{"id":2461,"date":"2022-07-25T05:03:00","date_gmt":"2022-07-24T22:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2461"},"modified":"2023-10-28T14:50:55","modified_gmt":"2023-10-28T07:50:55","slug":"hukum-gerak-newton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton","title":{"rendered":"Konsep Hukum Gerak Newton &#038; Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png\" alt=\"Hukum Gerak Newton\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kamu pernah mendengar tentang hukum gerak newton? Yuk, kita pelajari konsep hukum gerak newton melalui artikel berikut, mulai dari Hukum I Newton, Hukum II Newton, hingga Hukum III Newton.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Halo, teman-teman! Aku punya percobaan fisika yang seru, nih! Coba kamu dorong dinding rumahmu sekuat-kuatnya! Apa yang terjadi? Dindingnya nggak bergerak, tapi kamu bisa merasakan kalau dinding tersebut seperti memberikan &#8220;balasan&#8221; kepada kamu dengan kekuatan yang sama besar, bukan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Masih nggak percaya? Sekarang kita coba dorong dindingnya lagi, tapi kali ini kamu pakai sepatu roda, deh! Saat mendorong dinding menggunakan sepatu roda, kamu malah terdorong ke arah sebaliknya, bukan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/hukum%203%20newton.gif\" alt=\"hukum 3 newton\" width=\"300\" loading=\"lazy\" style=\"width: 300px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"color: #000000;\">Kok bisa gitu, ya? (emaze.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hal tersebut bisa terjadi akibat adanya <a href=\"\/blog\/hukum-newton\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">Hukum Newton<\/span><\/a>, tepatnya Hukum III Newton. Nah, di artikel <\/span><span style=\"color: #000000;\">kali ini kita bakal belajar tentang konsep Hukum Gerak Newton, nih! Hukum Newton itu ada dua macam ya, <span style=\"font-weight: bold;\">Hukum Gerak Newton<\/span> dan <span style=\"font-weight: bold;\">Hukum Gravitasi Newton<\/span>. Kali ini, kita akan fokus ke pembahasan Hukum Gerak Newton.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Nah, Hukum Newton sendiri terdiri atas 3 bagian, yakni <span style=\"font-weight: bold;\">Hukum I Newton, Hukum II Newton, <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">Hukum III Newton<\/span>. Kita bahas satu per satu mulai dari Hukum I Newton dulu, ya!<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Hukum I Newton<\/span><\/span><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><\/span><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hukum I Newton berbunyi:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat suatu benda sedang diam, maka benda akan tetap diam dan benda yang sedang bergerak lurus beraturan akan terus bergerak lurus beraturan, jika <span style=\"font-weight: bold;\">resultan gaya yang bekerja sama dengan<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">nol<\/span>.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20I%20Newton.png\" alt=\"Hukum I Newton\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh Penerapan Hukum I Newton<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh penerapan Hukum I Newton<\/span> dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika kita <span style=\"font-weight: bold;\">menarik kertas yang di atasnya terdapat uang logam dengan sangat cepat<\/span>. Uang logam tersebut tidak akan ikut tertarik bersama kertas, melainkan akan tetap <span style=\"background-color: transparent;\">berada <\/span><span style=\"background-color: transparent;\">pada tempatnya semula. Sesuai dengan bunyi Hukum I Newton yakni <span style=\"font-weight: bold;\">benda yang sedang diam akan tetap diam<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">jika resultan gaya yang bekerja sama dengan nol<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh lainnya<\/span> adalah ketika kita sedang <span style=\"font-weight: bold;\">naik mobil yang melaju dengan kecepatan konstan<\/span>. Ketika mobil tersebut mengerem mendadak, maka tubuh kita akan terdorong ke depan secara otomatis. Hal ini sesuai dengan bunyi Hukum I Newton yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">benda yang <\/span><\/span><span style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-weight: bold;\">sedang <a href=\"\/blog\/perbedaan-glb-dan-glbb-pada-gerak-parabola\" rel=\"noopener\">bergerak lurus beraturan<\/a> akan terus bergerak lurus beraturan<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">jika resultan gaya yang bekerja sama dengan nol<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sudah paham, kan? Sekarang lanjut ke Hukum II Newton, yuk!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\">Hukum II Newton<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"\/blog\/hukum-ii-newton-hubungan-gerak-melingkar-dengan-gerak-translasi\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">Hukum II Newton<\/span><\/a> berbicara mengenai hubungan antara <span style=\"font-weight: bold;\">gaya konstan benda<\/span> terhadap <span style=\"font-weight: bold;\">percepatan<\/span> yang timbul pada benda tersebut, serta hubungan antara <span style=\"font-weight: bold;\">massa benda<\/span> terhadap <span style=\"font-weight: bold;\">percepatan<\/span> yang ada akibat gaya konstan benda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hukum II Newton berbunyi:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda <span style=\"font-weight: bold;\">sebanding<\/span> dengan resultan gayanya dan <span style=\"font-weight: bold;\">berbanding terbalik<\/span> dengan massa bendanya.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20II%20Newton.png\" alt=\"Hukum II Newton\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p><span>Dari bunyi Hukum II Newton dan persamaan di atas, kita tahu bahwa&nbsp;percepatan berbanding lurus dengan gaya yang bekerja pada benda dan berbanding terbalik dengan massa bendanya. Artinya, <span style=\"font-weight: bold;\">semakin besar gaya yang diberikan<\/span> pada suatu benda, maka <span style=\"font-weight: bold;\">percepatan benda juga semakin besar<\/span>. Sebaliknya, <span style=\"font-weight: bold;\">semakin besar massa benda<\/span>, maka <span style=\"font-weight: bold;\">percepatan benda akan semakin kecil<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/gerak-melingkar-beraturan-dan-penjelasannya\" rel=\"noopener\">Gerak Melingkar Beraturan (GMB): Besaran, Rumus, dan Contoh Soal<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh Penerapan Hukum II Newton<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh penerapan Hukum II Newton<\/span> adalah ketika kita <span style=\"font-weight: bold;\">mendorong mobil mainan<\/span>. Jika kita mendorong mobil mainan tersebut dengan <span style=\"font-weight: bold;\">semakin kuat<\/span>, maka akan <span style=\"font-weight: bold;\">semakin cepat<\/span> pula mobil mainan itu bergerak. Hal ini sesuai dengan pernyataan Hukum II Newton bahwa<span>&nbsp;<\/span><span style=\"font-weight: bold;\">semakin besar gaya yang diberikan pada benda<\/span>, maka <span style=\"font-weight: bold;\">semakin besar pula percepatan benda<\/span>.<\/p>\n<p>Tapi, ketika kita <span style=\"font-weight: bold;\">memberi beban di atas mobil<\/span> mainan tersebut, lalu kita <span style=\"font-weight: bold;\">dorong dengan kekuatan yang sama<\/span> dengan sebelum diberi beban, maka gerak mobil mainan tersebut <span style=\"font-weight: bold;\">nggak akan secepat tadi<\/span>. Hal ini sesuai dengan pernyataan Hukum II Newton bahwa<span>&nbsp;<\/span><span><span style=\"font-weight: bold;\">semakin besar massa benda<\/span>, maka <span style=\"font-weight: bold;\">semakin kecil percepatan benda<\/span>.<\/span><span> Jadi, kalau massa bendanya lebih besar, maka gaya yang diberikan pada benda juga harus lebih besar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, lanjut yuk, ke Hukum III Newton!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\">Hukum III Newton<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hukum III Newton berkaitan dengan <span style=\"font-weight: bold;\">gaya aksi reaksi<\/span>. Apa itu gaya aksi reaksi? Gaya aksi reaksi maksudnya adalah ketika <span style=\"font-weight: bold;\">suatu benda diberikan gaya aksi<\/span>, maka benda tersebut akan <span style=\"font-weight: bold;\">memberikan gaya reaksi<\/span>, yakni gaya yang sama besar, tapi arahnya berlawanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut sesuai dengan Hukum III Newton yang berbunyi:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jika benda A mengerjakan gaya pada benda B, maka benda B akan mengerjakan gaya pada benda A yang <span style=\"font-weight: bold;\">besarnya sama<\/span>, namun dengan <span style=\"font-weight: bold;\">arah yang berlawanan<\/span>.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20III%20Newton.png\" alt=\"Hukum III Newton\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh Penerapan Hukum III Newton<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh penerapan Hukum III Newton<\/span> adalah yang tadi sudah kita bahas di awal, yaitu ketika kita <span style=\"font-weight: bold;\">memukul atau mendorong dinding<\/span>. Saat memukul atau mendorong dinding, kita bisa merasakan tekanan yang sama besarnya dengan kekuatan yang kita berikan ke arah dinding tersebut. Nah, <span style=\"font-weight: bold;\">kekuatan yang kita berikan ke dinding<\/span> tersebut adalah <span style=\"font-weight: bold;\">gaya aksi<\/span>, sementara <span style=\"font-weight: bold;\">kekuatan yang bisa kita rasakan dari dinding<\/span> tersebut adalah <span style=\"font-weight: bold;\">gaya reaksi<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, contoh penerapan lainnya adalah <span style=\"font-weight: bold;\">roket air<\/span>. Roket air dapat meluncur ke atas karena adanya gaya dorong air ke bawah. Nah, <span style=\"font-weight: bold;\">gaya dorong ke bawah<\/span> ini adalah <span style=\"font-weight: bold;\">gaya aksi<\/span>. Lalu, sebagai akibatnya, lantai memberikan gaya dorong yang sama besar ke arah berlawanan dengan arah gaya aksi tadi, yaitu ke arah atas. Nah, <span style=\"font-weight: bold;\">gaya dorong lantai ke atas<\/span> inilah yang disebut sebagai <span style=\"font-weight: bold;\">gaya reaksi<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/rumus-gerak-parabola\" rel=\"noopener\">Rumus-Rumus Gerak Parabola beserta Contoh Soal<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itu tadi penjelasan tentang konsep Hukum Gerak Newton beserta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari Hukum I Newton, Hukum II Newton, sampai Hukum III Newton. Kamu sudah paham dengan konsep hukum Newton, kan? <span style=\"font-weight: normal;\">Kalau<\/span> kamu mau lebih paham lagi tentang hukum Newton, yuk belajar dengan ditemani video-video animasi seru di <a href=\"\/ruangbelajar\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\" style=\"font-weight: bold; font-style: italic;\">ruangbelajar<\/a>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/download-for-desktop\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/f51e0d89-905d-477d-b7f8-546567f121d9.jpeg\" width=\"800\" height=\"195\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: left;\">Sumber Gambar:<\/p>\n<p style=\"text-align: left; font-weight: normal;\">GIF \u2018Penerapan Hukum 3 Newton\u2019 [Daring]. Tautan:https:\/\/ik.imagekit.io\/smdxc0e2g3\/userscontent2-endpoint\/images\/2e1f3fe5-a3a9-400b-a29e-914bc72e425b\/526b7595981d660a41e6ff2a6450758d.gif?tr=w-280,rt-0 (Diakses: 19 Januari 2022)<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: left;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><em>Artikel ini telah diperbarui pada 25 Juli 2022.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu pernah mendengar tentang hukum gerak newton? Yuk, kita pelajari konsep hukum gerak newton melalui artikel berikut, mulai dari Hukum I Newton, Hukum II Newton, hingga Hukum III Newton. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":2461,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1698479455:1"]},"categories":[513,517],"tags":[286,52,10,37],"class_list":["post-2461","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-sma-kelas-10","tag-fisika-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Konsep Hukum Gerak Newton &amp; Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konsep Hukum Gerak Newton &amp; Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu pernah mendengar tentang hukum gerak newton? Yuk, kita pelajari konsep hukum gerak newton melalui artikel berikut, mulai dari Hukum I Newton, Hukum II Newton, hingga Hukum III Newton. &#8212;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-24T22:03:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-28T07:50:55+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"Konsep Hukum Gerak Newton &#038; Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10\",\"datePublished\":\"2022-07-24T22:03:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-28T07:50:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton\"},\"wordCount\":945,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png\",\"keywords\":[\"Fisika X\",\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Fisika\",\"Fisika SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton\",\"name\":\"Konsep Hukum Gerak Newton & Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png\",\"datePublished\":\"2022-07-24T22:03:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-28T07:50:55+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konsep Hukum Gerak Newton &#038; Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konsep Hukum Gerak Newton & Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Konsep Hukum Gerak Newton & Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Kamu pernah mendengar tentang hukum gerak newton? Yuk, kita pelajari konsep hukum gerak newton melalui artikel berikut, mulai dari Hukum I Newton, Hukum II Newton, hingga Hukum III Newton. &#8212;","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2022-07-24T22:03:00+00:00","article_modified_time":"2023-10-28T07:50:55+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"Konsep Hukum Gerak Newton &#038; Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10","datePublished":"2022-07-24T22:03:00+00:00","dateModified":"2023-10-28T07:50:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton"},"wordCount":945,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png","keywords":["Fisika X","Kelas 10","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Fisika","Fisika SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton","name":"Konsep Hukum Gerak Newton & Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png","datePublished":"2022-07-24T22:03:00+00:00","dateModified":"2023-10-28T07:50:55+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Hukum%20Gerak%20Newton.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hukum-gerak-newton#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konsep Hukum Gerak Newton &#038; Contoh Penerapannya | Fisika Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2461","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2461"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2461\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15050,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2461\/revisions\/15050"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2461"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}