{"id":3835,"date":"2024-08-14T14:00:35","date_gmt":"2024-08-14T07:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3835"},"modified":"2024-08-15T16:40:01","modified_gmt":"2024-08-15T09:40:01","slug":"duck-syndrome","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome","title":{"rendered":"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 1709px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg\" alt=\"Duck Syndrome\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Pernah mendengar istilah <strong>duck syndrome<\/strong>? Yuk, cari mengenai pengertian, gejala, ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasinya.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah nggak <em>sih<\/em>, kamu punya teman yang kayaknya hidupnya selalu mulus-mulus aja? Nilainya bagus, bisa masuk sekolah atau kampus ternama, bisa cepat lulus, sering <em>update<\/em> jalan-jalan dan bisa memenuhi ekspektasi orang tuanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>\u201cAda banget. Kayaknya hidup dia nggak pernah susah deh.\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>Eits<\/i><\/em>, jangan salah. Kita nggak akan pernah tahu bagaimana kehidupan seseorang sebenarnya. Di balik kebahagiaan dan kesuksesannya, nyatanya selalu ada tekanan dan segunung masalah yang ditutupi agar bisa selalu terlihat baik-baik saja. Nah, keadaan ini disebut dengan <span style=\"font-weight: bold;\"><em>duck syndrome<\/em><\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>\u201cHah, bebek? Apa hubungannya sama bebek?\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, supaya kamu lebih paham mengenai fenomena yang biasa dialami oleh remaja dan orang dewasa muda ini, simak penjelasannya di bawah ya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Apa itu <em>Duck Syndrome?<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Istilah <strong><em>duck syndrome<\/em> pertama kali muncul di Stanford University, Amerika Serikat<\/strong>. Istilah ini awalnya digunakan untuk <strong>menggambarkan kondisi seseorang yang tampak tenang<\/strong>, walaupun <strong>sebenarnya mengalami gangguan kecemasan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara spesifik, <em>duck syndrome<\/em> dianggap menimpa seseorang yang memiliki tekanan untuk terlihat sempurna. Kondisi ini dianalogikan seperti bebek yang sedang berenang. Sebab saat berenang, bagian atas tubuh bebek akan tampak tenang tetapi sebenarnya sedang mengayuh kakinya dengan cepat untuk bisa \u201ctetap di atas air\u201d.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-05.jpg\" alt=\"apa itu Duck Syndrome\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>\u201cJadi, ini termasuk gangguan psikologis ya?\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>Nope<\/i><\/em>. Menurut medicinenet.com, <em>duck syndrome<\/em> tidak secara resmi diakui sebagai <strong><a href=\"\/blog\/manfaat-journaling\" rel=\"noopener\">penyakit mental<\/a><\/strong>. Ini lebih mengacu pada fenomena yang digunakan untuk mendeskripsikan siswa, mahasiswa, atau individu yang beranjak dewasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mereka yang mengalami<em> duck syndrome<\/em> akan terlihat tenang dan baik-baik saja, tapi sebenarnya mereka mengalami banyak tekanan dan kepanikan untuk mencapai tuntutan hidup. Misalnya, tuntutan akademik untuk mendapat nilai bagus, pendidikan tinggi, hidup mapan, dan sebagainya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/apa-itu-depresi\" rel=\"noopener\">Apa Itu Depresi? Yuk, Ketahui Fakta dan Gejala di Baliknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Penyebab <em>Duck Syndrome<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Duck syndrome<\/em> bisa dialami oleh<\/strong> kamu yang masih berusia muda, seperti <strong>siswa, mahasiswa, orang yang baru saja lulus kuliah, atau kamu yang menuju masa dewasa di atas 18 tahun<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenapa yang berusia muda lebih rentan mengalami <em>duck syndrome<\/em>? Hal ini dikarenakan mereka <strong>sedang merasakan berbagai pengalaman hidup baru untuk pertama kalinya<\/strong>. Misalnya, jauh dari orang tua, tuntutan akademis yang lebih berat, persaingan yang lebih ketat, dan sebagainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu, faktor risiko <em>duck syndrome<\/em> lainnya juga bisa terjadi akibat lingkungan keluarga yang terlalu protektif, dan keluarga yang selalu menekankan pada prestasi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 500px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-06.jpg\" alt=\"faktor penyebab Duck Syndrome\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>FYI<\/i><\/em>, walaupun tidak secara resmi disebut sebagai gangguan psikologis atau penyakit mental, seseorang yang mengalami <em>duck syndrome<\/em> juga berisiko mengalami masalah psikologis tertentu, seperti depresi, gangguan cemas, atau penyakit mental lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>\u201cJangan-jangan aku juga kena duck syndrome. Emang ciri-cirinya gimana sih?\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Ciri-Ciri <em>Duck Syndrome<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diagnosa atau tanda dari <em>duck syndrome<\/em> sebetulnya tidak jelas dan mirip dengan gangguan psikologis seperti depresi atau gangguan kecemasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, ada beberapa gejala yang sering digambarkan dalam fenomena <em>duck syndrome<\/em>, seperti:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Selalu memaksakan diri untuk terlihat baik-baik saja dan bahagia, padahal diam-diam panik.<\/li>\n<li>Merasa gagal untuk memenuhi tuntutan yang berlebihan kepada mereka.<\/li>\n<li>Merasa orang lain bernasib lebih baik dari dirinya sendiri.<\/li>\n<li>Membandingkan diri dengan orang lain.<\/li>\n<li>Merasa diamati oleh orang lain.<\/li>\n<li>Mungkin merasa susah tidur, pusing, dan sulit konsentrasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Cara Mengatasi <em>Duck Syndrome<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengatasi <em>duck syndrome<\/em>, perlu ada diagnosa terlebih dahulu.\u00a0 Seseorang yang mengalami <em>duck syndrome<\/em> juga bisa diakibatkan oleh adanya gangguan psikologis lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>So<\/em>, kondisi ini nggak boleh dibiarkan. Apabila diabaikan atau disepelekan, <em>duck syndrome<\/em> bisa membuat penderitanya mengalami depresi berat hingga keinginan untuk bunuh diri, <em>lho<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara paling tepat untuk mengatasi <em>duck syndrome<\/em> adalah dengan berkonsultasi dengan dokter, <strong><a href=\"\/blog\/hari-kesehatan-mental-peran-psikologi-klinis-untuk-bantu-masalah-kesehatan-mental\" rel=\"noopener\">psikolog<\/a><\/strong>, atau <a href=\"\/blog\/5-perbedaan-psikolog-dan-psikiater\" rel=\"noopener\"><strong>psikiater<\/strong><\/a> untuk mendapatkan penilaian medis menyeluruh, serta evaluasi kesehatan mental yang komprehensif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kombinasi psikoterapi dan obat-obatan bisa menjadi solusi untuk mengatasi depresi atau kecemasan dan mengurangi <em>duck syndrome<\/em>. Selain itu, kamu juga bisa mencoba terapi gaya hidup, perubahan perilaku, hingga berlatih untuk lebih menyayangi dan menerima diri sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 500px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-07.jpg\" alt=\"tips menjaga kesehatan mental\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap tahapan hidup pasti memiliki tantangannya masing-masing agar kamu berkembang dan menjadi semakin baik. Namun, kesehatan mental dan fisik tetap harus menjadi yang utama. Tak ada salahnya untuk meminta atau mencari bantuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, untuk tantangan akademik kamu, jangan ragu untuk mencari bantuan melalui video belajar adaptif yang bisa membantu belajar kamu lebih mudah di <strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Duck Syndrome [daring]. Tautan: <u>https:\/\/www.medicinenet.com\/duck_syndrome\/article.htm\u00a0<\/u>(Diakses: 28 Desember 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Duck Syndrome, Gangguan Psikologis yang Banyak Dialami Orang Dewasa Muda [daring]. Tautan: <u>https:\/\/www.alodokter.com\/duck-syndrome-gangguan-psikologis-yang-banyak-dialami-orang-dewasa-muda<\/u>(Diakses: 28 Desember 2021)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Mengenal Duck Syndrome, Gangguan Psikologis yang Rentan Terjadi di Usia Muda [daring]. Tautan: <u>https:\/\/www.youngontop.com\/read\/164220\/mengenal-duck-syndrome-gangguan-psikologis-yang-rentan-terjadi-di-usia-muda\/<\/u>(Diakses: 28 Desember 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah mendengar istilah duck syndrome? Yuk, cari mengenai pengertian, gejala, ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasinya. &#8212; &nbsp; Pernah nggak sih, kamu punya teman yang kayaknya hidupnya selalu mulus-mulus aja? Nilainya bagus, bisa masuk sekolah atau kampus ternama, bisa cepat lulus, sering update jalan-jalan dan bisa memenuhi ekspektasi orang tuanya. \u201cAda banget. Kayaknya hidup dia nggak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":3835,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1723714669:1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Pernah mendengar istilah duck syndrome? Yuk, cari mengenai pengertian, gejala, ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasinya supaya kamu lebih paham."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_alt":["Duck Syndrome"],"_wp_old_date":["2022-01-18"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-3835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernah mendengar istilah duck syndrome? Yuk, cari mengenai pengertian, gejala, ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasinya. &#8212; &nbsp; Pernah nggak sih, kamu punya teman yang kayaknya hidupnya selalu mulus-mulus aja? Nilainya bagus, bisa masuk sekolah atau kampus ternama, bisa cepat lulus, sering update jalan-jalan dan bisa memenuhi ekspektasi orang tuanya. \u201cAda banget. Kayaknya hidup dia nggak [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-14T07:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-15T09:40:01+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome\"},\"author\":{\"name\":\"Shabrina Alfari\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\"},\"headline\":\"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan\",\"datePublished\":\"2024-08-14T07:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-15T09:40:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome\"},\"wordCount\":737,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome\",\"name\":\"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-14T07:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-15T09:40:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\",\"name\":\"Shabrina Alfari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Shabrina Alfari\"},\"description\":\"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/shabrina-alfari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Pernah mendengar istilah duck syndrome? Yuk, cari mengenai pengertian, gejala, ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasinya. &#8212; &nbsp; Pernah nggak sih, kamu punya teman yang kayaknya hidupnya selalu mulus-mulus aja? Nilainya bagus, bisa masuk sekolah atau kampus ternama, bisa cepat lulus, sering update jalan-jalan dan bisa memenuhi ekspektasi orang tuanya. \u201cAda banget. Kayaknya hidup dia nggak [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-08-14T07:00:35+00:00","article_modified_time":"2024-08-15T09:40:01+00:00","author":"Shabrina Alfari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Shabrina Alfari","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome"},"author":{"name":"Shabrina Alfari","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248"},"headline":"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan","datePublished":"2024-08-14T07:00:35+00:00","dateModified":"2024-08-15T09:40:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome"},"wordCount":737,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome","name":"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg","datePublished":"2024-08-14T07:00:35+00:00","dateModified":"2024-08-15T09:40:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Duck%20Syndrome-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/duck-syndrome#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Duck Syndrome? Terlihat Bahagia tapi Sebenarnya Tertekan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248","name":"Shabrina Alfari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Shabrina Alfari"},"description":"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/shabrina-alfari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3835"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19539,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3835\/revisions\/19539"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}