{"id":2779,"date":"2024-02-12T07:00:00","date_gmt":"2024-02-12T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2779"},"modified":"2024-02-29T16:22:10","modified_gmt":"2024-02-29T09:22:10","slug":"cara-membuat-resensi-buku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku","title":{"rendered":"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur &#038; Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg\" alt=\"apa itu resensi?\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Artikel <strong><a href=\"\/blog\/tag\/bahasa-indonesia-xi\" rel=\"noopener\">Bahasa Indonesia kelas 11<\/a><\/strong> ini membahas materi resensi secara lengkap, mulai dari pengertian, manfaat, unsur, dan strukturnya, yang disertai contoh serta cara membuat resensi.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eh \u2026 eh \u2026<\/em>kamu nyadar <em>nggak<\/em> <em>sih<\/em>, <em>Guys<\/em>! Kalau akhir-akhir ini sering muncul ulasan novel \u201cLaut Bercerita\u201d karya Leila S. Chudori di lini masa Twitter atau TikTok? Kira-kira kamu sudah baca bukunya belum? Kalau belum, yuk baca artikel ini biar kamu tahu ulasannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Novel \u201cLaut Bercerita\u201d yang berlatar belakang era orde baru ini menceritakan tentang Biru Laut <em>si <\/em>tokoh utama dan teman-temannya sebagai pejuang aktivis mahasiswa untuk mencapai Indonesia yang lebih demokratis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gaya bahasa yang digunakan penulis \u201cLaut Bercerita\u201d ini mengandalkan daya imajinasi pembaca sehingga novel ini dipercaya mampu membawa kesedihan dan memberi kesan yang mendalam perihal kehilangan dan kehampaan bagi para pembacanya. <em>Manteep ga tuh!\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, kamu masih penasaran <em>nggak<\/em> sama isi novel \u201cLaut Bercerita\u201d?\u00a0 Tenang aja, kamu bisa baca sendiri untuk merasakan kesan yang berbeda dari novel tersebut, lalu tulis <em>deh, <\/em>ulasan versi terbaik kamu!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eits, <\/em>sebelum kamu mulai mengulas, kamu harus <em>tau<\/em> dulu <em>nih <\/em>apa yang dimaksud resensi atau ulasan dan seluk- beluknya. <em>Yuk<\/em>, kita mulai!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Resensi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ulasan atau yang biasa dikenal dengan <strong>resensi<\/strong>, secara etimologi berasal dari bahasa Belanda, yaitu <em>resentie<\/em> dan bahasa Latin <em>recentsio, recensere, <\/em>atau <em>revidere,<\/em> yang <strong>artinya mengulas kembali atau melihat kembali<\/strong>. <em>Nah<\/em>, kalau dalam bahasa Inggris, resensi dikenal dengan istilah <em>review<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa <strong>resensi adalah tulisan <\/strong>yang berisi <strong>penilaian suatu karya<\/strong>, seperti <strong>film, buku, drama, lagu, hingga <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/karakteristik-karya-sastra-indonesia-tiap-angkatan\" rel=\"noopener\">karya sastra<\/a> dan seni lainnya<\/strong>, baik dari segi isi maupun unsur kebahasaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam KBBI (kamus besar bahasa\u00a0 Indonesia), resensi artinya pertimbangan atau pembicaraan tentang buku atau disebut dengan ulasan buku. Jadi, ulasan itu sama dengan resensi, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-04.jpg\" alt=\"fungsi resensi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/ciri-ciri-dan-contoh-teks-eksplanasi\" rel=\"noopener\">Teks Eksplanasi: Pengertian, Ciri, Struktur, dan Contohnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Manfaat Resensi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Manfaat utama resensi, yaitu memberi gambaran singkat kepada pembaca mengenai karya yang dibaca<\/strong>. Kalau dilihat dari subjek penggunaannya, resensi memiliki empat manfaat.<\/p>\n<ol>\n<li>Bagi <strong>penulis buku,<\/strong> resensi dibutuhkan sebagai sarana mendapatkan <strong><em>feedback<\/em><\/strong><strong> atau umpan balik<\/strong> agar ia dapat membuat karya yang lebih berkualitas. Selain mendapatkan kemudahan dalam mengevaluasi karyanya yang sudah terbit, resensi juga memudahkan penulis mengetahui antusiasme dan tanggapan masyarakat terhadap buku yang dibuatnya.<\/li>\n<li>Bagi penerbit, resensi dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menindaklanjuti kerjasama dengan penulis atau pengarang. Apakah mau lanjut atau cukup sampai di sini? <em>Nah<\/em>, salah satu cara penerbit menilai karya penulis, yaitu dengan membaca resensi buku yang dibuat oleh peresensi.<\/li>\n<li>Setelah penulis dan penerbit,<strong> media massa<\/strong> juga membutuhkan resensi dalam proses produksi buku. Hal ini karena media massa berperan sebagai media untuk memperkenalkan buku kepada publik atau yang biasa dikenal dengan promosi. Melalui resensi buku tentu saja\u00a0 membantu media massa untuk mengetahui kualitas dari buku yang akan\/sedang dipromosikan.<\/li>\n<li>Bagi <strong style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">pembaca khusus<\/strong><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">, resensi dapat dijadikan media dalam menguji atau mengembangkan suatu topik bagi para penulis novel,\u00a0 cerpen,\u00a0 naskah, atau bahkan peneliti. Sementara itu, bagi <\/span><strong style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">pembaca umum<\/strong><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">, resensi menjadi\u00a0 sumber informasi untuk mengetahui kualitas sebuah buku atau karya. Dengan mengetahui informasi tersebut, pembaca bisa mengetahui kelayakan karya yang diresensi tersebut.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-03-1.jpg\" alt=\"Resensi Buku - Bahasa Indonesia Kelas 11 -03-1\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">Struktur resensi yang harus kamu perhatikan saat ingin meresensi buku.<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"background-color: transparent; font-size: 18pt;\">Langkah-Langkah Menyusun Resensi<\/span><\/h2>\n<p>Ini dia <em>part<\/em> yang ditunggu-tunggu! Kamu <em>udah<\/em> tahu pengertian, manfaat, dan struktur resensi <em>kan? <\/em>Sekarang kita akan membahas cara menyusun sebuah resensi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/apa-itu-cerpen\" rel=\"noopener\">Mengupas Cerpen: Ciri, Struktur, Contoh, dan Analisisnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1. Mengenali latar belakang penulisan buku<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membaca bagian pengantar yang ditulis oleh penulis buku, penerbit, atau seorang pakar yang terdapat di bagian awal buku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan begitu, penulis resensi dapat memiliki pengetahuan lebih dalam mengenai buku yang akan diresensi dari kacamata penulis buku, penerbit atau pakar sehingga dapat membantu menyampaikan pesan buku kepada pembaca dengan baik.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. Membaca isi buku\u00a0<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahap ini kamu membaca isi buku dari awal hingga akhir untuk mendapatkan intisari dari buku tersebut. Kamu dapat membaca menggunakan teknik <em>scanning<\/em> atau membaca semua, bisa juga menggunakan teknik membaca cepat atau <em>skimming<\/em> sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk membacanya.\u00a0 Setelah itu catat dan susun bagian penting yang akan disampaikan dalam resensi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skimming-dan-scanning-membaca-cepat\">Skimming dan Scanning: Rahasia Membaca dengan Cepat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3. Membuat ringkasan atau sinopsis buku\u00a0<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Membuat ringkasan dari bagian penting yang sudah kamu susun tadi menjadi sebuah sinopsis. Susunan sinopsis ini kemudian nantinya dikembangkan sehingga semua aspek buku diulas secara detail namun tetap singkat. \u00a0<em>Nah<\/em>, dengan ini pembaca resensi dapat mengetahui gambaran cerita dari buku yang akan dibacanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">4. Melakukan penilaian buku\u00a0<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara melakukan penilaian buku adalah dengan melihat keunggulan dan kelemahan buku<strong>. <\/strong>Bagian yang ditulis lebih dulu merupakan keunggulan, kemudian diikuti oleh kelemahan buku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah, <\/em>untuk menentukan keunggulan dan kelemahan buku, kamu <em>nggak<\/em> bisa asal, ya! Ada aspek-aspek tertentu yang menjadi sebuah penilaian resensi yaitu aspek tema, penokohan atau pembangunan karakter oleh penulis, gaya bahasa yang digunakan penulis, alur cerita dan sebagainya. Hal ini sebagai informasi kepada pembaca lain untuk dapat mengetahui seberapa bagus kualitas buku yang diresensi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">5. Menulis sasaran pembaca buku\u00a0<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sasaran pembaca adalah orang-orang yang menjadi sasaran dari tujuan dibuatnya buku yang ditulis. Hal ini penting untuk menginformasikan kalangan yang cocok membaca buku dalam sebuah resensi. Tujuannya untuk memperluas jangkauan si penulis agar karya yang ditulis dapat memberikan pengaruh yang baik dan mudah diterima oleh pembaca yang tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-06.jpg\" alt=\"langkah-langkah menulis resensi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>6. Membuat kerangka resensi\u00a0<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum menulis resensi, penulis dapat membuat kerangka resensi dengan menampilkan unsur-unsur pada struktur resensi. Kerangka resensi perlu dibuat agar peresensi memiliki arahan dalam menyelesaikan resensi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/mengenal-teks-proposal-kegiatan\" rel=\"noopener\">Ketahui Syarat dan Cara Menulis Proposal Kegiatan<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jenis-Jenis Resensi<\/span><\/h2>\n<p>Dalam mengulas karya sastra, kita bisa mengambil beberapa sudut pandang. Bisa lebih mengkritisi, mengevaluasi, atau hanya memberikan informasi secara umum aja. Nah, inilah yang membuat resensi itu ada banyak macamnya. Berikut penjelasan tentang jenis-jenis resensi:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Resensi Deskriptif<\/span><\/h3>\n<p>Resensi deskriptif akan <strong>memberikan penjelasan atau deskripsi mengenai karya yang sedang ditinjau<\/strong>. Bisa penjelasan mengenai cover-nya, ukurannya, fitur-fiturnya, dan lain sebagainya. Jenis resensi deskriptif tidak mencantumkan penilaian apapun terhadap karya yang ditinjau.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Resensi Informatif<\/span><\/h3>\n<p>Resensi informatif akan <strong>memberikan informasi secara rinci mengenai karya yang ditinjau, serta memberikan evaluasi singkat<\/strong>. Tujuannya, agar pembaca dapat mengetahui gambaran menyeluruh terhadap karya tersebut, meliputi kelebihan dan kekurangannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Resensi Evaluatif<\/span><\/h3>\n<p>Nah, sesuai namanya nih, resensi evaluatif akan <strong>memberikan evaluasi atau penilaian yang lebih mendalam mengenai karya yang ditinjau<\/strong>. Ciri khas dari resensi evaluatif, penulis akan memberikan rating\/skor\/peringkat dengan skala angka. Hal ini bertujuan untuk membantu pembaca melihat kualitas dan nilai dari suatu karya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Resensi Kritis<\/span><\/h3>\n<p>Terakhir ada resensi kritis. Maksudnya, jenis resensi ini akan <strong>memberikan penilaian secara kritis terhadap karya yang ditinjau<\/strong>. Resensi kritis cenderung mendorong pembaca untuk mempertimbangkan kembali asumsi atau pandangan mereka terhadap karya tersebut. Resensi kritis biasanya dibuat untuk menilai karya yang terkesan kontroversial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Resensi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, setelah mengetahui unsur-unsur dan struktur teks resensi, sekarang kamu harus tahu bagaimana langkah-langkah dalam membuat resensi buku. <em>Yuk<\/em> lihat contohnya sebagai referensi untuk membuat resensimu sendiri!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Identitas Buku\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"font-size: 16px; background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-03-2.jpg\" alt=\"Identitas buku laut bercerita\" width=\"600\" \/><\/span><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Judul Buku: Laut Bercerita<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis Buku: Leila S. Chudori<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun Terbit: 2017<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah Halaman: 379<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harga Buku: Rp100.000<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">ISBN: 978-602-424-694-5<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pendahuluan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam buku ini, Leila S. Chudori mengundang kita untuk menyelami kasus penghilangan orang secara paksa. Buku ini terdiri atas dua bagian. Bagian pertama mengambil sudut pandang seorang mahasiswa aktivis bernama Laut, menceritakan bagaimana Laut dan kawan-kawannya menyusun rencana, berpindah-pindah dalam pelarian, hingga tertangkap oleh pasukan rahasia. Sedangkan bagian kedua dikisahkan oleh Asmara, adik Laut. Bagian kedua mewakili perasaan keluarga korban penghilangan paksa, bagaimana pencarian mereka terhadap kerabat mereka yang tak pernah kembali. Berusaha mencari secercah harapan tentang saudara; jika masih hidup, dia disekap dimana. Pun jika sudah mati, dimana mereka menguburkannya. Juga tentang perasaan para korban selamat, bagaimana terpenjara nya mereka atas kejadian tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis fiksi historis tersebut mampu membuat tema kelam dalam novel ini menyenangkan dibaca. Drama dan tragedi yang kental dan bernada nostalgik memberi perasaan pilu dan melankolis bagi pembaca. Pembawaan yang mengambil dua sudut pandang berbeda membuat kita dapat berempati dan memahami posisi berbagai pihak yang terlibat dalam kasus-kasus penghilangan orang secara paksa. Demi membentuk akurasi pendalaman emosi yang baik bagi pembaca saat membaca buku ini, penulis sendiri mewawancara langsung korban dan kerabat yang terlibat tragedi penculikan aktivis tahun 1998. Bahkan buku ini ditulis sebagai bentuk tribute bagi para aktivis yang diculik, yang kembali, dan yang tak kembali; dan keluarga yang terus menerus sampai sekarang mencari jawab.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Isi cerita\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMatilah engkau mati<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kau akan lahir berkali-kali\u2026\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Begitulah dua larik puisi yang menyambut kita di lembar pertama. Biru Laut Wibisono mulai bercerita kepada kita bagaimana ia menemui kematian setelah tiga bulan disekap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBapak, Ibu, Asmara, Anjani, dan kawan-kawan\u2026 dengarkan ceritaku\u2026\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia memulai kisah di tahun 1991 pada sebuah tempat bernama Seyegan, Yogyakarta. Seyegan tak lain merupakan markas Wirasena (organisasi mahasiswa) untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menurut pemerintah adalah sebuah aktivitas terlarang. Terkisahlah kehidupan persahabatan antara Laut, Alex, Sunu, Daniel, Kinan, Julius, Dana, dan Gusti, serta aktivis-aktivis lainnya. Pada bab Seyegan, Laut bercerita tentang ketertarikan untuk meruntuhkan ketidakadilan yang dilakukan rezim pemerintahan saat itu. Terkadang ia berkisah bagaimana indahnya keluarga dan rindunya pada Asmara (adik semata wayang) dan Anjani (kekasih) tiba-tiba hadir bersama aroma tengkleng buatan Ibu dalam imajinasinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa Blangguan, demi membela petani-petani jagung yang lahannya akan dirampas pemerintah, menjebloskan Laut ke dalam penjara. Ia dipukuli habis-habisan, diinjak dengan sesuatu bergerigi, dan disetrum. Setelah mereka tak mendapat jawaban, Laut dan kawan-kawannya dibuang begitu saja di Bungurasih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDi kampus kita hanya belajar disiplin berpikir, tetapi pengalaman yang memberi daya dalam hidup adalah di lapangan.\u201d \u2013Bram<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seringnya aktivitas-aktivitas mereka bocor kepada intel, seperti peristiwa Blangguan, demo di Surabaya, aktivitas di Klender dan acara seminar untuk membahas unjuk rasa yang gagal, membuat Laut dan kawan-kawannya mencurigai Naratama sebagai agen ganda. Hingga pada sepertiga ujung cerita, terkuaklah siapa sebenarnya agen ganda tersebut. Laut pun bercerita bagaimana sakitnya ia dikhianati dari orang yang tak pernah terduga sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita harus belajar kecewa bahwa orang yang kita percaya ternyata memegang pisau dan menusuk punggung kita. Kita tak bisa berharap semua orang akan selalu loyal pada perjuangan dan persahabatan.\u201d \u2013Bram<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bulan Maret 1998 giliran mereka (para aktivis Wirasena) diculik, disiksa, dan diinterogasi dengan tidak manusiawi. Laut, Sunu, Kinan, Bram, Sang Penyair, dan beberapa kawan hilang tanpa jejak setelah disekap. Merek, yaitu Alex, Daniel, Naratama, Coki, Hamdan, dan lima orang lainnya dikembalikan masih dalam keadaan hidup. Hingga saat rezim itu runtuh di Mei 1998, mereka mulai mampu bersuara atas kekejaman yang mereka terima.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSetiap langkahmu, langkah kita, apakah terlihat atau tidak, apakah terasa atau tidak, adalah sebuah kontribusi, Laut. Mungkin saja kita keluar dari rezim ini 10 tahun lagi atau 20 tahun lagi, tapi apapun yang kamu alami di Blangguan dan Bungurasih adalah sebuah langkah. Sebuah baris dari puisimu, sebuah kalimat pertama dari cerita pendekmu.\u201d \u2013Kinan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cerita kemudian berlanjut dari sudut pandang Asmara Jati, adik dari Biru Laut dan kekasih Alex. Sebagai keluarga yang ditinggalkan sang kakak secara misterius, mereka sangat kehilangan. Kisah Asmara pun dimulai tahun 2000-an. Bersama keluarga aktivis-aktivis lainnya, Asmara bergabung dengan Aswin dan mencoba mencari keadilan pada pemerintah yang dirasa lebih peduli. Duka kehilangan membuat banyak keluarga hidup dalam penyangkalan. Mereka hidup dalam imajinasi dimana keluarga mereka yang hilang masih tetap ada dalam keseharian. Ayah mereka masih tetap menyiapkan empat piring dalam ritual makan malam bersama di hari Minggu. Memutar lagu yang menandai kehadiran Laut, membersihkan buku-buku dan kamar milik Laut, seolah-olah Laut akan datang secara tiba-tiba kelak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Keunggulan Buku\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai orang awam yang hanya mempelajari HAM lewat buku cetak PPKn di sekolah, dari buku inilah mendapat perspektif baru. Bagaimana banyaknya orang yang hilang itu bukan sekedar angka, tetapi pembuktian bahwa kasus mereka belum tuntas. Setiap kata yang tertulis di surat demi surat membuat para pembaca dapat merasakan emosi dari si pengirim surat. Bahasa yang digunakan di novel ini mudah dipahami dalam mengulas sejarah Indonesia yang tidak tercatat di buku sekolah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kekurangan Buku\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Isi novel ini masih memiliki ejaan yang salah seperti \u201cmenganalisa\u201d yang seharusnya \u201cmenganalisis\u201d, kata \u201cpraktek\u201d yang seharusnya \u201cpraktik\u201d. Juga ada beberapa kata yang salah ketik. Serta penggunaan bahasa Jawa dalam dialog yang kurang dimengerti beberapa pembaca luar Jawa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Penutup\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut saya, ketika membaca novel ini ada perasaan kalut dan sedih bercampur marah. Tokoh-tokohnya memang fiktif, tetapi ada hal yang menginspirasi terciptanya buku ini. Reformasi 1998 itu nyata, penculikan aktivis itu benar-benar terjadi, dan peristiwa 1965 itu masih menghantui. Membaca novel \u201cLaut Bercerita\u201d terasa seperti sedang membaca sejarah yang hilang. Yang diceritakan dari sisi lain, sisi yang kelam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Novel ini cocok dibaca bagi para mahasiswa, organisasi-organisasi kampus, para politikus, atau para orang-orang yang bercerita tentang kebebasan. Pembaca akan terus terseret dalam permainan emosi karakter-karakternya hingga akhir cerita. Kisah dalam buku ini merupakan sepenggal dari kisah kita bersama, menjadi bagian yang tak pernah terjelaskan dan tak akan terlupakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, <em>guys<\/em>, materi kali ini sudah cukup membantu kamu belum dalam memahami materi resensi? Semoga setelah baca artikel ini, kamu jadi paham ya mengenai struktur resensi dan cara membuatnya. Bahasan resensi ini bisa kamu pelajari lebih lengkap dan interaktif, tentunya di <strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\">aplikasi Ruangguru<\/a><\/strong>, lho! Yuk, instal aplikasinya di PC kamu, supaya bisa belajar lebih leluasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/download-for-desktop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/f51e0d89-905d-477d-b7f8-546567f121d9.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru\" width=\"800\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kosasih, E. (2017) <em>Jenis-jenis teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. <\/em>Bandung. Yrama Widya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Mulyadi, Y. (2020). <em>1700 Bank Soal Bahasa Indonesia. <\/em>Bandung, Yrama Widya<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Gema. (2022). <em>Referensi Novel \u201cLaut Bercerita\u201d. <\/em>[online]. Available at:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/gema.unesa.ac.id\/2022\/03\/07\/resensi-novel-laut-bercerita\/ (Accessed: 08 Juni 2022)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Artikel ini dipublikasikan pada 17 Juni 2022, kemudian diperbarui pada 12 Februari 2024<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Bahasa Indonesia kelas 11 ini membahas materi resensi secara lengkap, mulai dari pengertian, manfaat, unsur, dan strukturnya, yang disertai contoh serta cara membuat resensi. &#8212; &nbsp; Eh \u2026 eh \u2026kamu nyadar nggak sih, Guys! Kalau akhir-akhir ini sering muncul ulasan novel \u201cLaut Bercerita\u201d karya Leila S. Chudori di lini masa Twitter atau TikTok? Kira-kira [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":2779,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg"],"_edit_lock":["1709198389:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur &amp; Cara Menyusunnya"],"_aioseo_description":["Bagaimana cara membuat resensi yang baik? Di artikel ini, kita akan mengupas secara lengkap mulai dari pengertian, struktur, hingga langkah menyusunnya!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2022-06-17"]},"categories":[477,485],"tags":[100,31,10,37],"class_list":["post-2779","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","category-bahasa-indonesia-sma-kelas-11","tag-bahasa-indonesia-xi","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur &amp; Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur &amp; Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Bahasa Indonesia kelas 11 ini membahas materi resensi secara lengkap, mulai dari pengertian, manfaat, unsur, dan strukturnya, yang disertai contoh serta cara membuat resensi. &#8212; &nbsp; Eh \u2026 eh \u2026kamu nyadar nggak sih, Guys! Kalau akhir-akhir ini sering muncul ulasan novel \u201cLaut Bercerita\u201d karya Leila S. Chudori di lini masa Twitter atau TikTok? Kira-kira [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-12T00:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-29T09:22:10+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\"},\"headline\":\"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur &#038; Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11\",\"datePublished\":\"2024-02-12T00:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-29T09:22:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku\"},\"wordCount\":2185,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg\",\"keywords\":[\"Bahasa Indonesia XI\",\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\",\"Bahasa Indonesia SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku\",\"name\":\"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur & Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg\",\"datePublished\":\"2024-02-12T00:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-29T09:22:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur &#038; Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\",\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Hidayah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur & Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur & Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel Bahasa Indonesia kelas 11 ini membahas materi resensi secara lengkap, mulai dari pengertian, manfaat, unsur, dan strukturnya, yang disertai contoh serta cara membuat resensi. &#8212; &nbsp; Eh \u2026 eh \u2026kamu nyadar nggak sih, Guys! Kalau akhir-akhir ini sering muncul ulasan novel \u201cLaut Bercerita\u201d karya Leila S. Chudori di lini masa Twitter atau TikTok? Kira-kira [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-02-12T00:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-02-29T09:22:10+00:00","author":"Nurul Hidayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Hidayah","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku"},"author":{"name":"Nurul Hidayah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae"},"headline":"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur &#038; Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11","datePublished":"2024-02-12T00:00:00+00:00","dateModified":"2024-02-29T09:22:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku"},"wordCount":2185,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg","keywords":["Bahasa Indonesia XI","Kelas 11","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Bahasa Indonesia","Bahasa Indonesia SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku","name":"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur & Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg","datePublished":"2024-02-12T00:00:00+00:00","dateModified":"2024-02-29T09:22:10+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Resensi%20Buku%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2011%20-02.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-resensi-buku#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur &#038; Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae","name":"Nurul Hidayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Hidayah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2779","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2779"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2779\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17228,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2779\/revisions\/17228"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2779"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2779"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2779"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}