{"id":9325,"date":"2018-08-14T06:16:41","date_gmt":"2018-08-13T23:16:41","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=9325"},"modified":"2023-10-29T18:59:30","modified_gmt":"2023-10-29T11:59:30","slug":"konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital","title":{"rendered":"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><em><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/konfigurasi%20elektron%20dan%20diagram%20orbital.jpg\" alt=\"konfigurasi elektron dan diagram orbital\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><br \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><em>Konfigurasi elektron dan diagram orbital akan dibahas pada artikel ini dengan mudah dari contoh dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Apa <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">sih<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> yang ada di pikiran kamu waktu dengar kata \u201ckimia\u201d? Cairan warna-warni? Kebanyakan orang pasti berpikir begitu. Ada yang warnanya ungu, hijau, biru, dan warna-warna lainnya. Tapi tentu saja nggak semua zat kimia punya warna-warna menarik, teman. Zat-zat yang punya konfigurasi elektron dan diagram orbital tertentu saja yang punya warna menarik. Wow, apaan <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">tuh<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> konfigurasi elektron dan diagram orbital? <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">Cekidot<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">!<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Konfigurasi Elektron<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">Konfigurasi elektron adalah susunan elektron berdasarkan kulit atau orbital dari suatu atom. <\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">Jadi ada dua cara menyatakan konfigurasi elektron <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">nih<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">. Namun konfigurasi elektron berdasarkan orbital atom itu, lebih berguna untuk mempelajari sifat-sifat suatu zat kimia, termasuk mengapa ada zat kimia yang berwarna-warni. Jadi yang dibahas di sini adalah bagaimana membuat konfigurasi elektron berdasarkan orbital suatu atom ya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em style=\"background-color: transparent;\">Nah<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">, ada satu gambar yang harus kalian pahami dulu sebelum membuat konfigurasi elektron berdasarkan orbital atom. Coba perhatikan gambar di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/urutan%20konfigurasi%20elektron.png\" alt=\"urutan konfigurasi elektron\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Wow, apa tuh? <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">Uler-uleran<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">? Bukan <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">dong<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">. Itu <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">adalah urutan tingkat energi kulit dan subkulit suatu atom. Ada 4 subkulit yaitu s, p, d, dan f dan angka sebelum subkulit menunjukkan kulit<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">. Subkulit 1s punya tingkat energi paling rendah, lalu naik ke subkulit 2s, 2p, 3s, 3p, sampai terakhir yang paling tinggi 8s. Pastinya elektron yang bisa mengisi subkulit tertentu juga terbatas<\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">. Elektron yang mengisi subkulit ini dituliskan dalam bentuk pangkat<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">. Subkulit <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">s maksimal terisi 2 elektron&nbsp;<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Capture3-4.png\" alt=\"Capture3-4\" width=\"24\" style=\"width: 24px; margin: 0px 2px 2px 0px;\">, <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">p terisi 6 elektron<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\"> (p<\/span><sup>6<\/sup>)<span style=\"background-color: transparent;\">, <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">d terisi 10 elektron<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Capture5-6.png\" alt=\"Capture5-6\" width=\"30\" style=\"width: 30px; margin: 0px 0px 1px;\">, dan <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">f terisi 14 elektron<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Capture6.png\" alt=\"Capture6\" width=\"28\" style=\"width: 28px;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Saat menuliskan konfigurasi elektron, kita harus menuliskannya secara urut berdasarkan tingkat energi subkulit dari yang terendah ke tertinggi<\/span>. Coba <em>nih<\/em> lihat contoh konfigurasi elektron atom karbon.<\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20konfigurasi%20elektron%20karbon.png\" alt=\"contoh konfigurasi elektron karbon\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"\/mengenal-partikel-dan-notasi-atom\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Mengenal Partikel dan Notasi Atom<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em style=\"background-color: transparent;\">Kok<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> bisa gitu ya konfigurasi elektron atom karbon? Coba kita <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">ulik<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> satu persatu ya. Karbon punya 6 elektron. Kita harus menuliskan konfigurasi untuk 6 elektron ini. Padahal<strong> elektron yang menempati suatu subkulit bisa dilihat dari pangkat subkulitnya<\/strong>. Kalau kita jumlahkan pangkatnya dari <\/span><span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Capture7.png\" alt=\"Capture7\" width=\"106\" style=\"width: 106px;\">&nbsp;maka pas 6 kan? Jadi, dalam menuliskan konfigurasi elektron,<strong> ikuti saja urutan tingkat energi kulit dan subkulitnya sampai pangkatnya sama seperti banyaknya elektron yang dipunyai atom itu<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Terus zat kimia dengan konfigurasi elektron seperti apa ya yang bisa menghasilkan warna? Biasanya, zat kimia dari logam transisi (golongan B) yang bisa menghasilkan warna. Ambil contoh Mangan (Mn). Seperti apa tuh konfigurasi elektron mangan? Coba perhatikan gambar di bawah ini.<\/span><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mangan.png\" alt=\"mangan\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Mn punya subkulit d di akhir konfigurasi elektronnya kan? Subkulit d ini yang biasanya akan mengalami proses kimia lebih lanjut sehingga menghasilkan warna. Itu sebabnya sebagian besar zat kimia dari logam transisi bisa menghasilkan warna. Gimana? Paham kan? Kalau sudah, kita lanjut, <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">yuk<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">!<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Diagram Orbital<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em style=\"background-color: transparent;\">Nah<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> sekarang kita akan menggambarkan konfigurasi elektron memakai diagram orbital, teman. Sebenarnya gambarnya cukup mudah kok<\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">. <\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">Suatu subkulit punya sejumlah orbital.<\/span><strong style=\"background-color: transparent;\"> Orbital itu digambarkan sebagai persegi <\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">dan<\/span><strong style=\"background-color: transparent;\"> berisi garis setengah panah yang mewakili elektron<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">. <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">Subkulit s punya 1 orbital, p punya 3 orbital, d punya 5 orbital, dan f 14 orbital. <\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">Ada aturan-aturannya <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">lho<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> dalam menggambar diagram orbital.<\/span><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/aturan%20menggambar%20diagram%20orbital.png\" alt=\"aturan menggambar diagram orbital\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kalau sudah tahu aturan-aturannya, langsung aja&nbsp;<em>deh<\/em><\/span><span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;kita lihat contoh diagram orbital untuk beberapa atom berikut.<\/span><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20diagram%20orbital.png\" alt=\"contoh diagram orbital\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Sama seperti konfigurasi elektron, diagram orbital juga dipakai diperlukan untuk mempelajari mengapa zat-zat kimia mempunyai warna <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">lho<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">. Diagram orbital bisa menggambarkan mengapa ada zat yang warnanya ungu, hijau, atau bahkan tidak berwarna walaupun ia merupakan logam transisi. Misalnya pada logam transisi yang tidak berwarna Zn, bila kita gambarkan diagram orbitalnya, akan terlihat perbedaan diagram orbital antara logam itu dengan logam transisi berwarna lain.<\/span><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/warna%20zat%20kimia.png\" alt=\"warna zat kimia\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Menarik kan materi mengenai konfigurasi elektron dan diagram orbital ini? Masih banyak&nbsp;<em>lho<\/em> yang bisa kamu &#8220;ulik&#8221;. Daftar aja deh di&nbsp;<span style=\"color: #6fa8dc;\"><a href=\"https:\/\/bit.ly\/rg_app\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\" style=\"color: #6fa8dc;\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a><\/span>. Dijamin video materi dan pembahasan soalnya mantap! Tunggu apa lagi, Squad?<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konfigurasi elektron dan diagram orbital akan dibahas pada artikel ini dengan mudah dari contoh dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":193,"featured_media":9325,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1698580770:1"]},"categories":[548,549],"tags":[52,121,10,37],"class_list":["post-9325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kimia","category-kimia-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-kimia-x","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Konfigurasi elektron dan diagram orbital akan dibahas pada artikel ini dengan mudah dari contoh dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-08-13T23:16:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-29T11:59:30+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rangga Putra Pertama\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rangga Putra Pertama\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital\"},\"author\":{\"name\":\"Rangga Putra Pertama\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/69538389f0d49789f1e1e3e817a54ea3\"},\"headline\":\"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10\",\"datePublished\":\"2018-08-13T23:16:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-29T11:59:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital\"},\"wordCount\":624,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Kimia X\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Kimia\",\"Kimia SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital\",\"name\":\"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png\",\"datePublished\":\"2018-08-13T23:16:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-29T11:59:30+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/69538389f0d49789f1e1e3e817a54ea3\",\"name\":\"Rangga Putra Pertama\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rangga Putra Pertama\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rangga-putra-pertama\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Konfigurasi elektron dan diagram orbital akan dibahas pada artikel ini dengan mudah dari contoh dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-08-13T23:16:41+00:00","article_modified_time":"2023-10-29T11:59:30+00:00","author":"Rangga Putra Pertama","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Rangga Putra Pertama","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital"},"author":{"name":"Rangga Putra Pertama","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/69538389f0d49789f1e1e3e817a54ea3"},"headline":"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10","datePublished":"2018-08-13T23:16:41+00:00","dateModified":"2023-10-29T11:59:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital"},"wordCount":624,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png","keywords":["Kelas 10","Kimia X","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Kimia","Kimia SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital","name":"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png","datePublished":"2018-08-13T23:16:41+00:00","dateModified":"2023-10-29T11:59:30+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/KIMIA_10_-_Konfigurasi-01.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konfigurasi-elektron-dan-diagram-orbital#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Konfigurasi Elektron dan Diagram Orbital Lebih Mudah| Kimia Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/69538389f0d49789f1e1e3e817a54ea3","name":"Rangga Putra Pertama","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rangga Putra Pertama"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rangga-putra-pertama"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/193"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9325"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15089,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9325\/revisions\/15089"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}