{"id":6619,"date":"2020-06-09T03:42:25","date_gmt":"2020-06-08T20:42:25","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=6619"},"modified":"2025-03-11T13:09:16","modified_gmt":"2025-03-11T06:09:16","slug":"micin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin","title":{"rendered":"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/benarkah%20micin%20bikin%20bodoh-1.png\" alt=\"benarkah micin bikin bodoh-1\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Artikel biologi kelas XI ini membahas pertanyaan dari \u201cApakah micin membuat kita bodoh?\u201d dari sudut pandang sains dan ilmu pengetahuan. Bocoran jawaban: tidak.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangan kebanyakan makan <em>micin<\/em>, nanti kamu jadi bodoh loh!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasti kamu nggak asing, deh, dengan bercandaan seperti itu. Katanya, orang yang sering makan makanan ber-<em>micin<\/em> itu identik dengan \u201cbodoh\u201d. Apalagi sekarang banyak yang menyebut kaum milenial yang \u201cserba instan\u201d dengan sebutan \u201cgenerasi <em>micin<\/em>\u201d. Orang yang malas, disebut anak <em>micin<\/em>. Orang yang <em>alay<\/em>, dibilang kebanyakan <em>micin<\/em>. Orang yang ngemilin Ajinomoto, dibilang kebanyakan <em>micin<\/em>. Ya, kalau itu emang bener sih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Emangnya bener <em>micin<\/em> bikin kita bodoh?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertanyaan itu seharusnya didahului dengan pertanyaan: sebenarnya, <em>micin<\/em> itu apa, sih? Apakah di dalamnya terdapat kandungan yang membuat otak kita berhenti?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita coba bahas pelan-pelan ya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asal%20mula%20micin%20-%20separator.png\" alt=\"asal mula micin - separator\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertama, apa, sih, micin itu? Micin atau MSG merupakan kependekan dari Monosodium Glutamat. Pernah dengar nggak kata \u201csodium?\u201d Iya, garam dapur. Emang mirip, sih. Kalau garam dapur, rumus kimianya NaCl. Sementara MSG, molekul Cl-nya diganti dengan glutamat.<\/p>\n<h6 style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 480px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asam%20glutamat%20dan%20msg.gif\" alt=\"asam glutamat dan msg\" width=\"480\" \/>Rumus kimia glutamat dan asam glutamat (sumber: BBC Earth Lab via YouTube)<\/h6>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tentu, hal yang membedakan garam dapur dan MSG adalah keberadaan glutamat. Apa tuh glutamat? Apakah glutamat itu yang membuat kita bodoh?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Supaya bisa menjawab ini, kita harus kembali ke tahun 1908.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahun itu, Kikunae Ikeda, ilmuwan Jepang, meneliti berbagai masakan yang menggunakan rumput laut. Dia merasa di dalam rumput laut terdapat sebuah rasa yang unik. Rasa lezat campur gurih yang berbeda dari asam, asin, manis, dan pahit seperti yang lidah bisa kecap. Rasa itu bernama Umami.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pengertian%20umami.png\" alt=\"pengertian umami\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah ditelisik lebih jauh, ternyata Umami berasal dari senyawa glutamat yang terdapat di rumput laut. Tidak berhenti sampai di sana, Ikeda juga mencari cara untuk \u201cmengambil\u201d senyawa glutamat ini, supaya bisa dipakai sebagai bahan penyedap rasa makanan lain. Sampai pada akhirnya, dia berhasil membuat senyawa ini secara sintetik dan menggabungkannya dengan natrium supaya stabil, mengemasnya dalam bentuk kristal sehingga mudah ditabur ke masakan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asal%20mula%20micin%20msg.png\" alt=\"asal mula micin msg\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia kemudian mematenkan penemuannya. Membuat perusahaan pembuat monosodium glutamat bernama Ajinomoto dan menyebarkannya sampai Amerika.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kenapa%20kita%20takut%20msg%20-%20separator.png\" alt=\"kenapa kita takut msg - separator\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah Ikeda memperkenalkan glutamat dalam bentuk kristal, dunia kuliner menjadi heboh. Hampir semua orang menyukai cita rasa lezat dan gurih dari MSG ini. Berbagai restoran di berbagai belahan dunia pun menggunakan bahan ini dalam masakannya. Termasuk ke Amerika Serikat, pada saat <strong><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/konflik-timur-tengah-perang-irak-dan-iran\">perang dunia ke II.<\/a><\/strong><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/biologi-kelas-xi-pentingnya-belajar-fertilisasi-kehamilan-dan-persalinan-bagi-remaja\">Pentingkah Belajar tentang Fertilisasi, Kehamilan, dan Persalinan bagi Remaja?<\/a><\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampai akhirnya, 60 tahun kemudian, Dr. Robert Ho Man Kwok menulis surat yang spekulatif kepada Jurnal Medis New England. Dia mengatakan kalau tiap kali dia makan di restoran cina, tubuhnya mengalami hal yang tidak wajar. Lima belas sampai dua puluh menit setelah makan, bagian belakang lehernya mati rasa, lalu merambat ke tangan dan punggung, lalu jantungnya berdebar. Dia menyebut ini sebagai: <strong>Sindrom Restoran Cina.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan iya, pada saat itu, restoran cina identik dengan MSG.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan ingat <em>nggak<\/em>, sewaktu perang dunia ke II, Tiongkok berpihak ke siapa? Hmmm. Apakah ini <strong><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/konsep-diferensiasi-sosial-pengertian-ciri-ciri-dan-jenis-jenis\">strategi Amerika?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pokoknya, akibat beredarnya surat ini, orang jadi takut dengan MSG. Mulai bermunculan rumah makan dengan label \u201cTanpa MSG\u201d yang membuatnya seolah mereka adalah restoran yang sehat. Berbeda dengan kaum restoran cina yang menggunakan MSG dalam bahan masakannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setahun kemudian, pada 1969, muncul penelitian lain yang semakin membuat panik: ilmuwan ini menyuntikkan MSG ke tikus putih. Dan hasilnya, si tikus putih mengalami kerusakan pada otak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perasaan takut dan anti terhadap MSG semakin merebak. Orang-orang di Amerika saat itu menjadi punya perasaan: \u201cMSG bisa merusak otak!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia sendiri, MSG, khususnya merek Ajinomoto, punya masalahnya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah 30 tahun mendirikan pabrik di Mojokerto, Surabaya, melalui Rapat Komisi Fatwa MUI pada 16 Desember 2000, Dirjen POM meminta Ajinomoto menarik semua produknya dari pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan kasus \u201cSindrom Restoran Cina\u201d yang berada di Amerika, di Indonesia, Ajinomoto terkena kasus sertifikasi halal. Pada 3 Januari 2001, MUI mengumumkan kalau Ajinomoto merupakan produk haram karena di dalamnya terdapat enzim <em>bactosoytone <\/em>dan enzim <em>porcine<\/em> yang diambil dari pankreas babi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seketika, terjadi huru-hara di masyarakat.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/masalah%20micin%20ajinomoto%20di%20indonesia.png\" alt=\"masalah micin ajinomoto di indonesia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berita-berita bermunculan. Ibu rumah tangga ketakutan. Bumbu masak yang sehari-hari digunakan di dapur, dibeli di tukang sayur, dijajakan di pasar-pasar, kini terlihat sama seperti barang haram lain. Persepsi MSG sebagai penyedap makanan hancur seketika. Kehebohan semakin terjadi karena pada saat itu, Presiden Abdurrahman Wahid punya pendapat yang lain. Dia mengatakan kalau Ajinomoto merupakan produk halal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terjadi perbedaan pendapat antara kajian MUI dan peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi yang mengatakan kalau penggunaan enzim <em>porcine<\/em> hanya digunakan pada proses awal sebagai biokatalisator. Enzim itu tidak menjadi bagian dari <em>bactosoytone<\/em> yang menjadi hasil reaksi. Sehingga, meskipun menggunakan enzim babi sebagai katalisator, secara teknis, hasil akhirnya tidak mengandung babi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, demi menghindari keresahan masyarakat yang kian meninggi, Ajinomoto tetap menarik 10.000 ton produknya dari pasaran. Mereka pun mengganti <em>bactosoytone <\/em>dengan <em>mameno<\/em>, bahan dari sari kedelai, dan kembali mendapat sertifikat halal.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mitos%20micin%20bikin%20bodoh%20-%20separator.png\" alt=\"mitos micin bikin bodoh - separator\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya, pernyataan \u201cMSG bikin bodoh\u201d bukanlah fakta yang benar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang kita tahu, bahan utama dari MSG adalah asam glutamat. Asam glutamat sendiri sebenarnya banyak terdapat di berbagai bahan makanan lain. Seperti tomat, jamur, kecap, dan keju. Jadi, kenapa orang takut dengan glutamat yang ada di MSG, kalau sebenarnya kita juga mengonsumsi glutamat dari tomat, jamur, kecap, dan keju?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan <em>BBC Earth Lab<\/em>, <strong>rata-rata tiap orang mengonsumsi asam glutamat hingga 10-20 gram<\/strong> setiap harinya. Di sisi lain, makanan ringan yang produksinya dicampur MSG, kandungannya cuma <strong>kurang dari 0,5 gram<\/strong>. Kecuali produk jajanan kayak bakso di pinggir jalan. <em>Itu, mah, suka-suka abangnya.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan, melalui siklus krebs<strong>,<\/strong> tubuh <strong>kita memproduksi asam glutamat sebanyak 50 gram per harinya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memang ada orang yang hipersensitif terhadap <em>micin<\/em>, tapi bukan berarti itu berakibat buruk pada semua orang. Sama lah kayak orang yang sensitif terhadap merk <em>make up<\/em> tertentu, atau shampo tertentu, atau cowok tertentu (karena punya pengalaman buruk sebelumnya, <em>ehem<\/em>).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisa jadi, orang-orang yang sakit itu sebenarnya <strong>terkena efek <em>nocebo<\/em><\/strong>. Sebuah istilah yang ditujukan untuk \u201cHal-hal buruk yang benaran kejadian karena otak kita memikirkannya\u201d. Iya, ini benaran ada. Semacam sugesti karena otak berpikir demikian, tubuh akhirnya<em> merespon benaran.<\/em> Kebalikan dari efek <em>placebo<\/em> yang sering kita dengar itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><script>\/\/ <![CDATA[ (function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.playbuzz.com\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','playbuzz-sdk')); \/\/ ]]><\/script><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Begitu pula dengan penelitian MSG yang merusak otak tikus itu. Pada masa itu, masyarakat tidak sadar dengan keanehan yang terjadi di penelitian tersebut. Hayo, kamu sadar <em>nggak<\/em> ada yang aneh dengan penelitian itu? Yak, pada penelitian tadi, cara peneliti memasukkan MSG adalah <strong>dengan penyuntikan.<\/strong> Sementara kita? Dicampur ke makanan dan diolah dulu oleh <strong><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/bagaimana-tubuh-kita-mencerna-makanan\">sistem pencernaan<\/a>.<\/strong> Lagipula, dosis yang diberikan ke si tikus terlalu banyak. Sangat tidak wajar. Dr. Ken Lee, seorang <em>food scientist<\/em>, mengatakan <strong>kalau kamu menyuntikkan satu sendok teh garam dapur, pasti kamu akan keracunan parah<\/strong>. Jadi, bukan masalah \u201cbahan\u201d-nya. Tapi memang metodenya. Beberapa dekade setelahnya, banyak penelitian yang membantah mitos soal MSG ini. Setelah diteliti secara \u201cbenar\u201d, MSG emang aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Food and Drug Administration,<\/em> semacam BPOM milik Amerika sudah mengatakan kalau MSG adalah bahan yang aman untuk dikonsumsi. Lagipula, belum pernah ada kasus, kan, orang <em>nggak<\/em> naik kelas karena kebanyakan makan <em>micin<\/em>? Memangnya pernah ada berita yang berjudul:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 24px;\"><strong>\u201c40% SISWA DI JAKARTA TIDAK LULUS UN KARENA MAKAN LIDI PEDES\u201d<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nggak ada kan?<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itu mah gara-gara dia <em>nggak<\/em> belajar aja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, kalau sekarang, kan, belajar <em>gampang<\/em> banget ya? Pembahasan soal mitos MSG bikin bodoh dan biologi lainnya kayak gini aja bisa kamu nikmatin dari <em>handphone<\/em>. Kalo <em>capek<\/em> baca, kamu bisa nonton video beranimasi lewat <strong><a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\">ruangbelajar<\/a><\/strong> aja. <em>Cihuy!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" width=\"822\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel biologi kelas XI ini membahas pertanyaan dari \u201cApakah micin membuat kita bodoh?\u201d dari sudut pandang sains dan ilmu pengetahuan. Bocoran jawaban: tidak. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":6619,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1741673213:1"]},"categories":[506,511],"tags":[142,31,10,37],"class_list":["post-6619","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-sma-kelas-11","tag-biologi-xi","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel biologi kelas XI ini membahas pertanyaan dari \u201cApakah micin membuat kita bodoh?\u201d dari sudut pandang sains dan ilmu pengetahuan. Bocoran jawaban: tidak. &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-08T20:42:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-11T06:09:16+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin\"},\"author\":{\"name\":\"Kresnoadi\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\"},\"headline\":\"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11\",\"datePublished\":\"2020-06-08T20:42:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T06:09:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin\"},\"wordCount\":1189,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg\",\"keywords\":[\"Biologi XI\",\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Biologi\",\"Biologi SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin\",\"name\":\"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg\",\"datePublished\":\"2020-06-08T20:42:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T06:09:16+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\",\"name\":\"Kresnoadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kresnoadi\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kresnoadi\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel biologi kelas XI ini membahas pertanyaan dari \u201cApakah micin membuat kita bodoh?\u201d dari sudut pandang sains dan ilmu pengetahuan. Bocoran jawaban: tidak. &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2020-06-08T20:42:25+00:00","article_modified_time":"2025-03-11T06:09:16+00:00","author":"Kresnoadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kresnoadi","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin"},"author":{"name":"Kresnoadi","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410"},"headline":"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11","datePublished":"2020-06-08T20:42:25+00:00","dateModified":"2025-03-11T06:09:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin"},"wordCount":1189,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg","keywords":["Biologi XI","Kelas 11","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Biologi","Biologi SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin","name":"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg","datePublished":"2020-06-08T20:42:25+00:00","dateModified":"2025-03-11T06:09:16+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Ruangguru\/compress-baru\/resize\/ezgif.com-resize%20%282%29.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/micin#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Salah Kaprah Soal Micin: Benarkah Micin Bikin Bodoh? | Biologi Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410","name":"Kresnoadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kresnoadi"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kresnoadi"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6619","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6619"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6619\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22517,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6619\/revisions\/22517"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6619"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6619"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6619"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}