{"id":4312,"date":"2021-11-09T00:00:00","date_gmt":"2021-11-09T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4312"},"modified":"2021-11-09T00:00:00","modified_gmt":"2021-11-09T00:00:00","slug":"penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang","title":{"rendered":"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg\" alt=\"Mengenal Kartu Piutang \" width=\"820\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Artikel SMK jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga ini berisi penjelasan mengenai mengelola kartu piutang yang terdiri dari pengenalan piutang, jenis-jenis piutang, kartu piutang, dan prosedur pencatatan piutang.<\/em><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu pernah <em>nggak<\/em> <em>sih<\/em> ada di momen mau nagih utang, tapi merasa<em> nggak <\/em>enakan. Eh, pas udah berani nagih, malah dimarahin sama yang ngutang. Wkwkwk&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Mengenal%20Piutang%20dan%20Prosedur%20Pencatatan%20Piutang%20%7C%20SMK%20Kelas%2011-1.jpeg\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" alt=\"mengenal piutang\"><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\">Lo yang ngutang, lo yang galak (<em>sumber: memegenerator.net<\/em>)<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, sebelumnya kamu dan pihak yang berutang sudah memiliki kesepakatan mengenai tanggal pembayaran. Tapi, ketika kamu menagihnya, pihak tersebut seakan-akan lupa dengan kewajibannya membayar utang.<em> Hadeeeh<\/em>&#8230; bete, <em>deh<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun begitu, kamu harus tetap menagihnya ya, agar orang yang berutang memiliki rasa tanggung jawab untuk mengembalikan sesuatu yang bukan miliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Mengenal%20Piutang%20dan%20Prosedur%20Pencatatan%20Piutang%20%7C%20SMK%20Kelas%2011-1.gif\" alt=\"bayar utang\" width=\"480\" style=\"width: 480px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\">*brb* berubah jadi galak <em>(sumber: giphy.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ngomong-ngomong masalah utang, kamu pasti udah <em>nggak<\/em> asing lagi kalau dengar istilah utang piutang. Dalam dunia bisnis, istilah utang piutang merupakan hal yang <em>nggak<\/em> bisa dilepaskan, terutama pada pencatatan keuangan dan akuntansi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di artikel kali ini, kita akan membahas tentang piutang terlebih dahulu, ya. Kita akan mengenal apa itu piutang, jenis-jenis piutang, kartu piutang, dan prosedur pencatatan piutang. <em>So<\/em>, <em>are you ready, guys? Let\u2019s go!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/administrasi-transaksi\" rel=\"noopener\">Administrasi Transaksi: Pengertian, Fungsi, dan Unsurnya<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Piutang<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika pada kasus awal kita <em>tau<\/em> bahwa utang merupakan kewajiban yang harus dibayarkan kepada pihak yang memberikan pinjaman, maka piutang adalah <strong>kebalikannya<\/strong>.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pengertian%20PIutang.jpg\" alt=\"Pengertian PIutang\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Piutang<\/strong> merupakan <strong>tagihan kepada pihak lain<\/strong> (yang berutang) yang memiliki batas waktu pengembalian yang sudah disepakati bersama. Artinya, pihak yang berutang ini memiliki tuntutan untuk melunasi kewajibannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada transaksi piutang, <strong>pihak yang memiliki utang<\/strong> atau peminjam disebut <strong>debitur<\/strong>, sedangkan <strong>pihak yang memiliki piutang<\/strong> atau pemberi pinjaman disebut <strong>kreditur<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Piutang ada karena terdapat transaksi seperti penjualan barang atau jasa secara <strong>kredit<\/strong>, <strong>pemberian<\/strong> <strong>pinjaman<\/strong>, atau <strong>uang muka<\/strong>. Jadi, piutang bisa berupa uang, barang, penjualan yang belum dibayar lunas, atau tagihan yang belum dibayar oleh pihak lain akan tetapi produknya sudah ia terima.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ciri-Ciri%20Kartu%20Piutang.jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Kartu Piutang\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Piutang akan dinyatakan sah jika terdapat <strong>faktur (<\/strong><strong><em>invoice<\/em><\/strong><strong>)<\/strong>, yaitu <strong>bukti transaksi<\/strong> dari transaksi penjualan. Isi dari faktur tersebut harus memenuhi syarat, yaitu memiliki <strong>nilai<\/strong> dan <strong>tanggal jatuh tempo. <\/strong>Setelah itu, faktur akan diterbitkan (dicetak).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Supaya lebih paham, coba <em>deh<\/em> perhatikan contoh soal piutang di bawah ini. Kira-kira, sudah sesuai belum ya dengan ciri-ciri piutang yang sudah kita bahas sebelumnya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tanggal 1 September, PT A menjual barang dagang senilai Rp50 juta kepada pelanggan Y yang akan dibayar pada 1 Oktober. Pada 1 Oktober, pihak Y cukup membayar senilai Rp50 juta tanpa tambahan lain.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jawabannya? <em>Yup<\/em>! Sudah sesuai, ya. Pada contoh tersebut, terdapat nilai jatuh tempo yang harus dibayarkan pihak Y kepada PT A, yaitu sebesar Rp50 juta. Selain itu, tanggal jatuh tempo piutang yang harus dibayarkan pihak Y kepada PT A tertulis dengan jelas, yaitu tanggal 1 Okt. <em>Nah<\/em>, pada contoh ini tidak ada bunga yang berlaku, jadi pihak Y hanya membayar sebesar nilai yang disepakati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; color: #2eb5c0;\">Jenis-Jenis Piutang<\/span><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Piutang terbagi menjadi tiga jenis, yaitu <strong>piutang usaha<\/strong>, <strong>piutang wesel<\/strong>, dan <strong>piutang lain-lain<\/strong>. Pada <a href=\"\/blog\/prinsip-dasar-akuntansi-dalam-membuat-laporan-keuangan\" rel=\"noopener\"><span>pembukuan laporan keuangan<\/span><\/a>, ketiga jenis piutang ini dikelompokkan pada <a href=\"\/blog\/ekonomi-kelas-12-penggolongan-akun\" rel=\"noopener\"><span>akun <\/span><\/a>yang berbeda karena memiliki cara hitung yang berbeda. Penasaran? Simak terus, ya!<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>a. Piutang Usaha (<em>Accounts Receivable)<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Piutang usaha disebabkan karena adanya <strong>transaksi berupa penjualan barang atau jasa secara kredit<\/strong>. <em>Nah<\/em>, piutang usaha diklasifikasikan dalam <span>neraca<\/span>\/laporan posisi keuangan sebagai harta (aset) lancar (dapat digunakan dalam jangka waktu dekat). Hal ini karena piutang usaha umumnya memiliki jangka waktu pendek antara 30 &#8211; 90 hari.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perjanjian piutang usaha dilakukan secara informal. Persetujuan pihak satu dan pihak lainnya (kreditur dan debitur) hanya berdasarkan dokumen-dokumen perusahaan, seperti faktur dan kontrak penyerahan, tanpa adanya surat jaminan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>b. Piutang Wesel (<em>Notes Receivable)<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Piutang wesel merupakan tagihan yang muncul dari transaksi penjualan barang atau jasa yang <strong>disertai dengan dokumen dan surat jaminan (wesel) <\/strong>yang mengikat antara pihak debitur dengan kreditur. Piutang wesel terbagi lagi menjadi dua jenis <em>nih<\/em>, yaitu piutang wesel berbunga dan tidak berbunga.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Piutang wesel berbunga<\/strong> merupakan jumlah uang yang diterima pemegang wesel (kreditur) ketika tanggal jatuh tempo. Jumlah uangnya ini sebesar nilai nominal yang dipinjam debitur ditambah bunga. Biasanya, bunga piutang dinyatakan dalam persentase (%) dari nilai piutang wesel.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, pada 1 Februari 2020, PT. B memiliki utang sebesar Rp8.000.000,00 kepada PT. A dengan bunga 4% per bulan. Masa jatuh tempo ditetapkan tanggal 1 Agustus 2020. Maka, perhitungan piutang wesel berbunganya, yaitu bunga wesel saat jatuh tempo = Rp8.000.000,00 x 4% x 6 bulan = Rp1.920.000,00. Jadi, nilai jatuh temponya yaitu nominal + bunga = Rp8.000.000,00 + Rp1.920.000,00 = Rp9.920.000,00.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, kalau <strong>piutang wesel tidak berbunga<\/strong> merupakan piutang yang tidak memberikan bunga kepada pihak debitur. Jadi, ketika tanggal jatuh tempo, uang yang diterima pemegang wesel adalah sebesar nominal yang disepakati.&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>c. Piutang Lain-lain (<em>Other Accounts Receivable)<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Piutang ini terjadi <strong>bukan dari penjualan kredit barang atau jasa, melainkan<\/strong> <strong>non-usaha<\/strong>. Misalnya, seperti penjualan surat berharga, pemberian uang muka pada pemegang saham, para direktur, gaji karyawan, dan tuntutan atas kerugian\/kerusakan.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Perbedaan%20Jenis-jenis%20PIutang-1.jpg\" alt=\"Perbedaan Jenis-jenis PIutang\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/konsep-dasar-fungsi-dan-prinsip-administrasi-kepegawaian\" rel=\"noopener\">Konsep Dasar, Fungsi, dan Prinsip Administrasi Kepegawaian<\/a><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; color: #2eb5c0;\">Kartu Piutang<\/span><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Piutang akan dicatat dalam sebuah buku besar pembantu yang disebut <strong>kartu piutang<\/strong>. Jadi, setiap transaksi piutang yang telah terjadi akan dibukukan dalam kartu piutang. Bentuk kartunya seperti gambar di bawah ini, ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<script>(function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.ex.co\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','exco-sdk'));<\/script>\n<\/p>\n<div class=\"exco\" data-id=\"f95ae7e9-1f4b-49a4-8d95-6a9686a6f057\" data-show-share=\"false\" data-show-info=\"false\">&nbsp;<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kartu piutang, terdapat <strong>nama debitur,<\/strong> <strong>tanggal transaksi,<\/strong> <strong>syarat pembayaran (tanggal jatuh tempo<\/strong> <strong>dan<\/strong> <strong>nominal pembayaran), dan<\/strong> <strong>nama kreditur <\/strong>&nbsp;yang mengesahkan&nbsp; kartu piutang tersebut.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kartu piutang dibuat oleh <strong>petugas piutang<\/strong> yang telah disahkan kepala keuangan atau <em>akunting. <\/em>Lalu, dikelompokkan per masing-masing debiturnya, sehingga kita bisa mengetahui catatan transaksi piutang setiap debitur secara jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; color: #2eb5c0;\">Prosedur Pencatatan Piutang<\/span><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada penjelasan kartu piutang, kamu pasti menemukan kata \u2018rincian mutasi piutang\u2019. <em>Hmm,<\/em> lalu apa <em>sih<\/em> yang dimaksud mutasi piutang? Mutasi piutang merupakan perubahan jumlah piutang yang muncul karena adanya sebuah transaksi. Pada kartu piutang, transaksi tersebut misalnya seperti penjualan secara kredit, penerimaan kas debitur, retur penjualan, dan penghapusan piutang.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data-data piutang dimasukan ke dalam kartu piutang menggunakan prosedur pencatatan piutang. <em>Nah<\/em>, prosedur ini dilakukan dengan cara memindahkan (<em>posting<\/em>) catatan keuangan transaksi yang ada di jurnal umum dan jurnal khusus ke buku besar. Setelah itu, dari buku besar, baru dimasukkan ke dalam kartu piutang, berdasarkan masing-masing jurnal.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, coba kamu perhatikan proses pencatatan piutang ke dalam kartu piutang di bawah ini, ya!&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perusahaan Onderdil Motor Buana menjual barang dagang secara kredit kepada beberapa perusahaan, yaitu PT Nusantara dan PD Jaya Motor pada bulan Agustus 2020. Berikut ini adalah beberapa data transaksi perusahaan Onderdil Motor Buana di bulan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Transaksi penjualan kredit kepada debitur yang terjadi pada bulan Agustus 2020:<\/p>\n<ul>\n<li>&nbsp;Agustus 10, faktur No. S-06 kepada PT NUSANTARA seharga = Rp2.200.000,00<\/li>\n<li>&nbsp;Agustus 15, faktur No. S-07 kepada PD JAYA MOTOR seharga = Rp5.500.000,00<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jumlah penjualan kredit bulan Agustus 2020 = Rp7.700.000,00<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, data transaksi penjualan kredit PT Nusantara dan PD Jaya Motor yang terjadi di bulan Agustus 2020 kita tulis di jurnal penjualan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jurnal%20Penjualan.jpg\" alt=\"Jurnal Penjualan\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah ditulis di jurnal penjualan, langkah selanjutnya yaitu memindahkan data tersebut ke buku besar. <em>Nah<\/em>, pencatatannya di <strong>buku besar<\/strong> adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Transaksi penjualan kredit kepada debitur dicatat dalam jurnal penjualan (JPn) pada jurnal khusus di halaman 1. Maka dari itu, pada kolom referensi (Ref) ditulis JPn-1.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Semua lembar bukti tagihan (faktur penjualan) yang dicatat dalam jurnal penjualan sebesar Rp7.700.000,00 ditulis di bagian debit akun piutang dagang, dengan keterangan tanggal 31 Agustus 2020 (akhir bulan).&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, posting akun piutang dagang pada buku besar akan ditulis seperti pada gambar di bawah ini, ya.<\/p>\n<p><span style=\"background-color: #ffff04;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Buku%20Besar%20SMK.jpg\" alt=\"Buku Besar PIutang\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, setelah data-data tersebut dipindahkan ke buku besar, sudah <em>tau<\/em> <em>dong <\/em>apa langkah selanjutnya? <em>Yup<\/em>, memasukan data ke kartu piutang masing-masing debitur. Kartu piutang akan ditulis sebagai berikut:<\/p>\n<p>1. Kolom tanggal diisi dengan tanggal masing-masing transaksi<\/p>\n<p>2. Rincian rekening masing-masing debitur tercatat dalam kartu piutang di sisi debit<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kartu%20Piutang%20SMK.jpg\" alt=\"Kartu Piutang\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sip<\/em>! Sampai sini kamu sudah paham <em>kan<\/em> tentang materi piutang, kartu piutang, dan prosedur pencatatan piutang?&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Piutang<\/strong> merupakan <strong>tagihan yang harus dibayarkan peminjam (debitur) kepada pemberi pinjaman (kreditur)<\/strong> karena adanya transaksi barang\/jasa secara kredit (non tunai). Piutang ini banyak <strong>jenisnya, ada piutang usaha, piutang wesel, dan piutang lain-lain<\/strong>. Kemudian, piutang dicatat dalam sebuah buku pembantu yang disebut <strong>kartu piutang<\/strong>. Proses pencatatan data-data piutang dalam kartu piutang harus menggunakan <strong>prosedur pencatatan kartu piutang<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yup<\/em>, selesai <em>deh<\/em> materi kita kali ini. Gimana? Seru <em>kan<\/em> belajar akuntansi? Sekarang, kamu jadi <em>tau nih<\/em> pengertian, ciri dan jenis-jenis piutang, kartu piutang, serta prosedur pencatatan kartu piutang. Kalau kamu ingin mempelajari materi lain seputar utang, piutang dan prosedur pencatatannya, coba <em>deh<\/em> tonton di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" style=\"font-weight: bold;\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">ruangbelajar!<\/a> Di sana, ada ribuan video materi pelajaran lengkap dengan latihan soal dan pembahasannya, <em>lho<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kartu Piutang [Daring] &#8211; Nusantara, D. A (2003) Mengelola Kartu Piutang. Departemen Pendidikan Nasional. Tautan: http:\/\/mirror.unpad.ac.id\/orari\/pendidikan\/materi-kejuruan\/bisnis-manajemen\/akuntansi\/mengelola_kartu_piutang_dagang.pdf (Diakses: 16 September 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Sumber foto:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Gif image [Daring] &#8211; Tautan: https:\/\/giphy.com\/gifs\/staronfox-XJMA30FGthudGoYRqo\/links (Diakses: 16 September 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Meme [Daring] &#8211; Tautan: memegenerator.net (Diakses: 16 September 2020)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel SMK jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga ini berisi penjelasan mengenai mengelola kartu piutang yang terdiri dari pengenalan piutang, jenis-jenis piutang, kartu piutang, dan prosedur pencatatan piutang. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":4312,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg"]},"categories":[1],"tags":[331,10,154,310],"class_list":["post-4312","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-akl","tag-konsep-pelajaran","tag-smk","tag-smk-kelas-xi"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel SMK jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga ini berisi penjelasan mengenai mengelola kartu piutang yang terdiri dari pengenalan piutang, jenis-jenis piutang, kartu piutang, dan prosedur pencatatan piutang. &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-09T00:00:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\"},\"headline\":\"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11\",\"datePublished\":\"2021-11-09T00:00:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang\"},\"wordCount\":1437,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg\",\"keywords\":[\"AKL\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMK\",\"SMK Kelas xi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang\",\"name\":\"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-09T00:00:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\",\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Hidayah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel SMK jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga ini berisi penjelasan mengenai mengelola kartu piutang yang terdiri dari pengenalan piutang, jenis-jenis piutang, kartu piutang, dan prosedur pencatatan piutang. &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2021-11-09T00:00:00+00:00","author":"Nurul Hidayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Hidayah","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang"},"author":{"name":"Nurul Hidayah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae"},"headline":"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11","datePublished":"2021-11-09T00:00:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang"},"wordCount":1437,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg","keywords":["AKL","Konsep Pelajaran","SMK","SMK Kelas xi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang","name":"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg","datePublished":"2021-11-09T00:00:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Kartu%20Piutang%20-%20SMK%2011.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/penjelasan-piutang-dan-pencatatan-kartu-piutang#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Piutang, Ciri, Jenis, dan Prosedur Pencatatannya | SMK Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae","name":"Nurul Hidayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Hidayah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4312"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4312\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}