{"id":544,"date":"2023-02-16T06:00:00","date_gmt":"2023-02-15T23:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=544"},"modified":"2023-12-04T10:28:49","modified_gmt":"2023-12-04T03:28:49","slug":"definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran","title":{"rendered":"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg\" alt=\"Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"color: #000000;\">Apa saja sih, faktor yang bisa mempengaruhi penawaran (supply) dan permintaan (demand)? Yuk, baca penjelasannya berikut ini!<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"color: #000000;\">&#8212;<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-size: 11px; color: #000000;\"><span style=\"font-size: 16px;\">Pernah dengar istilah <em>supply <\/em>dan <em>demand<\/em>? Sebagai gambaran,<\/span> k<\/span>amu pernah nggak, mengamati harga-harga kebutuhan pokok ketika menjelang Ramadhan atau Hari Raya Idulfitri? Harga-harga kebutuhan pokok cenderung naik, kan, daripada biasanya? Kenapa ya, bisa seperti itu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ternyata, kenaikan harga-harga kebutuhan pokok setiap menjelang Ramadhan atau Idulfitri itu memang ada teorinya, <em>guys<\/em>. D<\/span><span style=\"color: #000000;\">alam ilmu ekonomi, <strong>kenaikan harga <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><strong>kelangkaan barang <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">itu bisa disebabkan oleh <span style=\"font-weight: bold;\">ketidakseimbangan<\/span> antara <\/span><strong>penawaran (<em>supply) <\/em><\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><strong>pemintaan (<em>demand<\/em>)<\/strong>. Pada teori <em>supply and demand<\/em> ini, kita bisa melihat interaksi antara produsen dan konsumen. Apabila jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen <span style=\"font-weight: bold;\">lebih sedikit<\/span> dibandingkan jumlah barang yang diminta oleh konsumen, maka akan terjadi <span style=\"font-weight: bold;\">kelangkaan barang<\/span>. Nah, kondisi ini digambarkan pada kurva penawaran dan permintaan yang tidak mencapai titik keseimbangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hmm, sebenarnya penawaran (<em>supply<\/em>) dan permintaan (<em>demand<\/em>) itu apa, sih?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\">Pengertian Penawaran (<em>Supply<\/em>)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">S<i>upply<\/i><\/span> atau <span style=\"font-weight: bold;\"><em>penawaran<\/em><\/span> adalah <span style=\"font-weight: bold;\">kesediaan penjual untuk menyerahkan berbagai barang pada tingkat harga dalam waktu tertentu dan keadaan tertentu<\/span><\/span><span style=\"font-weight: bold;\">. <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hukum penawaran menyatakan bahwa ketika harga suatu barang <span style=\"font-weight: bold;\">meningkat<\/span> dan <span style=\"font-weight: bold;\"><em>ceteris paribus <\/em><\/span>(faktor-faktor lain dianggap tidak ada perubahan), maka jumlah penawaran barang tersebut juga akan <span style=\"font-weight: bold;\">meningkat<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">. Artinya antara harga dengan penawaran <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">berbanding lurus<\/span> atau <span style=\"font-weight: bold;\">positif<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\">Faktor yang Mempengaruhi Penawaran (<em>Supply<\/em>)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jumlah penawaran atau <em>supply <\/em>dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">1. <\/span><strong style=\"color: #000000;\">Harga Barang Itu Sendiri<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Produsen atau perusahaan akan menawarkan lebih <span style=\"font-weight: bold;\">banyak<\/span> barang jika harga barang tersebut <span style=\"font-weight: bold;\">naik<\/span>. Begitupun sebaliknya. Jika harga barang turun, maka jumlah penawaran barang tersebut akan sedikit.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><strong style=\"color: #000000;\">2. Harga Barang Lain yang Terkait<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk memahami poin ini, kita gunakan contoh kasus, ya. Misalnya, seorang petani memiliki lahan yang dapat ditanami jagung atau kacang-kacangan. Nah, ketika harga jagung <span style=\"font-weight: bold;\">naik<\/span>, maka petani akan <span style=\"font-weight: bold;\">mengurangi<\/span> penanaman kacang dan <span style=\"font-weight: bold;\">menggantinya<\/span> dengan jagung karena lebih menguntungkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya\" rel=\"noopener\">Apa Saja Macam-Macam Kebutuhan Manusia &amp; Alat Pemenuhannya?<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">3. Biaya Produksi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produsen membutuhkan berbagai faktor produksi untuk dapat menghasilkan barang dan jasa. Oleh karena itu, <\/span>jika biaya produksi mengalami <span style=\"font-weight: bold;\">kenaikan<\/span>, maka harga barang akan cenderung <span style=\"font-weight: bold;\">naik<\/span>. Akibatnya, <span style=\"font-weight: normal;\">produsen cenderung <span style=\"font-weight: bold;\">mengurangi<\/span> jumlah produksinya, sehingga jumlah penawarannya pun akan <span style=\"font-weight: bold;\">berkurang<\/span>.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini juga berlaku sebaliknya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">4. Tingkat Teknologi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan yang menggunakan <\/span><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">teknologi maju<\/span> dapat meningkatkan hasil produksinya dengan <span style=\"font-weight: bold;\">cepat<\/span><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Di samping itu, penggunaan teknologi yang maju juga dapat menyebabkan biaya produksi semakin <span style=\"font-weight: bold;\">murah<\/span>. Hasil produksi yang meningkat dan biaya produksi yang semakin murah, akan menyebabkan jumlah barang yang ditawarkan semakin <span style=\"font-weight: bold;\">banyak<\/span> pada tingkat harga tertentu.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">5. Jumlah Produsen<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Semakin <span style=\"font-weight: bold;\">banyak<\/span> jumlah produsen, maka semakin <span style=\"font-weight: bold;\">banyak<\/span> pula jumlah barang yang ditawarkan. Misalnya, jika beberapa produsen es krim memutuskan untuk berhenti berjualan dan keluar dari pasar, maka tentu jumlah es krim yang dijual di pasar akan turut berkurang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">6. Kebijakan Pemerintah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #000000;\">Kebijakan pemerintah yang berpengaruh terhadap penawaran, dibedakan menjadi dua jenis, yakni pajak dan subsidi.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>a. Pajak<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Asumsinya, pajak akan menjadi beban penjual (penambah harga yang ditawarkan) dan mengurangi laba. Maka semakin <span style=\"font-weight: bold;\">besar<\/span> pajak, jumlah barang yang ditawarkan akan <span style=\"font-weight: bold;\">menurun<\/span>, begitu pula sebaliknya.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>b. Subsidi<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Subsidi dapat mengurangi biaya produksi, sehingga menjadi pengurang harga yang ditawarkan dan menambah laba. Karena itu, semakin <span style=\"font-weight: bold;\">besar<\/span> subsidi, maka jumlah barang yang ditawarkan akan <span style=\"font-weight: bold;\">bertambah<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">7. Faktor Alam<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pengaruh alam dapat mempengaruhi penawaran untuk produk <span style=\"font-weight: bold;\">pertanian<\/span> dan <span style=\"font-weight: bold;\">perikanan<\/span>. Misalnya, bagi para petani padi, iklim yang tidak menentu dapat menyebabkan gagal panen. Akibatnya, jumlah beras yang ditawarkan akan berkurang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">8. Prediksi Produsen tentang Kondisi pada Masa Mendatang<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk memahami poin ini, kita gunakan contoh kasus juga, ya. Misalnya, produsen meramalkan bahwa akan terjadi kenaikan harga beras pada bulan depan. Maka, pada bulan ini, produsen akan mengurangi stok penjualannya dan menunggu hingga bulan depan untuk mengeksploitasi keuntungan yang mungkin bisa diperoleh akibat naiknya harga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/macam-macam-sistem-ekonomi\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Sistem Ekonomi &amp; Karakteristiknya<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Okee, sekarang lanjut ke pembahasan permintaan, yuk!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\">Pengertian Permintaan (<em>Demand<\/em>)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong><em>Demand<\/em> <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">atau <\/span><strong>permintaan <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">adalah <span style=\"font-weight: bold;\">jumlah keseluruhan barang dan jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga<\/span><\/span><span style=\"font-weight: bold;\">.<\/span> <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hukum permintaan menyatakan bahwa ketika <span style=\"font-weight: bold;\">harga<\/span> suatu barang <span style=\"font-weight: bold;\">meningkat<\/span>, maka <span style=\"font-weight: normal;\">jumlah <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">permintaan<\/span> barang tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">menurun<\/span>. Begitu pula sebaliknya. Ketika <span style=\"font-weight: bold;\">harga<\/span> suatu barang <span style=\"font-weight: bold;\">menurun<\/span>, maka <span style=\"font-weight: normal;\">jumlah <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">permintaan<\/span> barang tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">meningkat<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Intinya, hubungan antara <span style=\"font-weight: normal;\">harga barang<\/span> dan <span style=\"font-weight: normal;\">jumlah barang<\/span> yang diminta adalah <span style=\"font-weight: bold;\">berbanding terbalik<\/span> atau <span style=\"font-weight: bold;\">negatif<\/span>. Namun, dengan asumsi <span style=\"font-weight: bold;\"><em>ceteris paribus<\/em><\/span><span style=\"font-weight: normal;\"><em>,<\/em><\/span> artinya, faktor selain harga dianggap tetap.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\">Faktor yang Mempengaruhi Permintaan (<em>Demand<\/em>)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jumlah permintaan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">1. Harga Barang Itu Sendiri<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Apabila harga suatu barang semakin <span style=\"font-weight: bold;\">murah<\/span>, maka jumlah permintaan terhadap barang tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">bertambah<\/span>. Hal ini berlaku juga sebaliknya. Jika harga suatu barang semakin <span style=\"font-weight: bold;\">mahal<\/span>, maka jumlah permintaan terhadap barang tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">berkurang<\/span>.<\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">2. Harga Barang Lain yang Terkait<\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk harga barang lain yang terkait, dibedakan berdasarkan barang substitusi dan barang komplementer.<\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">a. Barang Substitusi<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Apabila harga barang substitusinya (pengganti) <span style=\"font-weight: bold;\">turun<\/span>, maka permintaan akan barang tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">berkurang<\/span>. Tentunya karena harga barang substitusinya terasa lebih murah dibandingkan harga barang tersebut. Namun, apabila harga barang substitusinya <span style=\"font-weight: bold;\">naik<\/span>, maka permintaan barang tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">meningkat<\/span>. Berarti hubungan antara harga barang substitusi dan jumlah permintaan barangnya <span style=\"font-weight: bold;\">berbanding lurus<\/span> atau <span style=\"font-weight: bold;\">positif<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/ilmu-ekonomi\" rel=\"noopener\">Pengertian Ilmu Ekonomi, Kelangkaan &amp; Skala Prioritas<\/a><\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">b. Barang Komplementer<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Apabila harga barang komplementernya <span style=\"font-weight: bold;\">turun<\/span>, maka permintaan akan barang tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">naik<\/span>. Sebaliknya, jika harga barang komplementernya <span style=\"font-weight: bold;\">naik<\/span>, maka permintaan akan barang tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">turun<\/span>. Berarti hubungan antara harga barang komplementer dan jumlah permintaan barangnya <span style=\"font-weight: bold;\">berbanding terbalik<\/span> atau <span style=\"font-weight: bold;\">negatif<\/span>.<\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Barang%20Substitusi%20dan%20Komplementer.jpg\" alt=\"Barang Substitusi dan Komplementer\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">3. Tingkat Pendapatan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Tingkat pendapatan konsumen akan menunjukkan daya beli konsumen. <span style=\"font-weight: normal;\">Semakin <span style=\"font-weight: bold;\">tinggi<\/span> tingkat pendapatan, maka semakin <span style=\"font-weight: bold;\">meningkat<\/span> permintaan terhadap barang tersebut<\/span>. Contohnya, Caca mendatangi bazar baju murah di suatu pasar malam. Pada bazar tersebut, Caca memutuskan hanya membeli satu baju seharga Rp80.000, karena Caca hanya memiliki penghasilan Rp500.000\/bulan. Berbeda dengan Ahmad yang memutuskan membeli dua baju pada bazar tersebut karena penghasilannya adalah Rp1.000.000\/bulan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Selera Masyarakat<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selera atau kebiasaan juga akan memengaruhi permintaan suatu barang. Jika selera masyarakat terhadap suatu barang <span style=\"font-weight: bold;\">meningkat<\/span>, permintaan terhadap barang itu pun akan <span style=\"font-weight: bold;\">meningkat<\/span>. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Contohnya, celana <em>cutbray<\/em> sedang menjadi tren saat ini, akibatnya jumlah permintaan model celana <em>cutbray<\/em> cenderung meningkat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">5. Jumlah Penduduk<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Semakin <span style=\"font-weight: bold;\">besar<\/span> jumlah penduduk suatu daerah atau negara, maka semakin <span style=\"font-weight: bold;\">tinggi<\/span> permintaan suatu barang untuk harga tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Indonesia%20dan%20Singapura.jpg\" alt=\"Fakta Indonesia dan Singapura\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #000000;\">6. Prediksi Konsumen tentang Kondisi pada Masa Mendatang<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bila kita memperkirakan bahwa harga suatu barang akan <span style=\"font-weight: bold;\">naik <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">di masa mendatang<\/span>, maka kita akan berpikir untuk membeli barang itu <span style=\"font-weight: bold;\">sekarang<\/span> daripada nanti setelah harganya naik. Hal ini akan mendorong orang lain untuk membeli lebih banyak pula pada masa kini, guna menghemat uang belanja di masa mendatang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Itu dia penjelasan mengenai pengertian penawaran (<em>supply<\/em>) dan permintaan (<em>demand<\/em>), serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Sudah paham, kan, sekarang? Jangan lupa kerjakan kuis dan latihan soal mengenai materi ini di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span><\/a>, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Alam S., (2016). <em>Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X<\/em>. Jakarta: Erlangga.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Artikel ini pertama kali ditulis oleh Aulia Annaisabiru E dan telah diperbarui oleh Kenya Swawikanti pada 13 Oktober 2022.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa saja sih, faktor yang bisa mempengaruhi penawaran (supply) dan permintaan (demand)? Yuk, baca penjelasannya berikut ini! &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":544,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1701660529:1"]},"categories":[541,545],"tags":[49,52,10,37],"class_list":["post-544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-sma-kelas-10","tag-ekonomi-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa saja sih, faktor yang bisa mempengaruhi penawaran (supply) dan permintaan (demand)? Yuk, baca penjelasannya berikut ini! &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-15T23:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-04T03:28:49+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10\",\"datePublished\":\"2023-02-15T23:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T03:28:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran\"},\"wordCount\":1132,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg\",\"keywords\":[\"Ekonomi X\",\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Ekonomi\",\"Ekonomi SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran\",\"name\":\"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg\",\"datePublished\":\"2023-02-15T23:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T03:28:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Apa saja sih, faktor yang bisa mempengaruhi penawaran (supply) dan permintaan (demand)? Yuk, baca penjelasannya berikut ini! &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2023-02-15T23:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-12-04T03:28:49+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10","datePublished":"2023-02-15T23:00:00+00:00","dateModified":"2023-12-04T03:28:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran"},"wordCount":1132,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg","keywords":["Ekonomi X","Kelas 10","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Ekonomi","Ekonomi SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran","name":"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg","datePublished":"2023-02-15T23:00:00+00:00","dateModified":"2023-12-04T03:28:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Faktor%20yang%20Mempengaruhi%20Permintaan%20dan%20Penawaran.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya | Ekonomi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15749,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/544\/revisions\/15749"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/544"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}