{"id":4522,"date":"2021-09-24T11:07:40","date_gmt":"2021-09-24T04:07:40","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4522"},"modified":"2023-12-19T08:34:47","modified_gmt":"2023-12-19T01:34:47","slug":"pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","title":{"rendered":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg\" alt=\"istilah statistik data tunggal dalam matematika\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"background-color: transparent;\">Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya.<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"background-color: transparent;\">&#8212;<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Siapa yang suka dengan proses pengolahan data dan angka-angka? Atau ada yang sudah pernah melakukan proses pengolahan data sebelumnya? Nah, proses pengolahan data ini erat sekali kaitannya dengan <a href=\"\/blog\/matematika-kelas-12-statistika-deskriptif-dalam-olimpiade-lari-100-meter\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">statistika<\/span><\/a>, lho! Kamu tentu sudah familiar dengan istilah statistika, kan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Dalam statistika, ada berbagai istilah nih, teman-teman. Di antaranya terdapat istilah-istilah statistik data tunggal. <\/span><span style=\"background-color: transparent;\">Data tunggal itu yang kayak gimana, sih? Data tunggal itu adalah <span style=\"font-weight: bold;\">data yang disusun sendiri menurut nilai dan besarnya masing masing<\/span>. Kayak gini nih, contohnya:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">5, 4, 7, 4, 6, 3, 7, 8<br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Nah, pada statistik data tunggal, a<\/span><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">da 9 istilah yang harus kalian pahami. Kesembilan istilah tersebut adalah <span style=\"font-weight: bold;\">mean (rataan hitung)<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">modus<\/span><\/span><em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">,<\/em><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\"><span style=\"font-weight: bold;\"> median<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">jangkauan<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">kuartil<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan kuartil<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan rata-rata<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">ragam<\/span>, dan <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan baku<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Wah, banyak juga ya&#8230;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><em>Eits<\/em>, tapi tenang! Pembahasan di artikel ini nggak akan bikin kamu pusing kaya gambar <em>header<\/em> di atas, kok. Kalau nggak percaya, yuk baca sampai selesai!&nbsp;<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Mean (Rata-Rata)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teman-teman, mean atau disebut juga sebagai rata-rata atau rataan hitung merupakan <span style=\"font-weight: bold;\">rata-rata nilai hasil hitung<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Maksudnya adalah nilai rata-rata yang muncul apabila seluruh data dijumlahkan dan dibagi sama rata sesuai jumlah data yang ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya yaitu <span style=\"font-weight: normal;\">nilai rata-rata ulangan matematikamu selama semester 1 di kelas XII<\/span>. <em>Hayoo<\/em>, nilai rata-ratanya bagus nggak, nih? Atau ada yang justru masih penasaran gimana cara menghitungnya? Buat yang masih belum tau, nih, ada rumus yang bisa kamu pakai untuk menghitung mean atau rata-rata. Lihat rumusnya di bawah, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20mean.jpg\" alt=\"rumus mean\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan rumus di atas, mean bisa dihitung dengan cara <span style=\"font-weight: bold;\">menjumlahkan semua data, lalu hasilnya dibagi dengan banyaknya data yang ada<\/span>. Misalnya kamu memiliki 5 data yang terdiri atas angka-angka sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">6, 9, 3, 5, 2<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, <span style=\"font-weight: normal;\">mean atau rata-ratanya<\/span> adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20mean.png\" alt=\"contoh soal mean\" width=\"199\" loading=\"lazy\" style=\"width: 199px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">mean<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">atau rata-ratanya<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah 5<\/span>. Mudah, kan? Sekarang, kita lanjut ke modus, yuk!<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Modus<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Modus yang dimaksud di sini bukan modus kriminal atau modus ke gebetan ya, teman-teman! Modus dalam statistika adalah <span style=\"font-weight: bold;\">data yang paling sering muncul<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">atau <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">data yang memiliki frekuensi terbesar<\/span> di antara data-data lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sekarang coba kamu tebak, ya. Kalau di antara data tunggal berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">6, 6, 6, 7, 8, 9, 9, 9, 9, 9, 5<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Modusnya yang mana, <em>hayoo<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yup, betul! <span style=\"font-weight: bold;\">Modusnya adalah<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">9<\/span>, karena 9 merupakan data yang paling sering muncul, dengan frekuensi sebesar 5. Biasanya, siswa paling suka ngerjain contoh soal modus nih, soalnya nggak perlu pake rumus yang ribet <em>hehehe<\/em>..<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Median<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu sudah tau apa artinya median? Median itu adalah <span style=\"font-weight: bold;\">nilai tengah<\/span>. Kamu tahu nggak, sih, untuk menentukan median, ada <span style=\"font-weight: bold;\">2 kasus yang harus diperhatikan<\/span>. Kasus pertama adalah <span style=\"font-weight: normal;\">median untuk<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> data ganjil<\/span> dan kasus kedua adalah <span style=\"font-weight: normal;\">untuk<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> data genap<\/span>. Kenapa dibagi 2 kasus? Karena rumus yang dipakai untuk menghitungnya itu berbeda ya, <em>guys<\/em>! <em>Hmm<\/em>.. seperti apa sih, rumusnya? Coba perhatikan gambar berikut, ya!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20median%20n%20ganjil%20dan%20n%20genap.jpg\" alt=\"rumus median n ganjil dan n genap\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hati-hati, jangan sampai tertukar antara rumus median untuk data ganjil dengan rumus median untuk data genap, ya! Teliti lagi supaya hasil pengolahan data statistikamu tidak salah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk median, contoh soalnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Median dari data tunggal <span style=\"font-weight: bold;\">7, 6, 5, 3, 4, 2, 7, 6, 7<\/span> adalah&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum menghitung median, kita harus <span style=\"font-weight: bold;\">mengurutkan<\/span> terlebih dahulu data yang ada, <span style=\"font-weight: bold;\">dari nilai terkecil hingga terbesar<\/span>. Jika diurutkan, maka data akan menjadi seperti berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">2, 3, 4, 5, 6, 6, 7, 7, 7<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, karena n data tersebut adalah <span style=\"font-weight: bold;\">ganjil<\/span>, yaitu 9, maka kita menggunakan <span style=\"font-weight: bold;\">rumus median untuk n ganjil<\/span>, ya! Jadinya seperti berikut ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20median.png\" alt=\"contoh soal median\" width=\"156\" loading=\"lazy\" style=\"width: 156px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">mediannya adalah data ke-5, yaitu 6<\/span>. <em>Hayoo<\/em>, jawabanmu betul, nggak?<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Jangkauan (<em>Range<\/em>)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesuai dengan namanya, <span style=\"font-weight: normal;\">jangkauan atau disebut juga <em>range<\/em> (rentang) adalah nilai data yang paling besar dan nilai data yang paling kecil<\/span>. Jangkauan digunakan untuk <span style=\"font-weight: bold;\">menghitung selisih nilai tertinggi dan nilai terkecil<\/span> dalam kelompok data tersebut. Oleh karena itu, rumus yang digunakan untuk menghitung jangkauan adalah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>R = x<sub>max <\/sub>&#8211; x<sub>min<\/sub><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Contoh soal:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Hitunglah jangkauan dari data tunggal di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">2, 3, 10, 8, 2, 3, 5, 6, 7, 3, 10, 8, 2, 3, 5, 6, 7<\/span><br \/><\/span><span style=\"font-weight: normal;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">R = x<sub>max <\/sub>&#8211; x<sub>min<\/sub><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">R = 10 &#8211; 2<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">R = 8<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Data terbesar (X<sub>max<\/sub>)<\/span> dari data tersebut adalah <span style=\"font-weight: bold;\">10<\/span>, sedangkan <span style=\"font-weight: bold;\">data terkecilnya (X<sub>min<\/sub>)<\/span> adalah <span style=\"font-weight: bold;\">2<\/span>. Maka, <span style=\"font-weight: bold;\">jangkauan<\/span> dari data tunggal tersebut <span style=\"font-weight: bold;\">adalah 10 &#8211; 2 yaitu<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">8<\/span>. <span style=\"font-weight: normal;\">Paham sampai sini? Yuk, lanjut lagi!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/matematika-kelas-12-statistika-deskriptif-dalam-data-berinterval\" rel=\"noopener\">Statistika Deskriptif dalam Data Berinterval<\/a><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Kuartil<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuartil atau Q<sub>i<\/sub> adalah nilai yang <span style=\"font-weight: bold;\">membagi sekumpulan data yang telah diurutkan (dari terkecil hingga terbesar) ke dalam 4 bagian sama besar<\/span>. Wah, maksudnya apa ya? Ilustrasinya kurang lebih seperti ini nih, simak baik-baik ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kuartil.jpg\" alt=\"kuartil\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada tiga macam kuartil yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">kuartil bawah (Q<sub>1<\/sub>)<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">kuartil tengah<\/span> atau sama saja dengan <span style=\"font-weight: bold;\">median (Q<sub>2<\/sub>)<\/span>, serta <span style=\"font-weight: bold;\">kuartil atas (Q<sub>3<\/sub>)<\/span>. Untuk contohnya kamu bisa lihat setelah pembahasan simpangan kuartil berikut ini, ya!<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Simpangan Kuartil<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada kuartil, ada simpangan kuartil. <em>Hmm<\/em>.. kalau simpangan kuartil itu apa, ya? Nah, yang dimaksud dengan simpangan kuartil adalah <span style=\"font-weight: bold;\">jangkauan dari ketiga kuartil itu sendiri<\/span>. Kamu bisa menghitung simpangan kuartil dengan rumus berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20simpangan%20kuartil.jpg\" alt=\"rumus simpangan kuartil\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumusnya yaitu setengah dari Q<sub>3<\/sub> dikurangi Q<sub>1<\/sub>. Wah, kalau rumusnya pendek gini, biasanya gampang mengingatnya, nih!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh soal:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hitunglah simpangan kuartil dari data berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">7, 10, 12, 14, 15, 17, 19, 20, 23, 25, 35<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tentukan terlebih dahulu Q<sub>1<\/sub>, Q<sub>2<\/sub>, dan Q<sub>3<\/sub> nya. Berdasarkan pengertiannya, kuartil membagi sekumpulan data yang telah diurutkan (dari terkecil hingga terbesar) ke dalam 4 bagian sama besar. Maka Q<sub>1<\/sub>, Q<sub>2<\/sub>, dan Q<sub>3<\/sub> nya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">7, 10, <span style=\"font-weight: bold;\">12<\/span>, 14, 15, <span style=\"font-weight: bold;\">17<\/span>, 19, 20, <span style=\"font-weight: bold;\">23<\/span>, 25, 35<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>1<\/sub><\/span>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>2<\/sub><\/span><span style=\"font-weight: normal;\">&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<\/span><span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>3<\/sub><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, simpangan kuartilnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20simpangan%20kuartil.png\" alt=\"contoh soal simpangan kuartil\" width=\"226\" loading=\"lazy\" style=\"width: 226px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>3<\/sub><\/span> dari data tersebut <span style=\"font-weight: normal;\">adalah <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">23<\/span> dan <span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>1<\/sub><\/span> nya <span style=\"font-weight: normal;\">adalah <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">12<\/span>, maka <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan kuartil<\/span> dari data tunggal tersebut <span style=\"font-weight: bold;\">adalah 5,5<\/span>.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Simpangan Rata-Rata<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain simpangan kuartil, ada juga yang namanya simpangan rata-rata. Simpangan rata-rata adalah <span style=\"font-weight: bold;\">rata-rata dari selisih data dengan nilai rata-rata datanya<\/span>. Bingung, ya? Coba perhatikan rumus simpangan rata-rata berikut ini deh, supaya kamu lebih ada gambaran.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20simpangan%20rata-rata.jpg\" alt=\"rumus simpangan rata-rata\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumus simpangan rata-rata ini agak panjang, jadi pastikan kamu memperhatikan dengan baik, ya! Oh iya, hasil penghitungan dari simpangan rata-rata itu <span style=\"font-weight: bold;\">selalu positif<\/span>. Jadi, kalau hasilnya negatif, kayaknya kamu salah menghitungnya deh. <em>Hehehe<\/em>..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh soal:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Simpangan rata-rata data <span style=\"font-weight: bold;\">9, 3, 7, 8, 4, 5, 4, 8<\/span> adalah&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menghitung simpangan rata-rata, kita perlu menghitung <span style=\"font-weight: bold;\">rata-rata atau meannya<\/span> terlebih dahulu, yakni sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20simpangan%20rata-rata%201.png\" alt=\"contoh soal simpangan rata-rata 1\" width=\"296\" loading=\"lazy\" style=\"width: 296px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah itu, kita gunakan rumus <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan rata-rata<\/span>, yakni sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20simpangan%20rata-rata%202.png\" alt=\"contoh soal simpangan rata-rata 2\" width=\"621\" loading=\"lazy\" style=\"width: 621px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan rata-rata<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">data tersebut<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah 2<\/span>. Begitulah cara mencari simpangan rata-rata ya, <em>gengs<\/em>!<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Ragam<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ragam yang dimaksud dalam statistik bukan ragam makanan favorit atau ragam acara televisi favorit, ya. <em>Hihihi<\/em>.. Ragam dalam statistika merupakan <span style=\"font-weight: bold;\">rata-rata dari kuadrat selisih data dengan nilai rata-rata datanya<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">. Sama halnya dengan simpangan rata-rata, <\/span>rumus dari ragam juga agak panjang nih, jadi perhatikan baik-baik, ya!&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20ragam.jpg\" alt=\"rumus ragam\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langsung kita coba kerjakan contoh soal, yuk! Misalnya kita memiliki data sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">6, 7, 8, 8, 10, 9<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sama halnya dengan simpangan rata-rata, kita perlu menghitung <span style=\"font-weight: bold;\">meannya<\/span> terlebih dahulu, yakni sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20ragam%201.png\" alt=\"contoh soal ragam 1\" width=\"254\" loading=\"lazy\" style=\"width: 254px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, <span style=\"font-weight: bold;\">ragam<\/span> dari data tersebut adalah:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20ragam%202.png\" alt=\"contoh soal ragam 2\" width=\"631\" loading=\"lazy\" style=\"width: 631px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">ragam dari data tersebut adalah<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">1,67<\/span>. Gimana? Sudah mulai pusing? <em>Eits<\/em>, jangan pusing duluu! Tinggal satu istilah lagi, nih!<\/p>\n<h2><span style=\"color: #2eb5c0; font-size: 20px;\"><strong>Simpangan Baku<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Istilah statistik data tunggal yang terakhir adalah simpangan baku, atau yang biasa dikenal dengan istilah <span style=\"font-weight: bold;\">deviasi standar<\/span>. Kamu pasti pernah mendengar istilah ini, kan? Nah, simpangan baku itu adalah <span style=\"font-weight: bold;\">akar dari ragam<\/span>. Rumusnya seperti ini, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20simpangan%20baku.jpg\" alt=\"rumus simpangan baku\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk simpangan baku, gampang banget nih, buat ngapalin rumusnya. Kamu tinggal kasih akar saja pada rumus ragam, lalu selesai, deh! Kita coba <span style=\"font-weight: bold;\">contoh soal yang sama dengan ragam tadi<\/span>, ya! Data yang kita punya adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">6, 7, 8, 8, 10, 9<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, <span style=\"font-weight: bold;\">mean atau rata-ratanya<\/span> adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20ragam%201.png\" alt=\"contoh soal ragam 1\" width=\"254\" loading=\"lazy\" style=\"width: 254px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, kita hitung <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan bakunya<\/span> menggunakan rumus sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20simpangan%20baku.png\" alt=\"contoh soal simpangan baku\" width=\"680\" loading=\"lazy\" style=\"width: 680px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisa dilihat kan, kalau rumus simpangan baku itu adalah <span style=\"font-weight: bold;\">akar dari ragam<\/span>. Karena <span style=\"font-weight: bold;\">ragamnya adalah<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">1,67<\/span>, maka <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan bakunya adalah<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">1,29<\/span>. Begitu, <em>guys<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sekian pembahasan kita tentang istilah-istilah statistik data tunggal. Ada <span style=\"font-weight: bold;\">mean (rataan hitung), modus, median, jangkauan, kuartil, simpangan kuartil, simpangan rata-rata, ragam, <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">simpangan baku<\/span>. <em>Hmm<\/em>.. ternyata banyak juga, ya! Apalagi rumus-rumusnya duh, bikin pusing \ud83d\ude41<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eits<\/em>, tapi tenang aja! Kalau kamu pusing dan ingin bertanya lebih lanjut tentang statistika, kamu bisa tanya melalui <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/4af842f5\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruanglesonline<\/span><\/a>. Di sini, kamu bisa menanyakan berbagai soal sulit kepada guru privat berkualitas dengan hanya modal HP dan foto soal aja, lho! <em>Kuy<\/em>, cobain sekarang!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/4af842f5\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/2f929e41-137f-4561-b046-e57096f4581c.png\" width=\"650\" height=\"229\" alt=\"ruanglesonline\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:&nbsp;<\/strong><\/p>\n<p>Sharma S. N., Widiastuti N., Himawan C., dkk. (2017). <em>Jelajah Matematika SMA Kelas XII Program Wajib<\/em>. Jakarta: Yudisthira.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\"><em>Artikel ini telah diperbarui pada 21 September 2021.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":4522,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1702949687:1"]},"categories":[467,476],"tags":[76,10,307,37],"class_list":["post-4522","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-matematika","category-matematika-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-matematika-xii","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya. &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-24T04:07:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-19T01:34:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12\",\"datePublished\":\"2021-09-24T04:07:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-19T01:34:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\"},\"wordCount\":1268,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 12\",\"Konsep Pelajaran\",\"Matematika XII\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Matematika\",\"Matematika SMA Kelas 12\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\",\"name\":\"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-24T04:07:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-19T01:34:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya. &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2021-09-24T04:07:40+00:00","article_modified_time":"2023-12-19T01:34:47+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12","datePublished":"2021-09-24T04:07:40+00:00","dateModified":"2023-12-19T01:34:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika"},"wordCount":1268,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg","keywords":["Kelas 12","Konsep Pelajaran","Matematika XII","SMA"],"articleSection":["Matematika","Matematika SMA Kelas 12"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","name":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg","datePublished":"2021-09-24T04:07:40+00:00","dateModified":"2023-12-19T01:34:47+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/istilah%20statistik%20data%20tunggal%20dalam%20matematika.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4522","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4522"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4522\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16404,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4522\/revisions\/16404"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4522"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}