{"id":9685,"date":"2018-06-25T07:15:13","date_gmt":"2018-06-25T07:15:13","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=9685"},"modified":"2023-09-17T16:58:33","modified_gmt":"2023-09-17T09:58:33","slug":"biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia","title":{"rendered":"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20(5).jpg\" alt=\"Mengenal Sistem Saraf Manusia\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Squad, pernah nggak sih kamu merasakan hantaran rangsangan dari orang lain? Misalnya ketika kamu lagi berpegangan tangan atau tidak sengaja tersenggol oleh orang lain. Pernah penasaran nggak, bagaimana hantaran rangsangannya bisa terasa sampai ke kamu? Sebelum kamu mikir yang aneh-aneh, ternyata kamu bisa merasakan hal tersebut karena ada sistem saraf dalam tubuhmu. Wah, hebat banget nggak sih? Hebat dong! Yuk, sekarang kita mengenal sistem saraf ini lebih lanjut ya!<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah kamu,\u00a0sistem saraf\u00a0adalah<strong> salah satu bagian dari sistem koordinasi yang mengatur aktivitas tubuh melalui rangsangan listrik secara cepat.\u00a0<\/strong>Komponen sistem saraf terdiri dari <strong>sel saraf (neuron), sistem saraf pusat,<\/strong> dan <strong>sistem saraf tepi<\/strong>. Kita bahas satu persatu, yuk!<\/p>\n<h2 style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"color: #69a84f;\">Struktur Sel Saraf (neuron)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada 7 bagian struktur sel saraf yang perlu kamu ketahui. Jangan sampai tertukar karena mereka memiliki fungsinya masing-masing yang cukup spesifik, Squad. <em>Kuy<\/em>, kita bahas satu persatu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagian yang pertama disebut dengan<strong> Dendrit. <\/strong>Dendrit\u00a0merupakan juluran sitoplasma yang relatif pendek, bercabang-cabang dan berfungsi menerima rangsangan untuk dikirim ke badan sel. Setelah itu, rangsangan tersebut dikirim ke mana, dong? Rangsangan tersebut kemudian dikirim ke <strong>badan sel<\/strong> atau <strong>perikarion<\/strong>. Pada badan sel ini rangsangan yang sebelumnya dikirim mulai diproses. Oh iya, badan sel juga memiliki inti atau nukleus di bagian tengah.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga:\u00a0<\/span><a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/biologi-kelas-11-kelainan-sistem-saraf-dan-sistem-endokrin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kelainan Sistem Saraf dan Sistem Endokrin<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah selesai diproses, rangsangan tersebut mulai &#8220;berjalan&#8221;ke\u00a0<strong>Akson.<\/strong>\u00a0Akson merupakan juluran sitoplasma yang panjang dan berfungsi menghantarkan rangsang. Panjang akson sekitar\u00a01mm-1m. Kamu perlu ingat nih,\u00a0<strong>Ujung awal akson<\/strong> disebut <strong>akson hillock<\/strong>, sedangkan <strong>ujung akhir akson<\/strong> disebut <strong>akson terminal<\/strong>. Eh, ini bukan terminal bus tempat kamu biasa naik bus ya. Hehehe. Selain akson, ada juga yang disebut dengan\u00a0<strong style=\"background-color: transparent;\">Sel Schwann.<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0Sel Schwann merupakan penunjang sel saraf berupa lemak yang berfungsi menghasilkan selubung myelin. Nah, kalau selubung myelin itu apa? <strong>Selubung myelin<\/strong> adalah bagian saraf yang berfungsi untuk melindungi akson dan memberi nutrisi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu tahu nggak sih, kenapa kita bisa merasakan rangsangan dengan cukup cepat? Hal itu dikarenakan sistem saraf kita mempunyai <strong>Nodus Ranvier<\/strong>. Ingat ya, nodus bukan modus. Hahaha. Nodus Ranvier inilah yang berperan penting dalam mempercepat hantaran rangsangan. Bagian terakhir dari sistem saraf adalah <strong>Sinapsis<\/strong>. Sinapsis merupakan\u00a0<span style=\"background-color: transparent;\">penghubung antara neuron yang satu dengan neuron yang lainnya. Selain itu, sinapsis juga berperan sebagai titik temu antara ujung akson dari neuron yang satu dengan dendrit dari neuron lainnya atau hubungan ke otot dan kelenjar.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"color: #69a84f;\">Macam-Macam Neuron<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Squad, ternyata berdasarkan fungsinya, neuron bisa dibagi menjadi 2, yaitu berdasarkan fungsi dan bentuknya. <strong>Berdasarkan fungsinya<\/strong>, saraf dibagi menjadi Saraf Sensorik (Aferen) dan Interneuron. <strong>Saraf Sensorik (Aferen)<\/strong> adalah\u00a0<span style=\"background-color: transparent;\">saraf yang mengirimkan rangsang dari daerah reseptor atau indra menuju sistem saraf pusat (otak\/sumsum tulang belakang). Lalu apa bedanya ya dengan interneuron? <strong>Interneuron<\/strong> adalah\u00a0<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">saraf penghubung yang banyak terdapat di otak dan sumsum tulang belakang. Interneuron juga berfungsi menghubungkan neuron yang satu dengan neuron yang lainnya. Interneuron dibagi menjadi 3 bagian, lho. Apa saja, ya?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Sistem%20Saraf%20Manusia.jpg\" alt=\"Mengenal Sistem Saraf Manusia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Berdasarkan bentuknya,<\/strong> sel saraf terbagi menjadi Saraf Multipolar, Saraf Bipolar, dan Saraf Unipolar. <strong>Saraf Multipolar<\/strong> memiliki satu akson dan dua dendrit, tetapi bisa juga lebih. Contohnya ada di saraf motorik pada otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan <strong>Saraf Bipolar<\/strong> memiliki dua juluran yang terdiri dari dendrit dan akson, misalnya reseptor telinga, mata, dan hidung. <strong>Saraf Unipolar<\/strong> merupakan neuron bipolar yang hanya memiliki satu juluran dari badan sel karena akson dan dendritnya mengalami fusi. Contoh saraf unipolar adalah neuron pada embrio dan fotoreseptor mata.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #69a84f;\">Apa Itu Rangsangan atau Impuls?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Squad, kamu penasaran nggak sih, apa yang sebenarnya dimaksud dengan rangsangan?\u00a0<strong style=\"background-color: transparent;\">Rangsangan atau impuls <\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">adalah pesan yang diterima oleh reseptor atau tubuh dari lingkungan luar, kemudian dibawa oleh neuron atau serangkaian pulsa elektrik yang menjalari serabut saraf. Contoh impuls antara lain perubahan suhu, tekanan, bau, aroma, suara, benda, dan berbagai rasa\u00a0 seperti asin, manis, asam, dan pahit. Impuls yang diterima oleh reseptor dan disampaikan ke efektor kemudian dapat menyebabkan terjadinya gerakan. Wah ternyata proses kita bergerak saja melibatkan sistem saraf, ya! <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Oh iya, gerakan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">gerak sadar dan gerak refleks<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">.\u00a0<\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">Gerak sadar <\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">adalah gerak yang terjadi akibat disengaja atau disadari. Contohnya gerakan memegang buku saat ingin belajar, atau ketika mengambil pensil. Sedangkan\u00a0<strong>Gerak refleks\u00a0<\/strong>adalah gerak yang tidak disengaja atau tidak disadari. Penjalaran pada gerak reflek berlangsung cepat, melewati jalur pendek dan tidak melewati otak. Tetapi gerak refleks ini melewati sumsum tulang belakang. Contohnya antara lain terangkatnya kaki saat menginjak paku, menutupnya kelopak mata ketika benda asing masuk ke mata dan gerakan tangan saat memegang benda panas. Ada yang tahu contoh lain untuk gerak sadar dan gerak refleks?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Sistem%20Saraf%20Manusia%202.jpg\" alt=\"Mengenal Sistem Saraf Manusia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p><em>Nah<\/em>, sekarang siapa yang tertarik untuk belajar sistem saraf lebih lanjut? Ternyata mengenal sistem saraf itu seru sekali, ya! Buat kamu yang masih penasaran dan ingin belajar lebih lanjut, kamu bisa nonton video belajar di <strong><a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><\/strong>. Psst nggak hanya nonton video belajar aja, tapi juga ngerjain soal dan baca rangkuman. <em>Download<\/em> sekarang, yuk!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/1f6a4f8b-0326-42d1-bc9c-111ebb100e56.jpeg\" alt=\"ruangbelajar\" width=\"650\" height=\"228\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Irnaningtyas, Istiadi Y. (2016). Biologi untuk SMA\/MA Kelas XI Kurikulum 2013 yang Disempurnakan Edisi Revisi. Erlangga: Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\n<p style=\"text-align: left;\"><em>Artikel ini diperbarui pada 18 Desember 2020.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Squad, pernah nggak sih kamu merasakan hantaran rangsangan dari orang lain? Misalnya ketika kamu lagi berpegangan tangan atau tidak sengaja tersenggol oleh orang lain. Pernah penasaran nggak, bagaimana hantaran rangsangannya bisa terasa sampai ke kamu? Sebelum kamu mikir yang aneh-aneh, ternyata kamu bisa merasakan hal tersebut karena ada sistem saraf dalam tubuhmu. Wah, hebat banget [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":40,"featured_media":9685,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg"],"_edit_lock":["1694944572:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":[null],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[506,511],"tags":[142,31,10,37],"class_list":["post-9685","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-sma-kelas-11","tag-biologi-xi","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Squad, pernah nggak sih kamu merasakan hantaran rangsangan dari orang lain? Misalnya ketika kamu lagi berpegangan tangan atau tidak sengaja tersenggol oleh orang lain. Pernah penasaran nggak, bagaimana hantaran rangsangannya bisa terasa sampai ke kamu? Sebelum kamu mikir yang aneh-aneh, ternyata kamu bisa merasakan hal tersebut karena ada sistem saraf dalam tubuhmu. Wah, hebat banget [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-06-25T07:15:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-17T09:58:33+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia\"},\"author\":{\"name\":\"Embun Bening Diniari\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\"},\"headline\":\"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11\",\"datePublished\":\"2018-06-25T07:15:13+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-17T09:58:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia\"},\"wordCount\":820,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg\",\"keywords\":[\"Biologi XI\",\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Biologi\",\"Biologi SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia\",\"name\":\"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg\",\"datePublished\":\"2018-06-25T07:15:13+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-17T09:58:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\",\"name\":\"Embun Bening Diniari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Embun Bening Diniari\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Squad, pernah nggak sih kamu merasakan hantaran rangsangan dari orang lain? Misalnya ketika kamu lagi berpegangan tangan atau tidak sengaja tersenggol oleh orang lain. Pernah penasaran nggak, bagaimana hantaran rangsangannya bisa terasa sampai ke kamu? Sebelum kamu mikir yang aneh-aneh, ternyata kamu bisa merasakan hal tersebut karena ada sistem saraf dalam tubuhmu. Wah, hebat banget [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-06-25T07:15:13+00:00","article_modified_time":"2023-09-17T09:58:33+00:00","author":"Embun Bening Diniari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Embun Bening Diniari","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia"},"author":{"name":"Embun Bening Diniari","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418"},"headline":"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11","datePublished":"2018-06-25T07:15:13+00:00","dateModified":"2023-09-17T09:58:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia"},"wordCount":820,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg","keywords":["Biologi XI","Kelas 11","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Biologi","Biologi SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia","name":"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg","datePublished":"2018-06-25T07:15:13+00:00","dateModified":"2023-09-17T09:58:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi_Header%20%285%29.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-11-mengenal-sistem-saraf-manusia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Sistem Saraf Manusia | Biologi Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418","name":"Embun Bening Diniari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Embun Bening Diniari"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9685"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9685\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14292,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9685\/revisions\/14292"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}