{"id":3298,"date":"2024-03-07T09:00:55","date_gmt":"2024-03-07T02:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3298"},"modified":"2024-03-12T11:59:09","modified_gmt":"2024-03-12T04:59:09","slug":"konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10","title":{"rendered":"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) &#038; Contohnya | Kimia Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg\" alt=\"Konsep Reaksi Redoks\" width=\"820\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk, pelajari konsep dasar <strong>reaksi redoks (reduksi-oksidasi)<\/strong> berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, perpindahan (transfer) elektron, dan perubahan bilangan oksidasi (biloks), disertai masing-masing contohnya dengan membaca <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/kimia\/kimia-sma-kelas-10\">artikel Kimia kelas 10<\/a><\/strong> berikut!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di kehidupan sehari-hari, kita banyak menemukan fenomena-fenomena yang melibatkan reaksi kimia. Misalnya, <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/fotosintesis\" rel=\"noopener\">proses fotosintesis pada tumbuhan<\/a>, pengkaratan besi, pembakaran kertas dan logam, proses respirasi yang terjadi pada tubuh kita, dan masih banyak lagi. Itu semua <em>nggak<\/em> terlepas dari yang namanya reaksi kimia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, kali ini, kita akan membahas tentang salah satu jenis reaksi kimia, yaitu reaksi redoks (reduksi-oksidasi). Mulai dari konsep reaksi redoks berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, perpindahan (transfer) elektron, dan perubahan bilangan oksidasi (biloks).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Reaksi Redoks?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesuai dengan namanya ya, <strong>reaksi redoks terdiri dari reaksi reduksi dan reaksi oksidasi<\/strong>. Berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, <strong>reaksi reduksi<\/strong> adalah reaksi pelepasan oksigen, sedangkan <strong>reaksi oksidasi<\/strong> adalah reaksi pengikatan oksigen.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-sistem-periodik-unsur-kimia\">Klasifikasi Sistem Periodik Unsur Kimia &amp; Cara Membacanya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Konsep Reaksi Redoks yang Melibatkan Oksigen<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/reaksi%20redoks%20yang%20melibatkan%20oksigen.jpg\" alt=\"reaksi redoks yang melibatkan oksigen\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"background-color: transparent;\">Coba <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">deh<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> kamu perhatikan persamaan reaksi penguraian oksida raksa pada gambar di atas. Di ruas sebelah kiri reaksi, terdapat senyawa oksida raksa, yaitu HgO. Sementara itu, di ruas sebelah kanan reaksi terdapat unsur Hg dan gas oksigen (O<\/span><sub style=\"background-color: transparent;\">2<\/sub><span style=\"background-color: transparent;\">). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"background-color: transparent;\">Itu berarti, terjadi perubahan dari HgO menjadi Hg. <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">Nah<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">, gas oksigen (O<\/span><sub style=\"background-color: transparent;\">2<\/sub><span style=\"background-color: transparent;\">) di ruas sebelah kanan menandakan terjadinya pelepasan oksigen. Karena ada pelepasan oksigen, maka reaksi ini merupakan reaksi reduksi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, coba perhatikan persamaan reaksi pembentukan tembaga oksida. Di ruas sebelah kiri reaksi, terdapat unsur Cu dan gas oksigen (O<sub>2<\/sub>). Sementara itu, di ruas sebelah kanan reaksi terdapat senyawa tembaga oksida (CuO).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya, unsur Cu akan mengikat oksigen dan berubah menjadi tembaga oksida (CuO). <em>Nah<\/em>, karena ada pengikatan oksigen, maka reaksi ini merupakan reaksi oksidasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gampangnya <em>sih<\/em>, kalau dilihat dari persamaan reaksi kimianya, pada reaksi reduksi, gas oksigen (O<sub>2<\/sub>) akan berada di ruas sebelah kanan, sebagai produk. Sedangkan, pada reaksi oksidasi, gas oksigen (O<sub>2<\/sub>) akan berada di ruas sebelah kiri, sebagai reaktan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, paham, ya? Sekarang kita lanjut ke konsep reaksi redoks berikutnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Konsep Reaksi Redoks berdasarkan Perpindahan Elektron<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan perpindahan (transfer) elektron, <strong>reaksi reduksi<\/strong> adalah reaksi penangkapan elektron, sedangkan <strong>reaksi oksidasi<\/strong> adalah reaksi pelepasan elektron.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/reaksi%20redoks%20yang%20melibatkan%20elektron.jpg\" alt=\"reaksi redoks yang melibatkan elektron\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisa kamu perhatikan gambar di atas ya, pada reaksi reduksi, elektronnya berada di ruas sebelah kiri reaksi, sebagai reaktan. Sementara itu, pada reaksi oksidasi, elektronnya berada di ruas sebelah kanan reaksi, sebagai produk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsep reaksi redoks yang melibatkan perpindahan elektron ini hanya bisa terjadi pada senyawa ionik <em>aja<\/em>, sedangkan senyawa kovalen tidak. Oleh karena itu, muncul konsep redoks yang ketiga, yaitu berdasarkan perubahan bilangan oksidasi (biloks).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mencari-bilangan-kuantum\">Cara Mencari Bilangan Kuantum<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Konsep Reaksi Redoks berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hayoo<\/em>, masih ingat <em>nggak nih<\/em> dengan bilangan oksidasi (biloks). <strong>Bilangan oksidasi<\/strong> adalah muatan positif dan negatif pada suatu atom.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Unsur yang biloksnya positif, biasanya merupakan atom-atom unsur logam, seperti Na, Fe, Mg, Ca, dan unsur logam lainnya. Sementara itu, unsur yang biloksnya negatif, biasanya atom-atom unsur nonlogam, seperti O, Cl, F, dan unsur nonlogam lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, <strong>reaksi reduksi<\/strong> adalah reaksi yang mengalami penurunan bilangan oksidasi, sedangkan <strong>reaksi oksidasi<\/strong> adalah reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/reaksi%20redoks%20yang%20melibatkan%20bilangan%20oksidasi.jpg\" alt=\"reaksi redoks yang melibatkan bilangan oksidasi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menentukan reaksi redoks berdasarkan bilangan oksidasi, kamu harus tahu terlebih dulu bagaimana cara menentukan bilangan oksidasi. Materi itu sebenarnya sudah dibahas di artikel <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-menentukan-bilangan-oksidasi\">Cara Menentukan Bilangan Oksidasi Beserta Contohnya<\/a><\/strong>, <em>nih<\/em>. Jadi, bisa kamu baca dan pahami kembali supaya kamu jadi lebih mudah memahami konsep yang satu ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, setelah tahu konsep biloks, coba kita tentukan apakah reaksi di bawah ini reaksi redoks atau bukan. Tapi, kita hitung biloks masing-masing unsur yang ada pada reaksinya dulu, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 20px;\">Reaksi: CuO(s) + H<sub>2<\/sub>(g) &#8212;&#8212;&gt; Cu(s) + H<sub>2<\/sub>O(g)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>CuO &#8212;&#8212;&gt; Cu<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ingat aturan penentuan nilai bilangan oksidasi (biloks), ya. Dalam senyawa, biloks oksigen (O) itu umumnya bernilai -2, kecuali jika oksigen berada dalam senyawa peroksida (H<sub>2<\/sub>O<sub>2<\/sub>), maka nilainya -1.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, karena CuO ini senyawa netral, maka biloks total C dan O dalam senyawa ini adalah nol. <em>Nah<\/em>, karena biloks O = -2, maka agar total biloks CuO = 0, biloks Cu harus bernilai +2.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Cu merupakan unsur bebas, maka biloksnya bernilai 0. Jadi, Cu mengalami penurunan biloks dari +2 ke 0, maka Cu mengalami reaksi reduksi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 204px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Mempelajari%20Konsep%20Reaksi%20Redoks%20(Reduksi-Oksidasi)%20%7C%20Kimia%20Kelas%2010-2.jpeg\" alt=\"reaksi reduksi\" width=\"204\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">CuO &#8212;&#8212;&gt; Cu <strong>(reaksi reduksi)<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>H<sub>2<\/sub> &#8212;&#8212;&gt; H<sub>2<\/sub>O<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">H<sub>2<\/sub> merupakan unsur bebas, jadi biloks H<sub>2<\/sub> = 0. Sementara itu, biloks H pada senyawa H<sub>2<\/sub>O bernilai +1. Jadi, unsur H mengalami kenaikan biloks dari 0 ke +1, sehingga mengalami reaksi oksidasi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Mempelajari%20Konsep%20Reaksi%20Redoks%20(Reduksi-Oksidasi)%20%7C%20Kimia%20Kelas%2010-4.jpeg\" alt=\"reaksi oksidasi\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">H2 &#8212;&#8212;&gt; H2O <strong>(reaksi oksidasi)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paham ya dengan penentuan reaksi redoks berdasarkan bilangan oksidasi. Dalam hal ini, kamu memang perlu paham betul dengan aturan-aturan penentuan bilangan oksidasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, karena aturannya cukup banyak, kamu bisa mengatasinya dengan banyak berlatih soal-soal. Supaya kamu bisa benar-benar paham dan <em>nggak<\/em> hanya sebatas menghafal <em>aja<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Wait<\/em>, istirahat dulu sebentar yuk. Masih ada yang bikin kamu nggak paham? Tenang, ada fitur <span style=\"font-weight: bold;\">Adapto di ruangbelajar<\/span> yang akan membantu kamu. Video belajar adaptif di Adapto bisa menyesuaikan dengan kecepatan belajar dan pemahaman kamu, <em>lho<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/39940b84\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/5a2e155b-2bf0-40bf-8b0a-a0a498e7732d.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog Adapto Ruangguru 2022\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, kita lanjut ya bahasannya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada reaksi redoks, terdapat unsur-unsur yang bertindak sebagai reduktor dan oksidator. Zat yang mengalami oksidasi itu disebut <strong>reduktor<\/strong>, sedangkan zat yang mengalami reduksi disebut <strong>oksidator<\/strong>.<\/p>\n<p>Coba perhatikan contoh berikut ini, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 20px;\">Reaksi: Mg(s) + 2HCl &#8212;&#8212;&gt; MgCl<sub>2<\/sub>(aq) + H<sub>2<\/sub>(g)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena Mg merupakan unsur bebas, jadi biloks Mg = 0. Kemudian, biloks H pada senyawa 2HCl bernilai +1 karena unsur H berikatan dengan unsur lain dan H merupakan golongan IA. Selanjutnya, karena H = +1, berarti Cl = -1 agar total biloks 2HCl = 0.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di ruas sebelah kanan, biloks Mg pada senyawa MgCl adalah +2 karena Mg berikatan dan merupakan unsur golongan IIA. Karena Cl memiliki indeks 2, maka biloks Cl = -1, agar total biloks MgCl<sub>2<\/sub> = 0.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, karena H<sub>2<\/sub> merupakan unsur bebas, maka biloksnya bernilai 0. Unsur Mg mengalami kenaikan biloks dari 0 ke +2, sehingga mengalami reaksi oksidasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, unsur Mg disebut sebagai reduktor. Sementara itu, unsur H mengalami penurunan biloks dari +1 ke 0, sehingga mengalami reaksi reduksi. Jadi, HCl disebut sebagai oksidator.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 380px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Google%20Drive%20Integration\/Mempelajari%20Konsep%20Reaksi%20Redoks%20(Reduksi-Oksidasi)%20%7C%20Kimia%20Kelas%2010-Nov-24-2020-03-14-11-69-AM.jpeg\" alt=\"reduktor dan oksidator\" width=\"380\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, paham dengan penyelesaian contoh soal di atas? Di bawah ini ada beberapa latihan soal yang bisa kamu kerjakan, <em>nih<\/em>. Dicoba, ya! Itung-itung buat nambah kemampuan kamu. <em>Hihihi<\/em>\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/latihan%20soal%20reaksi%20redoks.jpg\" alt=\"latihan soal reaksi redoks\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-ikatan-ion\">Apa yang Dimaksud dengan Ikatan Ion?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, itu tadi pembahasan mengenai konsep reaksi redoks berdasarkan bilangan oksidasi. <em>Nah<\/em>, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, konsep reaksi redoks ini ada yang melibatkan pelepasan dan pengikatan oksigen, pelepasan dan pengikatan elektron, serta kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi, ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tentunya, kamu bisa pahami materi ini lebih lengkap dan dalam lagi di aplikasi <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a>. Memahami pelajaran lebih mudah bersama kakak-kakak Master Teacher yang asik dan berpengalaman!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/03ce498e-3a60-4414-abe3-4f420a43b14b.jpeg\" alt=\"CTA ruangbelajar\" width=\"1020\" height=\"249\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Sudarmo, U. (2007). <em>Kimia untuk Kelas X<\/em>. Jakarta: Phibeta.<\/p>\n<p>Chang, R. (2013). <em>Kimia Dasar. Edisi ke-3<\/em>. Jakarta: Erlangga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\"><em>Artikel ini telah diperbarui pada 07 Maret 2024.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, pelajari konsep dasar reaksi redoks (reduksi-oksidasi) berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, perpindahan (transfer) elektron, dan perubahan bilangan oksidasi (biloks), disertai masing-masing contohnya dengan membaca artikel Kimia kelas 10 berikut! &#8212; &nbsp; Di kehidupan sehari-hari, kita banyak menemukan fenomena-fenomena yang melibatkan reaksi kimia. Misalnya, proses fotosintesis pada tumbuhan, pengkaratan besi, pembakaran kertas dan logam, proses [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":3298,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1710219408:1"],"_wp_old_date":["2022-03-25"],"_aioseo_title":["Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) &amp; Contohnya"],"_aioseo_description":["Yuk, pelajari konsep reaksi redoks berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, perpindahan (transfer) elektron, dan perubahan bilangan oksidasi (biloks)!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[548,549],"tags":[52,121,10,37],"class_list":["post-3298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kimia","category-kimia-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-kimia-x","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) &amp; Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) &amp; Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, pelajari konsep dasar reaksi redoks (reduksi-oksidasi) berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, perpindahan (transfer) elektron, dan perubahan bilangan oksidasi (biloks), disertai masing-masing contohnya dengan membaca artikel Kimia kelas 10 berikut! &#8212; &nbsp; Di kehidupan sehari-hari, kita banyak menemukan fenomena-fenomena yang melibatkan reaksi kimia. Misalnya, proses fotosintesis pada tumbuhan, pengkaratan besi, pembakaran kertas dan logam, proses [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-07T02:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-12T04:59:09+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hani Ammariah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hani Ammariah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10\"},\"author\":{\"name\":\"Hani Ammariah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f\"},\"headline\":\"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) &#038; Contohnya | Kimia Kelas 10\",\"datePublished\":\"2024-03-07T02:00:55+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-12T04:59:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10\"},\"wordCount\":1117,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Kimia X\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Kimia\",\"Kimia SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10\",\"name\":\"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) & Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg\",\"datePublished\":\"2024-03-07T02:00:55+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-12T04:59:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) &#038; Contohnya | Kimia Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f\",\"name\":\"Hani Ammariah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Hani Ammariah\"},\"description\":\"Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/hani-ammariah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) & Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) & Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Yuk, pelajari konsep dasar reaksi redoks (reduksi-oksidasi) berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, perpindahan (transfer) elektron, dan perubahan bilangan oksidasi (biloks), disertai masing-masing contohnya dengan membaca artikel Kimia kelas 10 berikut! &#8212; &nbsp; Di kehidupan sehari-hari, kita banyak menemukan fenomena-fenomena yang melibatkan reaksi kimia. Misalnya, proses fotosintesis pada tumbuhan, pengkaratan besi, pembakaran kertas dan logam, proses [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-03-07T02:00:55+00:00","article_modified_time":"2024-03-12T04:59:09+00:00","author":"Hani Ammariah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Hani Ammariah","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10"},"author":{"name":"Hani Ammariah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f"},"headline":"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) &#038; Contohnya | Kimia Kelas 10","datePublished":"2024-03-07T02:00:55+00:00","dateModified":"2024-03-12T04:59:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10"},"wordCount":1117,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg","keywords":["Kelas 10","Kimia X","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Kimia","Kimia SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10","name":"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) & Contohnya | Kimia Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg","datePublished":"2024-03-07T02:00:55+00:00","dateModified":"2024-03-12T04:59:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Reaksi%20Redoks.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-reaksi-reduksi-oksidasi-kimia-kelas-10#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Konsep Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) &#038; Contohnya | Kimia Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f","name":"Hani Ammariah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hani Ammariah"},"description":"Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/hani-ammariah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3298"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3298\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17316,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3298\/revisions\/17316"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}