{"id":23581,"date":"2025-06-25T17:06:19","date_gmt":"2025-06-25T10:06:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=23581"},"modified":"2025-06-26T11:42:43","modified_gmt":"2025-06-26T04:42:43","slug":"cara-membuat-laporan-keuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan","title":{"rendered":"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png\" alt=\"Cara Membuat Laporan Keuangan\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Bagaimana langkah-langkah menyusun laporan keuangan sederhana agar keuangan kita sehat? Yuk, simak cara mudahnya di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/ekonomi\/ekonomi-sma-kelas-10\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Ekonomi kelas 10<\/a><\/strong> berikut ini!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Belum akhir bulan, tapi dompet kok udah seret aja, ya? \ud83d\ude41<\/em><\/p>\n<p><em>Kayaknya baru kemarin dapet uang saku bulanan, tapi ke mana larinya semua uang ini, ya? \ud83d\ude41<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hayoo<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> kalau kamu <\/span><em>relate<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">dengan kalimat-kalimat di atas, itu tandanya kamu butuh belajar cara menyusun laporan keuangan!\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eits<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> tenang aja! Bikin laporan keuangan pribadi nggak akan serumit laporan keuangan perusahaan kok. Kamu bisa mulai dari yang sederhana dan sesuai kebutuhan pribadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana cara membuat laporan keuangan sederhana? Artikel ini bakal ngajarin kamu cara membuat laporan keuangan pribadi secara lengkap, bahkan bisa kamu terapkan pakai Excel juga, lho! Yuk, langsung aja kita mulai!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Laporan Keuangan?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum masuk ke langkah-langkah membuat laporan keuangan, kita ketahui dulu apa sih yang dimaksud dengan laporan keuangan. Secara sederhana, <strong>laporan keuangan adalah catatan yang merinci semua pemasukan dan pengeluaran dalam periode waktu tertentu<\/strong>. Periode waktu ini bisa harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau kamu pernah membuat catatan pengeluaran harian, itu udah jadi salah satu bentuk laporan keuangan sederhana, lho! <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, perlu diingat bahwa laporan keuangan yang baik bukan hanya sekedar mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga harus bisa menjadi alat evaluasi untuk membantu kita mengambil keputusan finansial yang lebih cerdas di masa mendatang. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa begitu? Supaya ke depannya, kita bisa mengelola keuangan kita secara lebih bijaksana.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Cara Menyusun Laporan Keuangan Menurut OJK<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada beberapa langkah-langkah membuat laporan keuangan pribadi yang bisa kamu ikuti. Yuk, kita bahas satu per satu!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-ojk-otoritas-jasa-keuangan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa Itu OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Fungsi &amp; Wewenangnya?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Kenali Kondisi Keuangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama dari urutan membuat laporan keuangan adalah mengetahui terlebih dahulu kondisi finansial kita saat ini. Untuk memahami hal ini, kita bisa mulai dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa total pemasukan tetap per bulan, misalnya uang saku dari orang tua, gaji, atau uang beasiswa?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah ada penghasilan tambahan, seperti <\/span><em>freelance<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, jualan <\/span><em>online<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, penghasilan tambahan karena membantu usaha orang tua, dll?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa jumlah aset yang dimiliki, misalnya tabungan atau investasi?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah punya utang? Kalau iya, berapa jumlahnya dan berapa cicilannya?<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengetahui hal-hal di atas, kita bisa melihat seperti apa kondisi keuangan kita saat ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Catat Penghasilan dan Pengeluaran<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah inti dari membuat laporan keuangan sederhana adalah mencatat secara rinci semua pemasukan dan pengeluaran kita. Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pemasukan bulanan<\/strong>:<span style=\"font-weight: 400;\"> Uang saku bulanan dari orang tua Rp1.000.000, uang saku beasiswa Rp500.000.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pengeluaran bulanan<\/strong>:<span style=\"font-weight: 400;\"> Uang makan bulanan Rp400.000, uang transport bulanan Rp200.000, kebutuhan pribadi dan hiburan Rp200.000, tabungan Rp200.000.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Cek Kesehatan Keuangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah semua dicatat, sekarang waktunya cek kesehatan keuangan. Gimana sih, cara kita tahu apakah kondisi keuangan kita sudah sehat atau belum?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Perbandingan Jumlah Uang Tunai dengan Pengeluaran Rutin<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, kita bisa identifikasi tingkat kecukupan uang yang dimiliki hingga akhir bulan atau hingga memperoleh penghasilan pada bulan berikutnya, atau yang disebut sebagai Ukuran Uang Tunai. Ukuran uang tunai dapat dihitung menggunakan rumus berikut:<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/185657b3-b500-4010-8908-baa2f8100ed0.png\" alt=\"Rumus Mencari Ukuran Uang Tunai\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><strong>b.<\/strong>\u00a0<b>Perbandingan Jumlah Uang yang Ditabung dengan Penghasilan<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, kita hitung perbandingan jumlah uang yang ditabung dengan penghasilan. Caranya adalah dengan menggunakan rumus Ukuran Menabung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d0bd562-6419-4532-8418-5c594fbbd547.png\" alt=\"Rumus Ukuran Menabung\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui hasil perhitungan menggunakan rumus di atas, kita dapat mengetahui persentase penghasilan yang digunakan untuk menabung.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><b>c. Perbandingan Cicilan Utang dengan Penghasilan<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, kita hitung perbandingan cicilan utang dengan penghasilan. Idealnya, sebaiknya uang yang digunakan untuk membayar cicilan utang tidak lebih dari 1\/3 dari penghasilan yang diterima. Adapun secara lengkap kriteria ukuran cicilan utang adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Sehat<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Cukup Sehat<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Tidak Sehat<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2264 30%<\/span><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">31-40%<\/span><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2265 40%<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa mencoba simulasi pengelolaan keuangan dengan menggunakan simulasi \u201cPeriksa Dompet\u201d dari OJK pada <\/span><strong><a href=\"https:\/\/sikapiuangmu.ojk.go.id\/FrontEnd\/Kalkulator\/Kalkulator%20Dompet\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">tautan berikut<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Evaluasi dan Buat Strategi Keuangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah terakhir adalah mengevaluasi dan menyusun strategi keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Setiap orang atau keluarga tentu ingin kondisi keuangan yang sehat. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, bagaimana jika kondisi keuangan yang sehat belum terjadi? Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi keuangan yang tidak sehat:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membiasakan <strong>menyisihkan uang dari penghasilan pada awal bulan<\/strong>. Kita bisa mulai dengan menyisihkan nominal uang yang kecil terlebih dahulu. Jika kondisi keuangan membaik, sebaiknya menyisihkan uang lebih banyak untuk menabung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila seseorang\/keluarga terlanjur terlilit utang, maka salah satu solusi yang dapat ditempuh adalah dengan <strong>menganalisis kembali skala prioritas<\/strong>. Kita sebaiknya mengutamakan kebutuhan daripada keinginan. Upaya ini bertujuan mengurangi pengeluaran sehingga kita bisa menyisihkan uang untuk membayar cicilan utang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cobalah mencari peluang kerja\/usaha tambahan yang berpotensi untuk menambah penghasilan. Belajar dari berbagai kasus masalah finansial, kita perlu memahami bahwa sumber utama penyebab masalah utang adalah pembelian di luar batas kemampuan penghasilan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Langkah-Langkah Menyusun Laporan Keuangan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biar makin paham, yuk kita lihat contoh nyata cara membuat laporan keuangan bulanan dari seseorang. Misalnya, kita ambil contoh laporan keuangan Budi, dengan profil sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>a. Identifikasi Pemasukan dan Pengeluaran<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;\"><strong>Profil Budi<\/strong><\/span><\/p>\n<p><strong>Nama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Budi (17 tahun)<\/span><\/p>\n<p><strong>Pekerjaan:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Pelajar SMA<\/span><\/p>\n<p><strong>Pendapatan Bulanan:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Uang saku bulanan dari orang tua Rp1.500.000<\/span><\/p>\n<p><strong>Pengeluaran Bulanan:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Makan: Rp600.000<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Transport: Rp300.000<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Internet dan pulsa: Rp50.000<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Keperluan pribadi dan hiburan: Rp300.000<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Uang kas kelas bulanan: Rp20.000<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Tabungan: Rp150.000<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari data tersebut, kita bisa susun laporan keuangan Budi dengan format berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;\"><b>Contoh Membuat Laporan Keuangan Sederhana (Bulanan)<\/b><\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; height: 144px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 24px;\">\n<td style=\"width: 50%; text-align: center; height: 24px;\"><strong>Keterangan<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center; height: 24px;\"><strong>Nominal (Rupiah)<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 24px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 24px;\"><strong>Pemasukan Bulanan:<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 24px;\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 24px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 24px;\">\n<ul>\n<li>Uang saku bulanan dari orang tua<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 24px; text-align: center;\">1.500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 24px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 24px;\"><strong>Total Pemasukan Bulanan:<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 24px; text-align: center;\"><strong>1.500.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 24px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 24px;\"><strong>Pengeluaran Bulanan:<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 24px;\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 24px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 24px;\">\n<ul>\n<li>Makan<\/li>\n<li>Transport<\/li>\n<li>Internet dan pulsa<\/li>\n<li>Keperluan pribadi dan hiburan<\/li>\n<li>Uang kas kelas bulanan<\/li>\n<li>Tabungan<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 24px; text-align: center;\">600.000<br \/>\n300.000<br \/>\n50.000<br \/>\n300.000<br \/>\n20.000<br \/>\n150.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%;\"><strong>Total Pengeluaran Bulanan:<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\"><strong>1.420.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%;\"><strong>Sisa Uang Bulanan:<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\"><strong>800.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan format seperti ini, kita sudah bisa menerapkan cara membuat laporan keuangan laba rugi sederhana. Laba berarti sisa uang setelah semua kebutuhan dipenuhi. Kalau ternyata hasilnya minus, artinya kita perlu lebih ketat mengatur pengeluaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, dari tabel di atas kita bisa tahu bahwa Budi memiliki sisa uang bulanan sebanyak Rp80.000 setelah semua kebutuhannya terpenuhi, termasuk tabungan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sisa uang ini dapat digunakan Budi sebagai dana darurat yang sewaktu-waktu bisa digunakan ketika ada keperluan mendesak. Misalnya, harus membayar iuran kerja kelompok untuk membeli bahan-bahan membuat prakarya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/literasi-finansial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Literasi Finansial: Pengertian, Manfaat, &amp; Cakupan Kemampuan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>b. Identifikasi Area Pengeluaran yang Bisa Dikurangi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari contoh Budi di atas, pengeluaran terbesar ada di uang makan. Uang makan Budi adalah Rp600.000 per bulan. Jika Budi membawa bekal ke sekolah, mungkin Budi bisa lebih menghemat uang makannya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>c. Strategi Peningkatan Kondisi Keuangan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mengidentifikasi pengeluaran, Budi juga bisa membuat strategi sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tingkatkan tabungan:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Dengan mengurangi pengeluaran untuk uang makan, Budi bisa menambah alokasi untuk tabungan dan dana darurat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tambah penghasilan:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Budi bisa mencoba kerja <\/span><em>freelance<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ramah pelajar atau mencoba jualan <\/span><em>online<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">di waktu luang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Gunakan Excel:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Budi bisa membuat laporan keuangan yang lebih rapi dengan cara membuat laporan keuangan di Excel.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Gunakan aplikasi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Selain Excel, Budi juga bisa menggunakan aplikasi keuangan pribadi yang bisa di-<\/span><em>download<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> di <\/span><em>smartphone<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tips Membuat Laporan Keuangan di Excel Otomatis<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penasaran gimana cara membuat laporan keuangan di Excel otomatis? Tenang, caranya nggak sulit kok! Kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Buka Excel<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dan buat tabel dengan kolom-kolom sebagai berikut: Tanggal, Kategori, Deskripsi, Pemasukan, Pengeluaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Isi masing-masing kolom<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> sesuai dengan kondisi keuanganmu saat ini.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Gunakan rumus Excel<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">=SUM(E2:E30)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menjumlahkan pengeluaran di kolom E.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Gunakan fitur filter<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">untuk menyortir berdasarkan kategori (makan, transport, hiburan, dll).<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Gunakan fitur grafik<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk melihat tren pengeluaran tiap bulan.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Simpan dan <em>update<\/em><\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">laporan keuangan ini secara rutin. Usahakan untuk meng-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">update<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> setiap hari atau minimal setiap minggu, supaya tidak ada pemasukan atau pengeluaran yang terlewat atau terlupakan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, kamu bisa menerapkan cara membuat laporan keuangan bulanan yang praktis dengan visual yang menarik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Kenapa Perlu Membuat Laporan Keuangan?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kamu berpikir, \u201cKenapa sih, kita harus repot-repot bikin laporan keuangan?\u201d. Nah, ini dia beberapa alasan mengapa menyusun laporan keuangan itu sangat penting:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Supaya Kita Tidak Boros<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui laporan keuangan, kita bisa melihat ke mana saja uang kita pergi, jadi nggak ada lagi deh, pertanyaan \u201cKe mana larinya uang-uang ini, ya?\u201d :\u2019)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Supaya Kita Bisa Menabung dan Berinvestasi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kita tahu berapa sisa uang yang kita miliki setiap bulannya, kita bisa menyisihkan uang tersebut untuk ditabung atau diinvestasikan demi masa depan yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Supaya Kita Bisa Memiliki Dana Darurat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi darurat bisa datang kapan saja dan apabila kita memiliki dana darurat, maka kita tidak perlu merogoh uang tabungan kita terlalu dalam dan kita bisa terhindar dari utang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Supaya Kita Bisa Tahu Tujuan Keuangan yang Ingin Dicapai<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu pengen beli buku atau komik yang udah lama ada di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wishlist<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-mu? Pengen beli <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">skin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">karakter <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">game <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">favoritmu? Pengen liburan bareng temen-temen ke kota sebelah? Atau pengen nonton konser idola favoritmu? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua bisa terwujud kalau kita konsisten melakukan satu hal, yaitu menabung! Jadikan apapun tujuan keuangan yang kamu miliki sebagai motivasi untuk rutin menabung, sehingga kamu tidak merasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stress <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau tertekan selama menjalani proses menabung ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Eits, tapi tetap saja kamu harus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">aware <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dulu dengan kondisi keuanganmu sekarang, ya. Jika menabung masih terasa sangat berat karena memang nggak ada uangnya untuk ditabung (akibat mahalnya biaya hidup saat ini huhu) nggak papa banget ya, menabung pelan-pelan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingat kata pepatah, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit! Menabung sedikit tetap lebih baik daripada tidak menabung sama sekali. Selain itu, usahakan untuk belanja hal-hal yang penting dan memang kamu butuhkan saja. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangi belanja hal-hal yang tidak penting dan tidak kamu butuhkan, sekalipun ada diskon. Setiap kali kamu tergoda ingin jajan hanya karena ada diskon, ingat selalu mantra ini: belanja saat diskon akan tetap lebih mahal daripada nggak belanja sama sekali \ud83d\ude1b <\/span><\/p>\n<p><em>So, remember to set your priorities right!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tugas-dan-wewenang-bank-sentral\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bank Sentral: Pengertian, Sejarah, Tugas &amp; Wewenang<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyusun laporan keuangan itu penting banget buat kamu yang ingin hidup lebih teratur secara finansial. Dengan memahami langkah-langkah membuat laporan keuangan, kamu bisa tahu kondisi dompetmu, mengidentifikasi pengeluaran yang nggak penting, dan menyusun strategi biar keuangan makin sehat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, tunggu apalagi? Yuk, mulai praktikkan langkah-langkah menyusun laporan keuangan pribadi dari sekarang! Nggak harus rumit kok, karena kamu bisa mulai dari yang sederhana terlebih dahulu. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan kertas, Excel, atau aplikasi, yang penting konsisten! Kalau kamu sudah mulai terbiasa, siapa tahu kamu bisa membantu orang lain juga dengan contoh membuat laporan keuangan sederhana yang sudah kamu punya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu suka belajar materi-materi ekonomi dan finansial, langsung aja yuk meluncur ke <strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">aplikasi Ruangguru<\/a><\/strong>. Di sana ada banyak pembahasan materi ekonomi, lho. <\/span><em>Download<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">sekarang, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana langkah-langkah menyusun laporan keuangan sederhana agar keuangan kita sehat? Yuk, simak cara mudahnya di artikel Ekonomi kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Belum akhir bulan, tapi dompet kok udah seret aja, ya? \ud83d\ude41 Kayaknya baru kemarin dapet uang saku bulanan, tapi ke mana larinya semua uang ini, ya? \ud83d\ude41 Hayoo, kalau kamu relate dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":23581,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1750912823:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya"],"_aioseo_description":["Bagaimana langkah-langkah menyusun laporan keuangan sederhana agar keuangan kita sehat? Yuk, simak cara membuatnya disertai contohnya berikut ini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png"],"_knawatfibu_alt":["Cara Membuat Laporan Keuangan"]},"categories":[541,545],"tags":[52,10,37],"class_list":["post-23581","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagaimana langkah-langkah menyusun laporan keuangan sederhana agar keuangan kita sehat? Yuk, simak cara mudahnya di artikel Ekonomi kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Belum akhir bulan, tapi dompet kok udah seret aja, ya? \ud83d\ude41 Kayaknya baru kemarin dapet uang saku bulanan, tapi ke mana larinya semua uang ini, ya? \ud83d\ude41 Hayoo, kalau kamu relate dengan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-25T10:06:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-26T04:42:43+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10\",\"datePublished\":\"2025-06-25T10:06:19+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-26T04:42:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan\"},\"wordCount\":1697,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Ekonomi\",\"Ekonomi SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan\",\"name\":\"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png\",\"datePublished\":\"2025-06-25T10:06:19+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-26T04:42:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Bagaimana langkah-langkah menyusun laporan keuangan sederhana agar keuangan kita sehat? Yuk, simak cara mudahnya di artikel Ekonomi kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Belum akhir bulan, tapi dompet kok udah seret aja, ya? \ud83d\ude41 Kayaknya baru kemarin dapet uang saku bulanan, tapi ke mana larinya semua uang ini, ya? \ud83d\ude41 Hayoo, kalau kamu relate dengan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-06-25T10:06:19+00:00","article_modified_time":"2025-06-26T04:42:43+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10","datePublished":"2025-06-25T10:06:19+00:00","dateModified":"2025-06-26T04:42:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan"},"wordCount":1697,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png","keywords":["Kelas 10","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Ekonomi","Ekonomi SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan","name":"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png","datePublished":"2025-06-25T10:06:19+00:00","dateModified":"2025-06-26T04:42:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2c80a370-5cd8-4d7b-b1da-d6605c9c1617.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23581"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23609,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23581\/revisions\/23609"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23581"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}