{"id":4492,"date":"2025-02-19T06:03:58","date_gmt":"2025-02-18T23:03:58","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4492"},"modified":"2025-02-24T16:22:25","modified_gmt":"2025-02-24T09:22:25","slug":"pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya","title":{"rendered":"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &#038; Contohnya | Sosiologi Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png\" alt=\"Masalah Sosial\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Masalah sosial atau permasalahan sosial seringkali terjadi di sekitar kita. Tapi, apa benar semua masalah itu bisa digolongkan sebagai masalah sosial? Yuk, cari tahu pengertian, faktor penyebab, kriteria untuk menentukan masalah sosial, hingga contoh-contohnya pada <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sosiologi\/sosiologi-sma-kelas-11\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Sosiologi kelas 11<\/a><\/strong> berikut ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah nggak kamu menonton berita di televisi, lalu ada berita tentang tawuran antarpelajar SMA? Atau pernahkah kamu membaca berita tentang kasus bunuh diri? Nah, tawuran antarpelajar dan kasus bunuh diri itu tergolong ke dalam masalah sosial lho, guys!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tawuran antarpelajar mungkin sudah lama menjadi masalah sosial yang sering terjadi di masyarakat. Tapi untuk kasus bunuh diri sendiri, sebenarnya tergolong masalah sosial yang baru menjadi perhatian masyarakat global selama beberapa tahun belakangan ini akibat jumlahnya yang kian meningkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut <strong><a href=\"https:\/\/pusdatin.kemkes.go.id\/download.php?file=download\/pusdatin\/infodatin\/infodatin-Situasi-dan-Pencegahan-Bunuh-Diri.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">data dari Kementerian Kesehatan<\/a><\/strong>, yang dilansir dari World Health Organization (WHO), jumlah kematian akibat bunuh diri di dunia mendekati angka 800.000 kematian per tahun atau 1 kematian setiap 40 detik. Bahkan, bunuh diri telah menjadi penyebab kematian tertinggi nomor dua pada kelompok usia 15-29 tahun. Duh, tinggi sekali, ya \ud83d\ude41<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut data yang sama, sebanyak 79% kasus bunuh diri terjadi di negara berpendapatan rendah dan menengah. Setiap kasus bunuh diri yang terjadi merupakan tragedi yang dapat menimbulkan akibat jangka panjang bagi keluarga, teman, maupun masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kasus bunuh diri kini telah digolongkan sebagai masalah sosial serius yang perlu diperhatikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, sebenarnya apa sih yang dimaksud masalah sosial itu? Terus, gimana cara kita menentukan kejadian mana yang tergolong masalah sosial dan kejadian mana yang bukan? Nah, untuk tau jawabannya, simak artikel ini sampai selesai, ya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Masalah Sosial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap dari kita pasti pernah punya masalah, iya kan? Apa sih arti masalah? Masalah adalah kondisi dimana harapan nggak sesuai kenyataan. Nah, kalau masalah sosial, berarti masalah yang dialami oleh banyak orang atau masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sederhananya, <strong>masalah sosial<\/strong> atau <strong>permasalahan sosial adalah ketidaksesuaian antara harapan dengan kenyataan yang terjadi di kehidupan bermasyarakat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Permasalahan sosial adalah dampak dari berbagai <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-itu-interaksi-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">interaksi sosial<\/a><\/strong>, baik interaksi sosial antarindividu, antarindividu dengan kelompok, maupun antarkelompok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam keadaan normal, interaksi sosial dapat menghasilkan integrasi. Di sisi lain, interaksi sosial juga dapat menghasilkan konflik dengan pihak lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Pengertian lain dari masalah sosial adalah<\/span><strong> ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan <\/strong><strong>kelompok sosial<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>Lalu, apa ya faktor yang menyebabkan terjadinya masalah sosial?<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><b>\u00a0<\/b><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/nilai-dan-norma-di-masyarakat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nilai dan Norma Sosial: Pengertian, Ciri &amp; Macam-Macamnya<\/a>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Masalah Sosial Menurut Para Ahli<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa ahli juga menjelaskan mengenai pengertian masalah sosial, sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Soerjono Soekamto<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><strong>Soerjono Soekamto<\/strong>, <strong>masalah sosial adalah ketidaksesuaian antara unsur-unsur budaya atau masyarakat<\/strong>, <span style=\"font-weight: 400;\">yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial. Soerjono Soekamto membagi masalah sosial kedalam empat jenis yaitu: faktor budaya, ekonomi, psikologis, dan biologis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Earl Rubington dan Marlin S. Weinberg<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Earl Rubington dan Martin S. Weinberg, <\/span><strong>masalah sosial adalah keadaan yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat<\/strong>.<span style=\"font-weight: 400;\"> Situasi ini dianggap penting oleh banyak orang, sehingga mereka sepakat bahwa perlu ada tindakan untuk mengubah situasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Charles W. Mills<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, menurut Charles W. Mills, <\/span><strong>masalah sosial dapat terjadi ketika masalah pribadi (<em>personal trouble<\/em>) berubah menjadi masalah umum (<em>public issues<\/em>)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Artinya, masalah yang awalnya hanya dialami oleh individu, berubah menjadi masalah yang dialami banyak orang di masyarakat. Masalah sosial bukan sekadar kondisi yang tidak sesuai dengan harapan, tapi juga membahayakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan beberapa pengertian permasalahan sosial menurut ahli di atas, bisa disimpulkan, <\/span><strong>masalah sosial adalah kondisi di masyarakat yang bertentangan dengan nilai-nilai bersama<\/strong>,<strong> memiliki dampak negatif bagi banyak orang, dan perlu tindakan untuk memperbaiki kondisi tersebut<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, permasalahan sosial akan muncul di masyarakat jika terdapat perbedaan yang mencolok antara nilai-nilai di masyarakat dengan realita yang ada.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa ya faktor yang menyebabkan terjadinya permasalahan sosial di masyarakat?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/faktor-pendorong-dan-proses-terbentuknya-kelompok-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Faktor Pendorong dan Proses Terbentuknya Kelompok Sosial<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Faktor Penyebab Masalah Sosial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab timbulnya masalah sosial, antara lain:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Faktor Biologis<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam masalah sosial, faktor biologis merupakan masalah kesehatan atau gangguan fisik yang memengaruhi interaksi sosial. Misalnya, penyakit menular seperti HIV\/AIDS yang menyebabkan isolasi terhadap penderitanya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Faktor Ekonomi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor ekonomi berkaitan erat dengan kemiskinan atau pengangguran yang membuat hidup dalam kesulitan. Kemiskinan meningkatkan angka kriminalitas dan tunawisma di kota besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Faktor Psikologis<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah sosial di masyarakat juga dapat terjadi karena faktor psikologis. Gangguan mental seperti depresi yang membuat seseorang sulit berinteraksi dalam masyarakat, atau melakukan tindakan kekerasan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Faktor Geografis<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Faktor geografis berkaitan dengan d<span style=\"font-weight: 400;\">aerah terpencil yang sulit diakses, seperti desa di pegunungan, yang kekurangan fasilitas pendidikan atau kesehatan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Faktor Demografis<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari faktor demografis adalah banyaknya pengangguran di kalangan anak muda di kota besar yang meningkatkan risiko kerusuhan sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Faktor Budaya<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konflik antara kelompok agama atau etnis yang berbeda dalam suatu masyarakat, seperti diskriminasi terhadap kelompok minoritas dapat memicu permasalahan sosial budaya di masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f568fafa-30ed-4db3-a44b-0668bd87f921.png\" alt=\"Faktor Penyebab Masalah Sosial\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau menurut kamu, tawuran antarpelajar dan kasus bunuh diri itu kira-kira disebabkan oleh faktor yang mana, nih? Coba jawab di kolom komentar, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-fungsi-stratifikasi-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stratifikasi Sosial: Pengertian, Sifat, Fungsi dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Kriteria Masalah Sosial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun terkesan banyak, tapi nggak\u00a0semua masalah di masyarakat bisa digolongkan sebagai masalah sosial, ya!<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Ada 5 kriteria yang bisa kita gunakan untuk menentukan masalah sosial, yakni <\/span><strong>gejala, sumber, pihak yang menetapkan, sifat,<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><\/span><strong>perhatian masyarakat<\/strong>.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0e924b4f-4734-4c67-8c09-aa4e651606a2.png\" alt=\"5 Kriteria Masalah Sosial\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Gejala<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\"><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">Masalah bisa terjadi karena adanya perbedaan antara nilai yang dianut\u00a0masyarakat dengan kondisi di kehidupan nyata. <\/span>Masyarakat bisa memiliki <span style=\"font-weight: bold;\">masalah sosial yang berbeda-beda,<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">tergantung nilai yang dianut<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Oleh karena itu, kita harus memperhatikan gejala dari masalah yang terjadi. Gejala ini pun juga tidak bisa dipukul rata karena sangat bergantung pada nilai-nilai yang dianut tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\"><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">Seperti misalnya, di kebanyakan daerah di Indonesia, memakai bikini di pantai masih dianggap sebagai hal yang kurang sopan, tapi tidak demikian di Eropa atau Amerika Serikat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Sumber<\/span><span style=\"color: #fa840f;\"><strong><br \/>\n<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber dari masalah sosial biasanya berasal dari <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">kondisi dan proses sosial di masyarakat<\/span>. Tapi, selain itu, masalah sosial juga bisa muncul akibat <span style=\"font-weight: bold;\">adanya bencana alam<\/span>, <span style=\"font-weight: 400;\">lho!<\/span> <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya ketika terjadi banjir. Beberapa korban banjir bisa saja mengalami kemiskinan akibat seluruh harta bendanya telah hanyut terseret banjir. <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kemiskinan inilah yang merupakan masalah sosial. Bukan banjirnya, ya! Banjir di sini adalah sumber terjadinya masalah sosial yaitu kemiskinan.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Pihak yang Menetapkan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah sosial ditetapkan oleh <span style=\"font-weight: bold;\"><em>common sense<\/em><\/span> di masyarakat terhadap gejala yang ada. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika timbul hal yang tidak selaras antara fenomena sosial yang diharapkan dengan keadaan nyatanya, maka akan timbul gejala sosial akibat <em>common sense<\/em> dari masyarakat setempat yang menetapkan hal tersebut sebagai gejala sosial. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">masalah sosial <span style=\"font-weight: bold;\">tidak bisa diklaim oleh salah satu individu saja<\/span>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Sifat<\/span><span style=\"color: #fa840f;\"><strong><br \/>\n<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Masalah sosial memiliki dua sifat yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">laten (tersembunyi) dan nyata<\/span>. Masalah sosial <span style=\"font-weight: bold;\">laten<\/span> adalah masalah sosial yang <span style=\"font-weight: bold;\">tidak disadari secara langsung<\/span> oleh masyarakat, namun tetap memiliki dampak. Contohnya yaitu<span style=\"font-weight: 400;\"> <span style=\"font-weight: normal;\">pencemaran lingkungan akibat limbah perusahaan<\/span>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan masalah sosial <span style=\"font-weight: bold;\">nyata<\/span> adalah masalah sosial y<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: normal;\">ang <span style=\"font-weight: bold;\">benar-benar terlihat secara langsung<\/span> di mata masyarakat. Contohnya yaitu kemiskinan.<\/span><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Perhatian Masyarakat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Tidak semua masalah sosial akan menjadi perhatian masyarakat<\/span>, dan sebaliknya, <span style=\"font-weight: bold;\">tidak semua yang menjadi perhatian masyarakat adalah masalah sosial<\/span>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, ketika terjadi kecelakaan tentunya<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> akan menarik perhatian masyarakat, tapi hal ini bukan termasuk masalah sosial. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, contoh lainnya adalah kemiskinan yang terjadi di suatu wilayah tertentu belum tentu menjadi perhatian masyarakat sekitar, karena mungkin masyarakat sekitar wilayah tersebut memang sudah terbiasa dengan kehidupan yang seperti itu. Padahal, hal tersebut termasuk masalah sosial.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/proses-terbentuknya-kelompok-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Kelompok Sosial, Tujuan, Ciri, Syarat, &amp; Faktor Pembentuk<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh-Contoh Masalah Sosial di Indonesia<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenarnya, dari penjelasan di atas, kamu sudah bisa mengambil beberapa contoh-contoh dari masalah sosial yang terjadi di Indonesia. Tapi, supaya makin mudah, kakak rangkum juga di bawah ini, ya!<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">1. Kemiskinan<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">2. Kenakalan remaja<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">3. Kasus bunuh diri<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">4. <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-bentuk-ketimpangan-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kesenjangan sosial<\/a><\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">5. Kesenjangan hukum<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">6. Pengangguran<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">7. Penyakit menular<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">8. Aliran sesat<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">9. Pelecehan seksual<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">10. Korupsi<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">11. Pencemaran lingkungan hidup<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">12. Kasus\u00a0stunting\u00a0<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">13. Hate speech di media sosial<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">14. Kemacetan lalu lintas<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">15. Minimnya fasilitas pendidikan di daerah terpencil<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">16. Krisis perumahan<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">17. Intoleransi<\/span><\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Dampak Permasalahan Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa saja dampak yang muncul akibat adanya permasalahan sosial?\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Disintegrasi Sosial\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Disintegrasi sosial adalah hubungan sosial antarindividu atau antarkelompok mulai melemah atau rusak. Masalah sosial yang berkepanjangan bisa mengancam keutuhan bangsa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Terganggunya Keamanan dan Ketertiban<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah sosial mengakibatkan meningkatnya kejahatan, kriminalitas, dan konflik yang membuat masyarakat merasa tidak aman.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Menurunnya Kualitas Hidup<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah sosial seperti kemiskinan dan pengangguran membuat banyak orang hidup dalam kondisi yang sulit, tanpa akses ke pendidikan, perumahan, dan layanan kesehatan yang layak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga:<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bentuk-konflik-sosial-di-masyarakat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Konflik Sosial: Pengertian, Bentuk, Macam, dan Contoh | Sosiologi Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Solusi Permasalahan Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang disebutkan di atas, masalah sosial perlu tindakan untuk mengatasi kondisi tersebut. Berikut adalah beberapa upaya untuk mengatasi permasalahan sosial yang terjadi:\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pemberdayaan Masyarakat Miskin<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberdayakan masyarakat miskin, berarti membantu mereka agar bisa hidup mandiri dan sejahtera. Solusi ini bisa dilakukan dengan memberikan pelatihan keterampilan, modal usaha, atau membuka lapangan pekerjaan yang layak. Melalui cara ini, masyarakat akhirnya bisa memiliki penghasilan dan tidak selalu bergantung pada bantuan dari pemerintah.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Menguatkan Nilai-nilai Sosial\u00a0<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya selanjutnya yaitu, menguatkan nilai-nilai sosial seperti gotong royong, empati, dan rasa saling menghargai melalui pendidikan sejak dini, penyuluhan, atau kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat. Dengan penguatan nilai sosial, masyarakat bisa lebih peduli satu sama lain dan bersama-sama mengatasi masalah sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Penegakan Hukum<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum yang tegas dan adil juga sangat penting, agar pelanggaran seperti korupsi dan tindak kriminal lainnya dapat diminimalisir. Aturan hukum diberlakukan tanpa pandang bulu untuk masyarakat biasa maupun pejabat, tanpa memandang status sosial. Dengan adanya kepastian hukum yang baik, masyarakat akan merasa lebih tenang dan keadilan bisa terjaga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Peningkatan Pendidikan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan pendidikan bisa dilakukan dengan memperbaiki fasilitas sekolah, pelatihan kepada guru, dan pemerataan akses pendidikan bagi siswa kurang mampu. Pendidikan bisa membantu masyarakat keluar dari kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Meningkatkan Fasilitas Kesehatan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan fasilitas kesehatan dapat dilakukan dengan membangun lebih banyak rumah sakit dan klinik di daerah terpencil, meningkatkan jumlah tenaga medis, serta memastikan ketersediaan alat medis dan obat. Adanya fasilitas kesehatan yang baik memastikan masyarakat bisa mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, itu tadi pembahasan mengenai pengertian masalah sosial, faktor penyebab, dan beberapa kriteria yang bisa kita gunakan untuk menentukannya, certa contoh-contoh dari masalah sosial. Kalau kamu masih belum puas dengan pembahasan kali ini dan ingin ngobrol sambil belajar bersama tutor berpengalaman, langsung aja yuk, daftar <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/sosiologi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Ruangguru Privat<\/strong><\/a>!<\/p>\n<p><a href=\" https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat \"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d22793-0606-47ce-b955-a69d39c6d969.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Sunarto, K. (1993). <em>Pengantar Sosiologi<\/em>. Jakarta: Lembaga Penerbit FE \u2013 UI.<\/p>\n<p>Osborne, R. Loon, BV. (1996). <em>Mengenal Sosiologi For Beginner<\/em>. Bandung: Mizan.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Universitas Islam An-Nur Lampung. 2024. Masalah Sosial: Penyebab, Dampak dan Solusi [daring]. Tautan: https:\/\/an-nur.ac.id\/masalah-sosial-pengertian-penyebab-dampak-dan-solusi\/#Dampak_Masalah_Sosial (Diakses 31 Oktober 2024)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\"><em>Artikel ini pertama terbit ditulis oleh <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenya Swawikanti<\/a>, kemudian diperbarui\u00a0 oleh <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/laras-sekar-seruni\">Laras Sekar Seruni<\/a> dan Devi Lianovanda<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masalah sosial atau permasalahan sosial seringkali terjadi di sekitar kita. Tapi, apa benar semua masalah itu bisa digolongkan sebagai masalah sosial? Yuk, cari tahu pengertian, faktor penyebab, kriteria untuk menentukan masalah sosial, hingga contoh-contohnya pada artikel Sosiologi kelas 11 berikut ini! &#8212; &nbsp; Pernah nggak kamu menonton berita di televisi, lalu ada berita tentang tawuran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":241,"featured_media":4492,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png"],"_edit_lock":["1740388803:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2021-10-04","2023-09-07"],"_knawatfibu_alt":["Masalah Sosial"],"_aioseo_title":["Masalah Sosial: Pengertian, Penyebab, Kriteria &amp; Contohnya"],"_aioseo_description":["Apa benar semua masalah itu bisa digolongkan sebagai masalah sosial? Yuk, cari tahu 5 kriteria untuk menentukan masalah sosial pada artikel berikut!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[534,539],"tags":[31,10,37,94],"class_list":["post-4492","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-sma-kelas-11","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma","tag-sosiologi-xi"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &amp; Contohnya | Sosiologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &amp; Contohnya | Sosiologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masalah sosial atau permasalahan sosial seringkali terjadi di sekitar kita. Tapi, apa benar semua masalah itu bisa digolongkan sebagai masalah sosial? Yuk, cari tahu pengertian, faktor penyebab, kriteria untuk menentukan masalah sosial, hingga contoh-contohnya pada artikel Sosiologi kelas 11 berikut ini! &#8212; &nbsp; Pernah nggak kamu menonton berita di televisi, lalu ada berita tentang tawuran [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-18T23:03:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-24T09:22:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya\"},\"author\":{\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb\"},\"headline\":\"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &#038; Contohnya | Sosiologi Kelas 11\",\"datePublished\":\"2025-02-18T23:03:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-24T09:22:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya\"},\"wordCount\":1731,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png\",\"keywords\":[\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\",\"Sosiologi XI\"],\"articleSection\":[\"Sosiologi\",\"Sosiologi SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya\",\"name\":\"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria & Contohnya | Sosiologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png\",\"datePublished\":\"2025-02-18T23:03:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-24T09:22:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &#038; Contohnya | Sosiologi Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria & Contohnya | Sosiologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria & Contohnya | Sosiologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Masalah sosial atau permasalahan sosial seringkali terjadi di sekitar kita. Tapi, apa benar semua masalah itu bisa digolongkan sebagai masalah sosial? Yuk, cari tahu pengertian, faktor penyebab, kriteria untuk menentukan masalah sosial, hingga contoh-contohnya pada artikel Sosiologi kelas 11 berikut ini! &#8212; &nbsp; Pernah nggak kamu menonton berita di televisi, lalu ada berita tentang tawuran [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-02-18T23:03:58+00:00","article_modified_time":"2025-02-24T09:22:25+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya"},"author":{"name":"Devi Lianovanda","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb"},"headline":"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &#038; Contohnya | Sosiologi Kelas 11","datePublished":"2025-02-18T23:03:58+00:00","dateModified":"2025-02-24T09:22:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya"},"wordCount":1731,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png","keywords":["Kelas 11","Konsep Pelajaran","SMA","Sosiologi XI"],"articleSection":["Sosiologi","Sosiologi SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya","name":"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria & Contohnya | Sosiologi Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png","datePublished":"2025-02-18T23:03:58+00:00","dateModified":"2025-02-24T09:22:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9e789302-3fd8-4cb3-93c1-62be26dad17e.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pengertian-masalah-sosial-dan-5-kriteria-untuk-menentukannya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &#038; Contohnya | Sosiologi Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4492","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/241"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4492"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22270,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4492\/revisions\/22270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}