{"id":3958,"date":"2022-01-06T05:38:48","date_gmt":"2022-01-05T22:38:48","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3958"},"modified":"2023-12-04T11:48:04","modified_gmt":"2023-12-04T04:48:04","slug":"dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial","title":{"rendered":"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg\" alt=\"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Gejala sosial ternyata nggak cuma memberi dampak negatif saja lho dalam masyarakat, tapi juga ada dampak positifnya! Yuk, pelajari dampak positif dan negatif gejala sosial dalam masyarakat!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Halo, teman-teman! Masih ingat nggak tentang <\/span><\/span><a href=\"\/blog\/pengertian-klasifikasi-dan-karakteristik-gejala-sosial\" rel=\"noopener\" style=\"font-weight: bold;\">gejala sosial<\/a><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\"> yang sudah kita pelajari di semester sebelumnya?&nbsp;<\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala sosial adalah <span style=\"font-weight: bold;\">suatu peristiwa yang terjadi di masyarakat yang menyangkut nilai-nilai sosial dan moral<\/span>. <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala sosial bisa menciptakan gesekan di masyarakat dan dapat memicu terjadinya perubahan sosial. Kamu pasti berpikir bahwa gejala sosial akan selalu menimbulkan kekacauan dan berbagai dampak negatif seperti tawuran dan kemiskinan, kan? Padahal, kalau kita melihat dari sisi yang lain, ternyata banyak juga lho, dampak positif dari gejala sosial! <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Kira-kira apa saja ya, dampak positif dan negatif gejala sosial? Yuk, kita bahas!<\/span><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Dampak Positif Gejala Sosial<\/span><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala sosial dapat menimbulkan beberapa dampak positif di masyarakat, antara lain sebagai berikut:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20Gejala%20Sosial%20dalam%20Masyarakat.jpg\" alt=\"Dampak Positif Gejala Sosial dalam Masyarakat\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">1. Potensi munculnya nilai dan norma baru<\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Gejala sosial bisa menjadi penanda bahwa ada <\/span><\/span><a href=\"\/blog\/nilai-norma-dan-keteraturan-sosial\" rel=\"noopener\" style=\"font-weight: bold;\">nilai dan norma<\/a><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\"> masyarakat yang sudah ketinggalan zaman. Artinya, nilai dan norma yang telah ada sebelumnya sudah <span style=\"font-weight: bold;\">tidak lagi menjawab kebutuhan<\/span> yang ada di tengah masyarakat, atau dengan kata lain, sudah <span style=\"font-weight: bold;\">tidak kontekstual<\/span>.<\/span> Sehingga, munculnya gejala sosial diharapkan dapat memunculkan <span style=\"font-weight: bold;\">nilai dan norma baru<\/span> yang sesuai dengan perkembangan zaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Adanya upaya mewujudkan kesetaraan <em>gender<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Perkembangan zaman di masyarakat akan meningkatkan kesadaran bahwa <span style=\"font-weight: bold;\">laki-laki dan perempuan memiliki hak asasi yang sama<\/span> sebagai manusia.<\/span> Hal ini jelas merupakan pertanda yang baik karena dengan adanya kesetaraan gender, tidak ada lagi ketimpangan atau <em>judgement <\/em>dari lingkungan terhadap suatu <em>gender <\/em>tertentu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Adanya diferensiasi struktural<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Diferensiasi struktural ini mengacu kepada berkembangnya<\/span><strong> lembaga-lembaga sosial baru<\/strong>. Berbagai macam kebutuhan di masyarakat yang semakin kompleks membutuhkan wadah dan lembaga baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Contohnya yaitu adanya <em>e-commerce<\/em> yang memperlihatkan bentuk baru dari transaksi jual-beli yang berkembang di masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Tingkat pendidikan formal semakin tinggi dan merata<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala sosial yang berhasil diatasi akan membawa pemahaman bahwa <strong>\u201cpendidikan itu penting\u201d<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Akibatnya, masyarakat akan lebih <em>aware <\/em>terhadap pendidikan dan berusaha untuk mendapatkan akses pendidikan, khususnya pendidikan formal, yang lebih baik lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Meningkatnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pendidikan, munculnya berbagai penelitian ilmiah terkait gejala sosial yang telah terjadi semakin menyadarkan masyarakat terhadap <span style=\"font-weight: bold;\">pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">(iptek)<\/span> demi meningkatkan berbagai penemuan, mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi di tengah masyarakat melalui penelitian sosial, untuk meningkatkan taraf hidup.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Berkembangnya industrialisasi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ketika masyarakat <strong>sudah mendapatkan pendidikan yang baik, produktivitas masyarakat pun akan meningkat<\/strong> dengan sendirinya. Hal ini mengakibatkan industri-industri semakin berkembang menjadi lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Kesadaran politik semakin tinggi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Masyarakat yang terdidik umumnya akan <strong>menyadari pentingnya kontribusi setiap individu dalam praktek politik<\/strong>. Tingginya kesadaran politik ini ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam politik praktis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>8. Perlindungan terhadap kebebasan dalam kehidupan beragama<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala sosial memberi pelajaran pada masyarakat akan <strong>pentingnya hidup berdampingan dan menghormati keanekaragaman<\/strong>. Dengan begitu, diharapkan akan munculnya kerukunan antar umat beragama yang berujung pada terwujudnya kebebasan beragama secara hakiki.<\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\" rel=\"noopener\">Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sekarang, kita bahas dampak negatif dari gejala sosial, yuk!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\">Dampak Negatif Gejala Sosial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain dampak positif, gejala sosial juga dapat memberikan beberapa dampak negatif di tengah masyarakat, antara lain sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg\" alt=\"Dampak Negatif Gejala Sosial\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">1. Terjadi kerusakan alam di berbagai wilayah<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gejala sosial dapat menimbulkan kekacauan di masyarakat. Hal ini dapat mengakibatkan banyak warga yang <span style=\"font-weight: bold;\">mengambil sumber daya dari alam secara berlebihan<\/span>, atau bahkan <span style=\"font-weight: bold;\">dengan sengaja merusak alam<\/span>. Contohnya seperti yang baru-baru ini terjadi, banyak kebun pohon pisang yang rusak di beberapa wilayah akibat ulah remaja-remaja di berbagai wilayah yang mengikuti video viral memukul pohon pisang sampai tumbang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">2. Terjadi penyimpangan sosial di tengah masyarakat<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gejala sosial dapat menimbulkan terjadinya <span style=\"font-weight: bold;\">perilaku menyimpang<\/span> atau biasa disebut juga sebagai <span style=\"font-weight: bold;\">penyimpangan sosial<\/span>. Contohnya, tingginya tingkat <\/span><span style=\"color: #000000;\">kemiskinan dapat menyebabkan banyak kasus <span style=\"font-weight: bold;\">pencurian<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">. Selain itu, kurangnya akses terhadap pendidikan dapat menyebabkan <span style=\"font-weight: bold;\">kenakalan remaja<\/span> dan <span style=\"font-weight: bold;\">tindakan asusila<\/span>.&nbsp;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">3. Meningkatnya konflik yang mengarah kepada kekerasan di tengah masyarakat<\/span><\/h3>\n<p><a href=\"\/blog\/bentuk-konflik-sosial-di-masyarakat\" rel=\"noopener\" style=\"font-weight: bold;\">Konflik sosial<\/a><span style=\"color: #000000;\"> yang dimaksud di sini dapat berupa <span style=\"font-weight: bold;\">tawuran<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">peperangan<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">perebutan wilayah kekuasaan<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">perebutan daerah sumber daya alam<\/span>, dan sebagainya. Konflik-konflik sosial ini dapat disebabkan oleh gejala sosial seperti kemiskinan, tingginya tingkat pengangguran, serta kurangnya SDM dan SDA yang berkualitas di suatu wilayah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">4. Terdapat kesenjangan antarkelas sosial<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tingginya tingkat kemiskinan dapat menyebabkan kesenjangan antarkelas sosial dalam masyarakat. Kesenjangan antarkelas sosial ini, dapat memicu adanya <span style=\"font-weight: bold;\">ketidakrukunan<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">antar sesama warga<\/span>, bahkan dapat memicu <span style=\"font-weight: bold;\">tindakan kriminal<\/span>, seperti pencurian.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-weight: bold; font-size: 16px;\">5. Meningkatnya kriminalitas di masyarakat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang sudah dibahas pada poin sebelumnya, gejala sosial berupa kemiskinan dapat memicu terjadinya kesenjangan antarkelas sosial. Tidak berhenti sampai di situ, kemiskinan juga dapat memicu terjadinya <span style=\"font-weight: bold;\">tindak kriminal<\/span> di masyarakat, seperti <span style=\"font-weight: bold;\">pencurian, penjambretan, atau bahkan pembunuhan<\/span> demi mendapatkan warisan.<\/span><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-dan-jenis-objek-kajian-sosiologi\" rel=\"noopener\">Mengenal Objek Kajian Sosiologi dan Jenis-Jenisnya<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ternyata banyak juga ya dampak positif dan negatif dari adanya gejala sosial! Kamu bisa menyebutkan dampak positif maupun negatif lainnya? Coba sebutkan di kolom komentar, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Nah, segitu dulu materi kita tentang dampak positif dan negatif gejala sosial dalam masyarakat. Kamu ingin mencari materi lainnya tanpa perlu repot membaca berbagai sumber? Diskusi aja langsung bersama guru les berpengalaman di <a href=\"\/privat\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: bold;\">Ruangguru Privat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: normal;\">!<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/463bdf8f-c626-4f21-9d4d-c76f24a93208.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangguru privat\" \/><\/a><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Suhardi, Sri Sunarti. (2009). <em>Sosiologi 1: Untuk SMA\/MA Kelas X Program IPS<\/em>. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em><strong>Artikel ini telah diperbarui pada 4 Januari 2022.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gejala sosial ternyata nggak cuma memberi dampak negatif saja lho dalam masyarakat, tapi juga ada dampak positifnya! Yuk, pelajari dampak positif dan negatif gejala sosial dalam masyarakat! &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":3958,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1701665284:1"]},"categories":[534,538],"tags":[52,10,37,106],"class_list":["post-3958","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma","tag-sosiologi-x"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gejala sosial ternyata nggak cuma memberi dampak negatif saja lho dalam masyarakat, tapi juga ada dampak positifnya! Yuk, pelajari dampak positif dan negatif gejala sosial dalam masyarakat! &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-05T22:38:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-04T04:48:04+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10\",\"datePublished\":\"2022-01-05T22:38:48+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T04:48:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial\"},\"wordCount\":862,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\",\"Sosiologi X\"],\"articleSection\":[\"Sosiologi\",\"Sosiologi SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial\",\"name\":\"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg\",\"datePublished\":\"2022-01-05T22:38:48+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T04:48:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Gejala sosial ternyata nggak cuma memberi dampak negatif saja lho dalam masyarakat, tapi juga ada dampak positifnya! Yuk, pelajari dampak positif dan negatif gejala sosial dalam masyarakat! &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2022-01-05T22:38:48+00:00","article_modified_time":"2023-12-04T04:48:04+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10","datePublished":"2022-01-05T22:38:48+00:00","dateModified":"2023-12-04T04:48:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial"},"wordCount":862,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg","keywords":["Kelas 10","Konsep Pelajaran","SMA","Sosiologi X"],"articleSection":["Sosiologi","Sosiologi SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial","name":"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg","datePublished":"2022-01-05T22:38:48+00:00","dateModified":"2023-12-04T04:48:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Positif%20dan%20Negatif%20Gejala%20Sosial.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/dampak-positif-dan-negatif-gejala-sosial#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dampak Positif dan Negatif Gejala Sosial dalam Masyarakat | Sosiologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3958","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3958"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3958\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15806,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3958\/revisions\/15806"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3958"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3958"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3958"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}