{"id":2005,"date":"2025-01-13T10:00:00","date_gmt":"2025-01-13T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2005"},"modified":"2025-01-13T11:41:13","modified_gmt":"2025-01-13T04:41:13","slug":"keanekaragaman-hayati-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia","title":{"rendered":"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora &#038; Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg\" alt=\"Keanekaragaman Hayati di Dunia\" width=\"820\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; font-weight: normal; text-align: center;\"><em>Yuk, belajar macam-macam keanekaragaman hayati di dunia! Mulai dari jenis flora dan fauna, hingga persebarannya berdasarkan bioma dan zona wilayahnya, lengkap di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/biologi\/biologi-sma-kelas-10\" rel=\"noopener\">artikel Biologi kelas 10<\/a> berikut ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; font-weight: normal; text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu tahu nggak, sih? Ternyata, setiap negara memiliki berbagai macam flora dan fauna yang berbeda-beda, lho! H<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">al ini menunjukkan bahwa dunia kita memiliki keanekaragaman hayati. Apa itu keanekaragaman hayati?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Keanekaragaman Hayati<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Keanekaragaman hayati<\/span> adalah <span style=\"font-weight: bold;\">keberagaman makhluk hidup yang didasarkan pada ciri-ciri<\/span> yang diketahui melalui observasi atau pengamatan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Keanekaragaman%20Hayati.jpg\" alt=\"Pengertian Keanekaragaman Hayati\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu tahu <em>nggak sih<\/em>, apa yang menyebabkan flora dan fauna di setiap negara itu berbeda-beda? Jadi, persebaran berbagai macam flora dan fauna di dunia itu dipengaruhi oleh beberapa <span style=\"font-weight: bold;\">faktor<\/span> <em>nih<\/em>, di antaranya <span style=\"font-weight: bold;\">iklim<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">,<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">vegetasi<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">, <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">interaksi dengan organisme lain<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">, dan <\/span><span style=\"font-weight: bold;\"><em>barrier<\/em> fisik<\/span>.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Persebaran%20Flora%20dan%20Fauna%20di%20Dunia.jpg\" alt=\"Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna di Dunia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, kali ini, kita akan mengetahui keanekaragaman hayati yang ada di dunia, meliputi berbagai macam flora dan fauna, serta persebarannya. <em>Wah<\/em>, menarik banget <em>nggak<\/em>, <em>sih<\/em>? Kalau gitu, simak artikel ini sampai habis, ya!<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/keanekaragaman-hayati\" rel=\"noopener\">Keanekaragaman Hayati Tingkat Genetik, Individu, dan Ekosistem<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Persebaran Flora di Dunia<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persebaran flora di dunia dapat dilihat dari keberadaan biomanya. <em>Hayo<\/em>, ada yang tahu, apa itu bioma?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bioma<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah suatu wilayah yang memiliki kondisi lingkungan dan makhluk hidup dengan ciri-ciri yang hampir sama (mirip)<\/span>. Tentunya, bioma yang terbentuk di suatu wilayah pasti akan berbeda dengan wilayah yang lain. Perbedaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya iklim, suhu udara, dan curah hujan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya saja <em>nih<\/em>, di wilayah padang gurun, suhu udaranya sangat tinggi, curah hujannya juga sangat rendah. Akibatnya, <em>nggak<\/em> semua jenis tumbuhan bisa hidup di sana. <em>Nah<\/em>, salah satu tumbuhan khas yang hidup di wilayah padang gurun adalah kaktus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini tentu berbeda dengan wilayah hutan hujan tropis yang memiliki curah hujan tinggi. Jenis tumbuhan yang ada di wilayah tersebut pun akan jauh lebih beragam.<em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Gimana, paham ya sampai sini?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terdapat <span style=\"font-weight: bold;\">sembilan tipe bioma di dunia<\/span>. <em>Wow<\/em>! banyak banget <em>nggak<\/em>, <em>sih<\/em>? Di antaranya ada tundra, taiga, hutan hujan temperata, hutan gugur, padang rumput (stepa), semak belukar (<em>chaparral<\/em>), hutan hujan tropis, sabana, dan gurun.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Bioma.jpg\" alt=\"Jenis-Jenis Bioma\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, di artikel ini, hanya akan membahas lima dari sembilan bioma tersebut. <em>So<\/em>, kalau kamu mau tahu penjelasan dari empat bioma lainnya, bisa cek di <span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span>, ya!<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia\" rel=\"noopener\">Faktor Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Tundra<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bioma tundra terdapat di <span style=\"font-weight: bold;\">Kutub Utara (artik)<\/span> dan meliputi wilayah <span style=\"font-weight: bold;\">Kanada, Siberia, Rusia, dan Finlandia<\/span>. Bioma tundra memiliki ciri-ciri sebagai berikut:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ciri-Ciri%20Tundra.jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Bioma Tundra\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bioma ini, datarannya <em>nggak<\/em> ditumbuhi pohon, justru sebagian besar ditutupi salju. Kenapa? Soalnya, wilayah tundra hanya mendapatkan sedikit sinar matahari. Jadi, musim dinginnya akan jauh lebih lama daripada musim panas. Makanya, salju dan pegunungan es banyak ditemui di wilayah ini.<\/p>\n<p>Kamu tahu <em>nggak<\/em>, hal yang paling unik dari bioma tundra adalah adanya <strong>lapisan permafrost<\/strong>, yaitu lapisan tanah yang membeku. <em>Tuh kan<\/em>, saking dinginnya, tanah saja sampai membeku, <em>loh<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oh iya, meskipun bioma tundra <em>nggak<\/em> ditumbuhi pohon, tapi masih ada beberapa jenis flora yang tumbuh di sana. Tanaman yang mendominasi wilayah ini, antara lain <span style=\"font-weight: bold;\">lumut serta tumbuhan berbunga kecil, seperti saxifraga dan bilberry<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanaman tersebut dapat tumbuh di suhu yang sangat ekstrim karena memiliki kemampuan untuk dorman (<em>in active<\/em>) di musim dingin dan berkecambah (aktif kembali) di musim panas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, saat musim dingin, tanaman-tanaman ini akan tidur <em>nih<\/em>, karena <em>nggak<\/em> bisa memperoleh cahaya matahari yang cukup dan sesuai untuk pertumbuhan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Taiga<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bioma ini terdapat di tengah-tengah bioma tundra dan hutan temperata, yaitu meliputi wilayah <span style=\"font-weight: bold;\">Skandinavia, Rusia, Siberia, Alaska, dan Kanada<\/span>. Bioma taiga merupakan bioma dengan wilayah terluas dibandingkan dengan bioma-bioma lainnya, <em>loh<\/em>. Berikut adalah ciri-ciri bioma taiga.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ciri-Ciri%20Taiga.jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Bioma Taiga\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena kondisi lingkungan yang cukup ekstrim, <em>nggak<\/em> banyak tumbuhan yang bisa hidup di sana, sehingga variasi tumbuhannya juga sangatlah sedikit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yap<\/em>! Jenis flora yang dominan tumbuh adalah <span style=\"font-weight: bold;\">tumbuhan berdaun jarum (konifer), seperti pinus, cemara, juniper, cedar, dan balsam fir<\/span>. Tahu <em>kan<\/em> bentuknya seperti apa? Itu <em>lho<\/em>, yang sering digunakan sebagai pohon natal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oh iya, tumbuh-tumbuhan di sana juga selalu berdaun hijau <em>loh<\/em>, baik saat musim dingin maupun musim panas. Selain itu, wilayah dengan bioma taiga terbesar terdapat di Rusia, membentang sepanjang 5.800 km dari Samudra Pasifik sampai Pegunungan Ural. <em>Uwooow<\/em>!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Gurun<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bioma gurun dapat ditemukan di <span style=\"font-weight: bold;\">wilayah Afrika Utara (Gurun Sahara), Australia (Gurun Great Sandy), dan Asia Barat (Gurun Gobi)<\/span>. Ciri utama bioma gurun adalah curah hujan yang sangat rendah, jadi lingkungannya kering dan suhunya ekstrim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau mendengar kata gurun, pasti kalian berpikirnya tempat yang sangat panas, biasanya memang benar, tapi suhu yang panas itu bukan ciri gurun, karena ada juga loh gurun yang suhunya dingin seperti gurun Antarktika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, berikut adalah ciri-ciri lain dari bioma gurun!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ciri-Ciri%20Gurun.jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Bioma Gurun\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karena memiliki curah hujan yang rendah, wilayah gurun sangat kering dan tandus. Jadi, <em>nggak<\/em> semua jenis tanaman bisa hidup di sana. Cuma tanaman yang bisa beradaptasi di lingkungan kering aja yang bisa hidup, antara lain <span style=\"font-weight: bold;\">kaktus dan tumbuhan semusim, seperti alang-alang, jujube, black saga, dan creosote bush<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini biasanya karena mereka memiliki akar panjang dengan jaringan spons untuk menyimpan air, dan jaringan parenkim yang bisa menyimpan air. Selain itu,\u00a0 serta daun berukuran kecil atau duri untuk mengurangi penguapan air. Bahkan, jenis tanaman seperti kaktus, memiliki kemampuan untuk menyerap air selama musim hujan dan menghemat penggunaannya selama musim panas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/biosfer-serta-faktor-persebaran-flora-dan-fauna\" rel=\"noopener\">Mengenal Biosfer, serta Faktor Persebaran Flora dan Fauna<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Padang Rumput (Stepa)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bioma padang rumput (stepa) dapat ditemukan di <span style=\"font-weight: bold;\">wilayah Tiongkok bagian utara, Asia bagian tengah, dan Amerika Utara bagian barat<\/span>. <em>Nah<\/em>, seperti namanya, stepa merupakan wilayah padang rumput yang membentang luas. Bioma ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ciri-Ciri%20Stepa%20(Padang%20Rumput).jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Bioma Stepa (Padang Rumput)\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bioma padang rumput (stepa) memiliki tingkat curah hujan yang rendah yang hanya cukup untuk asupan air tumbuhan seperti rumput-rumputan, dan tumbuhan lain yang sanggup mengurangi penguapan air.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 400px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Puya_raimondii_h%C3%A1bito.jpg\" alt=\"flora di padang rumput\" width=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"background-color: transparent;\">Tanaman Puya raimondii (Sumber: wikimedia.org)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya sih memang <span style=\"font-weight: bold;\">ke<\/span><span style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-weight: bold;\">cil-kecil tumbuhannya<\/span>, tapi, ada juga yang <\/span><span style=\"font-weight: bold;\"><em style=\"background-color: transparent;\">saaangat <\/em>tinggi dan besar<span style=\"background-color: transparent;\">, contohnya Titanca atau <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">Puya raimondii<\/em><\/span><span style=\"background-color: transparent;\"> yang bisa ditemukan di negara Peru.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Sabana<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bioma sabana dapat ditemukan di <span style=\"font-weight: bold;\">wilayah Afrika bagian tengah dan selatan, Brazil bagian tengah, sedikit di wilayah Australia bagian utara, Nusa Tenggara Timur, serta pantai barat Madagaskar<\/span>. Bioma sabana memiliki ciri-ciri sebagai berikut:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ciri-Ciri%20Sabana.jpg\" alt=\"Ciri-Ciri Bioma Sabana\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bioma ini sekilas mirip dengan bioma padang rumput ya, karena memang wilayahnya juga banyak ditumbuhi rerumputan. Hal yang membedakannya dengan bioma padang rumput adalah wilayah bioma sabana juga ditumbuhi <span style=\"font-weight: bold;\">semak dan pohon, seperti eukaliptus, akasia, dan gebang<\/span>.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Persebaran%20Flora%20di%20Dunia.jpg\" alt=\"Persebaran Flora di Dunia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/ruangguru.com\/blog\/mengenal-macam-macam-bioma\" rel=\"noopener\">Mengenal Macam-Macam Bioma di Dunia dan Ciri-cirinya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, itu tadi penjelasan tentang persebaran fauna di dunia berdasarkan lima bioma, yaitu bioma tundra, taiga, gurun, padang rumput, dan sabana. Lalu, bagaimana dengan persebaran faunanya, ya? Langsung simak pembahasan berikut ini, <em>yuk<\/em>!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Persebaran Fauna di Dunia<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada awalnya, klasifikasi persebaran fauna di dunia dipelopori oleh<strong> Alfred Russel Wallace<\/strong>, seorang naturalis, antropolog, dan ahli biologi kelahiran Inggris. Ia membagi persebaran fauna yang ada dunia ini ke dalam enam macam zona (wilayah). Namun, zona ini kemudian berkembang menjadi <strong><a href=\"https:\/\/news.mongabay.com\/2013\/01\/scientists-nearly-double-the-number-of-biogeographic-realms\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">sebelas zona<\/a><\/strong>, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, apa saja <em>sih<\/em> sebelas zona persebaran fauna di dunia itu? Di antaranya ada zona neartik, neotropik, paleartik, afrotropical, oriental, australian, oceanian, saharo-arabian, sino-japanese, madagascan, dan panamanian.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Zona%20Persebaran%20Fauna%20di%20Dunia.jpg\" alt=\"Zona Persebaran Fauna di Dunia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kamu harus tahu juga <em>nih<\/em>, fauna yang ada di salah satu zona, kemungkinan bisa ditemukan di zona yang lain juga. <em>Loh<\/em>, <em>kok<\/em> bisa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iya, hal ini disebabkan karena adanya beberapa faktor, seperti kemiripan iklim dan vegetasi yang tumbuh, percampuran fauna akibat dari daratan yang menyatu sebelum zaman pleistosen, serta adanya zona transisi (perbatasan antar zona) yang memungkinkan fauna untuk bermigrasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, pasti kamu sudah <em>nggak<\/em> sabar <em>kan<\/em>, ingin tahu macam-macam fauna khas yang ada di masing-masing zona tersebut? Di sini kita akan bahas lima dari sebelas zona persebaran fauna yang ada di dunia saja. Jadi, kamu bisa cek pembahasan enam zona lainnya di <span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span>, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Persebaran%20Fauna%20di%20Dunia%201.jpg\" alt=\"Persebaran Fauna di Dunia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Zona Neartik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona neartik meliputi <span style=\"font-weight: bold;\">wilayah Amerika Utara (Amerika Serikat, Alaska, Kanada, Meksiko Utara) dan Greenland<\/span>. Wilayah pada zona neartik memiliki berbagai macam bioma, seperti taiga, padang rumput, dan hutan gugur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, karena zona neartik berada di wilayah yang suhunya rendah, jadi, jenis fauna yang hidup di zona ini sebagian besar memiliki bulu yang sangat lebat untuk melindungi diri saat musim dingin, seperti <span style=\"font-weight: bold;\">muskox dan kambing gunung<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, ada juga jenis fauna lain, seperti <span style=\"font-weight: bold;\">kalkun, bison, caribou, alligator mississippi, ular derik, dan red cardinal<\/span>. Eh, di zona neartik ini juga terdapat gurun yang cukup luas, yaitu gurun Mojave, jadi ada juga beberapa fauna gurun seperti <span style=\"font-weight: bold;\">rubah, antelop, koyote, dan singa gunung<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Zona Neotropik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona neotropik meliputi <span style=\"font-weight: bold;\">wilayah Amerika Tengah dan Amerika Selatan<\/span> (dataran rendah Meksiko, Kepulauan Karibia, dan Florida). Kondisi iklim di wilayah ini sebagian besar adalah tropis dan beriklim sedang di wilayah Amerika Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fauna yang terdapat di zona ini, antara lain <span style=\"font-weight: bold;\">armadillo, alpaka, llama, kelelawar penghisap darah, piranha, anaconda, burung beo, dan katak pohon Brazil<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga:<a href=\"\/blog\/manfaat-flora-dan-fauna\" rel=\"noopener\"> Apa Saja Manfaat Flora dan Fauna bagi Kehidupan Kita?<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Zona Paleartik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona paleartik merupakan zona dengan kawasan paling luas di antara zona lainnya. Zona paleartik mencakup <span style=\"font-weight: bold;\">hampir seluruh kawasan di benua Eropa<\/span>, Rusia, daerah di dekat <span style=\"font-weight: bold;\">Kutub Utara<\/span>, Pegunungan Himalaya, Kepulauan Inggris, Tibet, Tiongkok Utara, Korea, Selat Bering, <span style=\"font-weight: bold;\">Afrika Utara, dan Asia Barat<\/span>. <em>Wow<\/em>, luas banget, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena wilayahnya yang luas, fauna yang ada juga sangat beragam dan hidup bergantung pada kondisi wilayah dan kemampuan adaptasi yang dimilikinya. Fauna tersebut, di antaranya <span style=\"font-weight: bold;\">panda, panda merah, unta, rusa kutub, beruang kutub, yak, serigala, dan dormice<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Zona Afrotropical<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona afrotropical bisa kita sebut juga dengan zona ethiopian. Zona ini terletak di sebagian besar <span style=\"font-weight: bold;\">wilayah Afrika<\/span> (kecuali Afrika Utara dan Gurun Sahara), dan kepulauan di <span style=\"font-weight: bold;\">Samudra Hindia bagian Barat<\/span>. Sebagian besar jenis fauna yang ada di zona ini merupakan hewan vertebrata (bertulang), seperti <span style=\"font-weight: bold;\">gajah Afrika, jerapah, singa, hyena, lemur, zebra, gorila, babun, dan antelop<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Zona Oriental<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona oriental meliputi wilayah <span style=\"font-weight: bold;\">India, Indochina (Kamboja, Laos, Vietnam), serta Indomalayan (Malaysia, Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Filipina)<\/span>. Kalau kita lihat dari wilayahnya, sebagian besar beriklim tropis, ya. Selain itu, banyak terdapat juga hutan hujan tropis yang memiliki keanekaragaman hayati yang paling tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa jenis fauna khas yang terdapat di zona oriental, yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">primata<\/span> (owa, orang utan, surili, siamang, langur, dan monyet), <span style=\"font-weight: bold;\">fauna air tawar<\/span> (lumba-lumba sungai indus dan gangga), <span style=\"font-weight: bold;\">mamalia berukuran besar<\/span> (gajah, banteng, tapir, badak, pelanduk), <span style=\"font-weight: bold;\">tupai raksasa India, kukang, beberapa aves<\/span> (burung poksay, cica kopi, batu siul).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Persebaran%20Fauna%20di%20Dunia%202.jpg\" alt=\"Persebaran Fauna di Dunia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/konservasi-flora-dan-fauna\" rel=\"noopener\">Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Hampir Punah<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, sekarang kita sudah tahu ya, apa saja jenis dan persebaran flora dan fauna yang ada di dunia berdasarkan keadaan bioma dan juga zona wilayahnya. Tentunya, jenis flora dan fauna yang hidup di suatu wilayah akan bergantung pada kondisi lingkungan yang ada di wilayah tersebut, <em>nih<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tugas kita selanjutnya adalah menjaga agar keanekaragaman hayati tersebut tetap lestari. Contoh simpelnya, dengan <em>nggak<\/em> membuang sampah sembarangan <em>nih<\/em>, supaya lingkungan terhindar dari polusi yang dapat mengganggu organisme yang hidup di sana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, selesai sudah materi kita kali ini. Semoga bermanfaat, ya! Oh iya, kamu juga bisa belajar materi tentang keanekaragaman hayati di dunia secara lengkap di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span><\/a>, <em>loh<\/em>! Di sana, kamu bakal diajarkan oleh para Master Teacher terbaik yang bikin kamu mudah paham terhadap materi. Semangat belajar, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/download-for-desktop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/f51e0d89-905d-477d-b7f8-546567f121d9.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru\" width=\"800\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Irnaningtyas. (2016). <em>Biologi untuk SMA\/MA Kelas 10 Kurikulum 2013<\/em>. Jakarta: Erlangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber Foto:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Foto &#8216;<i>Puya raimondii<\/i> flowering in Ayacucho, Peru&#8217; [Daring], Tautan: https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/File:Puya_raimondii_h%C3%A1bito.jpg#\/media\/File:Puya_raimondii_h%C3%A1bito.jpg<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, belajar macam-macam keanekaragaman hayati di dunia! Mulai dari jenis flora dan fauna, hingga persebarannya berdasarkan bioma dan zona wilayahnya, lengkap di artikel Biologi kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Kamu tahu nggak, sih? Ternyata, setiap negara memiliki berbagai macam flora dan fauna yang berbeda-beda, lho! Hal ini menunjukkan bahwa dunia kita memiliki keanekaragaman hayati. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":2005,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1736743135:1"],"_wp_old_date":["2022-08-18"],"_aioseo_title":["Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora &amp; Fauna) di Dunia"],"_aioseo_description":["Yuk, belajar macam-macam keanekaragaman hayati di dunia! Mulai dari jenis flora dan fauna, hingga persebarannya berdasarkan bioma dan zona wilayahnya!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[506,510],"tags":[112,52,10,37],"class_list":["post-2005","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-sma-kelas-10","tag-biologi-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora &amp; Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora &amp; Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, belajar macam-macam keanekaragaman hayati di dunia! Mulai dari jenis flora dan fauna, hingga persebarannya berdasarkan bioma dan zona wilayahnya, lengkap di artikel Biologi kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Kamu tahu nggak, sih? Ternyata, setiap negara memiliki berbagai macam flora dan fauna yang berbeda-beda, lho! Hal ini menunjukkan bahwa dunia kita memiliki keanekaragaman hayati. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-13T03:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-13T04:41:13+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hani Ammariah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hani Ammariah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia\"},\"author\":{\"name\":\"Hani Ammariah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f\"},\"headline\":\"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora &#038; Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10\",\"datePublished\":\"2025-01-13T03:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-13T04:41:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia\"},\"wordCount\":1867,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg\",\"keywords\":[\"Biologi X\",\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Biologi\",\"Biologi SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia\",\"name\":\"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora & Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-13T03:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-13T04:41:13+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora &#038; Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f\",\"name\":\"Hani Ammariah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Hani Ammariah\"},\"description\":\"Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/hani-ammariah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora & Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora & Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Yuk, belajar macam-macam keanekaragaman hayati di dunia! Mulai dari jenis flora dan fauna, hingga persebarannya berdasarkan bioma dan zona wilayahnya, lengkap di artikel Biologi kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Kamu tahu nggak, sih? Ternyata, setiap negara memiliki berbagai macam flora dan fauna yang berbeda-beda, lho! Hal ini menunjukkan bahwa dunia kita memiliki keanekaragaman hayati. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-01-13T03:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-01-13T04:41:13+00:00","author":"Hani Ammariah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Hani Ammariah","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia"},"author":{"name":"Hani Ammariah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f"},"headline":"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora &#038; Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10","datePublished":"2025-01-13T03:00:00+00:00","dateModified":"2025-01-13T04:41:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia"},"wordCount":1867,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg","keywords":["Biologi X","Kelas 10","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Biologi","Biologi SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia","name":"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora & Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg","datePublished":"2025-01-13T03:00:00+00:00","dateModified":"2025-01-13T04:41:13+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Mengenal%20Keanekaragaman%20Hayati%20di%20Dunia.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/keanekaragaman-hayati-dunia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora &#038; Fauna) di Dunia | Biologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f","name":"Hani Ammariah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hani Ammariah"},"description":"Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/hani-ammariah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2005"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2005\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21794,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2005\/revisions\/21794"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2005"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}