{"id":916,"date":"2022-11-30T02:15:00","date_gmt":"2022-11-30T02:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=916"},"modified":"2023-09-17T17:22:18","modified_gmt":"2023-09-17T10:22:18","slug":"bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi","title":{"rendered":"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg\" alt=\"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi\" width=\"820\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk, belajar mengenai bentuk interaksi sosial asosiatif yang terdiri dari kerja sama, asimilasi, dan akulturasi! Seperti apa ya, pengertian dan contohnya? Temukan jawabannya dengan membaca artikel <a href=\"\/blog\/tag\/sosiologi-x\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sosiologi kelas 10<\/a> berikut!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat angka persebaran virus Covid-19 sangat tinggi pada 2020 lalu, setiap wilayah memiliki cara yang unik agar masyarakatnya tetap berada di rumah. Tujuannya, untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya hal yang dilakukan di salah satu desa di Purworejo yang sempat viral waktu itu. Masyarakat setempat berupaya mengurangi mobilitas warga dengan menggunakan pocong jadi-jadian. Para pocong ditugaskan untuk berpatroli di tempat yang sering dilewati warga yang masih suka keluar rumah. Ada juga beberapa pocong yang sengaja ditempatkan di beberapa portal, agar warga <em>nggak <\/em>bisa lewat gara-gara takut. Hal ini bertujuan untuk menakut-nakuti warga lainnya yang masih suka keluar rumah saat malam hari untuk sekadar <em>nongkrong.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, kamu <em>tau nggak nih<\/em>, usaha yang dilakukan warga di salah satu desa di Purworejo ini termasuk dalam contoh <span style=\"color: #2eb5c0;\"><a style=\"color: #2eb5c0;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-saja-bentuk-bentuk-interaksi-sosial\"><strong>bentuk interaksi sosial<\/strong><\/a><\/span> yang bersifat asosiatif, <em>lho<\/em>. <em>Hayoo<\/em>, ada yang masih ingat, apa itu interaksi sosial?<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/interaksi%20sosial.jpg\" alt=\"pengertian interaksi sosial\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Interaksi sosial asosiatif<\/strong> adalah interaksi atau hubungan timbal balik antar individu atau kelompok yang mengarah pada persatuan. Interaksi sosial yang asosiatif merupakan interaksi sosial yang mengarah pada interaksi <strong>bersifat positif<\/strong> karena mengarah pada persatuan atau kegiatan-kegiatan yang bersifat baik. <em>Nah<\/em>, bentuk interaksi sosial yang bersifat asosiatif, di antaranya ada <strong>kerja sama, akulturasi, dan asimilasi<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kali ini, kita akan membahas tentang macam-macam bentuk interaksi sosial asosiatif, <em>nih<\/em>. Kita akan bahas secara rinci contoh interaksi sosial yang bersifat asosiatif berbentuk kerja sama, akulturasi, dan asimilasi. Penasaran <em>nggak<\/em>, <em>sih<\/em>? Oh iya, menurut kamu, kasus pocong jadi-jadian di atas tadi termasuk bentuk interaksi sosial yang mana ya? <em>Yuk<\/em>, kita cari <em>tau<\/em> juga jawabannya di artikel ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\">Kerja Sama<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika kamu mendengar kata kerja sama, apa yang terlintas di benakmu? Mencontek? Kabur dari sekolah bersama teman-teman? Atau tawuran? <em>Hadeeeuh\u2026 <\/em>Itu bentuk kerja sama yang nggak baik dan harus dihindari, ya!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kerja%20sama.jpg\" alt=\"pengertian kerja sama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kerja sama, harus ada yang namanya <strong>kesadaran<\/strong> dari setiap orang yang terlibat, serta <strong>suasana yang menyenangkan<\/strong> dalam setiap pembagian tugasnya. Individu yang terlibat dalam sebuah kerja sama pasti mendapat <em>job desc <\/em>atau tugasnya masing-masing, sehingga setiap individu <strong>harus memiliki kemampuan yang sesuai dengan tugas<\/strong> yang dikerjakan, agar tujuan yang ingin dicapai dapat berjalan dengan baik.<\/p>\n<p><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20kerja%20sama.jpg\" alt=\"contoh kerja sama\" width=\"600\" \/><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, terjawab ya sekarang, ternyata, tindakan yang dilakukan warga di salah satu desa di Purworejo itu merupakan bentuk kerja sama<em>. <\/em>Soalnya, warga melakukan usaha tersebut karena memiliki tujuan dan kesadaran yang sama, yaitu ingin mencegah penyebaran virus Corona.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/tindakan-dan-interaksi-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa Itu Tindakan dan Interaksi Sosial?<\/a><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/jenis-jenis%20kerja%20sama.jpg\" alt=\"jenis-jenis kerja sama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pelaksanaannya, <strong>terdapat lima bentuk kerja sama<\/strong> <em>nih<\/em>, yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">gotong royong, <em>bargaining<\/em>, kooptasi, koalisi, dan <em>joint venture<\/em><\/span>. Kita bahas satu per satu, yaaa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Gotong Royong<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gotong royong atau bekerja bersama-sama merupakan <strong>bentuk kerja sama yang dilakukan untuk mencapai kepentingan bersama.<\/strong> Gotong royong termasuk jenis kerja sama spontan, <em>lho<\/em>. Hal ini karena masyarakat melakukan tindakan tersebut secara sukarela, tanpa perintah atau tekanan, dan saling membantu untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20gotong%20royong.jpg\" alt=\"contoh gotong royong\" width=\"600\" \/><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Bargaining<\/strong><\/em><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Bargaining <\/em>atau tawar menawar merupakan <strong>kesepakatan tukar-menukar barang atau jasa<\/strong> <strong>antara dua pihak atau lebih dengan mengutamakan prinsip keadilan<\/strong>. Maksud dari prinsip keadilan adalah kedua pihak bisa sama-sama memperoleh keuntungan. Misalnya, ketika sedang melakukan tawar-menawar barang, harga akhir merupakan hasil keputusan bersama antara penjual dan pembeli yang dirasa adil. Penjual masih bisa memperoleh keuntungan yang cukup, sedangkan pembeli bisa mendapatkan harga yang <em>nggak<\/em> terlalu mahal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kooptasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa sih pengertian kooptasi? Kooptasi adalah <strong>proses penerimaan unsur-unsur baru<\/strong> dalam kepemimpinan dan pelaksanaan politik <strong>untuk menghindari konflik<\/strong> yang bisa merusak suatu organisasi. Unsur-unsur baru tersebut bisa berupa pergantian pemimpin atau kebijakan yang dilakukan pemimpin tersebut.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20kooptasi.jpg\" alt=\"contoh kooptasi\" width=\"600\" \/><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Koalisi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koalisi adalah <strong>kerja sama antara dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan yang sama<\/strong>. <em>Nah<\/em>, meskipun tujuannya sama, koalisi memungkinkan terjadinya keadaan yang <em>nggak<\/em> stabil <em>lho<\/em>, karena masing-masing organisasi memiliki struktur yang berbeda satu sama lain. Contoh koalisi adalah ketika dua atau lebih partai saling bergabung untuk memberikan dukungan kepada partai lain untuk maju pada pemilihan presiden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-klasifikasi-dan-karakteristik-gejala-sosial\" rel=\"noopener\">Klasifikasi, Karakteristik, dan Contoh Gejala Sosial<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Joint Venture<\/strong><\/em><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Joint venture <\/em>adalah <strong>kerja sama antara dua perusahaan atau lebih untuk menjalankan usaha bersama dalam periode waktu tertentu<\/strong>. Kerja sama ini biasanya terjadi antara perusahaan luar negeri (asing) dengan perusahaan dalam negeri. <em>Joint venture <\/em>termasuk jenis kerja sama kontrak karena dilakukan atas dasar aturan tertentu dan sudah disepakati secara tertulis dalam sebuah kontrak.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/fakta%20seru%20joint%20venture.jpg\" alt=\"fakta seru joint venture\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana? Sudah cukup jelas kan penjelasan mengenai kerja sama?<em> Nah,<\/em> sebelum beralih ke bahasan selanjutnya, <em>yuk<\/em> coba isi <em>quiz<\/em> di bawah ini untuk melatih daya ingatmu!<\/p>\n<div class=\"apester-media apester-element\" style=\"margin: 5px auto; height: 715px; max-width: 600px;\" data-media-id=\"5efef068d17a339cb092dff0\">\u00a0<iframe loading=\"lazy\" class=\"apester-fill-content\" style=\"margin: 0px auto; display: block;\" title=\"Apester - Interactive content\" src=\"https:\/\/renderer.apester.com\/v2\/5efef068d17a339cb092dff0?sessionId=1498340f-dae6-4ab6-9366-60489a13ca48\" name=\"https:\/\/preview.hs-sites.com\/_hcms\/preview\/content\/32000664845?portalId=2828691&amp;_preview=true&amp;cacheBust=1595387477406&amp;preview_key=VGMcJRPx&amp;inpageEditorUI=true&amp;benderPackage=InpageEditorUI&amp;staticVersion=static-1.22607&amp;scriptPath=bundles%2Fapp.js&amp;cssPath=bundles%2Fapp.css#\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" data-interaction-id=\"5efef068d17a339cb092dff0\"><\/iframe><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, kita lanjut ke pembahasan selanjutnya yaaa. <em>Let\u2019s go<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\">Asimilasi<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang kamu bayangkan pas dengar kata asimilasi? Kombinasi dua proses untuk memasok nutrisi pada sel? <em>Duh<\/em>, kamu salah alamat <em>dong,<\/em> itu pengertian asimilasi dalam biologi, ya. <em>Hmm<\/em>, kalo secara sosiologi, asimilasi itu apa, <em>sih<\/em>?<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asimilasi.jpg\" alt=\"pengertian asimilasi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Asimilasi bertujuan untuk<strong> meleburkan\u00a0perbedaan<\/strong> di antara individu atau kelompok, serta <strong>menambah persatuan<\/strong> dengan mengutamakan tujuan atau kepentingan bersama. <span style=\"font-weight: bold;\">Contoh asimilasi<\/span> antara lain yaitu tradisi <em>rijsttafel\u00a0<\/em>(prasmanan) dan perkawinan campuran (amalgamasi).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Asimilasi memiliki beberapa <span style=\"font-weight: bold;\">faktor pendorong dan penghambat<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">, antara lain seperti tercantum pada infografik berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p><script>(function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.ex.co\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','exco-sdk'));<\/script><\/p>\n<div class=\"exco\" data-id=\"a6cef402-230b-4eb9-a992-49751e58eb75\" data-show-share=\"false\" data-show-info=\"false\"><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\">Akulturasi<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah mengetahui bentuk dari kerja sama dan asimilasi, sekarang kita akan membahas bentuk dari akulturasi, <em>nih<\/em>. <em>Hmm<\/em>, secara sepintas, akulturasi ini memiliki konsep yang sama <em>lho<\/em> dengan asimilasi. Tapi, ternyata <em>nggak <\/em>kayak gitu.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/akulturasi.jpg\" alt=\"pengertian akulturasi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adanya akulturasi bertujuan untuk menciptakan budaya atau tradisi baru sehingga dapat memperkaya budaya atau tradisi yang sudah ada. <span style=\"font-weight: bold;\">Contoh akulturasi<\/span> antara lain pemberian angpau pada saat Hari Raya Idul Fitri dan adanya musik keroncong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Musik keroncong<\/span> sendiri sebenarnya <span style=\"font-weight: normal;\">merupakan<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> bentuk akulturasi dari musik Portugis<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">dan irama Jawa<\/span>. Musik Portugis pada umumnya diiringi oleh musik dawai, seperti biola, ukulele, dan <em>cello<\/em>. Pada abad ke-16, musik ini pertama kali diperkenalkan oleh para pelaut Portugis ke Nusantara, tepatnya Malaka. Pada tahun 1920-1960, perkembangan musik ini pindah ke Solo dan <span style=\"font-weight: normal;\">beradaptasi dengan irama jawa<\/span> yang lebih lambat, sehingga menghasilkan musik keroncong yang kita kenal sekarang ini. Masyarakat di Jawa, membuat musik keroncong menjadi seni campursari dengan alat musik seperti sitar india, rebab, suling bambu, kendang, dan saron.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 480px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/akulturasi.gif\" alt=\"akulturasi\" width=\"480\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Bentuk Proses Akulturasi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk kotak merupakan ilustrasi dari kebudayaan musik Portugis, sedangkan bentuk segitiga merupakan ilustrasi dari kebudayaan irama musik jawa. Jika dua kebudayaan tersebut disatukan, maka akan menghasilkan kebudayaan baru yang diilustrasikan dengan bentuk kotak dan segitiga yang menyatu, yaitu musik keroncong. Musik keroncong ini <span style=\"font-weight: bold;\">tidak menghilangkan ciri khas musik Portugis maupun ciri khas irama jawa<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/syarat-interaksi-sosial-di-masyarakat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Syarat Interaksi Sosial di Masyarakat<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akulturasi memiliki beberapa <span style=\"font-weight: bold;\">faktor pendorong dan penghambat<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">, antara lain seperti tercantum pada infografik berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p><script>(function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.ex.co\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','exco-sdk'));<\/script><\/p>\n<div class=\"exco\" data-id=\"b220a6c3-8b4b-4cb8-8db2-648207b1a3b7\" data-show-share=\"false\" data-show-info=\"false\"><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah mengetahui penjelasan bentuk interaksi asimilasi dan akulturasi, kamu jadi <em>tau<\/em> <em>kan<\/em> apa perbedaan dari keduanya? <span style=\"font-weight: bold;\">Asimilasi <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">adalah pencampuran dua kebudayaan atau lebih yang berbeda, saling memengaruhi, dan menghasilkan kebudayaan baru. Sedangkan<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> akulturasi <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">adalah gabungan dua atau lebih budaya yang berbeda dan saling memengaruhi tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><script>(function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.ex.co\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','playbuzz-sdk'));<\/script><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, <em>yuk<\/em> coba jawab <em>quiz<\/em> di bawah ini!<\/p>\n<div class=\"apester-media apester-element\" style=\"margin: 5px auto; height: 600px;\" data-media-id=\"5f0580aadebe9be7f5590918\">\u00a0<iframe loading=\"lazy\" class=\"apester-fill-content\" style=\"margin: 0px auto; display: block;\" title=\"Apester - Interactive content\" src=\"https:\/\/renderer.apester.com\/v2\/5f0580aadebe9be7f5590918?sessionId=1498340f-dae6-4ab6-9366-60489a13ca48\" name=\"https:\/\/preview.hs-sites.com\/_hcms\/preview\/content\/32000664845?portalId=2828691&amp;_preview=true&amp;cacheBust=1595387477406&amp;preview_key=VGMcJRPx&amp;inpageEditorUI=true&amp;benderPackage=InpageEditorUI&amp;staticVersion=static-1.22607&amp;scriptPath=bundles%2Fapp.js&amp;cssPath=bundles%2Fapp.css#\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" data-interaction-id=\"5f0580aadebe9be7f5590918\"><\/iframe><\/div>\n<p><script async=\"\" src=\"https:\/\/static.apester.com\/js\/sdk\/latest\/apester-sdk.js\"><\/script><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, itu dia penjelasan tentang bentuk interaksi sosial asosiatif yang terdiri dari kerja sama, asimilasi, dan akulturasi. Setelah belajar materi ini, kamu jadi <em>tau<\/em> <em>kan <\/em>kalau proses yang terjadi dari ketiga bentuk interaksi sosial asosiatif ini <span style=\"font-weight: bold;\">mengandung nilai-nilai positif yang mengarah pada persatuan<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Hal itu juga didukung oleh sikap menghargai dan keterbukaan yang dimiliki setiap masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana? Seru <em>kan <\/em>belajar sosiologi? Kamu bisa menemukan materi bentuk interaksi sosial asosiatif lainnya dengan bergabung di <a href=\"\/cara-bayar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a>. Selain video animasi, kamu juga bisa mengasah kemampuanmu dengan mengisi soal-soal biar makin paham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" width=\"822\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Suhardi, Sri Sunarti. (2009) Sosiologi 1: Untuk SMA\/MA Kelas X Program IPS. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Artikel ini telah diperbarui pada 30 November 2022.<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, belajar mengenai bentuk interaksi sosial asosiatif yang terdiri dari kerja sama, asimilasi, dan akulturasi! Seperti apa ya, pengertian dan contohnya? Temukan jawabannya dengan membaca artikel Sosiologi kelas 10 berikut! &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg"],"_edit_lock":["1694945997:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":[null],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[534,538],"tags":[52,10,37,106],"class_list":["post-916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma","tag-sosiologi-x"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, belajar mengenai bentuk interaksi sosial asosiatif yang terdiri dari kerja sama, asimilasi, dan akulturasi! Seperti apa ya, pengertian dan contohnya? Temukan jawabannya dengan membaca artikel Sosiologi kelas 10 berikut! &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-30T02:15:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-17T10:22:18+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\"},\"headline\":\"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10\",\"datePublished\":\"2022-11-30T02:15:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-17T10:22:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\"},\"wordCount\":1243,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\",\"Sosiologi X\"],\"articleSection\":[\"Sosiologi\",\"Sosiologi SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\",\"name\":\"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-30T02:15:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-17T10:22:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\",\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Hidayah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Yuk, belajar mengenai bentuk interaksi sosial asosiatif yang terdiri dari kerja sama, asimilasi, dan akulturasi! Seperti apa ya, pengertian dan contohnya? Temukan jawabannya dengan membaca artikel Sosiologi kelas 10 berikut! &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2022-11-30T02:15:00+00:00","article_modified_time":"2023-09-17T10:22:18+00:00","author":"Nurul Hidayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Hidayah","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi"},"author":{"name":"Nurul Hidayah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae"},"headline":"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10","datePublished":"2022-11-30T02:15:00+00:00","dateModified":"2023-09-17T10:22:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi"},"wordCount":1243,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg","keywords":["Kelas 10","Konsep Pelajaran","SMA","Sosiologi X"],"articleSection":["Sosiologi","Sosiologi SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi","name":"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg","datePublished":"2022-11-30T02:15:00+00:00","dateModified":"2023-09-17T10:22:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Bentuk%20Interaksi%20Sosial%20Asosiatif%20Kerja%20Sama%2c%20Asimilasi%2c%20dan%20Akulturasi.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi | Sosiologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae","name":"Nurul Hidayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Hidayah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=916"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/916\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14323,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/916\/revisions\/14323"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}