{"id":3808,"date":"2025-02-05T13:00:00","date_gmt":"2025-02-05T06:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3808"},"modified":"2025-02-12T13:28:04","modified_gmt":"2025-02-12T06:28:04","slug":"pohon-filogeni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni","title":{"rendered":"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><em><img decoding=\"async\" class=\"alignnone\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20(1).jpg\" alt=\"Pohon Filogeni - Biologi Kelas 12\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Apa yang kamu ketahui tentang teori evolusi, apakah benar manusia punya kekerabatan dengan kera? Yuk, simak secara ilmiah di artikel teori evolusi berdasarkan pohon filogeni!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-size: 16px;\">&#8212;<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah nggak kamu dengar kalimat, \u201cnenek moyang manusia itu monyet\u201d atau \u201cmanusia mirip monyet\u201d? Kamu pun bertanya-tanya kenapa, sih manusia dikait-kaitkan dengan kera? Kan, manusia dengan kera berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap pertanyaan, pasti selalu ada jawabannya kalau kita mau mencari tahu. Nah, untuk bisa menjawab pertanyaan itu, ternyata kita bisa menggunakan <strong>pohon filogeni<\/strong>. Penasaran? Yuk, kita bahas!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/klasifikasi-dan-dampak-mutasi\" rel=\"noopener\">Mengenal Mutasi: Pengertian, Klasifikasi &amp; Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Kladogram atau Pohon Filogenetik<\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-04.jpg\" alt=\"Kladogram pohon filogeni\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eh, kamu tahu nggak, ternyata para ilmuwan mendapatkan cara yang sederhana agar memudahkan pembuatan pohon filogeni, yaitu dengan berfokus pada karakter kelompok <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-itu-sistem-organ-dan-organisme\">organisme<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ilmu yang mereka gunakan adalah <strong>taksonomi<\/strong> atau ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi organisme berdasarkan hubungan alamiahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan ilmu kladistik, para ilmuwan dapat mengidentifikasi ciri-ciri dari setiap organisme yang berbeda dari nenek moyangnya. Setelah mengelompokkan ciri-cirinya, mereka membuat sebuah diagram yang disebut sebagai Kladogram (pohon filogeni).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah melihat gambar gorila diatas, kira-kira paham nggak guys? \u00a0Kalo belum jelas, kita akan bahas lebih lanjut maksud dari gambar itu ya!<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/penentuan-jenis-kelamin-pada-makhluk-hidup\" rel=\"noopener\">Penentuan Jenis Kelamin pada Makhluk Hidup<\/a><\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-05.jpg\" alt=\"Pengertian klade dan kladistik\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gambar kladogram menjelaskan bahwa <strong>seiring berjalannya waktu, nenek moyang kita <a href=\"\/blog\/teori-evolusi-perubahan-sosial\" rel=\"noopener\">berevolusi<\/a>, mewariskan suatu karakteristik pada setiap organisme<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika suatu keturunan tidak memiliki karakteristik yang diwariskan, ia akan terpisah. Hewan lamprey contohnya, adalah organisme yang pertama kali terpisah dari karakter warisan nenek moyangnya, yaitu rahang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, hiu yang karakteristiknya memiliki rahang terpisahkan oleh karakteristik organisme yang bernapas menggunakan paru-paru. Lalu, hewan salamander terpisahkan oleh karakteristik berupa membran amniotik (membran ketuban).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, kadal terpisahkan oleh karakteristik organisme yang memiliki rambut. Setelahnya, harimau terpisahkan oleh karakteristik organisme yang tidak memiliki ekor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terakhir, adanya gambar gorila di bagian pohon filogeni menandakan gorila juga adalah organisme yang terpisahkan oleh karakteristiknya, yakni bipedal (berjalan menggunakan dua kaki).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, nih, apa sudah dimengerti? Kalau belum, coba simak tabel di bawah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Phylogenic%20Table%201%20-%20Copy.png\" alt=\"Tabel pohon filogeni evolusi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gengs<\/em>, jika dilihat dari tabel, manusia memiliki beberapa karakteristik yang sama dengan gorila, perbedaannya hanya pada karakteristik bipedal, sehingga menjadikan gorila organisme yang kekerabatannya paling dekat dengan manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>By the way<\/em>, gorila ini termasuk ke dalam jenis kera ya, bukan monyet. Lalu, organisme kedua yang paling dekat dengan kita adalah harimau yang terpisahkan oleh karakteristik tanpa ekor dan bipedal. Begitu seterusnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/biologi-kelas-12-pola-pola-hereditas\" rel=\"noopener\">Pola-Pola Hereditas pada Makhluk Hidup<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eh tapi, kamu udah tau belum kalo monyet sama kera itu aslinya berbeda? Jangan-jangan baru tau nih,<em> hehe<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi sebenarnya, monyet dan kera itu merupakan dua jenis hewan yang berbeda ya! Monyet dalam bahasa inggris disebut sebagai <em>monkey<\/em>, sementara kera adalah <em>ape. <\/em>Nah itu dari segi bahasa, kalau dari ciri-cirinya, perbedaan kera dan monyet bisa kamu simak pada gambar di bawah ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-06.jpg\" alt=\"Perbedaan kera dan monyet\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena sekarang sudah tau, bisa dong ya untuk mengetahui primata apakah sesuai dengan ciri-ciri monyet atau ciri-ciri kera. Perbedaan kera dan monyet tersebut merupakan hasil dari proses evolusi jangka panjang yang kemudian menghasilkan spesies-spesies baru<em>, guys!<\/em><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/biologi-kelas-12-penyimpangan-semu-hukum-mendel\" rel=\"noopener\">Penyimpangan Semu Hukum Mendel<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Grup Organisme Pohon Filogeni<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang kamu sudah mengerti, <em>kan<\/em>, kenapa manusia dikait-kaitkan dengan kera? Karena dari <strong>pohon filogeni<\/strong> karakteristik manusia dengan kera tidak jauh berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari <strong>pohon filogeni<\/strong> kita juga dapat menemukan beberapa grup organisme yang berbeda. Apa yang dimaksud dengan grup-grup tersebut? Simak gambar di bawah, ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-07%20(1).jpg\" alt=\"Kladogram Pohon Filogenetik\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, dari gambar tersebut, kamu bisa tau bukan ada 3 macam kelompok atau grup organisme dalam pohon filogeni. Grup tersebut diantaranya grup monofiletik, grup parafiletik dan grup polifiletik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Grup Monofiletik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana yang terlihat di gambar, <strong>grup monofiletik<\/strong> adalah seluruh turunan dari nenek moyang yang sama, contohnya adalah orangutan, gorila, simpanse dan manusia. Kelompok organisme ini berasal dari nenek moyang yang sama, yaitu kelompok primata.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Grup Parafiletik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Grup parafiletik <\/strong>adalah sebagian turunan dari nenek moyang yang sama. Pada gambar di atas misalnya, primata selain manusia termasuk ke dalam famili Pongidae, sementara manusia tidak. Padahal manusia dan primata yang lain ini berasal dari nenek moyang yang sama.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/biologi-kelas-12-pengertian-dan-perbedaan-fotosintesis-dan-kemosintesis\" rel=\"noopener\">Perbedaan Fotosintesis dan Kemosintesis Serta Proses Terjadinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Grup Parafiletik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terakhir, <strong>grup polifiletik <\/strong>adalah turunan yang berasal dari nenek moyang yang berbeda. Pada gambar di atas terlihat bahwa yang termasuk ke dalam grup ini adalah loris dan tarsius. Mengapa demikian? Bukankah dari bentuk tubuhnya mirip? Betul sekali, hanya saja secara keturunan, dua hewan tersebut tidak dalam klasifikasi yang sama ya <em>guys!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum menyelesaikan penjelasan ini, ada pertanyaan menarik nih buat kamu. Pernah nggak terlintas di pikiranmu kenapa para ilmuwan biologi susah payah mengklasifikasikan lebih dari satu juta organisme? Penasaran?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata, salah satu alasan terpenting mereka mengklasifikasikan setiap organisme adalah agar kita bisa tahu apa saja organisme yang bermanfaat buat kita. Misalnya agar kita mengetahui tentang fungsi dari setiap organisme atau sebagai sumber makanan dan obat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itu dia jawabannya. Para ilmuwan bisa tahu organisme apa yang berkhasiat dan yang beracun, sehingga kita dapat dengan tenang mengkonsumsi organisme yang aman dan baik bagi kita. Bayangin deh, kalau misalnya kita main sikat aja apa yang ada di depan kita, langsung dimasak. Tentunya nggak bagus kan kalau kita sampai salah makan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, dari pembahasan ini kita tahu, bahwa <strong>pohon filogeni<\/strong> adalah diagram mengenai karakteristik organisme-organisme yang diketahui dari sejarah evolusi. Dengan pengetahuan ini pun kita bisa tahu organisme apa saja yang berguna bagi manusia sebagai sumber makanan dan obat-obatan, atau se-simpel jadi tau, apa hubungan kekerabatan antara manusia, dengan primata seperti kera atau monyet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, nih belajar biologi? Seru, kan? Rasa penasaranmu bisa terjawab di sini. Masih punya pertanyaan tak terjawab lainnya? <strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\">ruangbelajar for Desktop<\/a><\/strong> jawabannya! Di sana ada banyak penjelasan yang akan memuaskanmu. Ayo cek sekarang juga!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/download-for-desktop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/f51e0d89-905d-477d-b7f8-546567f121d9.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Irnaningtyas. (2018). Biologi untuk SMA\/MA Kelas XII Kurikulum 2013 Revisi. Jakarta: Erlangga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang kamu ketahui tentang teori evolusi, apakah benar manusia punya kekerabatan dengan kera? Yuk, simak secara ilmiah di artikel teori evolusi berdasarkan pohon filogeni! &#8212; &nbsp; Pernah nggak kamu dengar kalimat, \u201cnenek moyang manusia itu monyet\u201d atau \u201cmanusia mirip monyet\u201d? Kamu pun bertanya-tanya kenapa, sih manusia dikait-kaitkan dengan kera? Kan, manusia dengan kera berbeda. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":172,"featured_media":3808,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1739341544:1"],"_wp_old_date":["2022-01-21"],"_aioseo_title":["Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera"],"_aioseo_description":["Kenapa manusia mirip dengan kera? Penjelasan mengenai evolusi berdasarkan cara membaca pohon filogenetik (Phylogenetic tree) akan menjawab pertanyaannya."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[506,512],"tags":[73,76,10,37],"class_list":["post-3808","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-sma-kelas-12","tag-biologi-xii","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang kamu ketahui tentang teori evolusi, apakah benar manusia punya kekerabatan dengan kera? Yuk, simak secara ilmiah di artikel teori evolusi berdasarkan pohon filogeni! &#8212; &nbsp; Pernah nggak kamu dengar kalimat, \u201cnenek moyang manusia itu monyet\u201d atau \u201cmanusia mirip monyet\u201d? Kamu pun bertanya-tanya kenapa, sih manusia dikait-kaitkan dengan kera? Kan, manusia dengan kera berbeda. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-05T06:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-12T06:28:04+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Azka Rais\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Azka Rais\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni\"},\"author\":{\"name\":\"Muhammad Azka Rais\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/84e20bffb37a86882242740b05159e1a\"},\"headline\":\"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12\",\"datePublished\":\"2025-02-05T06:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-12T06:28:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni\"},\"wordCount\":937,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg\",\"keywords\":[\"Biologi XII\",\"Kelas 12\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Biologi\",\"Biologi SMA Kelas 12\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni\",\"name\":\"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-05T06:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-12T06:28:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/84e20bffb37a86882242740b05159e1a\",\"name\":\"Muhammad Azka Rais\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Azka Rais\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/muhammad-azka-rais\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Apa yang kamu ketahui tentang teori evolusi, apakah benar manusia punya kekerabatan dengan kera? Yuk, simak secara ilmiah di artikel teori evolusi berdasarkan pohon filogeni! &#8212; &nbsp; Pernah nggak kamu dengar kalimat, \u201cnenek moyang manusia itu monyet\u201d atau \u201cmanusia mirip monyet\u201d? Kamu pun bertanya-tanya kenapa, sih manusia dikait-kaitkan dengan kera? Kan, manusia dengan kera berbeda. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-02-05T06:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-02-12T06:28:04+00:00","author":"Muhammad Azka Rais","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Azka Rais","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni"},"author":{"name":"Muhammad Azka Rais","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/84e20bffb37a86882242740b05159e1a"},"headline":"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12","datePublished":"2025-02-05T06:00:00+00:00","dateModified":"2025-02-12T06:28:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni"},"wordCount":937,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg","keywords":["Biologi XII","Kelas 12","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Biologi","Biologi SMA Kelas 12"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni","name":"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg","datePublished":"2025-02-05T06:00:00+00:00","dateModified":"2025-02-12T06:28:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pohon%20Filogeni%20-%20%20Biologi%20Kelas%2012-02%20%281%29.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pohon-filogeni#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pohon Filogeni: Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera | Biologi Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/84e20bffb37a86882242740b05159e1a","name":"Muhammad Azka Rais","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Azka Rais"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/muhammad-azka-rais"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/172"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3808"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3808\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22092,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3808\/revisions\/22092"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}