{"id":3862,"date":"2022-01-14T02:39:01","date_gmt":"2022-01-13T19:39:01","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3862"},"modified":"2023-10-29T18:58:35","modified_gmt":"2023-10-29T11:58:35","slug":"memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit","title":{"rendered":"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png\" alt=\"Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Pada artikel ini, kita akan mempelajari mengenai jenis-jenis larutan khususnya larutan elektrolit dan nonelektrolit. Simak artikel ini sampai selesai, yuk kita belajar!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">&#8212;<\/span><\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><!--more--><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hai, kamu tahu<em> nggak<\/em> <em>sih,<\/em> berdasarkan daya hantar listriknya, larutan bisa dibagi menjadi 2 jenis, yakni larutan elektrolit dan non elektrolit. Terus, kamu tahu nggak larutan apa saja yang termasuk <a href=\"\/blog\/mengetahui-pengertian-sifat-koligatif-pada-larutan\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">larutan<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: normal;\">elektrolit<\/span>? Lalu, larutan apa saja yang termasuk larutan non elektrolit? Kalau belum tahu, kita akan bahas di artikel ini. Simak ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, kita membahas lebih lanjut, pastikan dulu untuk memahami mengenai larutan ya. Nah larutan merupakan campuran homogen atau&nbsp; tercampur baik antara pelarut yang berupa air dan zat terlarutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau bingung, larutan bisa dipahami dari beberapa contohnya. Salah satu larutan misalnya campuran air dengan garam, air dengan gula atau campuran air dengan urea.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan non elektrolit? Kamu bisa lihat gambar percobaan daya hantar listrik dari beberapa larutan di bawah ini.<span style=\"font-weight: 400;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Percobaan%20Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png\" alt=\"Percobaan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gambar di atas merupakan hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa larutan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gelas A : Larutan nonelektrolit<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gelas B<span style=\"background-color: transparent;\"> : Larutan elektrolit lemah<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gelas C : Larutan elektrolit kuat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"font-size: 20px;\">Larutan Elektrolit<\/span><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik<\/strong>. Ketika dialirkan <a href=\"\/blog\/sejarah-penemuan-listrik\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">arus listrik<\/span><\/a> ke dalamnya, larutan ini akan memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelembung gas dalam larutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil percobaan ditunjukan oleh <span style=\"font-weight: bold;\">gambar (b) dan (c)<\/span> yang terlihat lampunya menyala dan ada gelembung gas pada larutan. Maka, kedua jenis larutan tersebut dapat kita golongkan sebagai larutan elektrolit, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Larutan elektrolit bisa menghantarkan listrik karena <span style=\"font-weight: bold;\">terdapat<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">ion-ion bebas<\/span> yang berasal dari zat terlarut yang terdisosiasi menjadi ion-ionnya. Gejala pertama dalam menentukan larutan elektrolit yakni berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelembung gas dalam larutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Sebelum masuk ke bahasan larutan nonelektrolit, kita kenalan dulu sama fitur Bank Soal dari Ruangguru, yuk! Siapa tau kamu lagi bingung cari bahan latihan soal untuk meningkatkan pemahaman kamu, nih! Baca info lebih lanjut dengan klik banner ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/2c873739\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/056b8222-3a45-4469-80ee-3be4b0cd86fa.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog Banksoal Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"font-size: 20px;\">Larutan Nonelektrolit<\/span><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, <strong>larutan nonelektrolit<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik<\/span>, yang ditunjukan <span style=\"font-weight: bold;\">hasil<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">percobaan (a)<\/span>, di mana lampu alat uji mati dan tidak dihasilkan gelembung gas dalam larutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Larutan nonelektrolit ini tidak dapat menghantarkan listrik, sebab <span style=\"font-weight: bold;\">tidak terdapat ion-ion bebas<\/span> dalam larutan, karena zat terlarutnya tidak terdisosiasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10\" rel=\"noopener\">Mempelajari Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi)<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: normal;\">Kamu bisa mengetahui beberapa contoh larutan elektrolit dan nonelektrolit pada tabel berikut. <em>Check it out!<\/em><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\">&nbsp;<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/CTA.png\" alt=\"contoh larutan elektrolit dan non elektrolit\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; width: 640px;\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau dilihat dari hasil pengujian larutan pada tabel di atas, kita bisa simpulkan bahwa larutan yang <span style=\"font-weight: bold;\">dapat menghantarkan arus listrik<\/span>, yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">larutan<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">amonia, larutan HCl, larutan cuka, air aki, air laut, air kapur, <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> larutan H<sub>2<\/sub>S<\/span>. Hal ini karena jenis larutan-larutan tersebut memberikan nyala lampu dan gelembung gas.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada&nbsp; kondisi selanjutnya, meskipun beberapa larutan tidak membuat lampu menyala namun menghasilkan gelembung gas, maka larutan tersebut <span style=\"font-weight: bold;\">tetap tergolong sebagai larutan elektrolit<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun larutan yang <span style=\"font-weight: bold;\">tidak menghantarkan arus listrik<\/span>, yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">larutan<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">urea, larutan alkohol, <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> larutan glukosa<\/span>. Hal ini karena pada pengujian, jenis larutan-larutan tersebut tidak membuat lampu uji menyala dan tidak menghasilkan gelembung gas pada larutannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, coba deh perhatikan lagi data larutan yang bersifat elektrolit. Ternyata, ada larutan elektrolit yang memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji dan ada pula yang tidak. Tetapi, semuanya <span style=\"font-weight: bold;\">menimbulkan gejala hantaran listrik berupa adanya gelembung gas<\/span>.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Larutan elektrolit yang memberikan gejala berupa <span style=\"font-weight: bold;\">lampu menyala dan membentuk gelembung gas<\/span> disebut<\/span><strong> elektrolit kuat<\/strong>. Contohnya yaitu HCl, air aki, air laut, dan air kapur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun <span style=\"font-weight: normal;\">elektrolit yang<\/span><strong> tidak memberikan gejala lampu menyala tetapi menimbulkan gelembung gas <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">termasuk <\/span><strong>elektrolit lemah<\/strong>. Contohnya yaitu larutan amonia, larutan cuka,dan larutan H<sub>2<\/sub>S.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">larutan<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">elektrolit kuat adalah larutan yang baik dalam menghantarkan listrik<\/span>. Hal ini disebabkan karena zat terlarut pada larutan elektrolit kuat <span style=\"font-weight: bold;\">terdisosiasi total <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">atau terurai sempurna<\/span> di dalam air membentuk ion positif (kation) dan ion negatif (anion).&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga, ketika arus listrik yang merupakan arus elektron dilewatkan ke dalam larutan elektrolit kuat, elektron tersebut dapat dihantarkan melalui ion-ion dalam larutan secara baik.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan <span style=\"font-weight: bold;\">larutan elektrolit lemah&nbsp;adalah larutan yang buruk dalam menghantarkan listrik<\/span>. Hal ini disebabkan karena zat terlarut pada larutan elektrolit lemah <span style=\"font-weight: bold;\">terdisosiasi sebagian<\/span> menjadi ion-ionnya, sehingga hanya sedikit ion yang terbentuk. Akibatnya, elektron menjadi sulit bergerak dan listrik menjadi tidak mengalir dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/cara-menentukan-bilangan-oksidasi\" rel=\"noopener\">Cara Menentukan Bilangan Oksidasi Beserta Contohnya<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Okay<\/em>, supaya lebih jelas, berikut ini contoh larutan elektrolit dan non elektrolit, secara umum:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Contoh%20Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png\" alt=\"Contoh Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana, sekarang udah mulai paham kan? <span style=\"font-style: normal;\">Nah<\/span>, kamu juga bisa <span style=\"font-style: normal;\">lho <\/span>belajar lebih banyak lagi bareng tutor yang berpengalaman dan tentunya menyenangkan. Caranya, kamu tinggal <em>download<\/em> aplikasi Ruangguru, terus langganan deh, di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span><\/a><span style=\"font-weight: normal;\">!<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/2c873739\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/056b8222-3a45-4469-80ee-3be4b0cd86fa.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog Banksoal Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\"><em>Artikel ini telah diperbarui pada 12 Januari 2022.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel ini, kita akan mempelajari mengenai jenis-jenis larutan khususnya larutan elektrolit dan nonelektrolit. Simak artikel ini sampai selesai, yuk kita belajar! &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":3862,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1698580715:1"]},"categories":[548,549],"tags":[52,121,10,37],"class_list":["post-3862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kimia","category-kimia-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-kimia-x","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini, kita akan mempelajari mengenai jenis-jenis larutan khususnya larutan elektrolit dan nonelektrolit. Simak artikel ini sampai selesai, yuk kita belajar! &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-13T19:39:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-29T11:58:35+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10\",\"datePublished\":\"2022-01-13T19:39:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-29T11:58:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit\"},\"wordCount\":779,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Kimia X\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Kimia\",\"Kimia SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit\",\"name\":\"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png\",\"datePublished\":\"2022-01-13T19:39:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-29T11:58:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Pada artikel ini, kita akan mempelajari mengenai jenis-jenis larutan khususnya larutan elektrolit dan nonelektrolit. Simak artikel ini sampai selesai, yuk kita belajar! &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2022-01-13T19:39:01+00:00","article_modified_time":"2023-10-29T11:58:35+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10","datePublished":"2022-01-13T19:39:01+00:00","dateModified":"2023-10-29T11:58:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit"},"wordCount":779,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png","keywords":["Kelas 10","Kimia X","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Kimia","Kimia SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit","name":"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png","datePublished":"2022-01-13T19:39:01+00:00","dateModified":"2023-10-29T11:58:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Larutan%20Elektrolit%20dan%20Non%20Elektrolit.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit beserta Contohnya | Kimia Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3862"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15085,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3862\/revisions\/15085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}