adalah fauna.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/suaka%20margasatwa%20bawean.jpg\" alt=\"suaka margasatwa bawean\" width=\"600\" style=\"width: 600px;\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Penangkaran rusa di suaka margasatwa Bawean, Jawa Timur (sumber: limakaki.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk memudahkan cara membedakan keduanya, ingat, ada kata &#8220;satwa&#8221; di suaka margasatwa. Sementara cagar alam lebih berfokus kepada &#8220;alam&#8221; alias flora.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20suaka%20margasatwa.png\" alt=\"contoh suaka margasatwa\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kawasan%20pelestarian%20alam.png\" alt=\"kawasan pelestarian alam\" width=\"1000\" style=\"width: 1000px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>1. Taman Nasional<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hayo, ada yang pernah menonton film 5cm? Film yang mengisahkan tentang enam sahabat yang sama-sama mendaki gunung bromo? <em>Nah, <\/em>gunung bromo itu termasuk ke dalam salah satu kawasan Taman Nasional. Nama aslinya, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <span style=\"color: #33cccc;\"><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/7-penyebab-penyebaran-flora-dan-fauna-di-bumi\" style=\"color: #33cccc;\">7 Penyebab Penyebaran Flora dan Fauna di Bumi<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/film%205cm.gif\" alt=\"film 5cm\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keindahan gunung bromo di Taman Nasional Bromo Tengger lewat film 5cm (sumber: film 5cm via giphy)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, oke, mungkin <em>nggak <\/em>di antara kamu semua nonton film itu. Tapi, bagaimana dengan&nbsp;komodo? Hewan yang menurut beberapa ahli merupakan keturunan dari dinosaurus itu terletak di pulau komodo, Nusa Tenggara Timur. <em>Nah, <\/em>demi \u201cmenyelamatkan\u201d habitat dan jumlah komodo dari kepunahan, dibentuklah suatu cara penyelamatan konservasi yang bernama Taman Nasional Komodo.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/komodo-di-taman-nasional-komodo-2.gif\" alt=\"komodo-di-taman-nasional-komodo-2\" width=\"600\" style=\"width: 600px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Perkelahian komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (sumbe: giphy.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, sebetulnya apa itu Taman Nasional?<strong> Taman Nasional merupakan kawasan ekosistem asli yang dikelola<\/strong> untuk kepentingan tujuan peneliian, pendidikan, budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Eits, meskipun namanya taman nasional, tapi bukan berarti taman ini hanya ada di darat aja. Ada juga taman nasional yang dibuat untuk konservasi flora dan fauna laut. Salah satunya, Taman Nasional Bunaken.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/taman%20laut%20bunaken.jpg\" alt=\"taman laut bunaken\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\">Taman laut Bunaken di Manado (sumber: manadoswara.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah beberapa daftar Taman Nasional yang ada di Indonesia:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20taman%20nasional.png\" alt=\"contoh taman nasional\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>2. Taman Hutan Raya<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taman hutan raya adalah <strong>kawasan pelestarian alam yang bertujuan untuk koleksi tumbuhan dan atau<\/strong> satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli dan atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan umum, seperti misalnya: penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, pariwisata, dan rekreasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun berbagai contoh taman hutan raya yang ada di Indonesia:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20taman%20hutan%20raya.png\" alt=\"contoh taman hutan raya\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>3. Taman Wisata Alam<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari namanya, mungkin sudah jelas ya kalau ini merupakan kawasan pelestarian alam yang <strong>bertujuan untuk kepentingan pariwisata dan rekreasi.<\/strong> Orang seringkali pergi ke tempat ini untuk melepas penat dari kehidupan di perkotaan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20taman%20wisata%20alam.png\" alt=\"contoh taman wisata alam\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata ada banyak <strong>cara untuk melakukan konservasi flora dan fauna yang terancam punah ya. <\/strong>Baik dengan membuat kawasan suaka alam, maupun kawasan pelestarian alam. lSatu hal yang terpenting adalah, jaga dari lingkungan kita sendiri. Karena pasti akan lebih repot kalau harus memperbaiki yang sudah rusak dibanding menjaganya. Kalau kamu suka dengan materi ini dan ingin tahu lebih lanjut dalam bentuk video beranimasi, lengkap dengan infografik menarik, tonton aja lewat<span style=\"color: #33cccc;\"><strong> <a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\" style=\"color: #33cccc;\">ruangbelajar!<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #33cccc;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/download-for-desktop\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/f51e0d89-905d-477d-b7f8-546567f121d9.jpeg\" width=\"800\" height=\"195\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru\" \/><\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Artikel ini terakhir diperbarui tanggal 28 November 2020.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumardi, 2009, <em>Geografi SMA Kelas XI.<\/em> Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahu kah kamu kalau dalam 16 tahun terakhir, setidaknya ada 100 ribu orangutan yang terbunuh di Kalimantan? Bayangkan. Itu artinya, dalam satu hari ada sekitar 17 orangutan yang mati &#8220;diburu&#8221;. Dan ya, itu semua karena ulah kita. Manusia. Kalau begini terus, bukan tidak mungkin orangutan akan mengalami kepunahan. Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":9745,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1702428746:1"]},"categories":[527,532],"tags":[250,31,10,37],"class_list":["post-9745","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-geografi","category-geografi-sma-kelas-11","tag-geografi-xi","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahu kah kamu kalau dalam 16 tahun terakhir, setidaknya ada 100 ribu orangutan yang terbunuh di Kalimantan? Bayangkan. Itu artinya, dalam satu hari ada sekitar 17 orangutan yang mati &#8220;diburu&#8221;. Dan ya, itu semua karena ulah kita. Manusia. Kalau begini terus, bukan tidak mungkin orangutan akan mengalami kepunahan. Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-06-07T03:08:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-13T00:52:26+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna\"},\"author\":{\"name\":\"Kresnoadi\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\"},\"headline\":\"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11\",\"datePublished\":\"2018-06-07T03:08:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-13T00:52:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna\"},\"wordCount\":773,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg\",\"keywords\":[\"Geografi XI\",\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Geografi\",\"Geografi SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna\",\"name\":\"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg\",\"datePublished\":\"2018-06-07T03:08:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-13T00:52:26+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\",\"name\":\"Kresnoadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kresnoadi\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kresnoadi\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Tahu kah kamu kalau dalam 16 tahun terakhir, setidaknya ada 100 ribu orangutan yang terbunuh di Kalimantan? Bayangkan. Itu artinya, dalam satu hari ada sekitar 17 orangutan yang mati &#8220;diburu&#8221;. Dan ya, itu semua karena ulah kita. Manusia. Kalau begini terus, bukan tidak mungkin orangutan akan mengalami kepunahan. Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-06-07T03:08:25+00:00","article_modified_time":"2023-12-13T00:52:26+00:00","author":"Kresnoadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kresnoadi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna"},"author":{"name":"Kresnoadi","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410"},"headline":"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11","datePublished":"2018-06-07T03:08:25+00:00","dateModified":"2023-12-13T00:52:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna"},"wordCount":773,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg","keywords":["Geografi XI","Kelas 11","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Geografi","Geografi SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna","name":"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg","datePublished":"2018-06-07T03:08:25+00:00","dateModified":"2023-12-13T00:52:26+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Geografi_11%20%282%29.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Terancam Punah | Geografi Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410","name":"Kresnoadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kresnoadi"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kresnoadi"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9745"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9745\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16110,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9745\/revisions\/16110"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9745"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}