{"id":8446,"date":"2019-03-14T10:00:00","date_gmt":"2019-03-14T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=8446"},"modified":"2024-06-24T08:23:04","modified_gmt":"2024-06-24T01:23:04","slug":"laut-mati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati","title":{"rendered":"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati?"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png\" alt=\"Kenapa kita bisa mengambang di laut mati\" width=\"820\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p><em>Artikel ini mengupas apa itu sebenarnya laut mati, dan mengapa kita mengapung di laut mati.<\/em><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Squad, <\/em>kamu pernah denger laut mati gak? Itu tuh danau yang terletak di antara Israel dan Jordania. Hah kok danau? Tapi namanya aja laut mati? Sebenarnya, Laut Mati bukanlah laut melainkan danau yang sangat besar dengan ukuran panjang lebih dari 50 km, lebar lebih dari 15 km, dan luas permukaan lautnya lebih dari 500 km<sup>2<\/sup>. Karena ukurannya yang sangat besar inilah makanya diputuskan untuk menyebut danau ini disebut sebagai laut. Laut Mati juga merupakan<strong> tempat terendah di bumi,<\/strong> sekitar 300 m lebih rendah dari permukaan laut.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/letak%20laut%20mati.png\" alt=\"letak laut mati\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang terlihat di peta, sungai Jordan terletak di utara Laut Mati dan merupakan satu-satunya sumber air tawar untuk Laut Mati. Karena tidak adanya jalan untuk arus keluar dan penguapan yang tinggi, menyebabkan Laut Mati mengering. Menurut <em>Minerva Dead Sea Research Center<\/em> (MDSRC), ketika menguap, hanya air saja yang menguap, sedangkan mineral-mineral seperti magnesium, potasium, sulfur, dan garamnya tetap ada di dalamnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kandungan garam di Laut Mati sangat tinggi, yaitu 33,7% atau sekitar 9x lebih banyak daripada kandungan garam di laut pada umumnya yang berkisar 3,5%. Gilaaa. Seasin apa ya <em>Squad<\/em> rasanya? Apakah lebih asin dari mie rebus yang dibuat ibu-ibu warung? Hmmmm. Saking asinnya, <strong>gak ada tuh makhluk hidup yang dapat bertahan hidup di Laut Mati<\/strong>, baik hewan maupun tumbuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Makanya, dinamakan Laut Mati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eits, tapi jangan salah. Meskipun bikin &#8220;semua&#8221; makhluk hidup mati dan gak betah, tingginya kandungan garam dan mineral&nbsp;ini membantu menyembuhkan <a href=\"\/organ-organ-sistem-ekskresi-pada-manusia\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><strong>masalah kulit<\/strong><\/a> seperti kulit alergi, dermatitis atopik, kerutan, rambut rontok, psoriasis dan banyak lagi. Orang-orang di sekitar sana menggunakan pasir Laut Mati untuk mengobati radang sendi karena mineral dalam pasir itu membantu meningkatkan sirkulasi darah dan juga bertindak sebagai pelemas otot.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buat kamu yang gak bisa berenang, tenang aja. Di sana, kamu akan mendadak jago, lho!&nbsp;Yah, paling nggak bisa ngapung lah. Kok bisa? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kadar garam di Laut Mati kan sangat tinggi. Hal ini menyebabkan air di Laut Mati lebih \u201cpadat\u201d daripada air tawar. Kan <strong><a href=\"\/penerapan-hukum-archimedes\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">katanya&nbsp;Archimedes<\/a>,<\/strong> jika <strong>massa jenis benda lebih kecil daripada massa jenis air, maka benda tersebut akan mengapung.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"\/toilet-jongkok-toilet-duduk\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Benarkah Toilet Jongkok Lebih Sehat dibanding Toilet Duduk?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Massa jenis tubuh manusia 0,985 gr\/cm<sup>3<\/sup> adalah sedangkan massa jenis air Laut Mati adalah 1,24gr\/cm<sup>3<\/sup>. Karena massa jenis tubuh manusia lebih kecil, makanya manusia bisa mengapung di Laut Mati, <em>Squad<\/em>. Ingat ya, yang bisa mengapung adalah benda yang massa jenisnya lebih kecil daripada massa jenis Laut Mati. Jadi, kalau misalkan kamu jatohin besi ke Laut Mati ya bakal tenggelem juga, soalnya massa jenis besi tuh 7,87 gr\/cm<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertanyaan: Kalau kita megang besi sebesar pedang di Laut Mati, apakah kita bisa mengapung?<\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/kux2rsyuCmnTLfw5yqbGxTsRl9gLMjhrIPVpZm7JEYkpTvwsaIERyrAFnEFNfA0ShskzSQ2DdeDdF2m1_NgCcX3cwMh0JMKTwvjAP1D-Ah9R06Mk7-x8dZi-pebsSa_IzRP1PEbjBt9fWxhnag\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" alt=\"manusia mengapung di laut mati\"><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;Baca buku&nbsp;di Laut Mati. (Sumber: timesofisrael.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun dibilang \u201csulit\u201d tenggelam, bukan berarti gak bisa tenggelam ya Squad. Kamu masih bisa tenggelam di Laut Mati, cuma kemungkinannya gak sebesar kamu tenggelam di air tawar atau di laut biasa. Jadi kalau kamu pergi ke Laut Mati, tetep harus hati-hati ya. <em>Life guard<\/em> di sana juga menyarankan untuk menggunakan pelampung supaya kamu tetap aman.<\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/PGWeeuXWFomy-PP_t2Tdb80khDJyYg59EcjnmGqtDtXrWT44PZy_wcnbsq_fvrlUTNlbTA9oNuXRqicwfjhvgfWVfxvXGXW9rXFvKx-Bbh0GqnK2-SsBuY4TK-rrQTIOL-CzgxPu\" alt=\"laut mati yang kekeringan\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\">Laut Mati 1972 (kiri), 1989 (tengah), dan 2011 (kanan) (Sumber: britannica.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya, menurut jurnal <em>Environmental Economics <\/em>yang terbit tahun 2010, Laut Mati sekarang menyusut dengan penyusutan sekitar 1 m per tahun. Masalah lain yang dihadapi oleh Laut Mati selain penyusutan adalah pengeringan. Karena penguapan yang tinggi, ditambah Syria, Israel, Jordan, dan Otoritas Palestina mengambil hampir semua air dari Sungai Jordan untuk pertanian dan keperluan lainnya, bukan tidak mungkin jika suatu saat nanti Laut Mati akan kering dan hanya menyisakan garam dan mineral. Huhuhu. Sedih ya&#8230;<\/p>\n<p>&nbsp;<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kapan%20laut%20mati%20kering.png\" alt=\"kapan laut mati kering\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Laut Mati menyusut dan mungkin suatu saat nanti bisa menghilang itu bukan hal yang tidak bisa dihindari. Tetapi, pengetahuan yang kita punya tidak akan menyusut dan menghilang. Biar pengetahuan kita semakin bertambah, yuk segera daftar di <strong><a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\">ruanglesonline<\/a><\/strong>, kamu bisa tanya seputar pelajaran dengan tutor-tutor kece yang ada disana loh!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/4af842f5\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/2f929e41-137f-4561-b046-e57096f4581c.png\" width=\"650\" height=\"229\" alt=\"ruanglesonline\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini mengupas apa itu sebenarnya laut mati, dan mengapa kita mengapung di laut mati.<\/p>\n","protected":false},"author":124,"featured_media":8446,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1719192184:1"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-8446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini mengupas apa itu sebenarnya laut mati, dan mengapa kita mengapung di laut mati.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-14T03:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-24T01:23:04+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Syifa Chaerunnisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Syifa Chaerunnisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati\"},\"author\":{\"name\":\"Syifa Chaerunnisa\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/4bea58ff07d9127a9758d896ab765e1b\"},\"headline\":\"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati?\",\"datePublished\":\"2019-03-14T03:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-24T01:23:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati\"},\"wordCount\":653,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati\",\"name\":\"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png\",\"datePublished\":\"2019-03-14T03:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-24T01:23:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/4bea58ff07d9127a9758d896ab765e1b\",\"name\":\"Syifa Chaerunnisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Syifa Chaerunnisa\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/syifa-chaerunnisa\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel ini mengupas apa itu sebenarnya laut mati, dan mengapa kita mengapung di laut mati.","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2019-03-14T03:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-06-24T01:23:04+00:00","author":"Syifa Chaerunnisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Syifa Chaerunnisa","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati"},"author":{"name":"Syifa Chaerunnisa","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/4bea58ff07d9127a9758d896ab765e1b"},"headline":"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati?","datePublished":"2019-03-14T03:00:00+00:00","dateModified":"2024-06-24T01:23:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati"},"wordCount":653,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati","name":"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png","datePublished":"2019-03-14T03:00:00+00:00","dateModified":"2024-06-24T01:23:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kenapa%20kita%20bisa%20mengambang%20di%20laut%20mati.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/laut-mati#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa sih Penyebab Kita Bisa Mengapung di Laut Mati?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/4bea58ff07d9127a9758d896ab765e1b","name":"Syifa Chaerunnisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Syifa Chaerunnisa"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/syifa-chaerunnisa"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/124"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8446"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8446\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18770,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8446\/revisions\/18770"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}