{"id":5551,"date":"2024-10-23T08:00:00","date_gmt":"2024-10-23T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=5551"},"modified":"2024-11-06T14:26:14","modified_gmt":"2024-11-06T07:26:14","slug":"apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme","title":{"rendered":"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png\" alt=\"Merkantilisme\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sistem ekonomi merkantilisme lahir di Eropa sebagai dampak dari Renaissance. Lalu, apa pengertian, latar belakang, dan dampak dari merkantilisme? Simak penjelasannya di<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tag\/sejarah-xi\"> Artikel Kelas 11<\/a><\/strong> berikut ini!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah <\/span><em>gak sih<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu bertanya, kenapa kerajaan seperti Inggris, Prancis, dan Spanyol dulu pergi menjelajah dan mendirikan koloni baru? Jika jawabanmu \u201cpetualangan dan tantangan\u201d, maka kamu benar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, petualangan yang mereka lakukan itu bukan sekadar petualangan untuk jalan-jalan atau melancong ke daerah baru, melainkan ada misi lainnya! Wah, misi apa ya itu?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sssst sini aku bisikin. Salah satu misinya adalah, ingin menambah kekayaan negara!\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waww. Misi inilah yang kemudian membuat kerajaan-kerajaan di Eropa memiliki sebuah sistem ekonomi yang bernama merkantilisme. Terus apa sih pengertian dari merkantilisme?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mercantilism.jpg\" alt=\"Gambaran Merkantilisme\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Ilustrasi Mother Country dan Koloninya (cnx.org)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Pengertian Merkantilisme<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inget aja deh, kata merkantilisme berasal dari bahasa Inggris, <\/span><em>guys<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu \u2018<\/span><em><strong>merchant<\/strong><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang artinya <\/span><strong>pedagang<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi dapat disimpulkan, <\/span><strong>merkantilisme <\/strong>adalah<strong> sebuah paham ekonomi<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">(bisa disebut juga sebagai sistem atau kebijakan ekonomi) untuk <\/span><strong>meningkatkan kekayaan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> suatu bangsa yang perekonomiannya diatur oleh pemerintah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merkantilisme digunakan oleh negara-negara Eropa seperti Prancis, Spanyol, Inggris, Italia, Portugal, Belanda, dan Jerman pada sekitar<\/span> <strong>abad ke-16 hingga abad ke-18<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Para penganut merkantilisme percaya, kalau ukuran kemajuan suatu negara ditentukan oleh <\/span><strong>jumlah logam mulia<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">yang mereka miliki. Logam mulia yang dimaksud adalah emas dan perak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, logam mulia ini bisa didapatkan dengan cara melakukan <\/span><strong>perdagangan dengan negara lain<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Tapi, pada praktik merkantilisme, kegiatan <\/span><strong>impor harus lebih sedikit<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">dari kegiatan <\/span><strong>ekspor<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alasannya adalah, kalau nilai ekspor lebih besar daripada impor, maka perdagangan internasional yang dilakukan oleh suatu negara akan mengalami keuntungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem merkantilisme berjalan dengan skema dimana kerajaan disebut sebagai <\/span><b>\u201c<\/b><em><strong>Mother Country<\/strong><\/em><b>\u201d <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">atau negara induk. Negara induk ini akan mengontrol semua perdagangan di koloni atau wilayah yang mereka duduki. Dalam hal ini, koloni dilarang untuk berdagang dengan koloni lain atau kerajaan lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Intinya mah, si negara induk melakukan\u00a0<strong>monopoli perdagangan\u00a0<\/strong>bagi daerah koloninya ya,\u00a0<em>guys<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/merchantilism%20scheme.jpg\" alt=\"Skema merkantilisme\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><em>Skema Merkantilisme (Sumber: Youtube.com, saluran: Teach Social Studies)<\/em><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Tujuan Merkantilisme<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi dapat disimpulkan kalau <\/span><strong>sistem ekonomi merkantilisme ini bertujuan untuk memperkuat kekayaan sebuah negara<\/strong><b>, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">caranya dengan mengumpulkan emas, perak, serta memonopoli perdagangan luar negeri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alasannya, jika sebuah kerajaan mempunyai kekayaan berlimpah, kerajaan tersebut bisa melakukan apa saja, misalnya berperang dan mempertahankan daerah, riset untuk iptek, memajukan kebudayaannya, atau membuat koloni baru di tempat lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana, udah kebayang ya pengertian dan tujuan dari merkantilisme? Tapi, kok bisa sih sistem merkantilisme ini terjadi? Langsung aja yuk simak latar belakang dari merkantilisme.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Latar Belakang Merkantilisme<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu ingat materi tentang Renaisans, kan? Kalo lupa, boleh baca-baca dulu deh nih artikel tentang Renaisans.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/renaissance-eropa-menuju-masa-kebangkitan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejarah Renaissance (Renaisans): Pengertian, Faktor, Tokoh, &amp; Pengaruhnya | Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, selama era <\/span><strong>Renaisans<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, mulai bangkit kepercayaan terhadap kemampuan manusia. Intelektualisme juga semakin berkembang. Secara otomatis, manusia pada era tersebut juga mulai <\/span><strong>serius memikirkan tentang kesejahteraan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pondasinya didasari oleh kekayaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, peran negara sangat dibutuhkan agar kehidupan masyarakatnya meningkat, mulai dari perekonomian, sosial, hingga politik. Caranya gimana? Salah satunya adalah dengan <\/span><strong>perdagangan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0 Dalam hal ini, negara mendorong rakyatnya untuk aktif dalam berdagang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, mulai deh tuh timbul kesadaran bahwa barang yang jumlahnya terbatas dan bernilai tinggi yang menjadi incaran untuk <\/span><strong>dikumpulkan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Barang yang dimaksud adalah<\/span> <strong>logam mulia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang udah kita bahas di atas, ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terus, negara juga mulai memiliki kesadaran untuk <\/span><strong>melindungi dan mendukung perdagangan luar negeri<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, terutama dalam membuat kebijakan-kebijakan yang mendorong kegiatan ekspor. Secara tidak langsung, negara memiliki <\/span><strong>peran yang besar<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">selama menjalankan sistem merkantilisme ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>Mau belajar lebih dalam tentang topik Peristiwa Penting di Eropa? Kamu boleh\u00a0<em>lho\u00a0<\/em>tanya-tanya sama guru kece dari <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/sejarah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ruangguru Privat Sejarah<\/a><\/strong>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\" https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6ed2fe9f-c80a-4e5a-9cfa-d92dfcbab67b.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Tokoh-Tokoh Merkantilisme<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi <\/span><em>guys<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, tercetusnya konsep merkantilisme sebenarnya ga muncul gitu aja. Sejak abad ke-14, sudah ada beberapa tokoh dan ilmuwan yang mencetuskan teori ekonomi yang beririsan dengan merkantilisme.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa dibilang, pemikiran mereka inilah yang kemudian menjadi landasan dari terciptanya merkantilisme. Pemikiran siapa aja sih emang? Nah, langsung aja yuk, kita simak tokoh-tokoh merkantilisme!<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ac173867-8688-4c59-9c4c-fccd0e04393c.png\" alt=\"Jean-Baptise Colbert \" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1) Jean Bodin<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jean Bodin adalah seorang ilmuwan Prancis. Sebenarnya ia dikenal karena memiliki toleransi yang tinggi terkait perbedaan agama. Tapi, dia juga mencetuskan teori tentang uang dan harga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Bodin, ada lima faktor nih yang menyebabkan naiknya harga barang, yaitu melimpahnya logam mulia, monopoli, pola hidup mewah, ekspor-impor, dan penurunan nilai mata uang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2) Thomas Mun<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Thomas Mun dikenal sebagai seorang penulis Inggris di bidang ekonomi. Teorinya yang terkenal adalah tentang neraca perdagangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, pernyataan tentang ekspor yang harus lebih banyak dari impor, itu idenya Mun yang tercantum dalam <\/span><em>A Discourse of Trade, from England to the East Indies.\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Mun juga percaya bahwa kepemilikan emas merupakan tolak ukur paling utama bagi kekayaan suatu negara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3) Jean Baptiste Colbert<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jean Baptiste Colbert adalah seorang pengawas keuangan dan sekretaris negara Prancis, pada masa pemerintahan Raja Louis XVI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Colbert bertanggung jawab terhadap pengembangan perdagangan, industri dan angkatan laut pedagang, memodernisasi Paris, serta mendukung kemajuan baru dalam ilmu pengetahuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makannya, gak heran kalau pada masa itu Prancis sudah berhasil menjadi salah satu negara dengan kekuatan dominan di Eropa.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>4) Antonio Serra<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Antonio Serra dikenal sebagai seorang ekonom asal Italia. Menurutnya, ada empat faktor penting yang dapat dilakukan dalam mensejahterakan suatu negara, yaitu kapasitas produksi industri, keterampilan yang dimiliki masyarakat, perdagangan, dan kebijakan pemerintah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keliatan kan <\/span><em>guys<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, pemikiran dan teori dari empat tokoh barusan <\/span><em>relate<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">banget sama konsep merkantilisme yang udah kita bahas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Ciri-Ciri Merkantilisme<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, setelah kamu mengetahui pengertian, tujuan, latar belakang, dan tokoh-tokoh dari merkantilisme, sekarang simak ciri-ciri dari merkantilisme, yuk! Berikut beberapa ciri-ciri merkantilisme:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1) Mengumpulkan logam mulia sebanyak-banyaknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2) Melakukan perdagangan luar negeri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">3) Mencari keuntungan dari perdagangan sebanyak-banyaknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">4) Menciptakan koloni di luar negeri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">5) Meningkatkan ekspor, tapi melarang ekspor logam mulia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">6) Negara berperan mengatur dan mengawasi perekonomian.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri merkantilisme barusan akhirnya mendorong beberapa perubahan, yang bisa dikatakan sebagai dampak dari merkantilisme. Emang dampak merkantilisme ada apa aja sih?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Dampak Merkantilisme<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f8775b3b-3a18-42b9-9597-0624194b2dda.png\" alt=\"Dampak Merkantilisme\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1) Memantik Revolusi Amerika<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inget nih, salah satu ciri dari merkantilisme adalah <\/span><em>mother country<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">atau negara induk menciptakan koloni di luar negeri. Nah, salah satu negara yang berperan sebagai negara induk adalah Kerajaan Inggris.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa itu, Kerajaan Inggris membentuk koloni di wilayah Amerika. Ternyata, kolonisasi yang dilakukan oleh Kerajaan Inggris memantik terjadinya revolusi karena monopoli dagang dan penarikan pajak yang menyengsarakan rakyat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/revolusi-amerika\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejarah Revolusi Amerika dan Dampaknya pada Dunia | Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2) Berkembangnya kolonialisme dan imperialisme<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, kolonisasi yang dilakukan oleh negara-negara di Eropa untuk mengumpulkan kekayaan berdampak pada munculnya kolonialisme dan imperialisme.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, bangsa barat berlomba-lomba mencari daerah jajahan baru. Termasuk daerah mana <\/span><em>guys<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kena jajah gara-gara merkantilisme ini? Yap, Nusantara yang sekarang kita kenal sebagai Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3) Aktifnya perdagangan internasional\u00a0<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Balik lagi ke prinsip utama dalam merkantilisme, yaitu berdagang, maka aktivitas perdagangan khususnya perdagangan internasional pun meningkat drastis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, perdagangan internasional ini terjadi hingga ke hampir seluruh wilayah dunia, termasuk Asia dan Afrika.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>4) Penjelajahan samudra meningkat pesat<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain untuk mencari wilayah koloni, penjelajahan samudra dilakukan untuk mencari sumber bahan bak<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">u yang bernilai. Selanjutnya, bahan baku tersebut akan diolah\u00a0 dan dijadikan komoditas ekspor oleh negara induk.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>5) Munculnya bank dan perusahaan asuransi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah merkantilisme diterapkan di Eropa, secara perlahan-lahan mulai muncul orang-orang kaya dong yaa. Nah, untuk melindungi keamanan harta benda yang mereka miliki, bank dan perusahaan asuransi pun didirikan. Salah satunya adalah pendirian <\/span><strong>Banca Monte dei Paschi<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">yang merupakan bank pertama di dunia, yang didirikan di Italia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>6) Berdirinya kongsi dagang Eropa<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terciptanya negara koloni dan berlangsungnya perdagangan internasional kemudian mendorong berdirinya kongsi dagang Eropa. Misalnya seperti kongsi dagang asal Inggris, yaitu EIC, dan kongsi dagang asal Belanda, yaitu VOC.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengaruh Merkantilisme dalam Kehidupan Modern<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut kamu, zaman sekarang merkantilisme masih ada gak sih? Jawabannya enggak ya, <\/span><em>guys<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Kalau diperhatikan, merkantilisme tuh ngumpulin kekayaannya dengan cara yang kurang lazim gak sih. Yaa sebut aja dengan cara kolonisasi atau penjajahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Zaman sekarang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">udah gak boleh tuh yang namanya menjajah negara lain (<\/span><em>eh tapi masih ada sih yang sampai sekarang masih menjajah. *ups<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah tapi, saat ini, ada juga nih sistem ekonomi yang mirip-mirip kayak merkantilisme. Namanya kapitalisme. Bisa dibilang, kapitalisme itu cucunya dari merkantilisme deh. Kamu boleh baca-baca lebih lengkap tentang kapitalisme di artikel ini ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: \u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-sistem-ekonomi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-macam Sistem Ekonomi.<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun merkantilisme udah gak ada, tapi sisa atau jejaknya masih ada, <\/span><em>guys<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Misalnya, saat ini kita jadi kenal yang namanya monopoli pasar, memprioritaskan ekspor, meminimalisir impor, dan hadirnya peran pemerintah terhadap perekonomian sebuah negara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana, sekarang kamu jadi tahu kan kenapa pada sekitar abad ke-16 hingga ke-18 terjadi <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-perkembangan-kolonialisme-dan-imperialisme-eropa-di-indonesia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kolonialisme dan imperialisme<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> di banyak wilayah dunia, bahkan termasuk Indonesia? Hal ini disebabkan karena negara-negara Eropa pada masa itu sedang berlomba-lomba mencari kekayaan lewat tanah yang mereka jadikan koloni.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oke deh, semoga kamu udah paham yaa tentang konsep merkantilisme, mulai dari pengertian, latar belakang, ciri-ciri, hingga dampak dari merkantilisme. Tapi, kalau kamu mau tau lebih dalam tentang merkantilisme, boleh banget loh cek materi lebih lengkapnya di<\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Ruangbelajar<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2d55cac5-5bbc-493f-b233-d9389f162396.jpeg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Hapsari, R. Adil, M. (2016) Sejarah untuk SMA\/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Antonio Serra [daring]. Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.hetwebsite.net\/het\/profiles\/serra.htm<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses: 22 September 2023)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jean-Baptise Colbert [daring]. Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/en.chateauversailles.fr\/discover\/history\/great-characters\/jean-baptiste-colbert#:~:text=Jean%2DBaptiste%20Colbert%2C%20Comptroller%2D,new%20advances%20in%20the%20sciences.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses: 22 September 2023)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jean Bodin [daring]. Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/iep.utm.edu\/jean-bodin\/#SH4a <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(Diakses: 22 September 2023)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mercantilism [daring]. Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.britannica.com\/money\/topic\/mercantilism<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses: 21 September 2023)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mercantilism [daring]. Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.britannica.com\/money\/topic\/mercantilism<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses: 21 September 2023)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Thomas Mun [daring]. Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.britannica.com\/biography\/Thomas-Mun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses: 22 September 2023)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber foto:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Foto ilustrasi merkantilisme [Daring]. Tautan: https:\/\/cnx.org\/contents\/om58Z9rT@3\/%F0%9F%93%9D-Mercantilism (Diakses: 25 November 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Foto skema merkantilisme [Daring]. Tautan: https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=gMYo07DESRs (Diakses: 25 November 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">GIF lempar uang [Daring]. Tautan: https:\/\/giphy.com\/gifs\/news-breaking-nowthis-3o85xocwDAut8lqT9S (Diakses: 25 November 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">GIF Metal Slug 2 game [Daring]. Tautan: https:\/\/giphy.com\/gifs\/metal-slug-p6jQUdpkStYhW (Diakses: 25 November 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Artikel ini pertama kali ditulis oleh <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/seno-aji\">Seno Aji<\/a>, kemudian diperbarui tanggal 22 September 2023 oleh Laras Sekar Seruni<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem ekonomi merkantilisme lahir di Eropa sebagai dampak dari Renaissance. Lalu, apa pengertian, latar belakang, dan dampak dari merkantilisme? Simak penjelasannya di Artikel Kelas 11 berikut ini! &#8212; &nbsp; Pernah gak sih kamu bertanya, kenapa kerajaan seperti Inggris, Prancis, dan Spanyol dulu pergi menjelajah dan mendirikan koloni baru? Jika jawabanmu \u201cpetualangan dan tantangan\u201d, maka kamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":305,"featured_media":5551,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png"],"_edit_lock":["1730877833:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, &amp; Dampak"],"_aioseo_description":["Merkantilisme adalah sebuah paham ekonomi (bisa disebut juga sebagai sistem) untuk meningkatkan kekayaan negara yang perekonomiannya diatur oleh pemerintah."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_oembed_fc3f18815c3d7a7dc814b5745c8e261f":["{{unknown}}"],"_wp_old_date":["2021-01-01","2023-09-22"],"_knawatfibu_alt":["Merkantilisme"]},"categories":[520,525],"tags":[31,10,265,37],"class_list":["post-5551","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-11","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-xi","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sistem ekonomi merkantilisme lahir di Eropa sebagai dampak dari Renaissance. Lalu, apa pengertian, latar belakang, dan dampak dari merkantilisme? Simak penjelasannya di Artikel Kelas 11 berikut ini! &#8212; &nbsp; Pernah gak sih kamu bertanya, kenapa kerajaan seperti Inggris, Prancis, dan Spanyol dulu pergi menjelajah dan mendirikan koloni baru? Jika jawabanmu \u201cpetualangan dan tantangan\u201d, maka kamu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-23T01:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-06T07:26:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Laras Sekar Seruni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Laras Sekar Seruni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme\"},\"author\":{\"name\":\"Laras Sekar Seruni\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8c36093e82708b76b55526a1c2d69f3\"},\"headline\":\"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11\",\"datePublished\":\"2024-10-23T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-06T07:26:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme\"},\"wordCount\":1687,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png\",\"keywords\":[\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah XI\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme\",\"name\":\"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png\",\"datePublished\":\"2024-10-23T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-06T07:26:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8c36093e82708b76b55526a1c2d69f3\",\"name\":\"Laras Sekar Seruni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/beba606f9882dbe01008485044771765944a43ea1ea03239eaae3e0d899bd7f5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/beba606f9882dbe01008485044771765944a43ea1ea03239eaae3e0d899bd7f5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Laras Sekar Seruni\"},\"description\":\"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Writing is my cup of tea. I hope you enjoy and may learn a new thing! ^^\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/laras-sekar-seruni\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Sistem ekonomi merkantilisme lahir di Eropa sebagai dampak dari Renaissance. Lalu, apa pengertian, latar belakang, dan dampak dari merkantilisme? Simak penjelasannya di Artikel Kelas 11 berikut ini! &#8212; &nbsp; Pernah gak sih kamu bertanya, kenapa kerajaan seperti Inggris, Prancis, dan Spanyol dulu pergi menjelajah dan mendirikan koloni baru? Jika jawabanmu \u201cpetualangan dan tantangan\u201d, maka kamu [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-10-23T01:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-11-06T07:26:14+00:00","author":"Laras Sekar Seruni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Laras Sekar Seruni","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme"},"author":{"name":"Laras Sekar Seruni","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8c36093e82708b76b55526a1c2d69f3"},"headline":"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11","datePublished":"2024-10-23T01:00:00+00:00","dateModified":"2024-11-06T07:26:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme"},"wordCount":1687,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png","keywords":["Kelas 11","Konsep Pelajaran","Sejarah XI","SMA"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme","name":"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png","datePublished":"2024-10-23T01:00:00+00:00","dateModified":"2024-11-06T07:26:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e7f6f494-9bf5-45d9-89d2-ac8277892fb3.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-ekonomi-merkantilisme#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Merkantilisme: Pengertian, Latar Belakang, Tokoh, dan Dampak| Sejarah Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8c36093e82708b76b55526a1c2d69f3","name":"Laras Sekar Seruni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/beba606f9882dbe01008485044771765944a43ea1ea03239eaae3e0d899bd7f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/beba606f9882dbe01008485044771765944a43ea1ea03239eaae3e0d899bd7f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Laras Sekar Seruni"},"description":"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Writing is my cup of tea. I hope you enjoy and may learn a new thing! ^^","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/laras-sekar-seruni"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5551","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/305"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5551"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5551\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20811,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5551\/revisions\/20811"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5551"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5551"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5551"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}