{"id":19407,"date":"2024-08-01T08:59:52","date_gmt":"2024-08-01T01:59:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=19407"},"modified":"2024-09-12T09:16:44","modified_gmt":"2024-09-12T02:16:44","slug":"perang-pattimura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura","title":{"rendered":"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi &#038; Akhir Perang | Sejarah Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png\" alt=\"Perang Pattimura\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sejarah\/sejarah-sma-kelas-11\">Artikel Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong> ini membahas terkait sejarah perang Pattimura dari mulai latar belakang, jalannya perang, tokoh yang berperan penting, hingga akhir dari perang. Artikel ini juga akan menjelaskan terkait strategi yang digunakan oleh Kapitan Pattimura untuk mengusir penjajah dari bumi Indonesia.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Guys<\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ada suka lihat film pahlawan yang membela kebenaran? Pastinya kalian sudah tidak asing kan dengan aksi-aksi yang dilakukan untuk membela tanah air mereka. Indonesia juga punya banyak cerita heroik <\/span><em>lho<\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satunya adalah Perang Pattimura atau Perang Saparua. Perang Pattimura menjadi salah satu episode penting yang mewarnai sejarah bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan Belanda. Pokoknya kalau kamu membayangkan Perang Pattimura kamu pasti akan semangat dan bergelora jiwa patriotismenya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biar kamu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gak <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">penasaran, langsung aja yuk simak kisah tentang sejarah Perang Pattimura berikut ini!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Latar Belakang Perang Pattimura<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, <em>guys<\/em>, <span style=\"font-weight: 400;\">Perang Pattimura disebabkan oleh beberapa hal. Pemantik Perang Pattimura terjadi ketika VOC yang sedang menguasai Maluku melakukan berbagai penyimpangan yang mulai meresahkan masyarakat. Penyimpangan ini terjadinya pada tahun 1817, ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari pelaksanaan Ekspedisi Hongi (<\/span><em>yang sangat menyebalkan karena adanya monopoli perdagangan rempah dan larangan memanen cengkih di Maluku<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) merugikan masyarakat. Ditambah, VOC juga mulai melakukan korupsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apalagi, kepala residen di Maluku, yaitu van den Berg sempat memesan untuk dibuatkan beberapa kapal dagang kepada pengrajin kapal di Pulau Saparua.\u00a0<em>Eh<\/em>, dia bayarnya malah kurang, terlambat pula.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah kolonial juga gagal dalam membendung keresahan masyarakat Maluku dalam penggunaan uang kertas. Saat itu uang logam yang masih digunakan masyarakat Maluku perlahan-lahan habis dari peredaran. Masyarakat pun kesulitan dalam mendapatkan alat tukar uang. Rakyat juga dibebankan pajak yang sangat tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Puncaknya, pemuda-pemuda Maluku dipaksa untuk menjadi <\/span><em>soldadu<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">atau anggota tentara VOC di Jawa. Mereka diangkut secara paksa dengan dalih sebagai anggota \u2018milisi\u2019. Masyarakat menganggap pekerjaan<\/span><em> soldadu<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0adalah hukuman buangan. Ya otomatis pada menolak, <\/span><em>lah<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keresahan ini dibaca oleh Thomas Matulessy, atau dikenal sebagai Pattimura, yang kemudian diangkat menjadi seorang \u201cKapitan\u201d. Pattimura adalah seorang mantan sersan militer Inggris di Ambon. Tentunya, ia menggunakan pengalamannya dalam strategi militer untuk dapat memimpin serangan ke pos-pos Belanda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa yang kemudian dilakukan oleh Pattimura dan masyarakat Maluku dalam melawan penyimpangan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pahlawan-indonesia-yang-belum-banyak-dipublikasikan\">Hari Pahlawan: Mengenal 10 Pahlawan Indonesia yang Belum Banyak Dipublikasikan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jalannya Perang Pattimura<\/b><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/093da729-434a-4d98-8339-498c8861f9d6.png\" alt=\"Benteng Duurstede\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-size: 10pt;\">Ilustrasi Benteng Duurstede (Ruangguru)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang kita bahas sebelumnya ya <\/span><em>guys<\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketidakadilan dan kesewenang-wenangan yang terus-menerus ini akhirnya memicu kemarahan rakyat Maluku. Di tengah penderitaan dan ketidakadilan yang dialami, semangat perlawanan mulai tumbuh di dalam masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu, masyarakat Maluku mengadakan pertemuan rahasia demi membahas keresahan yang mereka alami. <\/span>Pattimura, yang sepakat diangkat sebagai pemimpin, melakukan musyawarah dengan beberapa tokoh penting yang berasal dari Pulau Haruku, Nusalaut, Seram, dan Pulau Saparua. &lt;<em>btw, Pulau Saparua ini merupakan pulau asal Pattimura ya guys&gt;.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertemuan yang diadakan pada tanggal 14 Mei 1817 ini diputuskan agar pasukan Pattimura menyerang van den Berg di benteng pertahanannya di Saparua, yaitu di Benteng Duurstede. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyerangan pun terjadi keesokan harinya, yaitu p<\/span>ada tanggal 15 Mei 1817. Saat itu, Pattimura dibantu oleh <span style=\"font-weight: 400;\">Paulus Tiahahu dan putrinya, Martha Christina Tiahahu. Mereka berdua adalah tokoh besar dari Pulau Nusalaut. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dua hari mengepung Benteng Duurstede, pasukan Pattimura mulai melancarkan serangan. Dalam penyerangan ini, pasukan Pattimura berhasil menewaskan van den Berg.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kekalahan van den Berg membuat Gubernur Maluku, van Middelkoop berencana mengirim serangan balasan yang akan dipimpin oleh Mayor Beetjes.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pattimura yang sudah mendengar kabar tersebut mempersiapkan penyerangan dengan menaruh ranjau-ranjau di bibir pantai Saparua. Pada tanggal 25 Mei 1817, Mayor Betjees beserta pasukannya tewas di tangan pasukan Pattimura.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah dua kali berhasil dikalahkan Pattimura, Belanda sempat menawarkan perundingan damai kepada Pattimura. Tapi, Pattimura sangat teguh dan menolak penawaran tersebut. Akhirnya, Belanda kembali berniat menyerah Pattimura dengan mengirimkan Overste Groot.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pattimura lagi-lagi menerapkan strategi perang. Ia mengosongkan benteng Duurstede dan bersembunyi di hutan sampai pasukan Groot tiba di Saparua. Groot, yang kemudian tiba di benteng Duurstede, kebingungan karena dengan mudah menguasai benteng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, saat itu Pattimura dan pasukannya sedang bersembunyi di hutan dan mempersiapkan serangan balasan.\u00a0 Pattimura pun tiba-tiba kembali dan mengepung benteng Duurstede. Pengepungan yang kemudian dilanjutkan dengan serangan ini berhasil menewaskan Groot dan seluruh pasukannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hmm, gokil sih\u00a0<\/em>pahlawan kita yang satu ini. Dari sini kita bisa lihat betapa tangguhnya Pattimura dalam melawan musuh dan mempertahankan martabatnya. Buktinya, dia tidak terpengaruh saat ditawari perjanjian damai dengan Belanda, dan terus saja melawan Belanda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, apa ya yang terjadi setelahnya? Nah, sebelum lanjut, kita simak dulu yuk strategi yang digunakan oleh Pattimura di perang ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perang-padri\">Perang Padri: Latar Belakang, Kronologi, Tokoh &amp; Dampaknya | Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Apa Strategi Pattimura dalam Melawan Belanda?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu simak kisah barusan, Pattimura sebagai seorang pemimpin pasukan keren <\/span><em>kan guys<\/em>? <em>Nah<\/em>, <span style=\"font-weight: 400;\">Pattimura memang dikenal karena strategi-strategi jitu yang diterapkannya dalam melawan penjajah Belanda. Berikut adalah beberapa strategi yang berhasil membuat perlawanan Pattimura begitu efektif dan menginspirasi:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Perang Gerilya<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pattimura dan pasukannya menerapkan taktik perang gerilya dengan melakukan serangan mendadak dan strategi <\/span>hit and run<span style=\"font-weight: 400;\"> terhadap pasukan Belanda. Taktik ini memanfaatkan pengetahuan lokal tentang hutan dan pegunungan sebagai tempat persembunyian dan basis operasi. Strategi gerilya ini juga diterapkan oleh Jenderal Sudirman, jauh setelah peristiwa Perang Pattimura terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Memobilisasi Rakyat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kekuatan terbesar Pattimura adalah kemampuannya memobilisasi rakyat dari berbagai desa dan latar belakang agama untuk bersatu melawan Belanda. Semangat persatuan dan patriotisme di kalangan rakyat menjadi kekuatan utama dalam pertempuran.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Menjalin Kerjasama<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berjalannya perang ini pastilah ada banyak tokoh yang berperan membantu Kapitan Pattimura. Pattimura juga mahir dalam menjalin kerjasama dengan para pemimpin lokal dan bahkan beberapa pasukan Inggris yang ada di Maluku. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satunya adalah kerjasamanya dengan Paulus Tiahahu dan Christina Martha Tiahahu (yang sudah kita bahas di atas) untuk ikut berjuang bersama mempertahankan Tanah Maluku dari Penjajahan Belanda. Sedangkan di Ambon penyerangan dilakukan oleh Kapitan Ulupaha.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada jugaJohn Latumahina, yakni seorang panglima perang yang memiliki peran mempertahankan berbagai wilayah penting di Maluku dari pihak Belanda. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh selanjutnya adalah Pattimura muda adalah adik laki-laki\u00a0 dari Kapitan Pattimura, ia juga ikut berjuang dalam beberapa penyerbuan. Peran Pattimura Muda dalam pertempuran membantu menggalang kekuatan dan semangat para pejuang muda<\/span> <em>lho guys<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir ada Upulatu yang memberikan semangat dan dukungan moral kepada para pejuang. Upulatu ini adalah seorang penasihat spiritual. Nasihat dan dukungannya membantu menjaga kohesi dan moral tinggi di kalangan pejuang. Semua tokoh masyarakat dirangkul oleh Pattimura dan menjadi tokoh yang tidak kalah penting dalam Perang Pattimura ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Para tokoh ini, dengan keberanian dan dedikasi mereka, telah memberikan kontribusi besar dalam Perang Pattimura. Mereka menunjukkan bahwa perjuangan melawan penjajahan tidak hanya dilakukan oleh satu individu saja, tetapi merupakan usaha kolektif yang melibatkan banyak pihak dengan berbagai peran yang saling melengkapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerjasama ini memungkinkan adanya aliansi strategis yang memperkuat posisi perlawanan terhadap Belanda. Dukungan dari para pemimpin lokal menambah legitimasi perjuangan Pattimura dan memberikan akses ke sumber daya yang lebih besar, sementara bantuan dari pasukan Inggris memberikan keuntungan militer tambahan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Menyerang Kapal Belanda<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi lain yang digunakan Pattimura adalah menyerang kapal-kapal Belanda untuk mengganggu jalur perdagangan dan logistik. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Taktik ini diterapkan oleh Pattimura ketika akan menyerang Benteng Duurstede ya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">guys <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tepatnya di Pelabuhan Porto di Pulau Saparua. <\/span><em>Nah<\/em>, <span style=\"font-weight: 400;\">setelah menghancurkan kapal-kapal tersebut para pejuang Maluku terus merebut Benteng Duurstede dan berhasil mendudukinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menargetkan kapal-kapal yang membawa pasokan dan perdagangan Belanda, Pattimura berhasil melemahkan ekonomi dan logistik musuh. Serangan terhadap kapal ini tidak hanya mengurangi kemampuan Belanda untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangan, tetapi juga memperlambat aliran persediaan dan bala bantuan militer ke wilayah-wilayah yang dikuasai Belanda.<\/span><\/p>\n<p>Oke, sekarang kita akan bahas, bagaimana\u00a0<em>sih<\/em>akhir dari Perang Pattimura ini?<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-perlawanan-bangsa-indonesia-terhadap-penjajahan-belanda\">Perlawanan Indonesia terhadap Belanda sampai Awal Abad 20<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Akhir Perang Pattimura<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Pattimura yang berlangsung selama beberapa bulan ini telah berhasil memberikan perlawanan sengit terhadap Belanda. Dengan tekad yang kuat dan semangat juang yang tinggi, pasukan Pattimura mampu menimbulkan kerugian besar pada pihak penjajah. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kekalahan dan kekacauan yang dialami oleh Belanda membuat mereka kesal. Pihak Belanda tentunya melakukan segala cara untuk meredam gerakan rakyat Maluku. Belanda berhasil melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Devide et Impera <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau politik pecah belah dengan mengumpulkan tokoh masyarakat yang tidak suka terhadap Pattimura seperti Pati Akoon dan Dominggus Thomas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhir tahun 1817, Kapitan Pattimura dan para pemimpin perlawanan lainnya berhasil ditangkap oleh Belanda. Kapitan Pattimura dan teman-temannya seperti Anthony Reebook, Philip Latumahina, dan Said Perintah dihukum mati oleh pemerintah kolonial Belanda pada 16 Desember 1817 dengan digantung di depan Benteng Nieuw Victoria, Ambon.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, meskipun Kapitan Pattimura gugur, semangat patriotisme dan perlawanan rakyat Maluku tidak padam. Warisan perjuangan Pattimura memberikan inspirasi yang mendalam bagi generasi penerusnya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semangat Perang Pattimura tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui peringatan hari Pattimura setiap tanggal 15 Mei, kita mengenang jasa-jasa para pahlawan Maluku yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi tanah air tercinta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, Perang Pattimura tidak hanya tercatat sebagai sejarah perlawanan di Maluku, tetapi juga menjadi bagian integral dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kapitan Pattimura, meskipun gugur, tetap hidup dalam semangat juang rakyat Indonesia yang tak pernah padam. Warisan perjuangannya mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dan keberanian dalam menghadapi segala bentuk penindasan demi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perang-aceh\">Sejarah Perang Aceh: Latar Belakang, Tokoh, dan Akhir Perang | Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gimana guys<\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seru kan cerita perjuangan rakyat Maluku? Perang Pattimura sangat menginspirasi untuk terus berjuang mempertahankan kemerdekaan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kalau kamu mau belajar sejarah lebih dalam dan tertarik dengan banyak sejarah Indonesia atau dunia, kamu bisa berdiskusi dengan kakak Master Teacher dari <\/span><strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.com\">Ruangguru<\/a> <\/strong><em>lho<\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Ayo kita terus belajar untuk meneruskan perjuangan para pahlawan kita.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d5941b13-6a81-4561-8672-1205d059c690.jpeg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lauri, Nesti; Purnomo, Budi; Anny Wahyuni. (2022). Analisis Kepemimpinan Pattimura Dalam Perlawanan Terhadap Belanda di Maluku. KRINOK, Jurnal Pendidikan Sejarah &amp; Sejarah FKIP Universitas Jambi, Vol. 1 No. 2, 107-118.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kustami. (1999). Peranan Kapitan Pattimura Dalam Perjuangan Rakyat Maluku Menghadapi Kolonialisme Belanda Tahun 1817. Universitas Jember. Jember.<\/span><\/p>\n<p>Poesponegoro, Marwanti Djoened &amp; Notosusanto, Nugroho (ed). (2019) Sejarah Nasional Indonesia IV. Jakarta: Balai Pustaka<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Pattimura: Kronologi, Tokoh, Strategi, dan Akhir Perang (daring). Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.kompas.com\/stori\/read\/2023\/11\/03\/080000479\/perang-pattimura&#8211;kronologi-tokoh-strategi-dan-akhir-perang?page=all#page2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 (Diakses pada 29 Juli 2024)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">6 Fakta Kapitan Pattimura, Pahlawan Berdarah Bangsawan asal Maluku (Daring). Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/daerah.sindonews.com\/read\/1118791\/174\/6-fakta-kapitan-pattimura-pahlawan-berdarah-bangsawan-asal-maluku-1686024402<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses pada 29 Juli 2024)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjuangan Pattimura Purna di Tiang Gantungan (Daring). Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/tirto.id\/perjuangan-pattimura-purna-di-tiang-gantungan-cBBH<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses pada 30 Juli 2024)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biografi Pattimura: Kisah Kapitan Pattimura dan Maluku (Daring). Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/biografi-pattimura\/<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 (Diakses pada 28 Juli 2024)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biografi Kapitan Pattimura, Pahlawan dari Maluku (Daring). Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2021\/02\/16\/142752969\/biografi-kapitan-pattimura-pahlawan-dari-maluku<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 (diakses pada 20 Juli 2024)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biografi dan Profil Lengkap Kapitan Pattimura \u2013 Sejarah Perjuangan Sang Pahlawan Nasional asal Maluku (daring). Tautan: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.infobiografi.com\/biografi-dan-profil-kapitan-pattimura\/<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 (Diakses pada: 30 Juli 2024)<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>Stamp Pattimura [daring]. Tautan: https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pattimura#\/media\/Berkas:Stamp_of_Indonesia_-_2017_-_Colnect_739936_-_Bicentenary_of_Pattimura_Anti_Dutch_Resistance_Leader.jpeg (Diakses pada 1 Agustus 2024)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Artikel ini disunting oleh\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/laras-sekar-seruni\">Laras Sekar Seruni<\/a>.<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Sejarah Kelas 11 ini membahas terkait sejarah perang Pattimura dari mulai latar belakang, jalannya perang, tokoh yang berperan penting, hingga akhir dari perang. Artikel ini juga akan menjelaskan terkait strategi yang digunakan oleh Kapitan Pattimura untuk mengusir penjajah dari bumi Indonesia. &#8212; &nbsp; Guys, ada suka lihat film pahlawan yang membela kebenaran? Pastinya kalian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":19407,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1726107262:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["Perang Pattimura: Latar Belakang, Strategi &amp; Akhir Perang"],"_aioseo_description":["Ingat uang seribu rupiah, ingat Kapitan Pattimura. Pattimura adalah tokoh yang sangat berpengaruh dalam menentang pemerintah kolonial. Bagaimana ya kisahnya?"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png"],"_knawatfibu_alt":["Perang Pattimura"],"_wp_old_date":["2024-07-31"]},"categories":[520,525],"tags":[31,10,265,37],"class_list":["post-19407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-11","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-xi","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi &amp; Akhir Perang | Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi &amp; Akhir Perang | Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Sejarah Kelas 11 ini membahas terkait sejarah perang Pattimura dari mulai latar belakang, jalannya perang, tokoh yang berperan penting, hingga akhir dari perang. Artikel ini juga akan menjelaskan terkait strategi yang digunakan oleh Kapitan Pattimura untuk mengusir penjajah dari bumi Indonesia. &#8212; &nbsp; Guys, ada suka lihat film pahlawan yang membela kebenaran? Pastinya kalian [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-01T01:59:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-12T02:16:44+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ringgana Wandy Wiguna\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ringgana Wandy Wiguna\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura\"},\"author\":{\"name\":\"Ringgana Wandy Wiguna\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165\"},\"headline\":\"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi &#038; Akhir Perang | Sejarah Kelas 11\",\"datePublished\":\"2024-08-01T01:59:52+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-12T02:16:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura\"},\"wordCount\":1769,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png\",\"keywords\":[\"Kelas 11\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah XI\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMA Kelas 11\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura\",\"name\":\"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi & Akhir Perang | Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png\",\"datePublished\":\"2024-08-01T01:59:52+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-12T02:16:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi &#038; Akhir Perang | Sejarah Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165\",\"name\":\"Ringgana Wandy Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ringgana Wandy Wiguna\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi & Akhir Perang | Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi & Akhir Perang | Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel Sejarah Kelas 11 ini membahas terkait sejarah perang Pattimura dari mulai latar belakang, jalannya perang, tokoh yang berperan penting, hingga akhir dari perang. Artikel ini juga akan menjelaskan terkait strategi yang digunakan oleh Kapitan Pattimura untuk mengusir penjajah dari bumi Indonesia. &#8212; &nbsp; Guys, ada suka lihat film pahlawan yang membela kebenaran? Pastinya kalian [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-08-01T01:59:52+00:00","article_modified_time":"2024-09-12T02:16:44+00:00","author":"Ringgana Wandy Wiguna","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ringgana Wandy Wiguna","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura"},"author":{"name":"Ringgana Wandy Wiguna","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165"},"headline":"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi &#038; Akhir Perang | Sejarah Kelas 11","datePublished":"2024-08-01T01:59:52+00:00","dateModified":"2024-09-12T02:16:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura"},"wordCount":1769,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png","keywords":["Kelas 11","Konsep Pelajaran","Sejarah XI","SMA"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMA Kelas 11"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura","name":"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi & Akhir Perang | Sejarah Kelas 11 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png","datePublished":"2024-08-01T01:59:52+00:00","dateModified":"2024-09-12T02:16:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3669ad24-0242-4872-943f-4090abe3e38f.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perang-pattimura#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perang Pattimura: Latar Belakang, Kronologi, Strategi &#038; Akhir Perang | Sejarah Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165","name":"Ringgana Wandy Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringgana Wandy Wiguna"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19407"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19407\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19931,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19407\/revisions\/19931"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}