{"id":8224,"date":"2019-05-02T12:00:00","date_gmt":"2019-05-02T05:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=8224"},"modified":"2023-12-19T08:42:46","modified_gmt":"2023-12-19T01:42:46","slug":"perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan","title":{"rendered":"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png\" alt=\"politik apartheid - header\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\" width=\"820\"><\/p>\n<blockquote>\n<div style=\"font-size: 16px;\"><em>Pada artikel sejarah kelas XII ini akan membahas tentang perjalanan politik Apartheid yang ada di Afrika Selatan.<\/em><\/div>\n<\/blockquote>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai umat manusia yang hidup berdampingan di muka bumi, sudah menjadi kewajiban untuk menjaga rasa persatuan dan saling menghargai. Jangan pernah memandang seseorang dari suku, ras, agama, warna kulit, hingga bentuk fisiknya. Kamu tahu <em>nggak<\/em> bahwa dulu di Afrika Selatan ada sebuah <strong>politik perbedaan warna kulit<\/strong>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum masuk ke cerita perjalanan politik tersebut, kita cari tahu dulu <em>nih<\/em>, apa <em>sih<\/em> Apartheid itu? Coba kamu lihat foto tim nasional sepakbola Afrika Selatan di bawah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20tim%20nasional%20afrika%20selatan.png\" alt=\"politik apartheid - tim nasional afrika selatan\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" width=\"600\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yups<\/em>. Warna kulit. Kamu jangan salah sangka <em>lho<\/em>, di Afrika Selatan itu banyak warga negaranya yang memiliki warna kulit putih. Padahal, negara di benua Afrika itu identik dengan warna kulit hitam.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lain halnya dengan Afrika Selatan, Squad. Sejak dihapuskan politik Apartheid, warna kulit sudah tidak menjadi permasalahan lagi. Artinya, <strong>politik Apartheid<\/strong> itu <strong>politik perbedaan warna kulit<\/strong>. <em>Gimana<\/em> <em>sih<\/em> awal perjalanan politik tersebut muncul?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"\/konflik-timur-tengah-perang-irak-dan-iran\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"color: #3d85c6;\">Konflik Timur Tengah: Perang Irak dan Iran<\/span><\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awalnya <em>tuh<\/em> di tahun 1652, <strong>bangsa Boer (Belanda) mulai menjajah Afrika Selatan<\/strong> dan menguasai sumber daya alamnya. Keberadaan Boer ini terganggu dengan kedatangan Inggris yang memiliki tujuan yang sama. Terjadilah <strong>Perang Boer di tahun 1899-1902<\/strong>, dan saat itu dimenangkan oleh Inggris dan mendirikan sebuah negara dominion (negara khusus dengan ketatanegaraan Inggris), yaitu <em>Union of South Africa<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20baden%20powell.png\" alt=\"politik apartheid - baden powell\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" width=\"600\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suku asli<\/strong> yang mendiami <strong>Afrika Selatan<\/strong> yakni <strong>Suku Bantu<\/strong>, mendapat <strong>perlakuan buruk dari Inggris<\/strong>. Melalui Perdana Menteri Daniel Francois Malan, <strong>rasialisme terhadap orang berkulit hitam dilegalkan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, pelegalan inilah yang disebut dengan <strong>Politik Apartheid<\/strong>. Alasan pemberlakuan politik ini karena orang kulit putih merupakan bangsa Superior (<em>master race<\/em>).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orang kulit hitam tidak tinggal diam <em>nih<\/em> Squad. Mereka memberikan perlawanan dengan <strong>membentuk organisasi modern yakni <em>African National Congress<\/em> (ANC)<\/strong>. ANC adalah <strong>partai politik<\/strong> yang <strong>dibentuk untuk mengalahkan dominasi politik kulit putih<\/strong> pada tahun 1952 di bawah pimpinan Nelson Mandela.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun 1955, <strong>ANC membentuk koalisi gabungan kulit berwarna (kulit kuning)<\/strong> dengan tujuan menggandeng oposisi lain supaya lebih kuat. Koalisi tersebut berhasil mencanangkan <em>freedom charter <\/em>yang kemudian menjadi program perjuangan ANC berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20nelson%20mandela.png\" alt=\"politik apartheid - nelson mandela\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" width=\"600\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tahun 1970, dunia internasional berhasil menekan pemerintah baru di bawah pimpinan Perdana Menteri <strong>Pieter Willem Botha<\/strong> yang akhirnya melakukan beberapa reformasi dalam politik dan undang-undang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya, <strong>Botha tidak menghapuskan secara keseluruhan Undang-Undang Apertheid<\/strong> sehingga keadaan semakin kacau. Keadaan inilah yang diwariskan kepada presiden berikutnya <strong>Ferdinand Willem de Klerk<\/strong> yang dipilih pada tahun 1989.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setahun setelah pengankatan De Klerk sebagai presiden, perang dingin yang berakhir akan berdampak bagi Afrika Selatan. <strong>De Klerk segera membebaskan Nelson Mandela dan menghapuskan beberapa undang-undang tentang Apartheid<\/strong>. Undang-undang yang dihapuskan oleh De Klerk di <strong>Sidang Parlemen pada 21 Februari 1991<\/strong> seperti berikut ini:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #0600ff;\"><em>Land act<\/em>, yaitu undang-undang yang melarang orang kulit hitam memiliki tanah di luar wilayah tempat tinggal yang ditentukan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0600ff;\"><em>Group Areas Act<\/em>, yaitu undang-undang yang mengatur pemisahan tempat tinggal orang-orang kulit putih dan kulit hitam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0600ff;\"><em>Population Registration Act<\/em>, yaitu undang-undang yang mewajibkan semua orang kulit hitam untuk mendaftarkan diri menurut kelompok dan sukunya masing-masing.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 1994, <strong>diadakan pemilu antirasial pertama dan hasilnya Nelson Mandela serta ANC keluar sebagai pemenang<\/strong>. Kemudian, pada tanggal 10 Mei 1994, Nelson Mandela ditetapkan sebagai presiden kulit hitam pertama Afrika. Atas usahanya, <strong><a href=\"\/inilah-5-presiden-yang-berhasil-meraih-nobel-perdamaian-dunia\" rel=\" noopener\">Nelson Mandela dianugerahkan Nobel Perdamaian tahun 1994<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20infografis.png\" alt=\"politik apartheid - infografis\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" width=\"600\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, nih<em>, <\/em>jadi dapat pelajaran berharga, kan, dari sini? Mau belajar sejarah sambil berdiskusi dengan teman-teman di seluruh Indonesia? Gabung <em>live teaching<\/em> <a href=\"http:\/\/brainacademy.id\/online\" rel=\"noopener\" style=\"font-weight: bold;\">Brain Academy Online<\/a> <em>yuk<\/em>. Kamu bisa tanya jawab juga dengan STAR Master Teacher lulusan PTN dan luar negeri.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"http:\/\/kelas.brainacademy.id\/\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/e5070f85-673f-4221-bef5-1021e2f4d494.jpeg\" width=\"821\" height=\"200\" alt=\"[IDN] CTA Blog Kelas Gratis Brain Academy Online \" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Hapsari, Ratna dan Adil M. Sejarah untuk SMA\/MA Kelas XII Kurikulum 2013 Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Erlangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em>Artikel terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2020.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel sejarah kelas XII ini akan membahas tentang perjalanan politik Apartheid yang ada di Afrika Selatan.<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":8224,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1702950166:1"]},"categories":[520,526],"tags":[76,10,259,37],"class_list":["post-8224","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-xii","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel sejarah kelas XII ini akan membahas tentang perjalanan politik Apartheid yang ada di Afrika Selatan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-02T05:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-19T01:42:46+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan\"},\"author\":{\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\"},\"headline\":\"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12\",\"datePublished\":\"2019-05-02T05:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-19T01:42:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan\"},\"wordCount\":592,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png\",\"keywords\":[\"Kelas 12\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah XII\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMA Kelas 12\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan\",\"name\":\"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png\",\"datePublished\":\"2019-05-02T05:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-19T01:42:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\",\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Pada artikel sejarah kelas XII ini akan membahas tentang perjalanan politik Apartheid yang ada di Afrika Selatan.","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2019-05-02T05:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-12-19T01:42:46+00:00","author":"Tedy Rizkha Heryansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Tedy Rizkha Heryansyah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan"},"author":{"name":"Tedy Rizkha Heryansyah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2"},"headline":"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12","datePublished":"2019-05-02T05:00:00+00:00","dateModified":"2023-12-19T01:42:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan"},"wordCount":592,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png","keywords":["Kelas 12","Konsep Pelajaran","Sejarah XII","SMA"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMA Kelas 12"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan","name":"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png","datePublished":"2019-05-02T05:00:00+00:00","dateModified":"2023-12-19T01:42:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/politik%20apartheid%20-%20header.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-politik-apartheid-di-afrika-selatan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan | Sejarah Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2","name":"Tedy Rizkha Heryansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tedy Rizkha Heryansyah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8224","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8224"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8224\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16438,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8224\/revisions\/16438"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8224"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8224"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8224"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}