{"id":6934,"date":"2020-04-10T04:55:00","date_gmt":"2020-04-09T21:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=6934"},"modified":"2023-10-07T00:53:29","modified_gmt":"2023-10-06T17:53:29","slug":"mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia","title":{"rendered":"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png\" alt=\"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia\" width=\"820\" style=\"width: 820px; margin: 0px auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Artikel ini menjelaskan tentang ekonomi maritim dan agrikultur di Indonesia.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><!--more-->Apakah kamu suka main ke pantai atau ke laut? Atau kamu justru tinggal di dekat laut? Pasti menyenangkan ya, bermain dan tinggal di daerah laut atau pantai. <em>Psst<\/em>&#8230; tahukah kamu, Indonesia yang merupakan negara kepulauan, punya banyak potensi di bidang maritim atau kelautan, <em>lho<\/em>! Selain itu, tanah Indonesia yang subur juga memungkinkan untuk melakukan pengembangan di bidang agrikultur. Ternyata Indonesia sangat kaya, ya! Sekarang kita belajar bagaimana mengembangkan ekonomi maritim dan agrikultur di Indonesia, yuk!&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Ekonomi Maritim<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ternyata ekonomi maritim dan ekonomi kelautan itu berbeda, <em>lho<\/em>! <strong>Ekonomi kelautan<\/strong> adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah pesisir dan lautan serta di darat yang menggunakan sumber daya alam (SDA) dan jasa-jasa lingkungan kelautan untuk menghasilkan barang dan jasa. Sedangkan <strong>ekonomi maritim<\/strong> merupakan kegiatan ekonomi yang mencakup transportasi laut, industri galangan kapal dan perawatannya, pembangunan dan pengoperasian pelabuhan beserta industri dan jasa terkait.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada beberapa sektor yang ada dalam lingkup ekonomi maritim di Indonesia, yaitu sektor pelayaran, sektor perikanan, dan sektor pariwisata bahari. Kita bahas satu persatu, ya!&nbsp;<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #444444;\"><strong>Sektor Pelayaran<\/strong><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Meskipun Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar, industri pelayaran Indonesia masih memiliki banyak tantangan untuk dihadapi. Kondisi pelayaran di Indonesia belum maksimal dalam meningkatkan perekonomian megara. Selain karena fasilitas kapal angkut yang belum memadai, sistem pelabuhan di Indonesia juga harus terus diperbaiki. Tidak hanya kedua hal tersebut, potensi sumber daya manusia (SDM) di sektor pelayaran juga harus terus ditingkatkan supaya sektor pelayaran bisa terus berkembang dengan baik. <\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #444444;\">Sektor Perikanan<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sektor perikanan merupakan salah satu sektor yang cukup berkembang. Kementerian Kelautan dan Perikanan juga sudah mengadakan gerakan makan ikan, dengan harapan adanya peningkatan yang konsisten di sektor perikanan dan semakin populernya ikan sebagai bahan makanan di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga:&nbsp;<a href=\"\/tahukah-kamu-mengenai-organisasi-pergerakan-indonesia\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Tahukah Kamu Mengenai Organisasi Pergerakan Indonesia?<\/a><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #444444;\"><strong>Sektor Pariwisata Bahari<\/strong><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jika pariwisata bahari di Indonesia dapat dimaksimalkan, maka akan menimbulkan banyak dampak positif seperti terserapnya lapangan pekerjaan, meningkatnya minat investor di bidang pariwisata, dan meningkatkan devisa negara dengan masuknya wisatawan asing. Salah satu contoh pariwisata bahari adalah Raja Ampat, Papua. Akan tetapi, sektor pariwisata bahari juga belum dikembangkan dengan maksimal. Semoga ke depannya akan bisa dikembangkan dengan maksimal, ya!&nbsp;<\/span><\/p>\n<h6><span style=\"color: #444444;\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/manta-raja-ampat.jpg\" width=\"600\" height=\"400\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" alt=\"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia\"><\/strong><\/span><\/h6>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: center;\"><span style=\"color: #444444;\"><span style=\"color: #000000;\">Wisata bahari Raja Ampat, Papua (Sumber: diver-the-world.com)<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Wah<\/em>, ternyata masih banyak yang harus dikembangkan, ya. Lalu, strategi dan kebijakan apa saja yang bisa digunakan untuk mengembangkan ekonomi maritim di Indonesia? Lihat pada gambar di bawah, ya!&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/INFOGRAFIK-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png\" alt=\"Kebijakan Pengembangan Ekonomi Maritim di Indonesia\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Ekonomi Agrikultur<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Apakah kalian tahu tentang Ekonomi Agrikultur? <strong>Ekonomi Agrikultur<\/strong> merupakan upaya peningkatan perekonomian dengan memberdayakan sektor pertanian. Agrikultur merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya alam yang dilakukan oleh manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, sumber energi atau untuk mengelola lingkungan hidup. Ekonomi agrikultur meliputi budidaya tanaman, bercocok tanam, atau peternakan dan bisa juga pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk seperti pembuatan keju dan tempe. <em>Waah<\/em> menarik, ya!&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Potensi dan Peran Agrikultur di Indonesia<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Indonesia memiliki wilayah yang subur dan beriklim tropis sehingga sangat baik untuk aktivitas pertanian. Selain itu, Indonesia juga memiliki tanaman unggul seperti padi, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan berbagai tanaman lain. Ada beberapa faktor yang mendukung ekonomi agrikultur di Indonesia, lho. Apa saja, ya? <em>Yuk<\/em>, simak penjelasannya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Faktor Pendukung Ekonomi Agrikultur<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h4 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #444444;\"><strong>Keanekaragaman hayati<\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Sepuluh persen dari spesies tumbuhan berbunga, 12% spesies mamalia, 16% reptil dan amfibi serta 17% burung di dunia terdapat di Indonesia. Potensi sumberhayati yang berasal dari tumbuhan terdiri dari 400 jenis tanaman penghasil buah, 370 jenis tanaman penghasil sayuran, 70 jenis tanaman berumbi, dan 55 jenis tanaman rempah. Potensi keberagaman hayati ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan, sumber pakan ternak, bahan baku farmasi, bahan baku industri dan bahan obat-obatan. <\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h4 style=\"font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #444444;\">Lahan pertanian<\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">40% dari total daratan di Indonesia berpotensi untuk dijadikan lahan pertanian. Selain itu, jumlah luasan dan sebaran hutan, sungai, rawa dan danau serta curah hujan cukup tinggi merupakan potensi yang dapat menunjang pertanian.&nbsp;Meskipun demikian, potensi ketersediaan lahan pertanian di Indonesia belum dimanfaarkan secara maksimal.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h4 style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #444444;\">Tenaga Kerja<\/span><\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Saat ini, ada 35 juta tenaga kerja di sektor agrikultur. Sayangnya, pesebarannya belum merata dengan pesebaran lahan sehingga, ada daerah yang kelebihan tenaga kerja dan ada pula yang kekurangan tenaga kerja. Selain itu, jika kemampuan dan ketrampilan tenaga kerja ditingkatkan maka tingkat produksi juga akan meningkat <\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h4 style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #444444;\">Pasar<\/span><\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bahan pangan hasil olahan dari sektor agrikultur memiliki potensi untuk dimanfaatkan lebih dari 230 juta orang. Jumlah konsumen bahan pangan yang sangat besar ini merupakan potensi pasar yang besar untuk sektor agrikultur. Oleh karena itu, bahan pangan hasil olahan tersebut harus terus dikembangkan guna memaksimalkan potensi pasar.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>by the way,<\/em> masuk ke pembahasan selanjutnya, kamu sering punya kesulitan <em>nggak<\/em> nih saat belajar? Udah coba fokus, tapi susah paham? Mungkin kamu bisa coba cara belajar yang baru lewat fitur ADAPTO di ruangbelajar! Fitur ini bisa menyesuaikan dengan kecepatan belajarmu. Nah, pembahasan materi ini, juga sudah dilengkapi dengan fitur Adapto, lho! Jadi, jangan lupa cobain di aplikasi Ruangguru, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/39940b84\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/5a2e155b-2bf0-40bf-8b0a-a0a498e7732d.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog Adapto Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Strategi Pengembangan Agrikultur di Indonesia<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Supaya potensi ekonomi agrikultur Indonesia semakin meningkat, beberapa strategi harus dilakukan nih. Kira-kira strategi apa saja, ya? Simak pada gambar di bawah ini, ya! <\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/TAHUKAH_KAMU-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png\" alt=\"Ekofarma\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-style: italic;\">Wah<\/span>, menarik sekali ya belajar tentang mengembangkan ekonomi maritim dan agrikultur di Indonesia! <span style=\"font-style: italic;\">Hayo<\/span>, siapa yang bercita-cita menjadi ahli di bidang ekonomi agrikultur? <span style=\"font-style: italic;\">Yuk<\/span>, belajar yang semangat supaya cita-citamu tercapai! Supaya belajarnya makin seru, belajar bersama Tutor favoritmu di <a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/npf\/products\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span><\/a> dan buat belajarmu jadi lebih menyenangkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/39940b84\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/5a2e155b-2bf0-40bf-8b0a-a0a498e7732d.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog Adapto Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Kurnia A. (2017) IPS Terpadu SMP Kelas VIII. Edisi ke-2. Jakarta: Yudhistira<\/p>\n<p><strong>Sumber foto:<\/strong><\/p>\n<p>Foto &#8216;Wisata bahari Raja Ampat&#8217; [Daring]. Tautan: https:\/\/www.dive-the-world.com\/diving-sites-indonesia.php#&amp;gid=1&amp;pid=1 (Diakses: 15 Desember 2020)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Artikel diperbarui pada 15 Desember 2020<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini menjelaskan tentang ekonomi maritim dan agrikultur di Indonesia. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":40,"featured_media":6934,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1696614809:1"]},"categories":[541,543],"tags":[361,25,10,16],"class_list":["post-6934","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-smp-kelas-8","tag-ekonomi-viii","tag-kelas-8","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini menjelaskan tentang ekonomi maritim dan agrikultur di Indonesia. &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-04-09T21:55:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-06T17:53:29+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia\"},\"author\":{\"name\":\"Embun Bening Diniari\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\"},\"headline\":\"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8\",\"datePublished\":\"2020-04-09T21:55:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-06T17:53:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia\"},\"wordCount\":928,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png\",\"keywords\":[\"Ekonomi VIII\",\"Kelas 8\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Ekonomi\",\"Ekonomi SMP Kelas 8\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia\",\"name\":\"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png\",\"datePublished\":\"2020-04-09T21:55:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-06T17:53:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\",\"name\":\"Embun Bening Diniari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Embun Bening Diniari\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel ini menjelaskan tentang ekonomi maritim dan agrikultur di Indonesia. &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2020-04-09T21:55:00+00:00","article_modified_time":"2023-10-06T17:53:29+00:00","author":"Embun Bening Diniari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Embun Bening Diniari","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia"},"author":{"name":"Embun Bening Diniari","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418"},"headline":"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8","datePublished":"2020-04-09T21:55:00+00:00","dateModified":"2023-10-06T17:53:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia"},"wordCount":928,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png","keywords":["Ekonomi VIII","Kelas 8","Konsep Pelajaran","SMP"],"articleSection":["Ekonomi","Ekonomi SMP Kelas 8"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia","name":"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png","datePublished":"2020-04-09T21:55:00+00:00","dateModified":"2023-10-06T17:53:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/HEADER-08EKO_-_Mengembangkan_Ekonomi_Maritim_dan_Agrikultur_di_Indonesia.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengembangkan-ekonomi-maritim-dan-agrikultur-di-indonesia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengembangkan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia | Ekonomi Kelas 8"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418","name":"Embun Bening Diniari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Embun Bening Diniari"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6934","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6934"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6934\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14766,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6934\/revisions\/14766"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}