{"id":4294,"date":"2021-11-11T08:23:54","date_gmt":"2021-11-11T08:23:54","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4294"},"modified":"2023-09-17T17:05:07","modified_gmt":"2023-09-17T10:05:07","slug":"biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur","title":{"rendered":"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20(Fungi).jpg\" alt=\"Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi)\" width=\"820\" \/><\/em><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Pada artikel kali ini, kamu akan mempelajari tentang jenis-jenis protista mirip jamur (fungi), ciri-ciri yang dimiliki, habitat, cara reproduksi, hingga contohnya. Yuk, baca sampai selesai!<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>&#8212;<\/em><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Halo, semua! Akhirnya sampai juga pada pembahasan terakhir kita <em>nih,<\/em> tentang pengklasifikasian kingdom protista. Jika pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas tentang jenis-jenis <a href=\"\/blog\/bilogi-kelas-10-jenis-jenis-protista-mirip-hewan\" rel=\"noopener\"><strong>protista mirip hewan<\/strong><\/a> dan <a href=\"\/blog\/biologi-kelas-10-macam-macam-protista-mirip-tumbuhan\" rel=\"noopener\"><strong>protista mirip tumbuhan<\/strong><\/a>, maka pada pembahasan k<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">ali ini, kita akan membahas tentang subkingdom protista yang terakhir, yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">protista mirip jamur<\/span>. Hmm, k<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">ira-kira\u00a0apa saja ya\u00a0<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">jenis-jenis dari subkingdom protista yang terakhir ini? Kalau begitu, langsung saja <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">yuk <\/em><span style=\"background-color: transparent;\">kita\u00a0<\/span><em style=\"background-color: transparent;\">scroll-scroll<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> artikelnya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Protista mirip jamur adalah <strong>protista heterotrof yang memperoleh makanan dari organisme lain dengan cara menguraikan atau menelan makanannya<\/strong>. Protista mirip jamur tidak dimasukkan dalam kelompok jamur sesungguhnya karena memiliki struktur tubuh, cara reproduksi, dan siklus hidup yang berbeda dari jamur sesungguhnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ciri-Ciri%20Protista%20Mirip%20Jamur.jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Protista Mirip Jamur\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ingat, ya! Protista mirip jamur <strong>bukan merupakan jamur sejati<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">,<\/span> akan <span style=\"font-weight: normal;\">tetapi<\/span>, protista jenis ini <span style=\"font-weight: normal;\">memiliki<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">karakteristik<\/span> yang memang <span style=\"font-weight: bold;\">menyerupai jamur sejati<\/span>. Kelompok protista mirip jamur ini tergolong organisme eukariotik dan bersifat heterotrof, mereka hidup sebagai parasit atau pengurai dan punya struktur penghasil spora atau sporangium. <\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\">Beberapa dari protista mirip jamur <span style=\"font-weight: normal;\">berukuran kecil<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">dan hidup di<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">lingkungan yang<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">lembab atau basah<\/span>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, macam-macam jamur protista dikelompokkan dalam 3 filum (kelas), yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">jamur lendir plasmodial (Myxomycota)<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">jamur lendir seluler (Acrasiomycota)<\/span>, dan <span style=\"font-weight: bold;\">jamur air (Oomycota)<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Klasifikasi%20Protista%20Mirip%20Jamur.jpg\" alt=\"Klasifikasi Protista Mirip Jamur\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Myxomycota (Jamur Lendir Plasmodial)<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Myxomycota <span style=\"font-weight: normal;\">disebut dengan jamur lendir karena <span style=\"font-weight: bold;\">memiliki<\/span><\/span> <strong>protoplasma tanpa dinding sel<\/strong>. Myxomycota adalah kelompok jenis jamur lendir yang berwarna kuning karena memiliki pigmen berwarna kuning atau oranye. Myxomycota <span style=\"font-weight: normal;\">bersifat heterotrof, memiliki bentuk tubuh seperti lendir (plasmodium), dan dapat bergerak-gerak seperti amoeba<\/span>.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Habitat Myxomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Myxomycota dapat <span style=\"font-weight: normal;\">hidup di<\/span><strong> tempat yang lembab dan basah<\/strong> seperti hutan basah atau sampah yang basah. Kelompok ini juga dapat ditemui di batang kayu yang busuk, <em>lho!<\/em><\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Reproduksi Myxomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Reproduksi myxomycota dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara <strong>generatif dan vegetatif<\/strong>. Pada <span style=\"font-weight: normal;\">reproduksi secara <span style=\"font-weight: bold;\">generatif<\/span><\/span>, akan melibatkan <span style=\"font-weight: normal;\">peleburan sel gamet<\/span> dengan cara <strong>singami<\/strong>. Singami adalah peleburan dua buah sel gamet yang memiliki ukuran dan bentuk yang sama tetapi memiliki jenis yang berbeda. Peleburan ini kemudian diikuti dengan peleburan inti yang menghasilkan zigot diploid.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan, pada <span style=\"font-weight: normal;\">reproduksi secara<\/span><strong> vegetatif<\/strong> dilakukan dengan <strong>spora<\/strong> yang nantinya akan membentuk sel gamet. <span style=\"font-weight: normal;\">Spora<\/span> sendiri adalah satu atau beberapa sel yang bisa berupa sel haploid atau diploid yang dibungkus oleh lapisan pelindung.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Contoh Myxomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Contoh<\/span> myxomycota antara lain<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Physarum polycephalum <\/em><\/span>dan <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Dictyostelium discoideum<\/em><\/span> yang keduanya berfungsi sebagai pengurai sampah organik serta pemakan bakteri.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Physarum_polycephalum_plasmodium-1.jpg\" alt=\"protista mirip jamur\" width=\"600\" \/><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"color: #000000;\">Physarum polycephalum <span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">yang hidup di sebatang kayu yang busuk <\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\">(Sumber: en.wikipedia.org)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/macam-macam-sistem-klasifikasi-makhluk-hidup\" rel=\"noopener\">Mengenal 5 Macam Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup<\/a><\/p>\n<h2 style=\"font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Acrasiomycota (Jamur Lendir Seluler)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acrasiomycota adalah <span style=\"font-weight: normal;\">jamur lendir seluler yang<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> hidup bebas dan amoeboid (berbentuk menyerupai amoeba), serta memiliki inti bersekat<\/span>. Jamur kelompok ini memiliki tahapan (fase) makan yang berupa sel-sel yang hidup soliter, tetapi setelah makanannya habis sel-sel tersebut membentuk agregat (koloni) dalam suatu unit.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Habitat Acrasiomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Habitat acrasiomycota di tempat-tempat yang <span style=\"font-weight: bold;\">mengandung kotoran<\/span> dan di <span style=\"font-weight: bold;\">tumbuhan-tumbuhan yang sudah membusuk<\/span>.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Reproduksi Acrasiomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reproduksi acrasiomycota dilakukan secara <span style=\"font-weight: bold;\">generatif<\/span> (seksual) dengan <span style=\"font-weight: bold;\">singami sel ameboid<\/span> dan secara <span style=\"font-weight: bold;\">vegetatif<\/span> (aseksual) dengan <span style=\"font-weight: bold;\">membentuk tubuh buah <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">(<em>fruiting body<\/em>)<\/span>.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Contoh Acrasiomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh acrasiomycota antara lain <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Dictyostelium discoideum<\/em><\/span> yang banyak ditemukan di lantai hutan dan menjadi model organisme untuk dipelajari genetika dan biologi molekulernya. Lalu, ada juga <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Polysphondylium<\/em><\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">sp.<\/span> yang bisa membentuk mikrosista, serta <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Fonticula alba<\/em><\/span> yang tubuh buahnya seperti gunung berapi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dictyostelium%20discoideum.jpg\" alt=\"Dictyostelium discoideum\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Dictyostelium discoideum (Sumber: wikimedia.org)<\/em><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Oomycota (Jamur Air)<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Oomycota disebut sebagai jamur air karena memang kebanyakan habitat dari spesies jamur air adalah di air, tapi tidak semuanya hidup di air, ya. Oomycota <\/span><span style=\"color: #000000;\">memiliki bentuk yang berbeda dari jamur lendir karena <span style=\"font-weight: normal;\">tubuhnya tersusun atas <\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>hifa yang tidak bersekat <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">dan<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">punya ciri utama yaitu<\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong> dinding selnya terbuat dari selulosa<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Habitat Oomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Habitat oomycota <strong>berada di dalam air<\/strong>, baik itu perairan tawar, kolam, danau, serta di tempat-tempat yang lembab.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Reproduksi Oomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Reproduksi oomycota dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara <strong>a<\/strong><strong>seksual atau seksual<\/strong>. <span style=\"font-weight: normal;\">Reproduksi<\/span><strong> aseksual<\/strong> dilakukan dengan cara <span style=\"font-weight: normal;\">membentuk spora yang disebut dengan<\/span><strong> zoospora<\/strong>. Sedangkan, <span style=\"font-weight: normal;\">reproduksi <\/span><strong>seksual<\/strong> dilakukan dengan cara <strong>pembentukan gamet<\/strong> yang kemudian akan berubah menjadi zigot. Nantinya, zigot ini akan membentuk oospora dan akan berkembang menjadi oomycota dewasa.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 18px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\">Contoh Oomycota<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Contoh <\/span>oomycota antara lain<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Saprolegnia<\/em><\/span> yang bersifat saprofit atau menyerap makanan pada hewan yang sudah mati, <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Phytophthora infestans<\/em><\/span> yang merupakan parasit pada tanaman kentang, serta <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Phytophthora nicotianae <\/em><\/span>yaitu parasit pada tanaman tembakau.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/abdn.ac.uk.jpg\" alt=\"protista mirip jamur\" width=\"600\" \/><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"color: #000000;\">Saprolegnia <span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">(bercak yang berwarna putih) yang hidup pada ikan <\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\">(Sumber: abdn.ac.uk)<\/span><\/em><span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itu tadi pembahasan kita tentang jenis-jenis protista mirip jamur (fungi). Nah, dengan terbitnya artikel ini, maka, <span style=\"color: #000000;\">lengkap sudah pembahasan kita tentang pengklasifikasian pada kingdom protista, ya! Sekarang kamu jadi tahu <span style=\"font-style: italic;\">deh<\/span>, tentang\u00a0jenis-jenis dari masing-masing subkingdom protista. Oh iya, kalau kamu masih kurang paham dengan materi ini, kamu bisa gabung di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a>,\u00a0<span style=\"font-style: italic;\">lho<\/span>. Di sana kamu akan belajar melalui video animasi yang menarik dengan para Master Teacher yang asik. Ayo, buruan gabung!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" width=\"822\" height=\"200\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Referensi:\u00a0<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Irnaningtyas. (2016). <em>Biologi untuk SMA\/MA Kelas X Kurikulum 2013<\/em>. Jakarta: Penerbit Erlangga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">Sumber Foto:\u00a0<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Foto &#8216;<em>Physarum polycephalum\u00a0<\/em>yang hidup di sebatang kayu yang busuk&#8217; [daring], Tautan: https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Physarum_polycephalum<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Foto &#8216;<em>Saprolegnia\u00a0<\/em>(bercak yang berwarna putih) yang hidup pada ikan&#8217; [daring], Tautan: https:\/\/www.abdn.ac.uk\/sfirc\/research\/vaccine-development\/parafishcontrol-saprolegnia\/\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Foto &#8216;<em>Dictyostelium discoideum<\/em>&#8216; [daring], Tautan: https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/File:Dictyostelium_discoideum_fb_2.jpg<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Artikel ini telah diperbarui pada 10 November 2021.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel kali ini, kamu akan mempelajari tentang jenis-jenis protista mirip jamur (fungi), ciri-ciri yang dimiliki, habitat, cara reproduksi, hingga contohnya. Yuk, baca sampai selesai! &#8212; &nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":4294,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg"],"_edit_lock":["1694944969:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":[null],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[506,510],"tags":[112,52,10,37],"class_list":["post-4294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-sma-kelas-10","tag-biologi-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, kamu akan mempelajari tentang jenis-jenis protista mirip jamur (fungi), ciri-ciri yang dimiliki, habitat, cara reproduksi, hingga contohnya. Yuk, baca sampai selesai! &#8212; &nbsp;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-11T08:23:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-17T10:05:07+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hani Ammariah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hani Ammariah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur\"},\"author\":{\"name\":\"Hani Ammariah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f\"},\"headline\":\"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10\",\"datePublished\":\"2021-11-11T08:23:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-17T10:05:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur\"},\"wordCount\":878,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg\",\"keywords\":[\"Biologi X\",\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Biologi\",\"Biologi SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur\",\"name\":\"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-11T08:23:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-17T10:05:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f\",\"name\":\"Hani Ammariah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Hani Ammariah\"},\"description\":\"Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/hani-ammariah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Pada artikel kali ini, kamu akan mempelajari tentang jenis-jenis protista mirip jamur (fungi), ciri-ciri yang dimiliki, habitat, cara reproduksi, hingga contohnya. Yuk, baca sampai selesai! &#8212; &nbsp;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2021-11-11T08:23:54+00:00","article_modified_time":"2023-09-17T10:05:07+00:00","author":"Hani Ammariah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Hani Ammariah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur"},"author":{"name":"Hani Ammariah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f"},"headline":"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10","datePublished":"2021-11-11T08:23:54+00:00","dateModified":"2023-09-17T10:05:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur"},"wordCount":878,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg","keywords":["Biologi X","Kelas 10","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Biologi","Biologi SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur","name":"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg","datePublished":"2021-11-11T08:23:54+00:00","dateModified":"2023-09-17T10:05:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Protista%20Mirip%20Jamur%20%28Fungi%29.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/biologi-kelas-10-mengenal-jenis-jenis-protista-mirip-jamur#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur (Fungi) | Biologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f","name":"Hani Ammariah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hani Ammariah"},"description":"Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/hani-ammariah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14301,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4294\/revisions\/14301"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4294"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}