{"id":23080,"date":"2025-05-06T13:48:16","date_gmt":"2025-05-06T06:48:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=23080"},"modified":"2025-05-06T17:15:06","modified_gmt":"2025-05-06T10:15:06","slug":"peradaban-tiongkok-kuno","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno","title":{"rendered":"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png\" alt=\"Peradaban Tiongkok Kuno\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Di masa kini, Tiongkok dikenal sebagai negara maju yang memiliki inovasi sangat tinggi di bidang teknologi. Ternyata, Tiongkok memang sudah eksis sejak zaman kuno. Seperti apa ya sejarahnya? Yuk simak <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sejarah\/sejarah-sma-kelas-10\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Sejarah kelas 10<\/a><\/strong> berikut ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu pernah kepikiran <em>nggak<\/em> sih kalau peradaban Tiongkok kuno itu ternyata salah satu yang paling hebat sepanjang sejarah manusia? Di saat banyak daerah lain masih berburu dan meramu, mereka sudah membangun kota, membuat tulisan, dan bahkan punya sistem pemerintahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan aja, ribuan tahun lalu peradaban ini sudah memiliki teknologi dan pengetahuan yang maju. Makanya <em>nggak<\/em> heran kalau pengaruh <\/span>peradaban Tiongkok kuno<span style=\"font-weight: 400;\"> masih terasa sampai zaman sekarang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peradaban Tiongkok kuno berkembang di<span style=\"font-weight: 400;\"> lembah Sungai Kuning (Huang Ho) dan lembah Sungai Panjang (Sungai Yangtze), yang subur dan cocok untuk pertanian. Lingkungan ini sangat mendukung terbentuknya masyarakat yang menetap, berladang, dan akhirnya membentuk kota serta pemerintahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sinilah awal mula berdirinya dinasti-dinasti besar yang punya pengaruh kuat dalam sejarah dunia. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kita telusuri lebih dalam tentang berbagai aspek penting dari peradaban ini!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/peradaban-yunani-kuno\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Peradaban Yunani Kuno: Sejarah, Raja, dan Peninggalannya | Sejarah Kelas 10<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Peradaban Tiongkok Kuno?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Guys, mungkin kalian bingung, kenapa disebut peradaban \u201ckuno\u201d, padahal Cina atau Tiongkok masih ada sampai sekarang? Jadi, yang dimaksud <\/span>peradaban Tiongkok Kuno<span style=\"font-weight: 400;\"> adalah masa sebelum berdirinya Dinasti Qin, yang jadi awal zaman kekaisaran terpusat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Periode ini mencakup dinasti-dinasti awal yang jadi pondasi lahirnya budaya dan sistem negara Tiongkok. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk lebih mengetahuinya, kita harus mulai dari dimana sih asal mula peradaban Tiongkok kuno ini, yuk mulai satu persatu!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Kondisi<b> Geografis dan Lingkungan Alam<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu tahu <em>nggak<\/em> sih kalau peradaban Tiongkok kuno sebenarnya dimulai sejak 10.000 tahun yang lalu? Awalnya, nenek moyang bangsa Tiongkok disebut berasal dari Timur Afrika dan bermigrasi ke Asia Tenggara. Mereka menetap di sekitar Lembah Sungai Kuning yang subur dan akhirnya membentuk masyarakat agraris sejak zaman Neolitikum.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peradaban Tiongkok kuno berkembang di dataran subur di sekitar Sungai Kuning dan Sungai Yangtze. Kedua sungai ini memberikan air yang melimpah dan tanah yang cocok banget buat pertanian. Tapi, Sungai Kuning juga sering banjir besar yang kadang menghancurkan pemukiman warga. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun begitu, lumpur yang mengendap pasca banjir justru menyuburkan tanah. Makanya, masyarakat waktu itu juga harus pintar-pintar mengelola alam sekitar mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lingkungan geografis seperti Sungai Huang He dan Yangtze sangat mendukung pertanian dan perdagangan. Di masa awal, banyak temuan arkeologis dari situs seperti Banpo dan Damai Di membuktikan bahwa masyarakat Tiongkok sudah punya sistem budaya dan kepercayaan yang maju.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, dari wilayah inilah mulai muncul budaya menanam padi, menyimpan makanan, dan membangun irigasi. Peradaban ini terus berkembang lewat empat dinasti awal yang penting; Dinasti Xia, Zhou, Qin, dan Han.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">S<span style=\"font-weight: 400;\">ecara geografis Tiongkok kuno dikelilingi gunung, padang pasir, dan laut yang membuat mereka agak terisolasi. Tapi justru karena isolasi ini, karakteristik peradaban Tiongkok kuno bisa berkembang secara unik dan mandiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka <em>nggak<\/em> banyak terpengaruh budaya luar di awal-awal, tapi tetap terbuka lewat jalur perdagangan seperti Jalur Sutra. Jadi meskipun terpisah, mereka tetap bisa berhubungan dengan dunia luar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Iklim di wilayah Tiongkok kuno juga bervariasi banget <\/span><em>lho<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> dari yang dingin banget di utara sampai panas dan lembap di selatan. Hal ini bikin mereka mengembangkan cara hidup dan arsitektur rumah yang beda-beda sesuai wilayahnya. Misalnya, rumah panggung di selatan untuk menghadapi banjir, dan rumah beratap rendah di utara buat menahan dingin. Lingkungan bener-bener berperan besar dalam membentuk budaya mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Guys<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> kekayaan alam seperti tembaga, besi, dan kayu bikin peradaban Tiongkok Kuno jadi lebih maju dalam teknologi. Mereka udah bisa bikin alat dari logam sejak zaman Dinasti Shang, termasuk peralatan perang dan bejana ritual. Semua itu menunjukkan betapa majunya kemampuan metalurgi mereka. <\/span><em>Ngga<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">heran kalau banyak peninggalan Tiongkok kuno berupa artefak logam yang indah banget!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/peradaban-india-kuno\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejarah Peradaban India Kuno beserta Peninggalannya | Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Sistem Sosial-Politik dan Dinasti-Dinasti Penting<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak sekali kerajaan yang berjaya dan runtuh di dalam masa perjalanan perkembangan masyarakat Tiongkok kuno ini. Kamu harus tahu pembagian masa kerajaan yang memiliki peran penting masing-masing dalam membangun peradaban. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah urutan dinasti yang harus kamu ketahui!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>Urutan Dinasti pada Peradaban Tiongkok Kuno<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut urutan dinasti dalam peradaban Tiongkok kuno:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Dinasti Xia<\/strong> (2600\u20131600 SM)<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Dinasti Shang<\/strong> (1600\u20131046 SM)<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Dinasti Zhou<\/strong> (1046\u2013256 SM)<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Dinasti Qin<\/strong> (221-206 SM)<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Dinasti Han<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">(206 SM &#8211; 220 M)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> dari semua dinasti itu, Dinasti Zhou adalah yang paling lama memerintah, <\/span><em>lho<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Di era Zhou ini juga muncul konsep <\/span><em>Mandate of Heaven<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, alias \u201cmandat langit\u201d, yang nanti bakal kita bahas di bagian politik. Berikut adalah penjelasan dari urutan dinasti pada peradaban Tiongkok kuno!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Dinasti Xia <\/b><b>\u00b1 <\/b><b>(2600-1600 SM)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dinasti Xia adalah dinasti pertama yang tercatat dalam sejarah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">peradaban Tiongkok Kuno<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Dinasti ini dipimpin oleh Yu yang Agung atau Yu the Great yang terkenal karena jasanya mengendalikan banjir besar dengan membangun kanal. Mereka menetap di Lembah Sungai Kuning dan membentuk sistem pemerintahan monarki awal yang dibagi menjadi sembilan provinsi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa ini, masyarakat hidup dari pertanian dan barter. Mereka sudah mengenal sistem irigasi, membuat anggur dan tembikar, serta menciptakan kalender pertanian pertama. Struktur sosialnya terbagi dalam empat kelas: raja, bangsawan, petani, dan buruh. Sayangnya, Dinasti Xia berakhir karena kekejaman Raja Jie dan digulingkan oleh Suku Shang, sehingga muncullah Dinasti Shang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Dinasti<b> Shang \u00b1(1600-1046 SM)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Guys<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> Dinasti Shang (1600\u20131046 SM) adalah salah satu dinasti awal yang meninggalkan bukti tertulis berupa tulang ramalan. Mereka punya raja yang dianggap sebagai pemimpin politik sekaligus spiritual.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama berkuasa, Dinasti Shang membentuk dua departemen penting, yaitu\u00a0<strong>departemen sekretariat urusan negara\u00a0<\/strong>dan\u00a0<strong>departemen tata hukum negara<\/strong>. <em>Lah<\/em>, terus kaisar\u00a0<em>ngapain<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, dalam sistem pemerintahan Dinasti Shang, kaisar\u00a0<strong>dianggap sebagai wakil para dewa<\/strong>. Makannya, kaisar dinilai tidak boleh terlibat langsung dalam urusan politik praktis. Makannya, dua departemen tadi dibentuk untuk menjalankan sistem pemerintahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, di masa dinasti ini, masyarakat Tiongkok juga mengalami kemajuan di berbagai bidang, seperti pertanian, peternakan, pengolahan perunggu, dan pembuatan atau porselen, yang banyak di antaranya menjadi\u00a0<strong>peninggalan dari era Tiongkok kuno<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakatnya terbagi ke dalam kelas-kelas seperti bangsawan, prajurit, petani, dan budak. Salah satu peninggalan Tiongkok kuno dari masa ini adalah bejana perunggu yang detail banget dan keren <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">abis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Dinasti Zhou <\/b><b>\u00b1 <\/b><b>(1046\u2013256 SM)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dinasti Zhou<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0adalah <\/span><strong>dinasti terlama dalam peradaban Tiongkok kuno<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bertahan hampir 800 tahun! Dinasti ini memperkenalkan konsep <\/span>Mandat Surga<span style=\"font-weight: 400;\">\u2014suatu kepercayaan bahwa kekuasaan seorang kaisar berasal dari langit. Pemerintahan mereka bersifat feodal, mirip kerajaan-kerajaan Eropa pada Abad Pertengahan, di mana wilayah-wilayah dikuasai oleh bangsawan yang loyal pada kaisar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Zhou juga menjadi masa lahirnya tiga filsuf besar: Laozi (Taoisme), Kong Fuzi alias Konfusius (Konfusianisme), dan Mengzi (filsuf rakyat). Pemikiran mereka menjadi dasar karakteristik peradaban Tiongkok kuno yang menjunjung moral, keseimbangan, dan hubungan harmonis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa ini, muncul pula pembagian periode seperti Spring and Autumn serta Warring States, yang menjadi era penuh konflik antarnegara namun juga kaya akan perkembangan budaya dan politik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Dinasti Qin <\/b><b>\u00b1 <\/b><b>(221-206 SM)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kaisar Qin Shi Huang adalah tokoh penting yang menyatukan Tiongkok untuk pertama kalinya di tahun 221 SM. Dari sinilah nama \u201cCina\u201d berasal, loh! Dinasti Qin sangat berpengaruh meskipun hanya bertahan singkat. Mereka memusatkan pemerintahan, menetapkan sistem hukum yang ketat, dan membangun banyak infrastruktur penting, termasuk <\/span><strong>Tembok Besar Tiongkok<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kanal-kanal irigasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Qin Shi Huang juga membangun makam megah yang dijaga oleh ribuan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tentara Terakota<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014pasukan patung tanah liat yang terkenal di dunia. Sayangnya, kekuasaan absolut dan sifat kejam kaisar membuatnya dibenci rakyat. Setelah wafatnya, Dinasti Qin runtuh akibat pemberontakan dan digantikan oleh Dinasti Han.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Dinasti Han <\/b><b>\u00b1 <\/b><b>(206 SM-220M)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dinasti Han dikenal sebagai masa keemasan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">peradaban Tiongkok Kuno<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Kaisar Han pertama, Liu Bang, datang dari kalangan rakyat biasa dan mendirikan pemerintahan yang efisien dan toleran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dinasti ini memperluas wilayah hingga Asia Tengah dan memperkenalkan <\/span>Jalur Sutra,<span style=\"font-weight: 400;\"> jalur perdagangan penting yang menghubungkan Tiongkok dengan dunia Barat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jalur-rempah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jalur Rempah Nusantara: Pengertian, Sejarah, dan Pengaruhnya | Sejarah Kelas 10<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di bidang budaya, mereka menghasilkan seni, lukisan, kaligrafi, dan karya sastra seperti <\/span>Shiji dan Chuci.<span style=\"font-weight: 400;\"> Sistem pendidikan dan birokrasi dikembangkan berdasarkan ajaran Konfusius, dan wilayah administratif dibagi menjadi 36 provinsi. Dengan stabilitas politik dan ekonomi yang mantap, Han jadi simbol kejayaan klasik Tiongkok yang dikenang hingga sekarang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Sistem Kepercayaan dan Religi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Guys<\/em>, peradaban Tiongkok kuno<span style=\"font-weight: 400;\"> punya kepercayaan yang sangat beragam dan dalam banget maknanya. Mereka percaya pada roh leluhur yang bisa membawa berkah atau bencana, jadi sering banget bikin ritual persembahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhisme adalah tiga ajaran utama yang mempengaruhi cara hidup mereka. Ketiganya saling melengkapi dan membentuk identitas budaya yang unik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konfusianisme ngajarin pentingnya moral, tata krama, dan hubungan antar manusia yang harmonis. Ajaran ini bikin rakyat lebih disiplin dan menghormati struktur sosial. Taoisme ngajarin hidup selaras dengan alam, nggak terlalu ambisius, dan menerima keadaan. Sedangkan Buddhisme mengajarkan jalan untuk lepas dari penderitaan, dan memberi harapan kehidupan setelah mati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perpaduan ketiga ajaran ini bikin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">karakteristik peradaban Tiongkok kuno<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jadi lebih dalam dan filosofis. Agama dan kepercayaan bukan cuma soal upacara, tapi juga cara hidup sehari-hari. Mereka percaya keseimbangan dalam hidup itu penting banget, makanya simbol Yin-Yang jadi sangat terkenal. Sampai sekarang, ajaran-ajaran ini masih dipelajari di seluruh dunia!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Corak Peradaban Tiongkok Kuno<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang kita bahas karakteristik peradaban ini dari berbagai sisi, ya guys. Mulai dari sistem politik, ekonomi, budaya, sampai teknologi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Corak Politik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Guys<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> sejak zaman kuno, Cina sudah menganut bentuk pemerintahan kesatuan yang disebut sistem feodalisme. Dalam sistem ini, ada hubungan timbal balik antara rakyat biasa dan bangsawan atau pemimpin wilayah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di masa Dinasti Zhou, muncul konsep <\/span><em>Mandate of Heaven<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> di mana kaisar dianggap mendapat restu dari langit untuk memerintah. Jadi kalau raja bertindak semena-mena, rakyat boleh menggulingkannya karena dianggap nggak lagi direstui oleh langit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Corak Ekonomi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau urusan ekonomi, <\/span>peradaban Tiongkok Kuno<span style=\"font-weight: 400;\"> dikenal sebagai masyarakat agraris. Mereka tinggal di sekitar sungai besar dan cocok banget untuk bertani. Tanaman utama mereka adalah beras, kedelai, teh, dan pohon murbei untuk ulat sutra. Jadi nggak heran kalau Cina dari dulu sudah dikenal sebagai penghasil teh dan sutra terbaik di dunia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Corak Sosial dan Budaya<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal budaya, <\/span>peradaban Tiongkok Kuno<span style=\"font-weight: 400;\"> termasuk masyarakat multikultural yang terbuka pada perbedaan. Mereka menghormati leluhur dan menjalankan banyak ritual untuk menghormati arwah keluarga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kepercayaan tradisional, muncul juga agama seperti Taoisme, Konghucu, dan Buddha yang menyatu dengan budaya lokal. Mereka juga mengembangkan aksara piktograf, yaitu tulisan yang bentuknya menyerupai gambar benda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Corak Sains dan Teknologi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Guys,<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> kalau bicara soal teknologi, <\/span><em>peradaban Tiongkok Kuno<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> itu jagonya! Mulai dari obat herbal, akupuntur, sampai feng shui, semua berasal dari pengetahuan tradisional mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, mereka juga menemukan kertas, keramik porselen, kompas, dan bubuk mesiu. Penemuan-penemuan ini punya dampak besar banget ke dunia, bahkan sampai sekarang masih dipakai.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Hasil Budaya dan Teknologi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu <\/span>peninggalan Tiongkok kuno<span style=\"font-weight: 400;\"> yang paling ikonik tentu saja Tembok Besar Cina. Dibangun selama berabad-abad, tembok ini adalah simbol pertahanan, kekuatan, dan ketekunan bangsa Tiongkok. Panjangnya ribuan kilometer dan dibangun dengan kerja keras jutaan orang. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Nggak<\/em> heran kalau sekarang jadi salah satu keajaiban dunia. Berikut peninggalan Budaya dan Teknologi selain Tembok Besar Cina ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Teknologi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi dan ilmu pengetahuan di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">peradaban Tiongkok Kuno<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga luar biasa maju. Mereka menemukan kompas, bubuk mesiu, dan teknik percetakan yang jadi cikal bakal revolusi industri dunia. Tanpa penemuan-penemuan ini, mungkin dunia kita sekarang nggak semaju ini. Makanya, banyak ilmuwan modern yang mengagumi kecanggihan mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Seni<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bidang seni, mereka jago banget bikin keramik, lukisan, dan kaligrafi. Teknik glasir pada keramik mereka jadi inspirasi di berbagai negara. Puisi-puisi dari masa Dinasti Tang juga menunjukkan kedalaman rasa dan pikiran mereka. Karya seperti \u201cSeni Perang\u201d dari Sun Tzu sampai sekarang masih relevan lho!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peradaban<\/span> Tiongkok kuno<span style=\"font-weight: 400;\"> memang luar biasa dalam banyak hal\u2014dari struktur sosial, teknologi, hingga filosofi hidup. Warisan mereka masih bisa kita lihat dan pelajari sampai sekarang, baik dalam festival, bangunan, maupun nilai-nilai budaya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Peradaban Tiongkok kuno berkembang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">di<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> wilayah yang kaya dan strategis, yang jadi pondasi semua pencapaian mereka. Yuk, terus belajar dan gali inspirasi dari sejarah hebat ini!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/seri-revolusi-dunia-revolusi-tiongkok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Revolusi Tiongkok: Latar Belakang, Proses Terjadinya Revolusi &amp; Dampak | Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gimana, keren banget kan<\/em> kisah dan warisan dari peradaban Tiongkok kuno ini?<span style=\"font-weight: 400;\"> Kalau kalian suka belajar sejarah kayak gini, jangan ragu buat terus eksplor ya! Siapa tahu, kalian bisa nemuin filosofi atau pelajaran hidup dari masa lalu yang bisa bikin masa depan lebih baik. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan sejarah Tiongkok kuno benar-benar luar biasa, ya. Semuanya menunjukkan betapa kaya dan kompleksnya peradaban ini. Nilai-nilai yang lahir dari masa lalu Tiongkok, seperti disiplin, etika, dan inovasi, masih terasa pengaruhnya bahkan sampai hari ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar sejarah itu bukan cuma soal menghafal tanggal dan nama, tapi juga soal memahami bagaimana masa lalu membentuk dunia kita sekarang. Kalau kamu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pengen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">makin paham sejarah, nggak cuma Tiongkok tapi juga topik-topik penting lainnya, langsung aja kepoin <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><\/strong>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sana kamu bisa belajar dengan cara yang seru, interaktif, dan pastinya bikin makin paham. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, terus asah pengetahuan kamu dan jadi generasi yang ngerti sejarah, bukan cuma sekadar hapal!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/v\/peradaban-tiongkok-kuno-subtopi-r7bfitka-hr-sma-kelas-10-ips\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rustamana, Agus, dkk. 2023. PERKEMBANGAN AWAL PERADABAN CHINA PADA MASA DINASTI. Jurnal Sejarah dan Pengajarannya. Vol 2 No. 2 pp. 1-17<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Filsafat Tiongkok Kuno (Daring). Tautan: https:\/\/www.worldhistory.org\/trans\/id\/1-11673\/filsafat-tiongkok-kuno\/ Diakses tanggal 25 April 2025.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peradaban Tiongkok Kuno: Bentuk Pemerintahan (Daring). Tautan: https:\/\/www.sman2-tp.sch.id\/read\/giatinfo\/1088\/peradaban-tiongkok-kuno-bentuk-pemerintahan Diakses tanggal 25 2025<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di masa kini, Tiongkok dikenal sebagai negara maju yang memiliki inovasi sangat tinggi di bidang teknologi. Ternyata, Tiongkok memang sudah eksis sejak zaman kuno. Seperti apa ya sejarahnya? Yuk simak artikel Sejarah kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Kamu pernah kepikiran nggak sih kalau peradaban Tiongkok kuno itu ternyata salah satu yang paling hebat sepanjang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":23080,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1746526367:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Tiongkok dikenal sebagai negara maju yang memiliki inovasi di bidang teknologi. Tiongkok memang sudah eksis sejak zaman kuno, lho. Seperti apa ya sejarahnya?"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png"],"_knawatfibu_alt":["Peradaban Tiongkok Kuno"]},"categories":[520,524],"tags":[52,10,37],"class_list":["post-23080","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di masa kini, Tiongkok dikenal sebagai negara maju yang memiliki inovasi sangat tinggi di bidang teknologi. Ternyata, Tiongkok memang sudah eksis sejak zaman kuno. Seperti apa ya sejarahnya? Yuk simak artikel Sejarah kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Kamu pernah kepikiran nggak sih kalau peradaban Tiongkok kuno itu ternyata salah satu yang paling hebat sepanjang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-06T06:48:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-06T10:15:06+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ringgana Wandy Wiguna\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ringgana Wandy Wiguna\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno\"},\"author\":{\"name\":\"Ringgana Wandy Wiguna\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165\"},\"headline\":\"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10\",\"datePublished\":\"2025-05-06T06:48:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-06T10:15:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno\"},\"wordCount\":2151,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno\",\"name\":\"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png\",\"datePublished\":\"2025-05-06T06:48:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-06T10:15:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165\",\"name\":\"Ringgana Wandy Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ringgana Wandy Wiguna\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Di masa kini, Tiongkok dikenal sebagai negara maju yang memiliki inovasi sangat tinggi di bidang teknologi. Ternyata, Tiongkok memang sudah eksis sejak zaman kuno. Seperti apa ya sejarahnya? Yuk simak artikel Sejarah kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Kamu pernah kepikiran nggak sih kalau peradaban Tiongkok kuno itu ternyata salah satu yang paling hebat sepanjang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-05-06T06:48:16+00:00","article_modified_time":"2025-05-06T10:15:06+00:00","author":"Ringgana Wandy Wiguna","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ringgana Wandy Wiguna","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno"},"author":{"name":"Ringgana Wandy Wiguna","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165"},"headline":"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10","datePublished":"2025-05-06T06:48:16+00:00","dateModified":"2025-05-06T10:15:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno"},"wordCount":2151,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png","keywords":["Kelas 10","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno","name":"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png","datePublished":"2025-05-06T06:48:16+00:00","dateModified":"2025-05-06T10:15:06+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b55b5101-1b32-4149-9564-0462c010c35b.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/peradaban-tiongkok-kuno#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sejarah Peradaban Tiongkok Kuno | Sejarah Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165","name":"Ringgana Wandy Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringgana Wandy Wiguna"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23080"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23080\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23092,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23080\/revisions\/23092"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}