{"id":5950,"date":"2025-02-18T14:00:28","date_gmt":"2025-02-18T07:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=5950"},"modified":"2025-02-19T15:50:28","modified_gmt":"2025-02-19T08:50:28","slug":"interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11","title":{"rendered":"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis &#038; Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><strong><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png\" alt=\"interferensi cahaya\" \/><\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/fisika\/fisika-sma-kelas-11\">Artikel Fisika kelas 11<\/a><\/strong> ini menjelaskan tentang konsep dan jenis-jenis interferensi cahaya. Yuk, kita pelajari bersama!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hai, guyss, siapa di antara kamu yang pernah bikin gelembung dari sabun waktu mandi? Ayo ngakuuu\u2026 Nah, kalau pernah, pasti kamu melihat ada warna seperti warna pelangi di gelembung sabunnya, kan? Atau, apa kamu pernah melihat pola terang gelap dari cahaya saat menyinari celah sempit dengan senter?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata kedua peristiwa ini ada hubungannya dengan Fisika loh. Fenomena itu dapat terjadi, salah satunya karena adanya interferensi cahaya, guys. Wah apa tuh interferensi cahaya? Yuk, kita kenalan dulu!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa yang Dimaksud dengan Interferensi Cahaya?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Interferensi cahaya <\/strong>adalah keadaan saat <strong>dua gelombang cahaya atau lebih berpadu dan membentuk gelombang cahaya gabungan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syarat terjadinya interferensi cahaya ini adalah gelombang-gelombang cahayanya berasal dari sumber yang <strong>koheren<\/strong>, <strong>sehingga, amplitudo, panjang gelombang, dan frekuensi yang sama, serta beda fase yang selalu tetap<\/strong>.<\/p>\n<div><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Interferensi%20Cahaya%20Pengertian,%20Jenis,%20dan%20Penjelasan%20Konsep%20%7C%20Fisika%20Kelas%2011-2.jpeg\" alt=\"Thomas Young\" width=\"600\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sini kita akan ngebahas interferensi celah ganda yang ditemukan oleh Young dan interferensi pada lapisan tipis ya! Kita bahas satu persatu, yukk!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Interferensi Celah Ganda Young<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertama-tama, <strong>cahaya melewati satu celah<\/strong>. Selanjutnya, <strong>cahaya melewati dua celah sempit<\/strong>. Saat cahaya melewati dua celah sempit, <strong>gelombang cahaya akan saling berpadu dan membentuk gelombang cahaya gabungan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini disebabkan karena gelombang-gelombangnya menempuh panjang lintasan yang berbeda. Nah, perbedaan panjang lintasan ini mengakibatkan gelombang-gelombang mengalami perbedaan fase dan menciptakan pola interferensi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/gelombang-berjalan-dan-gelombang-berdiri\">Perbedaan Gelombang Berjalan dan Gelombang Berdiri<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Interferensi Konstruktif dan Destruktif<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbedaan fase ini ada yang saling menguatkan, sehingga menghasilkan interferensi konstruktif, dan ada yang saling melemahkan, sehingga menghasilkan interferensi destruktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, supaya lebih jelas, lihat gambar ini dulu, deh<em>.<\/em><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Interferensi%20Cahaya%20Pengertian,%20Jenis,%20dan%20Penjelasan%20Konsep%20%7C%20Fisika%20Kelas%2011-3.jpeg\" alt=\"interferensi konstruktif dan destruktif\" width=\"600\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, interferensi konstruktif dan destruktif ini ternyata akan menghasilkan dua pola yang berbeda, yaitu terang dan gelap.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Skema Eksperimen Young<\/span><\/h3>\n<div><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/skema%20eksperimen%20young1.jpg\" alt=\"skema eksperimen young\" width=\"600\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<p>Interferensi cahaya juga punya rumus, lohh<em>.<\/em><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Interferensi%20Cahaya%20Pengertian,%20Jenis,%20dan%20Penjelasan%20Konsep%20%7C%20Fisika%20Kelas%2011-Oct-06-2020-02-50-06-50-AM.jpeg\" alt=\"konstruksi geometris celah ganda young\" width=\"600\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, kalau kamu lihat pada gambar di atas, S1 (sinar 1) dan S2 (sinar 2) dipisahkan oleh jarak (d). Untuk mencapai titik P (paling atas di layar), S2 harus menempuh lintasan yang lebih panjang daripada S1. Di sini terbentuk suatu sudut antara sinar ke layar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, ingat beda lintasan berpengaruh terhadap fase dan juga interferensi cahaya. Karena perbedaan fase antargelombang akan menghasilkan kelipatan genap atau ganjil yang akan menentukan jenis interferensi itu sendiri. Jadi, bisa disimpulkan rumus beda lintasannya, yaitu <strong>d sin \u03b8<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau hasil beda lintasannya adalah nol atau kelipatan bulat lainnya dari panjang gelombang, berarti terjadi <strong>interferensi konstruktif<\/strong>, sehingga kondisi yang terlihat pada layar adalah terang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetapi, jika hasil beda lintasannya adalah kelipatan ganjil dari setengah panjang gelombang (\u03bb\/2, 3\u03bb\/2, 5\u03bb\/2, &#8230; ), berarti terjadi <strong>interferensi destruktif<\/strong>, sehingga kondisi layar akan menjadi gelap.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resonansi-bunyi\">Resonansi Bunyi: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Rumus Interferensi Konstruktif dan Destruktif<\/span><\/h3>\n<div><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20interferensi%20cahaya%20pada%20lapisan%20tipis..jpg\" alt=\"rumus interferensi cahaya pada lapisan tipis\" width=\"600\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<p><strong>Contoh soal:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Seberkas cahaya melewati dua celah sempit dengan jarak 0,5 mm. Dua celah tersebut diletakkan 2 m dari sebuah layar. Jika panjang gelombang 650 nm, maka jarak dua garis terang yang berdekatan adalah \u2026 (1 nm = 10<sup>-9<\/sup> <span style=\"background-color: transparent;\">m).<\/span><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p>Diketahui:<\/p>\n<p>d = 0,5 mm = 5 x 10<sup>-4<\/sup> m<\/p>\n<p>L = 2 m<\/p>\n<div>\u03bb = 650 nm = 650 x 10<sup>-9<\/sup> m<\/div>\n<div><\/div>\n<p>Ditanya:<\/p>\n<p>p = \u2026.<\/p>\n<p>Jawab:<\/p>\n<p>p = \u03bbL \/ d<\/p>\n<p>p = (650 x 10<sup>-9 <\/sup>m x 2 m) \/ 5 x 10<sup>-4<\/sup> m<\/p>\n<p>p = 130 x 10<sup>-9<\/sup> m x 2 \/ 10<sup>-4<\/sup><\/p>\n<p>p = 2,6 x 10<sup>-3<\/sup> m<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Pada suatu eksperimen interferensi celah ganda young, jika jarak antara dua celahnya 0,6 mm, jarak antara garis gelap ketiga ke terang pusat menghasilkan jarak 4 mm. Berapakah panjang gelombang tersebut jika jarak layar dengan celah 1,5 m \u2026.<\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p>Diketahui:<\/p>\n<p>d = 0,6 mm = 6 x 10<sup>-4<\/sup> m<\/p>\n<p>p = 4 mm = 4 x 10<sup>-3<\/sup> m<\/p>\n<p>m = 3<\/p>\n<p>L = 1,5 m<\/p>\n<p>Ditanya:<\/p>\n<p>Panjang gelombang \u03bb &#8230;<\/p>\n<p>Jawab:<\/p>\n<p>d p \/ L = (m &#8211; \u00bd)\u00a0\u03bb<\/p>\n<p>(6 x 10<sup>-4<\/sup> m) x (4 x 10<sup>-3<\/sup> m) \/ 1,5 m = ( 3 &#8211; \u00bd)\u00a0\u03bb<\/p>\n<p>34 x 10<sup>-7<\/sup> \/ 1,5 = ( 3 &#8211; \u00bd)\u00a0\u03bb<\/p>\n<p>16 x 10<sup>-7<\/sup> m = 5\/2\u00a0\u03bb<\/p>\n<div>\u03bb = 16 x 10<sup>-7 <\/sup>x 2 \/ 5 m<\/div>\n<div>\u03bb = 6,4 x 10<sup>-7<\/sup> m<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Interferensi pada Lapisan Tipis<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kamu masih ingat kan dengan kasus warna pelangi pada gelembung sabun di awal tadi? Hal tersebut, terjadi karena adanya interferensi cahaya, yaitu pada lapisan yang tipis.<\/p>\n<div><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Interferensi%20Cahaya%20Pengertian,%20Jenis,%20dan%20Penjelasan%20Konsep%20%7C%20Fisika%20Kelas%2011-4.jpeg\" alt=\"interferensi pada lapisan tipis\" width=\"600\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cahaya yang dipantulkan dari dalam gelembung <strong>harus bergerak lebih jauh daripada cahaya yang dipantulkan dari luar<\/strong> atau permukaan gelembung. Nah, di kondisi seperti ini, mereka saling mengganggu dan memperkuat cahaya putih, sehingga terbentuk deh warna-warna indah seperti pelangi yang berputar-putar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenarnya, munculnya warna pelangi ini juga terjadi karena adanya <strong>difraksi<\/strong> yang menyebabkan cahaya polikromatik. Cahaya polikromatik itu masuk ke medium yang berbeda panjang gelombangnya dan mengalami indeks refraksi atau pembiasan yang berbeda-beda juga. Alhasil, sudut pembelokannya juga berbeda sehingga muncul deh warna pelangi. Tapi, disisi lain warna-warna ini menampilkan pola terang dan gelap karena adanya beda panjang lintasan dari berkas gelombang cahaya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penerapan-hukum-bernoulli\">Penerapan Hukum Bernoulli dalam Kehidupan Sehari-hari<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita bisa lihat dari gambar di atas sinar jatuh di selaput tipis dengan tebal d, di lapisan atas cahaya dipantulkan dan sebagian dibiaskan, kemudian dipantulkan lagi oleh lapisan bawah. Sinar di lintasan atas dan bawah saling berinterferensi tergantung selisih jarak lintasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita juga bisa mengenal lebih dalam fakta menarik tentang interferensi di lapisan tipis ini. Jadi, gelombang yang merambat dari indeks bias (n) n1 ke n2 mengalami perubahan fase 180\u1d52 saat n2 &gt; n1 dan tidak ada perubahan fase jika n2 &lt; n1.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena perubahan fase, interferensi konstruktif terjadi jika kedua sinar S1 dan S2 menghasilkan beda lintasan <strong>(2nd cos r)<\/strong> yang sama dengan kelipatan bulat dari setengah panjang gelombang (\u03bb). Sementara itu, interferensi bersifat destruktif terjadi jika hasil lintasan kedua sinar sama dengan kelipatan bulat dari panjang gelombang (\u03bb).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Rumus Interferensi Cahaya pada Lapisan Tipis<\/span><\/h3>\n<div><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Interferensi%20Cahaya%20Pengertian,%20Jenis,%20dan%20Penjelasan%20Konsep%20%7C%20Fisika%20Kelas%2011.jpeg\" alt=\"rumus interferensi cahaya pada lapisan tipis\" width=\"600\" \/><\/div>\n<div><\/div>\n<p><strong>Contoh soal:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Lapisan tipis gelembung sabun memiliki indeks bias 4\/3 disinari cahaya dengan arah tegak lurus pada lapisannya. Jika panjang gelombang 6000 \u00c5,<span style=\"background-color: transparent;\"> tebal minimum lapisan gelembung sabun itu agar terjadi interferensi konstruktif pertama (agar m = 0) adalah \u2026.<\/span><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p>Diketahui:<\/p>\n<p>n = 4\/3<\/p>\n<p>\u03bb = 6000\u00a0\u00c5<\/p>\n<p>Ditanya:<\/p>\n<p>d = &#8230;<\/p>\n<p>Jawab:<\/p>\n<p>2nd cos r = (m + \u00bd) \u03bb<\/p>\n<p>2nd cos 0<sup>o <\/sup>= ( 0 + \u00bd ) \u03bb<\/p>\n<p>2 x 4\/3 x d x 1 = \u00bd \u03bb<\/p>\n<p>8\/3 d = \u00bd x 6000<\/p>\n<p>d = 9000\/8<\/p>\n<p>d = 1125\u00a0\u00c5<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Sinar monokromatik dengan tebal 2,5 x 10<sup>-4<\/sup> mm , arah sinar vertikal di selaput minyak dengan indeks biasnya 1,2. panjang gelombang dalam \u00c5 di lapisan minyak agar terjadi pelemahan sinar pertama (agar m = 0) adalah\u2026.<\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p>Diketahui:<\/p>\n<p>d = 2,5 x 10<sup>-4<\/sup> mm = 2,5 x 10<sup>-7<\/sup><\/p>\n<p>n = 1,2<\/p>\n<p>r = 0<\/p>\n<p>Ditanya:<\/p>\n<p>\u03bb = \u2026.<\/p>\n<p>Jawab:<\/p>\n<p>\u03bb = 2 n d cos r \/ m<\/p>\n<p>\u03bb = 2 x 1,2 ( 2,5 x 10<sup>-7<\/sup>) \/1<\/p>\n<p>\u03bb = 6 x 10<sup>-7<\/sup> m atau 6000\u00a0\u00c5<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia\">Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, gimana nih, sudah lebih paham kan tentang interferensi cahaya? Interferensi yang tadi kita bahas ada dua ya, yaitu interferensi celah ganda atau kita kenal sebagai interferensi celah ganda Young dan interferensi pada lapisan tipis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, seperti yang sudah kamu tahu juga, fenomena terciptanya warna seperti warna pelangi di dalam gelembung sabun merupakan akibat dari peristiwa inteferensi cahaya pada lapisan tipisnya, yang kita ketahui juga ternyata ada peristiwa refraksi di sana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menarik ya belajar Fisika, bisa kita lihat contohnya dalam kehidupan sehari-hari juga!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kak Efira adalah Master Teacher Saintek di Ruangguru. Kesukaannya adalah mendengarkan musik dan mereview blog. Nah, kamu bisa loh belajar materi-materi saintek dengan lebih seru kayak gini di <strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><\/strong>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenapa bisa seru? Soalnya, materinya langsung diajar oleh Master Teacher yang berpengalaman, asik, dan mudah dimengerti. Eits, nggak hanya itu aja, ada juga latihan soal yang lengkap serta video pembahasannya yang bisa kamu download, lho.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tunggu apa lagi, buruan langganan sekarang juga, ya!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a2dbab8e-e903-4b70-ae04-39ff5807647e.jpg\" alt=\"CTA ruangbelajar\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>\u2018Konsep Difraksi dan Interferensi Cahaya\u2019, Kemendikbud, belajar.kemendikbud.go.id (daring). Tautan: https:\/\/sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id\/sumberbelajar\/tampil\/Difraksi-dan-Interferensi-Cahaya-2016-2016\/menu3.html (diakses 17 September 2020)<\/p>\n<p>\u2018<em>Interference<\/em>\u2019, Abramowitz, Davidson, (daring). Tautan: https:\/\/www.olympus-lifescience.com\/en\/microscope-resource\/primer\/lightandcolor\/interference\/ (diakses 24 September 2020)<\/p>\n<p>\u2018<em>Interference Phenomena in Soap Bubbles<\/em>\u2019, Parry-Hill, Davidson, (daring). Tautan: https:\/\/micro.magnet.fsu.edu\/primer\/java\/interference\/soapbubbles\/ (diakses 24 September 2020)<\/p>\n<p>\u2018<em>Interference of Light Waves<\/em>\u2019, www.nd.edu, (daring). Tautan: https:\/\/www.nd.edu\/~amoukasi\/CBE30361\/Useful%20files\/Interference%20of%20Light%20Waves.pdf (diakses 24 September 2020)<\/p>\n<p><strong>Sumber Foto:<\/strong><\/p>\n<p>Pustekkom Kemendikbud 2016, Tautan: https:\/\/sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id\/file_storage\/t2016\/k42_49\/media\/gbrmateri3.png (diakses 24 September 2020)<\/p>\n<p>Pustekkom Kemendikbud 2016, Tautan: https:\/\/sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id\/file_storage\/t2016\/k42_49\/media\/gb3.jpg (diakses 24 September 2020)<\/p>\n<p>Photo By www.nd.edu, Tautan: https:\/\/www.nd.edu\/~amoukasi\/CBE30361\/Useful%20files\/Interference%20of%20Light%20Waves.pdf (diakses 24 September 2020)<\/p>\n<p>Thomas Young. Mezzotint by G. R. Ward, 1855, after Sir T. Lawrence. Credit: Wellcome Collection. Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Fisika kelas 11 ini menjelaskan tentang konsep dan jenis-jenis interferensi cahaya. Yuk, kita pelajari bersama! &#8212; &nbsp; Hai, guyss, siapa di antara kamu yang pernah bikin gelembung dari sabun waktu mandi? Ayo ngakuuu\u2026 Nah, kalau pernah, pasti kamu melihat ada warna seperti warna pelangi di gelembung sabunnya, kan? Atau, apa kamu pernah melihat pola [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":5950,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1739954888:1"],"_wp_old_date":["2020-10-09"],"_aioseo_title":["Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis &amp; Penjelasan Konsepnya"],"_aioseo_description":["Pernah melihat warna pelangi dalam gelembung sabun? Fenomena itu terjadi karena interferensi cahaya, loh. Yuk, ketahui apa itu interferensi cahaya dan rumusnya!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[513,518],"tags":[127,31,10,37],"class_list":["post-5950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-sma-kelas-11","tag-fisika-xi","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis &amp; Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis &amp; Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Fisika kelas 11 ini menjelaskan tentang konsep dan jenis-jenis interferensi cahaya. Yuk, kita pelajari bersama! &#8212; &nbsp; Hai, guyss, siapa di antara kamu yang pernah bikin gelembung dari sabun waktu mandi? Ayo ngakuuu\u2026 Nah, kalau pernah, pasti kamu melihat ada warna seperti warna pelangi di gelembung sabunnya, kan? Atau, apa kamu pernah melihat pola [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-18T07:00:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-19T08:50:28+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kak Efira MT Saintek\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kak Efira MT Saintek\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11\"},\"author\":{\"name\":\"Kak Efira MT Saintek\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c5f9aaec46fd8981d912f0560fd5441d\"},\"headline\":\"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis &#038; Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11\",\"datePublished\":\"2025-02-18T07:00:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-19T08:50:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11\"},\"wordCount\":1309,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png\",\"keywords\":[\"Fisika XI\",\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Fisika\",\"Fisika SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11\",\"name\":\"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis & Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png\",\"datePublished\":\"2025-02-18T07:00:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-19T08:50:28+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis &#038; Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c5f9aaec46fd8981d912f0560fd5441d\",\"name\":\"Kak Efira MT Saintek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kak Efira MT Saintek\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kak-efira-mt-saintek\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis & Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis & Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel Fisika kelas 11 ini menjelaskan tentang konsep dan jenis-jenis interferensi cahaya. Yuk, kita pelajari bersama! &#8212; &nbsp; Hai, guyss, siapa di antara kamu yang pernah bikin gelembung dari sabun waktu mandi? Ayo ngakuuu\u2026 Nah, kalau pernah, pasti kamu melihat ada warna seperti warna pelangi di gelembung sabunnya, kan? Atau, apa kamu pernah melihat pola [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-02-18T07:00:28+00:00","article_modified_time":"2025-02-19T08:50:28+00:00","author":"Kak Efira MT Saintek","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kak Efira MT Saintek","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11"},"author":{"name":"Kak Efira MT Saintek","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c5f9aaec46fd8981d912f0560fd5441d"},"headline":"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis &#038; Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11","datePublished":"2025-02-18T07:00:28+00:00","dateModified":"2025-02-19T08:50:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11"},"wordCount":1309,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png","keywords":["Fisika XI","Kelas 11","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Fisika","Fisika SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11","name":"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis & Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png","datePublished":"2025-02-18T07:00:28+00:00","dateModified":"2025-02-19T08:50:28+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7aee849d-17f2-4745-bd97-2ed6a0854052.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/interferensi-cahaya-pengertian-jenis-dan-penjelasan-konsep-fisika-kelas-11#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Interferensi Cahaya: Pengertian, Jenis &#038; Penjelasan Konsepnya | Fisika Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c5f9aaec46fd8981d912f0560fd5441d","name":"Kak Efira MT Saintek","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kak Efira MT Saintek"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kak-efira-mt-saintek"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5950"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5950\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22207,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5950\/revisions\/22207"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5950"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}