{"id":3940,"date":"2025-06-18T18:00:00","date_gmt":"2025-06-18T11:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3940"},"modified":"2025-06-23T14:03:25","modified_gmt":"2025-06-23T07:03:25","slug":"mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia","title":{"rendered":"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg\" alt=\"Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia\" width=\"820\" \/><\/em><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Dalam ekonomi, kamu pasti akan bertemu istilah kelangkaan dan kebutuhan manusia. Hmm&#8230; seperti apa konsep dan hubungannya, ya? Simak penjelasan di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/ekonomi\/ekonomi-smp-kelas-7\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Ekonomi kelas 7<\/a><\/strong> berikut!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>&#8212;<\/em><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu pernah nggak sih ingin beli mainan, tapi akhirnya nggak kesampaian? Rasanya gimana tuh? Sedih kan? Pasti di antara kamu ada yang ngambek ke ayah dan ibu deh. Padahal, kalau kamu mau tahu, ada alasan kenapa ayah dan ibu kamu nggak mau membelikan mainan tersebut. Ya, mungkin saja karena harganya mahal alias tidak gratis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahalnya suatu barang itu bisa jadi karena produksinya sedikit, atau jarang yang bisa memproduksinya. Bahasa kerennya itu <em>limited edition<\/em>. Kamu tahu nggak kalau itu tadi contoh dari sebuah konsep kelangkaan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kok bisa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/ilmu-ekonomi \u200e\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli, Tujuan &amp; Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Kelangkaan Barang dan Jasa?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelangkaan adalah<strong> kondisi ketika jumlah kebutuhan manusia tidak sebanding dengan alat pemenuhan kebutuhannya<\/strong>. Kelangkaan itu merupakan suatu masalah dalam ekonomi. Kelangkaan timbul karena barang yang kita inginkan jumlahnya terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas. Berbanding terbalik kan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sama kayak gas yang sempat langka beberapa waktu lalu. Itu karena produksinya yang terkendala, tapi kita yang butuh pasti banyak. Maka timbul kelangkaan dengan tandanya antrian yang panjang banget. Kelangkaan ini secara gak langsung memaksa manusia untuk memutar otak agar membuat pilihan lain (atau substitusi) yang lebih efisien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/01af347f-7ecf-4664-a7f3-c499791569d1.png\" alt=\"Kelangkaan Gas\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Ilustrasi Kelangkaan Gas<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oh iya, kelangkaan bisa terjadi karena beberapa faktor, lho! Di antaranya perbedaan letak geografis, pertumbuhan penduduk, perkembangan teknologi, dan bencana alam. Contoh kelangkaan yang terjadi karena faktor letak geografis, misalnya wilayah yang berada di pegunungan dan perkotaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di pegunungan, pasti memiliki banyak cadangan air bersih. Sementara itu, di perkotaan, bisa dibilang langka. Hal ini disebabkan karena di pegunungan, masih banyak pohon-pohon yang bisa menyerap air, sedangkan di perkotaan sedikit. Paham, ya?<\/p>\n<p>Tapi, apa sih penyebab dari kelangkaan sumber daya ekonomi?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Penyebab Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa sih pengertian kelangkaan dalam ilmu ekonomi? Kelangkaan (<em>scarcity<\/em>) dalam ilmu ekonomi adalah<strong> kesenjangan antara sumber daya ekonomi yang terbatas dengan jumlah kebutuhan hidup yang tidak terbatas. <\/strong>Kelangkaan sumber daya ekonomi dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya yaitu:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Perbedaan Letak Geografis<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sadar\u00a0<em>nggak sih<\/em>, kamu? Enggak semua wilayah di muka bumi ini memiliki sumber daya alam yang sama,\u00a0<em>loh.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada wilayah yang kaya dengan hasil laut, ada wilayah yang kaya dengan hasil tambang, ada wilayah yang tanahnya sangat subur, sehingga bisa ditanami berbagai macam tanaman, tapi ada juga wilayah yang kering dan sulit mendapatkan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, hal ini menunjukan bahwa sumber daya alam\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0tersebar secara merata di muka bumi, sehingga menyebabkan kelangkaan sumber daya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/letak-geografis-dan-letak-astronomis-indonesia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengaruh Letak Geografis dan Astronomis Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Pertumbuhan Penduduk<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang sudah kita ketahui, pertumbuhan penduduk terus bertambah. Namun, hal tersebut\u00a0<em>nggak<\/em> diimbangi dengan peningkatan sumber daya alam. Oleh sebab itu, terjadi kesenjangan antara pertumbuhan penduduk dengan pertumbuhan sumber daya alam yang tersedia, sehingga terjadilah kelangkaan sumber daya alam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Kemampuan Produksi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemampuan produksi dalam proses pembuatan dan pengolahan sumber daya mempunyai keterbatasan. Contohnya\u00a0<em>nih gengs<\/em>,\u00a0<em>skill<\/em>\u00a0yang dimiliki setiap individu itu berbeda-beda, sehingga menghasilkan output yang berbeda pula.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Enggak<\/em>\u00a0hanya itu, mesin produksi pun bekerja dengan kapasitasnya masing-masing dan terbatas. Oleh karena itu terjadilah ketidakseimbangan antara permintaan dengan ketersediaan sumber daya, sehingga menyebabkan kelangkaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Kebutuhan Ekonomi dan Alat Pemenuhannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Perkembangan Teknologi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasti kamu pernah\u00a0<em>kan<\/em>, pergi ke suatu tempat, terus sinyal internet tiba-tiba menghilang entah kemana.\u00a0<em>Eh<\/em>, pas pindah ke tempat yang lain sinyalnya malah bagus banget. Itu artinya, perkembangan teknologi belum menyebar secara merata. Di daerah perkotaan, teknologi berkembang cukup pesat, sedangkan di daerah pedesaan, perkembangan teknologi masih terbilang lambat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di kota lebih mudah mendapatkan informasi. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas SDM yang tercipta. Masih ingat\u00a0<em>dong<\/em>\u00a0penjelasan pada\u00a0<em>poin\u00a0<\/em>tiga bahwa kualitas SDM yang\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0merata dapat menyebabkan kelangkaan sumber daya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Bencana Alam<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gengs<\/em>, pasti sudah\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0asing lagi\u00a0<em>dong<\/em>\u00a0sama banjir,\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitigasi-bencana-alam-di-indonesia\" rel=\"noopener\">bencana alam<\/a><\/strong>\u00a0yang paling sering terjadi di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6435987c-49f2-47ce-8d0f-e43056f6a1a1.jpg\" alt=\"Dampak Banjir bagi manusia \" width=\"500\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selepas banjir, banyak sekali kerusakan yang terjadi. Mulai dari rusaknya bangunan tempat tinggal, usaha, sampai menimbulkan korban jiwa. Untuk membangun atau mengadakan kembali sumber daya yang rusak akibat bencana alam tersebut, dibutuhkan waktu yang cukup lama dan uang yang\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0sedikit, sehingga terjadilah kelangkaan sumber daya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Kebutuhan Manusia?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adanya ilmu ekonomi itu merupakan salah satu cara untuk mengatasi kelangkaan untuk memenuhi kebutuan manusia. Eh, ngomong-ngomong tentang kebutuhan manusia, kamu tahu nggak sih apa yang dimaksud dengan kebutuhan manusia itu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Konsep kebutuhan manusia adalah keinginan dari manusia yang harus dipenuhi.<\/strong> Kalau kebutuhan ini nggak dipenuhi, bisa mengganggu kehidupan manusia. Tapi masalahnya, nggak semua kebutuhan manusia bisa dipenuhi. Karena manusia punya keterbatasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-03.jpg\" alt=\"faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang kita pelajari yuk macam-macam kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia itu bisa dibedakan menjadi 4 macam, yaitu:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">1. Menurut<\/span><strong style=\"background-color: transparent;\"> intensitas atau tingkatannya,<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">2. Menurut<\/span><strong style=\"background-color: transparent;\"> sifatnya,<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Menurut <strong>waktu penggunaannya,<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">4. Menurut <span style=\"font-weight: bold;\">subjeknya<\/span>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Kita bakal bahas satu per satu, ya!<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/ips-kelas-7-peran-wirausaha-dalam-perekonomian-indonesia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Peran Wirausaha dalam Membangun Ekonomi Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Kebutuhan menurut Intensitas atau Tingkatan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut intensitas atau tingkatannya, kebutuhan manusia terbagi menjadi 3, yakni kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">a. Kebutuhan primer<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasti kamu sering mendengar kata-kata sandang, pangan, dan papan, kan? Kalau zaman <em>now<\/em> ditambah dengan <em>charger<\/em>-an <em>he he he.<\/em> Nah, <strong>kebutuhan primer itu merupakan kebutuhan yang paling penting untuk dipenuhi<\/strong>. Kalau tidak terpenuhi, maka akan mengancam hidup manusia. Contoh kebutuhan primer, yakni makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal.<span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">b. Kebutuhan sekunder<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau primer sudah terpenuhi, maka kebutuhan manusia akan meningkat, nih. Yups, <strong>kebutuhan sekunder itu merupakan kebutuhan yang kepentingannya berada di tengah-tengah<\/strong>. Kalau kebutuhan ini nggak terpenuhi, nggak bikin hidup manusia terancam kok. Contoh kebutuhan sekunder, yakni meja, kursi, <em>handphone<\/em>, dan koneksi internet.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">c. Kebutuhan tersier<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu pernah lihat nggak mobil sport yang mewah banget? Harganya yang bisa milyaran rupiah itu, lho! Nah, itu termasuk kebutuhan tersier. Kebutuhan ini sama sekali tidak mengancam kehidupan manusia, hanya mengancam gengsi saja. Yups! Kebutuhan ini lebih mengedepankan gengsi. Contoh kebutuhan tersier, yakni mobil mewah, kapal pesiar, motor sport yang mahal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Kebutuhan menurut Sifat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kebutuhan menurut sifatnya<\/strong> ini terbagi menjadi dua, yakni <strong>kebutuhan jasmani<\/strong> dan <strong>kebutuhan rohani<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">a. Kebutuhan jasmani <\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">Kebutuhan jasmani<\/strong><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\"> ini merupakan <\/span><strong style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">kebutuhan yang diperlukan oleh fisik tubuh manusia<\/strong><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\"> seperti makan, minum, olahraga, dan obat jika kamu sakit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">b. Kebutuhan rohani<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">Kalau kebutuhan rohani<\/strong><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\"> ini <\/span><strong style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">diperlukan batin atau jiwa manusia<\/strong><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">, seperti ketenangan, keamanan, dan kesehatan mental.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Kebutuhan menurut Waktu Penggunaannya<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika <strong>berdasarkan waktu penggunaannya<\/strong> maka terbagi menjadi dua, yakni <strong>sekarang<\/strong> dan <strong>yang akan datang<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><strong>a. Kebutuhan sekarang<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kebutuhan sekarang merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang ini dan\u00a0 tidak dapat ditunda. Misalnya nih kamu lagi lapar, maka saat itu kamu harus makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><strong>b. Kebutuhan yang akan datang<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kebutuhan yang akan datang merupakan kebutuhan yang dapat ditunda atau ditangguhkan karena dibutuhkannya di masa yang akan datang, seperti menabung atau ikut jaminan kesehatan kalau kamu tiba-tiba sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-05.jpg\" alt=\"Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Kebutuhan menurut Subjeknya<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau <strong>kebutuhan menurut subjeknya<\/strong> itu terbagi menjadi <strong>kebutuhan individual<\/strong> dan <strong>kebutuhan kelompok<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>a. Kebutuhan individual<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebutuhan individual itu contohnya kalau kamu udah pakai pasta gigi buat gosok gigi nih, nah pasta gigi tadi nggak bisa dikembalikan dalam isi yang <em style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">full<\/em><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\"> lagi kan? Sama kayak kamu beli air mineral dalam botol. Sudah kamu minum satu kali tegukan, nggak bisa <\/span><em style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">full<\/em><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\"> lagi kan isinya? Seperti itulah kebutuhan individual yang mana jika sudah digunakan, maka tidak dapat digunakan kembali lagi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>b. Kebutuhan kelompok<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau kebutuhan kelompok itu kebutuhan yang ada kaitannya dengan orang banyak. Artinya, kebutuhan itu bisa digunakan bersama-sama. Contohnya ya seperti jembatan dan jalan raya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-04.jpg\" alt=\"macam-macam kebutuhan manusia\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masih mau belajar lagi tentang konsep kelangkaan dan kebutuhan manusia? Yuk, belajar bareng dengan kakak kakak Master Teacher di <a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/v\/konsep-kebutuhan-dan-kelangkaan-fgxusbrt7s-hr-smp-kelas-7\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span><\/a>. Belajar lewat video animasi menarik, dan konsep penjelasan yang mudah bikin kamu paham materi!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/71056d6b-8e07-41d4-9771-5cdd958e1147.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Setiawan D, Winarsih E, Sindhu Y. (2017) IPS Terpadu untuk SMP\/MTs Kelas VII. Jakarta: Erlangga<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber foto:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Foto &#8216;antrian kelangkaan bensin&#8217; [Daring]. Tautan: https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2014\/08\/26\/20350431\/.Masa.Orang.Ngantre.Pakai.Jeriken.Dibiarin. (Diakses: 15 Desember 2020)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam ekonomi, kamu pasti akan bertemu istilah kelangkaan dan kebutuhan manusia. Hmm&#8230; seperti apa konsep dan hubungannya, ya? Simak penjelasan di artikel Ekonomi kelas 7 berikut! &#8212; &nbsp; Kamu pernah nggak sih ingin beli mainan, tapi akhirnya nggak kesampaian? Rasanya gimana tuh? Sedih kan? Pasti di antara kamu ada yang ngambek ke ayah dan ibu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":3940,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1750662077:1"],"_wp_old_date":["2022-01-10","2025-02-21"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Sudah tahu belum apa yang dimaksud dengan kelangkaan dan kebutuhan manusia? Hmm... seperti apa konsep dan hubungannya, ya? Simak artikel berikut ini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_knawatfibu_alt":["Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia"]},"categories":[541,542],"tags":[403,7,10,16],"class_list":["post-3940","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-smp-kelas-7","tag-ekonomi-vii","tag-kelas-7","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam ekonomi, kamu pasti akan bertemu istilah kelangkaan dan kebutuhan manusia. Hmm&#8230; seperti apa konsep dan hubungannya, ya? Simak penjelasan di artikel Ekonomi kelas 7 berikut! &#8212; &nbsp; Kamu pernah nggak sih ingin beli mainan, tapi akhirnya nggak kesampaian? Rasanya gimana tuh? Sedih kan? Pasti di antara kamu ada yang ngambek ke ayah dan ibu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-18T11:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-23T07:03:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\"},\"author\":{\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\"},\"headline\":\"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7\",\"datePublished\":\"2025-06-18T11:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T07:03:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\"},\"wordCount\":1311,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg\",\"keywords\":[\"Ekonomi VII\",\"Kelas 7\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Ekonomi\",\"Ekonomi SMP Kelas 7\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\",\"name\":\"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-18T11:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T07:03:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\",\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Dalam ekonomi, kamu pasti akan bertemu istilah kelangkaan dan kebutuhan manusia. Hmm&#8230; seperti apa konsep dan hubungannya, ya? Simak penjelasan di artikel Ekonomi kelas 7 berikut! &#8212; &nbsp; Kamu pernah nggak sih ingin beli mainan, tapi akhirnya nggak kesampaian? Rasanya gimana tuh? Sedih kan? Pasti di antara kamu ada yang ngambek ke ayah dan ibu [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-06-18T11:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-06-23T07:03:25+00:00","author":"Tedy Rizkha Heryansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Tedy Rizkha Heryansyah","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia"},"author":{"name":"Tedy Rizkha Heryansyah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2"},"headline":"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7","datePublished":"2025-06-18T11:00:00+00:00","dateModified":"2025-06-23T07:03:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia"},"wordCount":1311,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg","keywords":["Ekonomi VII","Kelas 7","Konsep Pelajaran","SMP"],"articleSection":["Ekonomi","Ekonomi SMP Kelas 7"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia","name":"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg","datePublished":"2025-06-18T11:00:00+00:00","dateModified":"2025-06-23T07:03:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO07%20-%20Kelangkaan%20dan%20Kebutuhan%20Manusia-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia | Ekonomi Kelas 7"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2","name":"Tedy Rizkha Heryansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tedy Rizkha Heryansyah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3940","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3940"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3940\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23550,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3940\/revisions\/23550"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3940"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3940"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3940"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3940"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}