{"id":3955,"date":"2025-08-14T14:00:16","date_gmt":"2025-08-14T07:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3955"},"modified":"2025-08-18T02:25:45","modified_gmt":"2025-08-17T19:25:45","slug":"mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa","title":{"rendered":"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan &#038; Klasifikasinya | Kimia Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg\" alt=\"Asam Basa - Sifat, Perbedaan, dan Klasifikasinya\" width=\"820\" \/><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"color: #000000;\">Pernah mendengar istilah asam basa? Yuk, kita belajar mengenai asam basa, mulai dari sifat-sifat, cara membedakan, dan klasifikasinya di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/kimia\/kimia-sma-kelas-11\">artikel Kimia kelas 11<\/a><\/strong> ini!<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"color: #000000;\">&#8212;<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kamu pernah makan lemon, nggak? Ketika dimakan, lemon tuh rasanya ada masam-masamnya gitu, kan? Duh, bayanginnya aja udah terasa nih, rasa masamnya di lidah! <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Nah, kamu tahu nggak sih, lemon itu bisa terasa masam karena lemon mengandung <span style=\"font-weight: bold;\">senyawa asam<\/span>. Senyawa asam mengandung <span style=\"font-weight: bold;\">ion H<sup>+<\/sup><\/span> dan adanya ion H<sup>+<\/sup> inilah yang membuat lemon rasanya <span style=\"font-weight: bold;\">masam<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebagian besar buah-buahan mengandung <a href=\"\/blog\/kimia-kelas-12-senyawa-asam-karboksilat\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">asam organik<\/span><\/a> lemah, seperti <span style=\"font-weight: bold;\">asam sitrat<\/span> pada jeruk, <span style=\"font-weight: bold;\">asam maleat<\/span> pada apel, dan <span style=\"font-weight: bold;\">asam tartrat<\/span> pada buah anggur. Selain itu, ada pula <span style=\"font-weight: bold;\">asam askorbat<\/span> yang dikenal sebagai vitamin C yang banyak terdapat dalam buah yang berasa masam seperti buah lemon.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Nah, buah yang mengandung asam dan vitamin C ini memiliki banyak manfaat, lho! Mengonsumsi buah-buahan yang mengandung asam, dapat <span style=\"font-weight: bold;\">meningkatkan daya tahan tubuh<\/span>. Kemudian, untuk ibu hamil, buah-buahan yang mengandung asam baik dalam membantu <span style=\"font-weight: bold;\">penyerapan zat besi<\/span> dan membantu <span style=\"font-weight: bold;\">pembentukan hemoglobin<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/giphy%20(1)-1.gif\" alt=\"sifat asam\" width=\"600\" height=\"365\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Lihatnya aja udah terasa masam di lidah, ya! (Sumber: giphy.com)<\/em><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, pernah nggak, waktu kamu mandi dan lagi sabunan, eh nggak sengaja sabunnya nyiprat ke mulut, terus kejilat? Berbeda dengan lemon yang terasa masam, kalau sabun rasanya pahit, kan? Nah, itu karena sabun mengandung <span style=\"font-weight: bold;\">senyawa basa<\/span>. Senyawa basa mengandung <span style=\"font-weight: bold;\">ion OH<sup>&#8211;<\/sup><\/span> dan adanya ion OH<sup>&#8211;<\/sup> inilah yang menyebabkan sabun rasanya <span style=\"font-weight: bold;\">pahit<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jadi, rasa masam dan rasa pahit ini merupakan salah satu sifat atau ciri dari <a href=\"\/blog\/apa-itu-titrasi-asam-basa\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">asam dan basa<\/span><\/a>. Kalau begitu, ada nggak ya, sifat lainnya dari asam dan basa? Tentu ada, dong!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Sifat Asam dan Basa<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Asam dan basa memiliki sifat yang berbeda. Sifat atau karakteristik asam dan basa dapat kamu lihat pada infografik berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Karakteristik%20Asam%20Basa.jpg\" alt=\"Karakteristik Asam Basa\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang tadi sudah dibahas, dari segi rasa, asam memiliki rasa yang <span style=\"font-weight: bold;\">masam <\/span>sedangkan basa memiliki rasa yang <span style=\"font-weight: bold;\">pahit<\/span>. Lalu, dari segi pH, asam memiliki pH <span style=\"font-weight: bold;\">di bawah 7<\/span>, sedangkan basa memiliki pH <span style=\"font-weight: bold;\">di atas 7<\/span>. Jika suatu larutan memiliki pH 7 artinya larutan tersebut sifatnya <span style=\"font-weight: bold;\">netral<\/span> ya, <em>guys<\/em>! Tidak bersifat asam maupun basa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, ciri selanjutnya dapat dilihat dari <a href=\"\/blog\/cara-menentukan-indikator-asam-basa\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">indikator asam basa<\/span><\/a> yang biasa digunakan yaitu lakmus. Jika suatu larutan bersifat asam, maka ia akan <span style=\"font-weight: bold;\">memerahkan lakmus biru<\/span>. Sementara itu, jika larutannya bersifat basa maka ia akan <span style=\"font-weight: bold;\">membirukan lakmus merah<\/span>. Jangan terbalik, ya! Terakhir, larutan atau senyawa asam bersifat <span style=\"font-weight: bold;\">korosif<\/span>, sedangkan basa bersifat <span style=\"font-weight: bold;\">kaustik<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\">Baca Juga:<\/span> <a href=\"\/blog\/isomer\" rel=\"noopener\">Pengertian Isomer, Jenis, serta Contohnya<\/a><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Cara Membedakan Asam dan Basa<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Senyawa asam dapat dengan mudah ditemukan pada <a href=\"\/blog\/kimia-kelas-11-apa-yang-menyebabkan-buah-bisa-matang\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">buah-buahan<\/span><\/a>, seperti <span style=\"font-weight: bold;\">jeruk dan lemon<\/span>. Selain itu, bisa juga ditemukan pada bahan makanan, seperti <span style=\"font-weight: bold;\">cuka<\/span>. Bahkan, senyawa asam juga banyak digunakan sebagai bahan pengawet makanan lho, misalnya <span style=\"font-weight: bold;\">asam benzoat<\/span> yang dimanfaatkan sebagai <span style=\"font-weight: bold;\">pengawet jus buah dan selai<\/span>. Sedangkan untuk senyawa basa, umumnya dapat ditemukan pada benda yang rasanya pahit, seperti obat atau sabun. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Berarti, kalau mau membedakan asam dan basa, kita harus tahu rasanya masam atau pahit, ya? Eits, nggak gitu ya, <em>guys<\/em>! Ada cara yang lebih aman untuk membedakan mana yang merupakan senyawa asam dan mana yang merupakan senyawa basa. Salah satunya seperti yang sudah disebutkan di atas tadi, yaitu menggunakan <span style=\"font-weight: bold;\">indikator lakmus <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">atau<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> pH meter<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, kamu juga bisa menggunakan <span style=\"font-weight: bold;\">bahan-bahan alami<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">yang berwarna cerah<\/span> sebagai indikator untuk mengidentifikasi asam dan basa. Misalnya, <span style=\"font-weight: bold;\">bunga sepatu <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> bunga kana<\/span>. Ketika bunga sepatu dan bunga kana ini dimasukan kedalam larutan <span style=\"font-weight: bold;\">asam<\/span>, maka warnanya akan berubah menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">lebih muda dan terang<\/span> daripada warna semula. Tapi, jika dimasukan ke dalam larutan <span style=\"font-weight: bold;\">basa<\/span>, maka warnanya akan berubah menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">lebih gelap<\/span> dari warna semula.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kita juga bisa lho, membuat larutan asam dan basa sendiri! Mau tau caranya? Simak pembahasannya berikut, ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Membuat Larutan Asam dan Basa<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Larutan asam dan basa dapat diperoleh dengan <span style=\"font-weight: bold;\">melarutkan asam atau basa secara langsung ke dalam air<\/span>. Selain itu, larutan ini juga dapat diperoleh melalui <span style=\"font-weight: bold;\">reaksi antara senyawa oksida dengan air<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Reaksi antara<\/span><strong> oksida asam dengan air <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">akan menghasilkan<\/span><strong> larutan asam<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">, sedangkan reaksi antara<\/span><strong> oksida basa dengan air <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">akan menghasilkan<\/span><strong> larutan basa<\/strong>. Larutan basa juga dapat dihasilkan dari reaksi antara <span style=\"font-weight: normal;\">logam reaktif dengan air<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Oksida<\/span> sendiri merupakan<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">senyawa yang terbentuk antara unsur tertentu dengan oksigen<\/span>. <span style=\"font-weight: bold;\">Oksida asam<\/span> adalah oksida yang berasal dari unsur <span style=\"font-weight: bold;\">nonlogam<\/span> dengan <span style=\"font-weight: bold;\">oksigen<\/span>, misalnya <strong>CO<sub>2<\/sub>, SO<sub>2<\/sub>, P<sub>2<\/sub>O<sub>5<\/sub>, Cl<sub>2<\/sub>O<sub>7<\/sub><\/strong> dan sebagainya. Oksida asam akan menghasilkan larutan asam jika bereaksi dengan air. <span style=\"font-weight: bold;\">Contoh reaksi<\/span> yang menghasilkan <span style=\"font-weight: bold;\"><a href=\"\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit\" rel=\"noopener\">larutan<\/a> asam<\/span> bisa kamu lihat pada gambar berikut.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Contoh%20Reaksi%20Larutan%20Asam.jpg\" alt=\"Contoh Reaksi Larutan Asam\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Lanjut, kita bahas larutan basa, ya! Larutan basa dapat dibentuk dengan mereaksikan oksida basa dengan air. <span style=\"font-weight: bold;\">Oksida basa<\/span> adalah oksida yang berasal dari unsur <span style=\"font-weight: bold;\">logam<\/span> dengan <span style=\"font-weight: bold;\">oksigen<\/span><\/span>, misalnya <strong>Na<sub>2<\/sub>O,\u00a0<\/strong><strong>CaO, Fe<sub>2<\/sub>O<sub>3<\/sub><\/strong>, dan sebagainya. <span style=\"font-weight: bold;\">Contoh reaksi<\/span> yang menghasilkan <span style=\"font-weight: bold;\">larutan basa<\/span> bisa kamu lihat pada gambar berikut.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Contoh%20Reaksi%20Larutan%20Basa.jpg\" alt=\"Contoh Reaksi Larutan Basa\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tapi, perlu diperhatikan, bahwa di antara senyawa oksida, ada yang disebut <span style=\"font-weight: bold;\">oksida indiferen<\/span>, yaitu oksida yang <span style=\"font-weight: bold;\">tidak dapat membentuk asam maupun basa<\/span>, misalnya <span style=\"font-weight: bold;\">CO <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">NO<\/span>. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, ada juga <span style=\"font-weight: bold;\">oksida amfoter<\/span>. Amfoter artinya dapat bereaksi dengan ion asam (H<sup>+<\/sup>) dan ion basa (OH<sup>&#8211;<\/sup>). Contoh oksida amfoter adalah <span style=\"font-weight: bold;\">Al<sub>2<\/sub>O<sub>3<\/sub> <\/span>dan <span style=\"font-weight: bold;\">ZnO<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\"><span style=\"color: #000000;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/sifat-koloid-dan-cara-pembuatannya\" rel=\"noopener\">Sifat-Sifat Koloid dan Cara Pembuatannya<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Klasifikasi Asam dan Basa<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Oke, sekarang kita bahas tentang klasifikasi asam dan basa, ya! Asam dan basa dibagi menjadi dua macam, yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">asam kuat dan basa kuat<\/span>, serta <span style=\"font-weight: bold;\">asam lemah dan basa lemah<\/span>. Kuat dan lemahnya tuh maksudnya gimana, ya? Yuk, kita bahas satu per satu!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">1. Asam Kuat dan Basa Kuat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Asam kuat adalah senyawa asam yang <span style=\"font-weight: bold;\">mudah melepaskan ion H<sup>+<\/sup><\/span> dalam air dan <span style=\"font-weight: bold;\">mengalami disosiasi total<\/span> dalam larutannya. Contoh asam kuat yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">HCl, HNO<sub>3<\/sub>, H<sub>2<\/sub>SO<sub>4<\/sub>, <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">HCIO<sub>4<\/sub><\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan basa kuat adalah senyawa basa yang <span style=\"font-weight: bold;\">mudah melepaskan ion OH<sup>&#8211;<\/sup><\/span> dalam air dan <span style=\"font-weight: bold;\">mengalami<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">disosiasi total<\/span> dalam larutannya. Contoh basa kuat yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">NaOH, KOH, <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">Ba(OH)<sub>2<\/sub><\/span>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">2. Asam Lemah dan Basa Lemah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Asam lemah adalah senyawa asam yang <span style=\"font-weight: bold;\">sulit melepaskan ion H<sup>+<\/sup><\/span> dalam air dan <span style=\"font-weight: bold;\">mengalami disosiasi sebagian<\/span> dalam larutannya. Contoh asam lemah yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">H<sub>3<\/sub>PO<sub>4<\/sub>, H<sub>2<\/sub>SO<sub>3<\/sub>, HNO<sub>2<\/sub>, <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">CH<sub>3<\/sub>COOH<\/span>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Basa lemah adalah senyawa basa yang <span style=\"font-weight: bold;\">sulit melepaskan ion OH<sup>&#8211;<\/sup><\/span> dalam air dan <span style=\"font-weight: bold;\">mengalami disosiasi sebagian<\/span> dalam larutannya. Contoh basa lemah yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">NaHCO<sub>3<\/sub><\/span> dan <span style=\"font-weight: bold;\">NH<sub>4<\/sub>OH<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Itu tadi pembahasan kita\u00a0<\/span><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">tentang asam basa, mulai dari\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">sifat atau cirinya, cara membedekan, hingga klasifikasinya. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Gimana? Sudah paham, kan? Kalau kamu belum puas dengan penjelasan pada artikel ini, kamu bisa belajar dengan menggunakan <span style=\"font-weight: normal;\">video belajar beranimasi di <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a><span style=\"font-weight: normal;\">!<\/span> Melalui <span style=\"font-weight: normal;\">ruangbelajar,<\/span> kamu bisa menambah pemahaman kamu tentang materi asam dan basa, tentunya dengan bimbingan tutor yang berpengalaman!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left; font-weight: bold;\"><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah mendengar istilah asam basa? Yuk, kita belajar mengenai asam basa, mulai dari sifat-sifat, cara membedakan, dan klasifikasinya di artikel Kimia kelas 11 ini! &#8212; &nbsp; Kamu pernah makan lemon, nggak? Ketika dimakan, lemon tuh rasanya ada masam-masamnya gitu, kan? Duh, bayanginnya aja udah terasa nih, rasa masamnya di lidah! Nah, kamu tahu nggak sih, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":3955,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1755458607:1"],"_wp_old_date":["2022-01-06"],"_aioseo_title":["Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan &amp; Klasifikasinya"],"_aioseo_description":["Pernah mendengar istilah asam dan basa? Yuk, kita belajar mengenai asam basa, mulai dari sifat-sifat, perbedaan, dan klasifikasinya!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[548,550],"tags":[31,10,37],"class_list":["post-3955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kimia","category-kimia-sma-kelas-11","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan &amp; Klasifikasinya | Kimia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan &amp; Klasifikasinya | Kimia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernah mendengar istilah asam basa? Yuk, kita belajar mengenai asam basa, mulai dari sifat-sifat, cara membedakan, dan klasifikasinya di artikel Kimia kelas 11 ini! &#8212; &nbsp; Kamu pernah makan lemon, nggak? Ketika dimakan, lemon tuh rasanya ada masam-masamnya gitu, kan? Duh, bayanginnya aja udah terasa nih, rasa masamnya di lidah! Nah, kamu tahu nggak sih, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-14T07:00:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-17T19:25:45+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan &#038; Klasifikasinya | Kimia Kelas 11\",\"datePublished\":\"2025-08-14T07:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-17T19:25:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa\"},\"wordCount\":1062,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Kimia\",\"Kimia SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa\",\"name\":\"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan & Klasifikasinya | Kimia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-14T07:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-17T19:25:45+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan &#038; Klasifikasinya | Kimia Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan & Klasifikasinya | Kimia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan & Klasifikasinya | Kimia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Pernah mendengar istilah asam basa? Yuk, kita belajar mengenai asam basa, mulai dari sifat-sifat, cara membedakan, dan klasifikasinya di artikel Kimia kelas 11 ini! &#8212; &nbsp; Kamu pernah makan lemon, nggak? Ketika dimakan, lemon tuh rasanya ada masam-masamnya gitu, kan? Duh, bayanginnya aja udah terasa nih, rasa masamnya di lidah! Nah, kamu tahu nggak sih, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-08-14T07:00:16+00:00","article_modified_time":"2025-08-17T19:25:45+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan &#038; Klasifikasinya | Kimia Kelas 11","datePublished":"2025-08-14T07:00:16+00:00","dateModified":"2025-08-17T19:25:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa"},"wordCount":1062,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg","keywords":["Kelas 11","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Kimia","Kimia SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa","name":"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan & Klasifikasinya | Kimia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg","datePublished":"2025-08-14T07:00:16+00:00","dateModified":"2025-08-17T19:25:45+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Asam%20Basa%20Sifat%2c%20Perbedaan%2c%20dan%20Klasifikasinya.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-klasifikasi-asam-basa#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Asam Basa: Sifat, Cara Membedakan &#038; Klasifikasinya | Kimia Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3955"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3955\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24428,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3955\/revisions\/24428"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}