{"id":355,"date":"2024-06-19T08:15:00","date_gmt":"2024-06-19T01:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=355"},"modified":"2024-06-21T12:16:37","modified_gmt":"2024-06-21T05:16:37","slug":"majas-sindiran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran","title":{"rendered":"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg\" alt=\"macam-macam majas sindiran dan contohnya\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Tahukah kamu apa yang dimaksud majas sindiran? Apa saja ya <span style=\"font-weight: bold;\">macam-macam majas sindiran<\/span> itu?<\/em><em>Artikel ini akan menjelaskan pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, hingga masing-masing <span style=\"font-weight: bold;\">contoh majas sindiran<\/span>. Yuk, simak!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika menonton film, pasti kamu pernah <em>deh<\/em> menemukan adegan karakternya yang sedang bertengkar atau beradu argumen. <em>Nah<\/em>, ungkapan adu argumen yang disampaikan bisa bermakna secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya, seperti pada salah satu adegan dalam film Ada Apa Dengan Cinta, ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cLo tuh <em>ga mau <\/em>minta maaf sama gue. Lo tuh cuma nyakitin gue, ngejelek-jelekin gue ama temen-temen gue. Gue bilang tuh ya, <strong>lo tuh bener-bener sakit jiwa<\/strong>!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto; display: block; width: 600px;\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/inJx3D58vd7lBSYnHEz9m9fWwkb_BfCMpGZvToYbpeJIKKpxOlCbiqPLTILO9k9A9o3-nG5KuysgrXQoo85c75uVVitgPpx6Q1hRHiBDxj3T7Xa_71FAZWQPfKe84o2CauKRVCyPgGSi8Cp9FzqKizQ\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center; line-height: 1;\"><em>Adegan Cinta marah pada Rangga (sumber: hipwee)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat itu karakter Cinta sedang marah pada karakter Rangga, karena menurutnya Rangga tidak meminta maaf atas ucapan Rangga yang menyakiti hatinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cinta merasa ia malah menjelek-jelekkan Cinta dengan teman-temannya. <em>Hmmm<\/em>, kira-kira, ungkapan yang dikatakan Cinta kepada Rangga ini namanya apa ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk protes, ejekan, keluhan dan lain-lain yang mengungkapkan perasaan kesal dan marah dari suatu karakter ini disebut dengan majas sindiran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hayo, sebelumnya kamu masih ingat nggak apa itu majas? <span style=\"font-weight: bold;\">Majas adalah <\/span><strong>bentuk gaya bahasa untuk mendapatkan suasana dalam sebuah kalimat agar semakin hidup<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Majas memiliki beberapa jenis, yaitu majas penegasan, dan majas perbandingan, majas perbandingan, dan majas sindiran<\/span>. Kali ini, materi yang akan kita bahas adalah jenis-jenis majas sindiran, ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\" rel=\"noopener\">Pahami Pengertian Majas, Jenis, dan Contohnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Majas Sindiran<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Majas sindiran adalah majas yang digunakan untuk menyindir seseorang<\/strong>. <span style=\"font-weight: bold;\">Majas sindiran bertujuan<\/span> untuk mengungkapkan maksud dengan cara menyindir agar meningkatkan kesan dan makna kata terhadap pembaca atau pendengar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, yang dikatakan oleh Cinta ini bukan makna sebenarnya. Cinta tidak benar-benar mengatakan bahwa Rangga itu \u2018sakit jiwa\u2019, akan tetapi karakter Cinta hanya mengungkapkan kekesalannya terhadap perilaku Rangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cinta menyindir dengan mengatakan Rangga \u2018sakit jiwa\u2019 karena menurut Cinta, Rangga tidak meminta maaf setelah menyakiti perasaannya, tapi malah menjelek-jelekkannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di beberapa keadaan, sindiran ini bisa menggunakan kata-kata yang vulgar atau kasar. Namun, tidak jarang juga majas sindiran disampaikan dengan cara yang halus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKamu cita-citanya jadi dokter ya? Soalnya tulisanmu bagus banget, aku nggak bisa membacanya..\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto; display: block; width: 600px;\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/3wiZ14pBIdJhogN-5802lbVub8eRMG3o6RwZfPnApV5V8pUc-bKSxY5T2OCy7sLaERwmAC0kvQ5tAIBFiIpe2CEH7cDzvwvopDrn7TGaiDATrYGqv-w6vZSG6o35mewcqP8XfBJ_TXkieOpBMCXGStU\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center; line-height: 1;\"><em>Ilustrasi majas sindiran; tulisan dokter (sumber: twitter)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari contoh di atas, kamu sudah bisa mengetahui maksud kalimatnya adalah menyindir seseorang yang tulisannya tidak terbaca, seperti tulisan dokter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, secara tidak langsung orang tersebut memberi tahu bahwa seseorang yang tulisannya jelek itu harusnya bisa membuat tulisan yang rapi dan terbaca.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/majas-perbandingan\" rel=\"noopener\">Mengenal Majas Perbandingan, Jenis, dan Contohnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-Ciri Majas Sindiran<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Untuk membedakan majas sindiran dengan jenis-jenis majas yang lain, berikut <span style=\"font-weight: bold;\">ciri-ciri majas sindiran<\/span> yang bisa kamu pahami:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Bersifat untuk menyindir atau menyampaikan kritik untuk seseorang. Namun, menggunakan kata kiasan, sehingga tidak terkesan seperti mengejek atau memojok.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Diungkapkan secara halus agar dapat diterima dan tidak menyakiti hati si pendengar.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Mengandung makna yang tidak sebenarnya. Artinya, apa yang disampaikan pada majas ini belum tentu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Karena sifatnya menyindir secara halus.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Jenis-Jenis Majas Sindiran<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas sindiran terdiri dari lima jenis. Apa saja ya kira-kira? <span style=\"font-weight: bold;\">Macam-macam majas sindiran, antara lain majas ironi, majas sinisme, majas sarkasme, majas satire, dan majas innuendo.<\/span> Kira-kira apa saja yang pengertian dan contohnya? <em>Yuk <\/em>simak penjelasan di bawah ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran-01.jpg\" alt=\"Jenis majas sindiran, ironi, sinisme, sarkasme, satire, innuendo\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Majas Ironi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas ironi adalah majas yang menggunakan kata-kata yang <strong>bertentangan dengan makna sesungguhnya<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">. Biasanya, pada bagian awal, biasanya menyebutkan kata-kata yang maknanya meninggikan lawan bicara. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Tapi, di akhir majas mengandung kata\u2013kata yang menjatuhkan lawan bicara. <\/span>Majas ironi merupakan salah satu jenis majas sindiran yang sifatnya paling halus dibanding dengan majas sindiran lainnya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Contoh Majas Ironi<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah beberapa <span style=\"font-weight: bold;\">contoh majas ironi<\/span>:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu cepat sekali datang, sampai acaranya sudah keburu selesai.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Sepertinya kamu masih kurang makan, soalnya kamu makan 5 kali sehari.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Rapormu bagus ya, nilainya merah semua.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Murid kelas ini rajin semua, tidak ada yang mengumpulkan PR nya sama sekali.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Pakaianmu bagus-bagus ya, penuh dengan lubang.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Desaku indah sekali, sampah-sampah berserakan di mana-mana.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kasur ini nyaman sekali, sampai-sampai punggungku sakit.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Badannya wangi sekali ya, sehingga orang-orang di sekitarnya harus menahan napas.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Selera musikmu bagus ya, sampai aku harus tutup telinga.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Makanan ini enak sekali, aku bahkan sampai mau muntah.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Cepat sekali kau datang sehingga para undangan telah lama meninggalkan tempat ini.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Bagus sekali kamu yang sukanya mencoret-coret di tembok.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kota itu terkenal sebagai kota paling bersih. Setiap sudut kota selalu terlihat sampah yang berserakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Tulisanmu sangat rapi, seperti anak TK yang baru belajar menulis.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Leni sangat pandai memasak, hampir semua masakannya <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">nggak<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> ada rasanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Buah mangga ini manis sekali, hingga aku tak sanggup memakannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Tubuh Fazri sangat kuat, bahkan beban seringan ini saja ia tak sanggup untuk mengangkatnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Wah, gambarmu bagus sekali, hingga aku tidak tahu apa yang sebenarnya kau gambar.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Aku sangat senang saat dia ada dikamarku. Suara dan apapun yang kau lakukan membuat ku tak bisa konsentrasi belajar.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Dia orang yang sangat rapi dan pandai menjaga barang milik orang lain. Sekian banyak barang ku yang ia pinjam, tak satupun kembali padaku. Semua hilang tak tahu kemana.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/majas-penegasan\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Majas Penegasan beserta Ciri dan Contohnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Majas Sinisme<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas sinisme adalah majas yang digunakan <strong>untuk menyindir seseorang secara terang-terangan. <\/strong>Majas sinisme biasanya digunakan untuk mengungkapkan sindiran, kritik, atau cemoohan terhadap suatu kebaikan atau sifat baik manusia.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Contoh Majas Sinisme<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh majas sinisme<\/span> bisa kamu lihat berikut ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Dia muak melihat kakaknya terus menerus di sebelahnya.<\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Belum berkata saja, dia sudah bosan mendengarmu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Aku ingin menyandungmu agar tidak berlari terus.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Perbuatanmu memalukan satu kota.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu mengecewakan satu negara.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu bernapas saja membuatku kesal.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Aku ingin kabur jika kamu terus duduk di sebelahku.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Dia sampai ingin loncat dari tebing supaya berhenti bertengkar dengan temannya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kakaknya ingin sekali menyumpal mulut adiknya agar berhenti menangis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Aku bahkan berharap menjadi tuli agar tidak bisa mendengar ocehannya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Bau mulutmu sungguh memabukkan. Apakah kau tak pernah gosok gigi?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Apakah dia tak punya hati? Teganya meninggalkan anak dan istrinya begitu lama.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kenapa kamu seperti orang kelelahan? Padahal kerjaanmu hanya makan dan duduk saja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Lulusan S2 tapi tidak bisa diandalkan sama sekali, bisamu apa?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Baru satu hari mulai kerja, tapi sudah membuat masalah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Badanmu memang besar, tetapi untung mengangkat benda ini saja kamu tidak bisa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Padahal kamu dari keluarga terpandang, tak sepantasnya melakukan perbuatan rendah seperti itu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Bagaimana bisa kamu akan juara kelas kalau kerjaanmu hanya bermain <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">game online <\/em><span style=\"background-color: transparent;\">setiap hari.<\/span><\/li>\n<li><em style=\"background-color: transparent;\">Haduh<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">, diberi pekerjaan ringan saja malas, apalagi diberi pekerjaan berat. Maumu apa <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">sih<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu mengurus diri sendiri saja <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">nggak <\/em><span style=\"background-color: transparent;\">bisa, apalagi mengurus rumah tangga.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Majas Sarkasme\u00a0<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas sarkasme adalah majas yang penyampaiannya dilakukan <span style=\"font-weight: bold;\">me<\/span><strong>nggunakan kata-kata sarkas yang kasar dan keras<\/strong>. Biasanya, orang-orang akan menggunakan majas sarkasme ketika sedang marah besar.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Contoh Majas Sarkasme<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh majas sarkasme<\/span> adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Mulutmu memang setajam pisau dari dulu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu harus tahan dengan mulutnya yang berbisa seperti ular itu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Dia bekerja sangat lambat seperti siput.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu makan seperti orang yang belum makan selama 5 tahun.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Tidak perlu terpukau dengan gedung-gedung tinggi, macam orang desa saja.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Bisakah berhenti bicara? Mulutmu seperti burung yang berkicau.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Aku tidak percaya dia masih takut gelap, seperti anak kecil.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Tulisanmu jelek sekali seperti ceker ayam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Badanmu bau seperti kembang sepatu, ya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kenapa kamu makan sambil berjalan seperti ayam?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Putih banget wajahmu, sampai bisa disendoki bedaknya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu hanya sampah masyarakat tahu!<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Pemalas! Mengapa kamu tidak membuat tugas?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Anda baru lulus kuliah, anak kemarin sore. Jangan sok pintar. Pendapat-pendapat saya jauh lebih brilian.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Apakah kau buta? Ada anak kecil di depanmu masih saja kau tabrak. <\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Bahkan keledai saja tidak akan jatuh ke lubang yang sama, kau malah membuat lubang yang sama!<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Dari dulu mulutmu memang berbisa seperti ular!<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kau pikir aku ini orang bodoh, kau yang bodoh sudah berani berbohong kepadaku!<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Jadi koruptor banyak hartanya, kasihan hidupnya lebih banyak di penjara.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Dasar playboy kelas teri! Modal dompet tipis dan wajah standar saja sudah berani mempermainkan hati wanita!<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Majas Satire\u00a0<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas satire adalah majas yang digunakan untuk <strong>mengejek, mengkritik, atau menertawakan suatu gagasan, kebiasaan, atau ideologi.<\/strong> Biasanya, penyampaiannya berupa balutan komedi atau candaan sebagai bahan tawa.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Contoh Majas Satire<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh majas satire<\/span> di antaranya sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu penulis ya? Pandai sekali mengarang-ngarang cerita.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Sepertinya kamu harus mandi air es agar kamu tidak emosi lagi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Minyak goreng sedang mahal, sehingga kami harus menggunakan minyak yang kami punya sampai menghitam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kenapa dia melakukan hal sekeji itu? Apa dia kesurupan?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Aku yakin cita-citamu ingin menjadi drummer, tidak ada henti-hentinya kamu memukul meja.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Anakmu mau jadi pemain sepak bola ya? Semuanya selalu ditendang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Sepertinya mereka harus mendaftar jadi petinju, tidak berhenti bertengkar sejak kemarin.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Sepertinya kalau menggoreng telur di atas kepalanya bisa matang, ia tidak berhenti marah sejak pagi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu seperti kucing jalanan, makanmu rakus sekali.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Mungkin dia belajar dari koruptor, sudah mulai berani mencuri-curi uang belanja.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Apa kamu tidak memiliki baju yang lain? Setiap kali kita pergi, kamu selalu mengenakan kostum yang sama.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Matamu buta, ya? Masa, barang sebesar ini kamu tidak terlihat. Aduh, yang benar saja, mungkin kamu harus menggunakan kacamata atau kaca pembesar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Sudah berapa tahun kamu belajar masak? Masakanmu <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">kok<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> rasanya begini-begini saja!<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Netizen itu reporter yang andal, peristiwa yang sebenarnya tidak pernah terjadi saja bisa menjadi berita.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Nyaman sekali makan di sini, sampai tikus dan kecoa saja ikut bergabung dengan kita.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Lihat dan malulah sedikit dengan tubuhmu yang kekar dan besar itu. Hanya mengangkat barang ini saja kau tidak kuat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Apakah tadi hujan? Bajumu terlihat basah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Yah namanya juga ahli surga, pasti benar terus.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Apakah bajumu kekurangan bahan? Ketat sekali bajumu,\u00a0 hampir saja perutmu terlihat.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Apa saat ini harga gula terlalu mahal? Kopi ini benar-benar tak ada rasa manisnya sama sekali.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/majas-pertentangan\" rel=\"noopener\">Pahami Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contoh Majas Pertentangan, Yuk!<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>5. Majas Innuendo<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas innuendo adalah yang dipakai untuk menyindir seseorang dengan <span style=\"font-weight: bold;\">cara <\/span><strong>mengecilkan suatu fakta<\/strong>. Contoh kalimat bermajas innuendo adalah &#8220;<em>tidak apa-apa kalau nilai merahmu di rapor ada sepuluh pada semester dua ini&#8221;<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal pada kenyataannya, dengan kondisi ada 10 nilai merah di rapor akan membuat seorang siswa tinggal kelas atau tidak naik kelas.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Contoh Majas Innuendo<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut <span style=\"font-weight: bold;\">contoh majas innuendo <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">lainnya<\/span>:<\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu bisa menangis karena sedih? Bukankah air matamu air mata buaya?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu berlebihan sekali, bajumu hanya kena tumpahan makanan, bukan kotoran manusia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Masalah sepele saja kamu mengeluh, bagaimana mau jadi pemimpin?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Obat ini sedikit pahit kok.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Disuntik rasanya seperti digigit semut kok, tidak sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu ini masih kecil ya? Masa memasang jam dinding saja tidak bisa?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Penakut sekali kamu, padam listrik saja langsung panik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Jangan seperti orang stres begitu, masalahnya sederhana kok.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"background-color: transparent;\">Ini luka kecil, kenapa kamu sampai nangis segala?<\/span><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu hanya tidak lulus di satu bidang, tidak usah sedih seperti itu.<\/span><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kenapa harus bangga dengan kekayaannya? Dia kaya kan karena warisan saja.<\/span><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Tidak heran kalau dia memiliki banyak harta. Semua itu karena dia pandai merayu dan menipu.<\/span><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Dia mendapat juara lagi? Pantas saja dia kan anak dari ketua panitianya.<\/span><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Begitu aja kok takut? Dibekam itu tidak lebih sakit daripada digigit semut.<\/span><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Dia memang sangat sempurna penampilannya. Tapi lihatlah seseorang yang menggunakan otaknya. Sangat jauh dari dirimu.<\/span><\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\">Semua orang pasti memiliki masalah. Masalah kamu itu hanya salah satu masalah kecil dari jutaaan masalah di dunia ini.<\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\">Dia memang paling pandai membuat puisi. Tetapi percayalah kamu lebih pandai dalam membahagiakan dirinya.<\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\">Kita hanya belum beruntung saja. Dengan sedikit kerja keras kita pasti bisa menyelesaikannya.<\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\">Dia hanya menginap satu malam saja. Bukan menginap seumur hidup di sana.<\/li>\n<li style=\"line-height: 1.5;\">Tenang, kamu hanya gagal dalam hubungan. Bukan gagal dalam hidup.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah tadi <span style=\"font-weight: bold;\">pengertian, jenis, serta contoh majas sindiran<\/span>. Selain menambah wawasan, membuat majas dapat membantumu melatih kreatifitas, <em>lho<\/em>. Mau mengasah kreatifitasmu bersama guru yang memang kompeten di bidangnya? Yuk, cari guru favoritmu di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6281578150000&amp;text=Halo,+aku+mau+tanya+soal+dong!&amp;app_absent=0&amp;utm_source=Landing+Page&amp;utm_medium=Landing+Page&amp;utm_campaign=yearend_assessment\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">roboguru Plus<\/a>.<\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/roboguruplus\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/a0a38c01-0a03-4469-8a8f-60dc108e3138.png\" alt=\"IDN CTA Blog roboguru plus Ruangguru\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi<\/strong>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Solihati, Nur Indah. 2019. <em>Ultra Lengkap Peribahasa Indonesia, Majas, Plus Pantun, Puisi, dan Kata Baku Bahasa Indonesia<\/em>. Yogyakarta. Anak Hebat Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sulistyo, Kiftiawati. 2007. <em>Buku Pintar Peribahasa Indonesia<\/em>. Jakarta. Niaga Swadaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Faqih, Abdullah, dkk. 2021. <em>Merayakan Keberagaman Berbahasa<\/em>. Bitread Publishing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Waridah, Ernawati. <em>EYD &amp; seputar kebahasa-Indonesiaan<\/em>. Kawan Pustaka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kamu apa yang dimaksud majas sindiran? Apa saja ya macam-macam majas sindiran itu?Artikel ini akan menjelaskan pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, hingga masing-masing contoh majas sindiran. Yuk, simak! &#8212; &nbsp; Ketika menonton film, pasti kamu pernah deh menemukan adegan karakternya yang sedang bertengkar atau beradu argumen. Nah, ungkapan adu argumen yang disampaikan bisa bermakna secara langsung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":355,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg"],"_edit_lock":["1718946860:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa yang dimaksud dengan majas sindiran? Yuk, pelajari bersama tentang pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contoh majas sindiran di artikel berikut!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_alt":["Majas Sindiran"],"_wp_old_date":["2023-03-14"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-355","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah kamu apa yang dimaksud majas sindiran? Apa saja ya macam-macam majas sindiran itu?Artikel ini akan menjelaskan pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, hingga masing-masing contoh majas sindiran. Yuk, simak! &#8212; &nbsp; Ketika menonton film, pasti kamu pernah deh menemukan adegan karakternya yang sedang bertengkar atau beradu argumen. Nah, ungkapan adu argumen yang disampaikan bisa bermakna secara langsung [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-19T01:15:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-21T05:16:37+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\"},\"headline\":\"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya\",\"datePublished\":\"2024-06-19T01:15:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-21T05:16:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran\"},\"wordCount\":1945,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran\",\"name\":\"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg\",\"datePublished\":\"2024-06-19T01:15:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-21T05:16:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\",\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Hidayah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Tahukah kamu apa yang dimaksud majas sindiran? Apa saja ya macam-macam majas sindiran itu?Artikel ini akan menjelaskan pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, hingga masing-masing contoh majas sindiran. Yuk, simak! &#8212; &nbsp; Ketika menonton film, pasti kamu pernah deh menemukan adegan karakternya yang sedang bertengkar atau beradu argumen. Nah, ungkapan adu argumen yang disampaikan bisa bermakna secara langsung [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-06-19T01:15:00+00:00","article_modified_time":"2024-06-21T05:16:37+00:00","author":"Nurul Hidayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Hidayah","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran"},"author":{"name":"Nurul Hidayah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae"},"headline":"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya","datePublished":"2024-06-19T01:15:00+00:00","dateModified":"2024-06-21T05:16:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran"},"wordCount":1945,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran","name":"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg","datePublished":"2024-06-19T01:15:00+00:00","dateModified":"2024-06-21T05:16:37+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Majas%20Sindiran.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/majas-sindiran#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Macam-Macam Majas Sindiran beserta Contoh dan Cirinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae","name":"Nurul Hidayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Hidayah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=355"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18508,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355\/revisions\/18508"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}