{"id":517,"date":"2025-07-09T07:32:00","date_gmt":"2025-07-09T00:32:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=517"},"modified":"2025-07-17T11:34:29","modified_gmt":"2025-07-17T04:34:29","slug":"mengenal-dopamin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin","title":{"rendered":"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia &#038; Cara Meningkatkannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 1708px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg\" alt=\"Mengenal Dopamin\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kenapa sih seseorang bisa merasa senang? Itu karena ada hormon dopamin, lho. Apa itu dopamin? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\"><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">Pernah ngga <\/span><em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">sih,<\/span><\/em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\"> kamu <\/span><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">merasa senang setelah mendengarkan musik atau makan makanan favorit? Kira-kira, bagaimana ya perasaan senang ini bisa terbentuk? Itu dikarenakan hormon dopamin, lho. <\/span><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">\u00a0Nah, kamu <\/span><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">pasti penasaran <\/span><em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">kan<\/span><\/em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">? Yuk kita simak bareng-bareng dalam penjelasan di bawah ini!<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Rasa Senang itu Apa sih?<\/span><\/h2>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\"><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">Kamu tau nggak sih, rasa senang merupakan sebuah konsep kimia. <\/span><em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">Hah<\/span><\/em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">? Gimana <\/span><em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">tuh<\/span><\/em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\"> maksudnya? <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\"><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">Jadi, perasaan-perasaan yang muncul dari dalam tubuh kita, <\/span><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">termasuk perasaan senang tersebut <\/span><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">merupakan sebuah konsep <\/span><strong><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">kimia <\/span><\/strong><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">yaitu proses <strong>bereaksinya senyawa-senyawa di dalam tubuh kita<\/strong>, yang biasa disebut dengan <strong>hormon<\/strong>.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Hormon?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hormon adalah senyawa <strong>kimia <\/strong>di dalam tubuh yang diproduksi oleh berbagai kelenjar di seluruh tubuh. Mereka melakukan perjalanan melalui aliran darah, serta bertindak sebagai pembawa pesan dan berperan dalam banyak proses tubuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu fungsi penting dari hormon adalah <strong>mengatur suasana hati<\/strong>. Beberapa jenis hormon tertentu di dalam tubuh telah dikenal membantu meningkatkan perasaan positif, termasuk kebahagiaan dan kesenangan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/sistem-endokrin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Dopamin<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hormon <em>dopamine <\/em>atau dopamin adalah hormon <strong>penyebab rasa senang dan bahagia<\/strong>. Dari beberapa jenis hormon yang ada di dalam tubuh, dopamin adalah hormon yang berperan penting dalam mempengaruhi perasaan senang dan bahagia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena dopamin adalah sebuah <em>neurotransmiter<\/em>, ia berperan penting dalam menyampaikan seluruh rangsangan ke seluruh tubuh. Dopamin <strong>mempengaruhi beberapa aspek dalam keseharian kita<\/strong> seperti:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Konsentrasi,<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Memori,<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Gerakan, dan<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Emosi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Fungsi Dopamin<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, apa\u00a0<em>sih\u00a0<\/em>fungsi dopamin untuk tubuh kita?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam menjalankan tugasnya, dopamin berinteraksi dengan berbagai hormon dan senyawa kimia lain seperti <strong>adrenalin dan serotonin<\/strong>. Selain berfungsi sebagai <em>neurotransmitter<\/em> dan pemicu perasaan senang, dopamin juga memiliki sejumlah peran penting lainnya. Apa aja\u00a0<em>tuh<\/em>?<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Mendukung kelancaran aliran darah menuju ginjal<\/strong> agar organ tersebut dapat menjalankan proses penyaringan racun secara optimal.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Membantu <strong>ibu merasa lebih tenang<\/strong> saat menyusui.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Memperlancar sirkulasi darah<\/strong> ke seluruh tubuh.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Meningkatkan kualitas tidur.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Mengirimkan sinyal ke tubuh untuk <strong>mengurangi sensasi nyeri<\/strong>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Berperan dalam <strong>mengontrol rasa mual<\/strong> dan muntah.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Meningkatkan denyut jantung<\/strong> saat fungsi jantung menurun.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Merangsang sistem saraf dan otot guna <strong>mendukung pergerakan tubuh<\/strong>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Membantu otak <strong>mengenali pengalaman menyenangkan<\/strong> atau saat tubuh berada dalam kondisi siaga.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Dopamin Berkaitan Erat dengan <em>M<\/em><\/strong><strong><em>ental Health<\/em><\/strong><strong>, <\/strong><strong><em>loh!<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\"><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">Suasana hati yang baik dapat mempengaruhi <\/span><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">aktivitas sehari-hari kita loh<\/span><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">. Kita menjadi lebih produktif, proses sosialisasi kita di lingkungan membaik dan juga mampu menghadapi lebih banyak tantangan ke depannya. <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\"><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">Namun sebaliknya, jika kita kekurangan dopamin di dalam tubuh, akan menyebabkan kita menjadi murung, lesu hingga depresi berkepanjangan. <\/span><em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">Duh, <\/span><\/em><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">serem ya<\/span><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">! Maka, dopamin ini bisa dibilang mempunyai peranan penting dalam menjaga kesehatan mental kita.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/duck-syndrome\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Duck Syndrome, Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Bagaimana Cara Menjaga Kadar Dopamin dalam Tubuh Kita?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ingat <em>nih guys<\/em>, dopamin kan merupakan senyawa <strong>kimia <\/strong>yang diproduksi oleh otak. Senyawa ini, meningkat seiring dengan aktivitas yang kita lakukan seperti makan makanan favorit kita dan mendengarkan musik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itu mengapa ketika kita mendengarkan musik yang kita sukai perasaan kita yang berantakan bisa terobati disusul dengan badan yang bergoyang mengikuti irama musik dan emosi yang lebih baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, mungkin kamu sering juga merasa kalau memakan makanan favoritmu bisa jadi obat\u00a0<em>bete<\/em>. Sebab, rasa dari makanan yang kamu sukai tersebut juga memicu hormon dopamin yang ada di dalam tubuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terus, apa yang menyebabkan dopamin meningkat? Karena dopamin adalah senyawa yang diproduksi oleh otak, maka ia dapat dibentuk oleh kita sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini adalah beberapa cara yang tepat untuk menjaga kadar dopamin dalam tubuh:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">Mendengarkan musik<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Meditasi<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Berjemur di pagi hari<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Olahraga secara teratur<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Perbanyak makan makanan sehat dan berprotein tinggi<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mengatur pola istirahat<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Kelebihan Dopamin Berakibat Buruk Bagi Kesehatan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski dopamin berperan penting dalam isu <em>mental health, <\/em>tapi jumlah Dopamin dalam tubuh yang berlebihan juga tidak baik <em>loh<\/em>! Lebihnya jumlah senyawa dopamin di dalam tubuh membuat kita merasakan beberapa gejala berikut:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Mudah gelisah<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Hiperaktif<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Insomnia<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Gangguan mental seperti bipolar dan skizofrenia<\/li>\n<li>Merasa cemas<\/li>\n<li>Halusinasi<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/konsep-hidup-ikigai\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Memahami Konsep Ikigai, Biar Bahagia Menjalani Hidup<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Kekurangan Dopamin Berakibat Buruk Bagi Kesehatan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terus, kalo kekurangan dopamin, akibatnya apa bagi tubuh dan kesehatan?<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"200\" data-end=\"359\">Penyakit <strong>Parkinson<\/strong>, yaitu gangguan neurodegeneratif di mana sel saraf tertentu mengalami kerusakan secara terus-menerus sehingga mengurangi produksi dopamin.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"200\" data-end=\"359\">Kelebihan berat badan atau <strong>obesitas<\/strong>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"200\" data-end=\"359\"><strong>Psikosis<\/strong> atau gangguan realitas.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"440\" data-end=\"497\">Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (<strong>ADHD<\/strong>).<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"500\" data-end=\"544\">Kurangnya waktu tidur atau <strong>gangguan tidur<\/strong>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"547\" data-end=\"604\"><strong>Depresi<\/strong> atau gangguan suasana hati yang berkepanjangan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"607\" data-end=\"647\">Penggunaan <strong>narkoba<\/strong> atau zat terlarang.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"650\" data-end=\"682\">Masalah pada kelenjar adrenal.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"685\" data-end=\"733\">Konsumsi gula dan lemak jenuh secara berlebihan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memang lebih baik apabila kadar Dopamin seimbang ya <strong>teman belajar<\/strong>! <em>Hehe<\/em>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Belajar Proses Kimia di Dalam Tubuh dengan Ahlinya<\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px; color: #434856; background-color: #ffffff;\">Gimana, sudah paham kan tentang hormon dopamin dan apa yang menyebabkan dopamin meningkat? Jadi, keseimbangan itu penting ya. Walaupun dopamin adalah hormon yang bikin kamu bahagia, kalau kadarnya berlebih juga tidak baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\"><span style=\"color: #434856; background-color: #ffffff;\">Agar kita mengetahui bagaimana menjaga senyawa yang ada di dalam tubuh, kita juga harus belajar senyawa lain yang berperan juga di dalam tubuh kita. <\/span><\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/kimia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Ruangguru Privat Kimia<\/strong><\/a>\u00a0adalah solusi yang tepat untuk membantu kamu dalam mencari <strong>guru les privat kimia<\/strong> terbaik loh <strong>teman belajar<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; font-size: 16px; text-align: justify;\">Kenapa solusi? Karena <strong>Ruangguru Privat<\/strong> menyediakan <strong>guru les kimia<\/strong> yang berkualitas, berasal dari lulusan universitas ternama, fleksibel dengan materi yang ingin kamu pelajari dan paling penting adalah harganya yang supeeeeeer terjangkau! <em>Duh<\/em>, kapan lagi <em>sih <\/em>bisa belajar <strong>kimia <\/strong>dengan cara yang mudah, terjangkau dan menyenangkan?<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; font-size: 16px; text-align: justify;\">Apalagi, para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? <span style=\"text-align: justify;\">Yuk, pesan <\/span><strong style=\"text-align: justify;\">Ruangguru Privat<\/strong><span style=\"text-align: justify;\"> sekarang juga!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d231e5a8-4abd-4ef2-b12e-d7210d9d8a95.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenapa sih seseorang bisa merasa senang? Itu karena ada hormon dopamin, lho. Apa itu dopamin? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini. &#8212; &nbsp; Pernah ngga sih, kamu merasa senang setelah mendengarkan musik atau makan makanan favorit? Kira-kira, bagaimana ya perasaan senang ini bisa terbentuk? Itu dikarenakan hormon dopamin, lho. \u00a0Nah, kamu pasti penasaran kan? Yuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":91,"featured_media":517,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1752726729:1"],"_aioseo_title":["Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia &amp; Cara Meningkatkannya"],"_aioseo_description":["Dopamin adalah hormon yang bisa membuat kita merasa senang &amp; bahagia. Kok bisa? Yuk kita kenali lebih dalam tentang hormon dopamin &amp; cara meningkatkannya!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_wp_old_date":["2023-02-20"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-517","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia &amp; Cara Meningkatkannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia &amp; Cara Meningkatkannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenapa sih seseorang bisa merasa senang? Itu karena ada hormon dopamin, lho. Apa itu dopamin? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini. &#8212; &nbsp; Pernah ngga sih, kamu merasa senang setelah mendengarkan musik atau makan makanan favorit? Kira-kira, bagaimana ya perasaan senang ini bisa terbentuk? Itu dikarenakan hormon dopamin, lho. \u00a0Nah, kamu pasti penasaran kan? Yuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-09T00:32:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-17T04:34:29+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Huda Ar Razaq\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Huda Ar Razaq\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin\"},\"author\":{\"name\":\"Huda Ar Razaq\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d6cb18244e87fe7808cd0b85866062bd\"},\"headline\":\"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia &#038; Cara Meningkatkannya\",\"datePublished\":\"2025-07-09T00:32:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-17T04:34:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin\"},\"wordCount\":924,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin\",\"name\":\"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia & Cara Meningkatkannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-09T00:32:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-17T04:34:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia &#038; Cara Meningkatkannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d6cb18244e87fe7808cd0b85866062bd\",\"name\":\"Huda Ar Razaq\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Huda Ar Razaq\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/huda-ar-razaq\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia & Cara Meningkatkannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia & Cara Meningkatkannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Kenapa sih seseorang bisa merasa senang? Itu karena ada hormon dopamin, lho. Apa itu dopamin? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini. &#8212; &nbsp; Pernah ngga sih, kamu merasa senang setelah mendengarkan musik atau makan makanan favorit? Kira-kira, bagaimana ya perasaan senang ini bisa terbentuk? Itu dikarenakan hormon dopamin, lho. \u00a0Nah, kamu pasti penasaran kan? Yuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-07-09T00:32:00+00:00","article_modified_time":"2025-07-17T04:34:29+00:00","author":"Huda Ar Razaq","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Huda Ar Razaq","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin"},"author":{"name":"Huda Ar Razaq","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d6cb18244e87fe7808cd0b85866062bd"},"headline":"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia &#038; Cara Meningkatkannya","datePublished":"2025-07-09T00:32:00+00:00","dateModified":"2025-07-17T04:34:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin"},"wordCount":924,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin","name":"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia & Cara Meningkatkannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg","datePublished":"2025-07-09T00:32:00+00:00","dateModified":"2025-07-17T04:34:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20%20-%20Mengenal%20Dopamin.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-dopamin#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Dopamin, Hormon yang Bikin Bahagia &#038; Cara Meningkatkannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d6cb18244e87fe7808cd0b85866062bd","name":"Huda Ar Razaq","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Huda Ar Razaq"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/huda-ar-razaq"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/91"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=517"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/517\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23939,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/517\/revisions\/23939"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/517"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}