{"id":8092,"date":"2019-06-27T03:00:00","date_gmt":"2019-06-27T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=8092"},"modified":"2019-06-27T03:00:00","modified_gmt":"2019-06-27T03:00:00","slug":"mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua","title":{"rendered":"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua?"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif\" alt=\"vaksin untuk anak\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">Saat ini, program vaksinasi kian digencarkan. Lalu, apakah vaksin aman untuk anak? Simak penjelasannya di artikel ini!<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;&nbsp;<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #000000;\">Akhir-akhir ini, bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan tubuh alias vaksin kembali ramai diperbincangkan di dunia maya. Pemberian <a href=\"\/blog\/jenis-jenis-imunitas-tubuh\" rel=\"noopener\">vaksin anak <\/a>yang dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit-penyakit tertentu ditolak oleh sebagian orang tua. <span style=\"font-style: italic;\">Wah<\/span>, kenapa, ya? Padahal, sudah terdapat 88% total anak Indonesia yang sudah divaksinasi dan perannya telah menyelamatkan puluhan juta orang, <i>lho<\/i>!&nbsp;Simak anggapannya berikut ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: normal;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong><span style=\"font-size: 20px;\">1. Vaksin adalah Bakteri<\/span><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Vaksin biasanya memang menyerupai mikroorganisme penyebab penyakit dan sering dibuat dari mikroba yang dilemahkan atau mati. Kemudian, hal tersebut menjadi rangsangan yang dimasukkan ke dalam tubuh dan mengaktifkan sistem imun. Dengan begitu, sistem imun akan mengenalinya sebagai ancaman, menghancurkannya, dan dapat lebih mengenali serta membunuh mikroorganisme terkait, yang mungkin dapat ditemui di masa depan. Jadi, bukan sembarang bakteri, vaksin justru dapat bersifat profilaksis, misalnya untuk mencegah atau memperbaiki efek infeksi di masa depan. Jadi, orang tua tidak perlu takut dengan hal ini, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 20px;\">2. Dibuat dengan Cepat<\/span><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Flavivirus-Fig1-1.jpg\" alt=\"vaksin anak\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" width=\"600\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Tahap pembuatan vaksin (Sumber: bioprocessintl.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilansir dari Kompas.com, pembuatan vaksin anak harus diperlukan keseimbangan antara manfaat vaksin yang diberikan dengan manfaat yang akan dicapai. Untuk mencapai ini, diperlukan berbagai penelitian jangka panjang sebelum vaksin digunakan. Tak heran, jika dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan vaksin yang benar-benar aman dan bermanfaat. Menurut buku Panduan Imunisasi Anak yang ditulis oleh Satgas Imunisasi PP IDAI, ternyata dibutuhkan waktu sekitar 15-20 tahun untuk membuat vaksin <i>lho<\/i>, terhitung sejak vaksin ditemukan di laboratorium hingga aman disuntikkan pada anak-anak.&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Infografik_-_Parenting_-_Vaksin.png\" alt=\"vaksin anak\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" width=\"600\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong><span style=\"font-size: 20px;\">3. Menimbulkan<\/span> <span style=\"font-size: 20px;\">E<\/span><span style=\"font-size: 20px;\">fek Samping<\/span><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum vaksin disebarluaskan dan diinjeksi pada anak-anak, terdapat pengujian klinis terlebih dahulu yang dinamakan dengan fase satu yaitu pemberian vaksin ke orang dewasa sehat, misalnya 35 orang. Hal ini untuk melihat apakah vaksin bereaksi baik tanpa menimbulkan ada efek buruk. Selanjutnya, akan dilakukan fase kedua yaitu pada kelompok yang rentan pada penyakit yang akan dicegah. Di fase ini, akan terlihat efektivitas vaksin dalam darah dengan mengukur kadar antibodi. Efektivitas ini akan bekerja apabila sesuai dengan dosis, jadwal, dan usia yang tepat.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika ternyata cocok,&nbsp; maka akan dilakukan uji klinis fase tiga yaitu terhadap anak bayi namun dalam jumlah terbatas. Tujuannya agar dapat melihat daya pencegahan secara langsung pada bayi maupun anak. Oleh karena itu, jika pada fase-fase sebelumnya dapat menyebabkan efek samping. Maka, di fase selanjutnya dan sebelum penyebarluasan dapat semakin terminimalisir kekurangannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/cara-kerja-vaksin-dalam-tubuh\" rel=\"noopener\">Bagaimana Cara Kerja Vaksin dalam Tubuh?<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 20px;\">4. Sama dengan Imunisasi<\/span><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vKI5Z.jpg\" alt=\"vaksin anak\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" width=\"600\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Salah satu vaksin, yaitu vaksin cacar (Sumber: suarapalestina.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siapa yang masih bingung dengan perbedaan keduanya? Tahukah Anda kalau vaksin dengan imunisasi adalah dua hal berbeda yang fungsinya memang sama-sama memberikan kekebalan tubuh terhadap virus. Namun, vaksin diberikan terlebih dahulu untuk membentuk antibodi untuk penyakit tertentu. Kemudian, baru disusul dengan memberikan imunisasi agar antibodi yang sudah diberikan menjadi semakin kuat. Beberapa vaksin untuk penyakit tertentu hanya perlu diberikan sekali, namun tetap perlu disertai imunisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 20px;\">5. Sering Beredar Vaksin Palsu<\/span><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/antarafoto-pemberian-vaksin-280616-bean-1.jpg\" alt=\"vaksin anak\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" width=\"600\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Perbedaan vaksin palsu dan asli (Sumber: aktual.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenarnya, vaksin palsu dapat dikenali dengan melihat kode seri (<i>batch <\/i>produksi) dan kelengkapan segel. Namun apabila ternyata sudah pernah mendapatkan vaksin palsu, sebenarnya kandungannya tidak berbahaya bagi tubuh. Biasanya, botol vaksin hanya berisikan cairan infus atau pelarut vaksin yang merupakan cairan garam. Nah, jika orang tua ingin mendapatkan vaksin yang aman, disarankan untuk pergi ke rumah sakit pemerintah dan mendapatkan vaksin secara gratis di sana.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia yaitu WHO menyatakan bahwa keragu-raguan orang untuk menggunakan vaksin merupakan satu dari 10 ancaman terbesar terkait masalah kesehatan global. Gerakan antivaksin secara individu maupun per kelompok, menurut Boston Children\u2019s Hospital justru <a href=\"\/blog\/macam-macam-penyakit-menurun-manusia\" rel=\"noopener\"><strong>membuat penyakit<\/strong><\/a> yang sebenarnya mampu dicegah malah menjadi merebak dan mengakibatkan kematian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, jadi jangan sampai punya keputusan yang keliru terhadap penggunaan vaksin anak ya. Sama halnya dengan belajar, serahkan pada ahlinya untuk jadi teman belajar buah hati Anda. Gunakan <strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/ruangbelajar\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">ruangbelajar<\/a><\/strong> untuk akses ribuan video belajar, lengkap dengan soal dan rangkuman. Yuk, download sekarang!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/download-for-desktop\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/f51e0d89-905d-477d-b7f8-546567f121d9.jpeg\" width=\"800\" height=\"195\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini, program vaksinasi kian digencarkan. Lalu, apakah vaksin aman untuk anak? Simak penjelasannya di artikel ini! &#8212;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":82,"featured_media":8092,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif"]},"categories":[1],"tags":[226],"class_list":["post-8092","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-for-kids"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Saat ini, program vaksinasi kian digencarkan. Lalu, apakah vaksin aman untuk anak? Simak penjelasannya di artikel ini! &#8212;&nbsp;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-27T03:00:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua\"},\"author\":{\"name\":\"Rabia Edra\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\"},\"headline\":\"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua?\",\"datePublished\":\"2019-06-27T03:00:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua\"},\"wordCount\":661,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif\",\"keywords\":[\"For Kids\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua\",\"name\":\"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif\",\"datePublished\":\"2019-06-27T03:00:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\",\"name\":\"Rabia Edra\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rabia Edra\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rabia-edra\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Saat ini, program vaksinasi kian digencarkan. Lalu, apakah vaksin aman untuk anak? Simak penjelasannya di artikel ini! &#8212;&nbsp;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2019-06-27T03:00:00+00:00","author":"Rabia Edra","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Rabia Edra","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua"},"author":{"name":"Rabia Edra","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3"},"headline":"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua?","datePublished":"2019-06-27T03:00:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua"},"wordCount":661,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif","keywords":["For Kids"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua","name":"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua? - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif","datePublished":"2019-06-27T03:00:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/vaksin%20untuk%20anak.jfif"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengapa-vaksin-anak-banyak-ditentang-orang-tua#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Vaksin Anak Banyak Ditentang Orang Tua?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3","name":"Rabia Edra","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rabia Edra"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rabia-edra"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/82"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8092"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8092\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}