{"id":607,"date":"2024-06-11T13:00:00","date_gmt":"2024-06-11T06:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=607"},"modified":"2024-06-12T16:45:48","modified_gmt":"2024-06-12T09:45:48","slug":"pengertian-jenis-dan-contoh-majas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas","title":{"rendered":"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg\" alt=\"Pengertian, jenis, dan Contoh Majas\" width=\"820\" height=\"410\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Di artikel kali ini, blog Ruangguru akan menjelaskan tentang <strong>pengertian majas, jenis, dan contoh-contohnya<\/strong>. Simak penjelasan sampai selesai ya!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDia termasuk tangan kanan Pak Budi\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent; font-size: 1rem;\">Nah, pernah dengar ungkapan seperti itu ngga? Apakah tangan kanan Pak Budi itu sebuah makhluk? Kok disebut dengan \u201cdia\u201d?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam studi kebahasaan, ungkapan \u201ctangan kanan\u201d di atas disebut dengan majas. Hayoo\u2026.kamu masih ingat ngga apa sih majas itu? Kalau ngga salah di kelas 7 dan kelas 12 pernah sedikit disinggung tuh tentang majas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kamu lupa, yuk sama-sama kita belajar lagi tentang majas di artikel ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Majas<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Majas adalah<\/strong> salah satu <span style=\"font-weight: bold;\">bentuk gaya bahasa untuk mendapatkan suasana dalam sebuah kalimat agar semakin hidup<\/span>. Mudahnya, bisa kita pahami bahwa majas itu menjadi ungkapan yang dapat menghidupkan suatu kalimat. Majas melakukan penyimpangan dari makna dari suatu kata yang biasa digunakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya seperti di awal artikel tadi, \u201ctangan kanan\u201d. Tangan kanan jika dilihat dari makna sebenarnya ialah <strong>anggota tubuh manusia<\/strong>. Namun, dalam kalimat \u201cDia termasuk tangan kanan Pak Budi\u201d, maka makna anggota tubuh pun hilang. Makna \u201ctangan kanan\u201d berubah menjadi <strong>orang kepercayaan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-dan-jenis-jenis-konjungsi-antarkalimat\" rel=\"noopener\">Pengertian dan Jenis-Jenis Konjungsi Antarkalimat<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Jenis-Jenis Majas<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis majas yang ada dalam Bahasa Indonesia ada sangat banyak sekali. Tapi, di artikel ini kita akan bahas beberapa saja ya yang sering muncul di pelajaran. Secara umum, kita akan membahas macam-macam majas, di antaranya <strong>majas perbandingan, majas sindiran, majas penegasan, dan majas pertentangan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sudah tahu belum, di Aplikasi belajar Ruangguru, ada fitur Drill Soal yang berisi kumpulan contoh soal latihan beserta pembahasannya, loh. Pas banget kan buat mempersiapkan diri kamu dalam menghadapi ujian nanti. Yuk, klik banner di bawah ini untuk coba fitur Drill Soal!\u00a0<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/drillsoal4\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/roboguru-forum-cdn.ruangguru.com\/image\/c2c1718a-346a-471a-b761-b0a50adcfa50.png\" alt=\"Fitur Drill Soal Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Majas Perbandingan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas perbandingan ini cukup banyak muncul di pelajaran sekolah, lho. Majas perbandingan adalah <span style=\"font-weight: bold;\">majas yang membandingkan atau menyandingkan<\/span> antara satu objek dengan objek lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada pun majas yang termasuk ke dalam majas perbandingan, antara lain alegori, personifikasi, metafora, metonimia, asosiasi, hiperbola, simile, antonomasia, pars pro toto, totem pro parte, dan eufimisme.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Majas Sindiran<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas sindiran adalah majas yang ditujukan untuk <span style=\"font-weight: bold;\">menyatakan sesuatu dengan maksud menyindir<\/span>. Untuk jenis majas sindiran yang paling sering muncul di buku sekolah, seperti majas ironi, sarkasme, sinisme, satire, inuendo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Majas Penegasan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas penegasan adalah majas yang digunakan untuk <span style=\"font-weight: bold;\">menyatakan suatu hal secara tegas<\/span>. Nah, kalau untuk majas penegasan, di artikel ini nanti akan diberikan contoh dari pleonasme, repetisi, retorika, aliterasi, metonomia, simbolik, paralelisme, tautologi, dan kiasmus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Majas Pertentangan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, majas pertentangan adalah\u00a0<strong>majas yang digunakan untuk mengekspresikan suatu hal dengan cara mempertentangkan dengan hal yang lainnya<\/strong>.\u00a0<em>Nah<\/em>, majas pertentangan ini dibagi menjadi majas litotes, antitesis, paradoks, anakronisme, sinekdoke, oksimoron, dan kontradiksi interminus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Majas<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, langsung saja kita masuk ke contoh majas berdasarkan macam-macamnya, seperti yang sudah disebutkan di atas tadi ya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Separator_Latihan_Soal_sejarah-4.png\" alt=\"Separator_Latihan_Soal_sejarah-4\" width=\"820\" height=\"50\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh Majas Perbandingan<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Majas Alegori<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas alegori adalah majas yang menyatakan dengan ungkapan <span style=\"font-weight: bold;\">kiasan atau penggambaran<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas, kadang pula di bawah.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Majas Personifikasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas personifikasi adalah majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">membandingkan antara manusia dengan benda mati<\/span>, seolah-olah benda tersebut memiliki sifat layaknya manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Deburan ombak memecah karang.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Majas Metafora<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas metafora ini merupakan majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">memakai analogi atau perumpamaan<\/span> terhadap dua hal yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Anak itu dikenal sebagai kutu buku di kelasnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Majas Metonimia<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas metonomia ini menyatakan suatu hal dengan <span style=\"font-weight: bold;\">memakai kata lain yang punya keterkaitan<\/span> (misalnya sebuah merek dagang).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Jamaah haji Indonesia pergi ke Makkah menggunakan Garuda.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Majas Asosiasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas asosiasi digunakan untuk <span style=\"font-weight: bold;\">membandingkan perasaan atau emosi<\/span> dengan suatu objek, simbol, atau situasi yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Suara hujan mengingatkanku pada kesegaran dan ketenangan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Majas Hiperbola<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas hiperbola adalah majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan ungkapan yang berlebihan<\/span> dan tidak masuk akal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Dentuman itu menggelegar membelah angkasa.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/majas-perbandingan\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Majas Perbandingan beserta Contohnya<\/a><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">7. Majas Simile<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Majas simile adalah majas yang digunakan untuk membandingkan dua hal yang berbeda, <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan kata &#8216;seperti&#8217; atau &#8216;sebagai&#8217;<\/span>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Kulitnya putih seperti salju.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">8. Majas Antonomasia<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Majas antonomasia biasanya <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> nama atau gelar<\/span> yang mewakili orang atau sesuatu yang lebih spesifik, untuk menyampaikan ide atau perasaan secara implisit.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: &#8220;Bapak Proklamator&#8221; mengacu pada Soekarno sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">9. Majas Pars Pro Toto<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas pars pro toto adalah majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan sebagian unsur\/objek untuk menunjukkan keseluruhan objek<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Dari tadi pagi, ia tak menampakkan batang hidungnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">10. Majas Totem Pro Parte<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas totem pro parte adalah majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">mengungkapkan keseluruhan objek padahal hanya sebagian objek saja<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Indonesia mengalahkan Malaysia dalam pertandingan sepakbola tadi malam.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">11. Majas Eufimisme<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas eufinisme adalah majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan ungkapan lebih halus<\/span> terhadap ungkapan yang dirasa kasar atau merugikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Saat ini sedang dibahas penyesuaian tarif tol.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; font-size: 16px; text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Separator_Latihan_Soal_sejarah-4.png\" alt=\"Separator_Latihan_Soal_sejarah-4\" width=\"820\" height=\"50\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh Majas Sindiran<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">12. Majas Ironi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas sindiran ini digunakan dengan cara menyembunyikan fakta dan <span style=\"font-weight: bold;\">mengatakan hal yang sebaliknya<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Suaranya sangat merdu sekali seperti kaset kusut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">13. Majas Sarkasme<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas sarkasme ini bisa dikatakan sebagai majas <span style=\"font-weight: bold;\">sindiran yang kasar<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Putih benar wajah kamu, sampai bisa aku sendoki bedaknya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">14. Majas Sinisme<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas sinisme ini lebih <span style=\"font-weight: bold;\">bersifat mencemooh atas ide atau pemikiran<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Kamu sudah pintar \u2018kan? Kenapa masih bertanya kepada aku?<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">15. Majas Satire<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas satire adalah gaya bahasa yang mengandung <strong>penolakan, kritik, atau sindiran<\/strong> terhadap suatu gagasan, kebiasaan, atau ideologi. Namun, penyampaiannya <strong>dibalut dengan komedi<\/strong> atau sebagai bahan candaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Ya Tuhan, soal semudah ini saja kamu tidak bisa menyelesaikannya?<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">16. Majas Innuendo<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas innuendo digunakan untuk menyindir seseorang dengan cara <strong>mengecilkan fakta yang ada<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Tak perlu takut, disuntik rasanya hanya seperti digigit semut kecil.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/majas-sindiran\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Majas Sindiran beserta Ciri dan Contohnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; font-size: 16px; text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Separator_Latihan_Soal_sejarah-4.png\" alt=\"Separator_Latihan_Soal_sejarah-4\" width=\"820\" height=\"50\" \/><\/p>\n<p style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; text-align: justify;\">Contoh Majas Penegasan<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">17. Majas Pleonasme<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas pleonasme adalah majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">menambahkan keterangan pada kalimat yang sudah jelas<\/span> (sebenarnya tidak diperlukan).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Dia sudah turun ke bawah.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">18. Majas Repetisi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas repetisi ini merupakan majas <span style=\"font-weight: bold;\">pengulangan kata, frasa, atau klausa<\/span> untuk mempertegas maksudnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Awas, tunggu kedatanganku besok! Tunggu!<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">19. Majas Retorika<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas retorika ini <span style=\"font-weight: bold;\">berbentuk kalimat tanya<\/span>, namun tidak memerlukan jawaban. Tujuan kalimat tanya tersebut sebagai penegasan akan suatu hal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Siapa yang tidak ingin terlahir kaya raya?<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">20. Majas Aliterasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas aliterasi adalah majas yang menggunakan <span style=\"font-weight: bold;\">pengulangan huruf konsonan pada awal kata<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Beli baju biru bersama Budi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">21. Majas Metonomia<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Majas metonomia adalah majas yang menggunakan <span style=\"font-weight: bold;\">kata atau frasa untuk mewakili suatu objek<\/span>. Kata yang digunakan biasanya masih terkait dengan objek tersebut.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Yonas dikenal sebagai anak kutu buku di sekolahnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">22. Majas Simbolik<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Majas simbolik adalah majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan simbol atau lambang<\/span> untuk mengekspresikan suatu ide atau perasaan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Mawar merah simbol dari cinta yang romantis.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">23. Majas Paralelisme<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Majas paralelisme adalah majas penegasan yang <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan pengulangan kata<\/span>. Pengulangan ini memiliki struktur, ritme, atau gaya yang sama untuk menekankan ide atau perasaan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Siang hari adalah untuk bekerja, malam hari adalah untuk beristirahat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">24. Majas Tautologi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas tautologi adalah gaya bahasa berupa <strong>pengulangan gagasan, pernyataan, atau kata-kata secara berlebihan<\/strong> dan tidak perlu. Majas tautologi merupakan contoh dari redundansi bahasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Saya percaya, yakin, dan mengimani kalau Tuhan selalu bersama kita.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">25. Majas Kiasmus<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas kiasmus merupakan gaya bahasa yang berisi <strong>pengulangan<\/strong>, <strong>sekaligus kebalikan (invers)<\/strong> dari susunan antar kata dalam satu kalimat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Sering ditemukan dalam keseharian kita, orang pandai merasa dirinya bodoh, namun orang bodoh merasa dirinya pandai.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/majas-penegasan\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Majas Penegasan beserta Ciri dan Contohnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; font-size: 16px; text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Separator_Latihan_Soal_sejarah-4.png\" alt=\"Separator_Latihan_Soal_sejarah-4\" width=\"820\" height=\"50\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; font-size: 20px; text-align: justify;\">Contoh Majas Pertentangan<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">26. Majas Litotes<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas litotes merupakan majas yang\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan ungkapan penurunan kualitas<\/span>\u00a0untuk merendahkan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Silakan datang ke gubukku yang kumuh.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">27. Majas Antitesis<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Majas antitesis adalah majas yang <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan dua kata berlawanan<\/span> untuk mengungkapkan suatu pertentangan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Dia adalah cahaya dalam kegelapan, juga bayangan dalam cahaya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">28. Majas Paradoks<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Majas paradoks adalah\u00a0<strong>majas yang mengandung pertentangan antara kenyataan dengan fakta yang ada<\/strong>, tapi pada kenyataannya mengandung kebenaran.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Daerah ini tandus, tetapi penduduknya makmur.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">29. Majas Anakronisme<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas anakronisme adalah majas yang mengandung <strong>ketidaksesuaian antara suatu peristiwa dengan waktu seharusnya<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Di zaman sekarang, bayi baru lahir sudah bisa mencari uang.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">30. Majas Sinekdoke<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas sinekdoke adalah gaya bahasa yang <strong>menyebutkan sebagian untuk seluruh bagian, atau sebaliknya<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Semua mata tertuju padaku, membuatku gugup selama pertunjukan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">31. Majas Oksimoron<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas oksimoron adalah gaya bahasa yang <strong>mengandung kata-kata berlawanan dalam satu kalimat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Kini, di hatiku bercampur baur antara perasaan cinta dan benci.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">32. Majas Kontradiksi Interminus<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas kontradiksi interminus adalah gaya bahasa yang <strong>mengandung sangkalan dari pernyataan yang sudah dijelaskan sebelumnya<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>: Semua peserta lomba sudah siap, kecuali perempuan itu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/majas-pertentangan\" rel=\"noopener\">Pahami Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Majas Pertentangan<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itu tadi penjelasan singkat tentang <strong>pengertian, jenis-jenis, dan contoh macam-macam majas<\/strong> yang umumnya keluar pada pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buat kamu yang merasa bingung atau sulit buat jawab soal, coba tanya ke roboguru deh. Fitur roboguru bisa bantu kamu membahas soal hanya dengan mengirimkan foto soal yang menurut kamu sulit. Coba sekarang juga, <strong>GRATIS<\/strong>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/8b4612fa-3a65-4f41-b9c6-497f89f457ad.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog Roboguru Ruangguru 2022\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Majas. id.wikipedia.org (daring). Tautan: https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Majas<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Zaimar, Okke.K.S. Gaya Bahasa. staff.ui.ac.id (daring). Tautan: https:\/\/staff.ui.ac.id\/system\/files\/users\/okke.ksz\/publication\/gayabahasa.okz.pdf<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: left;\">Sumber Gambar:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Gambar &#8216;Notebook with Pen&#8217;. Fotografer: Alina Vilchenko [Daring]. Tautan: https:\/\/www.pexels.com\/photo\/close-up-photo-of-notebook-with-pen-3363098\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di artikel kali ini, blog Ruangguru akan menjelaskan tentang pengertian majas, jenis, dan contoh-contohnya. Simak penjelasan sampai selesai ya! &#8212; \u201cDia termasuk tangan kanan Pak Budi\u201d Nah, pernah dengar ungkapan seperti itu ngga? Apakah tangan kanan Pak Budi itu sebuah makhluk? Kok disebut dengan \u201cdia\u201d? Dalam studi kebahasaan, ungkapan \u201ctangan kanan\u201d di atas disebut dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":607,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg"],"_edit_lock":["1718185408:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Yuk, sama-sama kita cari tahu penjelasan lengkap tentang majas atau gaya bahasa meliputi pengertian, jenis, dan contoh majas di artikel berikut ini."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2023-02-09","2023-12-11"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-607","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di artikel kali ini, blog Ruangguru akan menjelaskan tentang pengertian majas, jenis, dan contoh-contohnya. Simak penjelasan sampai selesai ya! &#8212; \u201cDia termasuk tangan kanan Pak Budi\u201d Nah, pernah dengar ungkapan seperti itu ngga? Apakah tangan kanan Pak Budi itu sebuah makhluk? Kok disebut dengan \u201cdia\u201d? Dalam studi kebahasaan, ungkapan \u201ctangan kanan\u201d di atas disebut dengan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-11T06:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-12T09:45:48+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\"},\"author\":{\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\"},\"headline\":\"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap!\",\"datePublished\":\"2024-06-11T06:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-12T09:45:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\"},\"wordCount\":1483,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\",\"name\":\"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg\",\"datePublished\":\"2024-06-11T06:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-12T09:45:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\",\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Di artikel kali ini, blog Ruangguru akan menjelaskan tentang pengertian majas, jenis, dan contoh-contohnya. Simak penjelasan sampai selesai ya! &#8212; \u201cDia termasuk tangan kanan Pak Budi\u201d Nah, pernah dengar ungkapan seperti itu ngga? Apakah tangan kanan Pak Budi itu sebuah makhluk? Kok disebut dengan \u201cdia\u201d? Dalam studi kebahasaan, ungkapan \u201ctangan kanan\u201d di atas disebut dengan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-06-11T06:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-06-12T09:45:48+00:00","author":"Tedy Rizkha Heryansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Tedy Rizkha Heryansyah","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas"},"author":{"name":"Tedy Rizkha Heryansyah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2"},"headline":"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap!","datePublished":"2024-06-11T06:00:00+00:00","dateModified":"2024-06-12T09:45:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas"},"wordCount":1483,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas","name":"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg","datePublished":"2024-06-11T06:00:00+00:00","dateModified":"2024-06-12T09:45:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kumpulan%20Aset%20Buatan%20Sendiri-1.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2","name":"Tedy Rizkha Heryansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tedy Rizkha Heryansyah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/607","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=607"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/607\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18419,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/607\/revisions\/18419"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/607"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}