{"id":19023,"date":"2024-07-02T13:46:27","date_gmt":"2024-07-02T06:46:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=19023"},"modified":"2024-07-02T13:46:27","modified_gmt":"2024-07-02T06:46:27","slug":"contoh-kata-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja","title":{"rendered":"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\" alt=\"contoh kata kerja\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kata benda, kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja. Apa itu kata kerja? Simak pembahasannya di sini!\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu jenis kata yang sering digunakan saat membuat kalimat adalah <strong>kata kerja<\/strong> atau disebut juga <strong>verba<\/strong>. Kata kerja merupakan pondasi penting dalam sebuah kalimat untuk mengetahui bentuk kalimat yang digunakan, serta mengetahui posisi subjek maupun objek dalam kalimat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu kata kerja dan apa saja macam-macam kata kerja? Yuk, kita pelajari selengkapnya disertai contohnya di artikel berikut ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Kata Kerja<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian <strong>kata kerja adalah kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan<\/strong>. Kata kerja disebut juga dengan istilah verba yang biasa digunakan dalam <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-sastra-pendidikan-bahasa-dan-linguistik\">kajian linguistik<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja atau verba ini berasal dari bahasa Latin yaitu \u201c<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">verbum<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, yang berarti kelas kata yang menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-baku-dan-tidak-baku\">Contoh Kata Baku dan Tidak Baku, Apa Bedanya?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja merupakan elemen yang sangat penting dalam kalimat karena menunjukkan tindakan, keadaan, atau proses yang dilakukan oleh subjek. Kata kerja atau verba biasanya akan menempati posisi sebagai predikat dalam kalimat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja juga memiliki pengaruh cukup besar terhadap struktur kalimat karena perubahan bentuk pada kata kerja dapat mengubah makna dan struktur kalimat secara keseluruhan. Kata kerja juga dapat diperluas dengan kelompok kata sifat untuk membentuk kalimat yang kompleks dan penuh makna.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Kata Kerja<\/b><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kalimat utuh, biasanya akan berperan sebagai predikat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya diikuti oleh kata benda, kata sifat, maupun kata keterangan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki makna perbuatan, kegiatan, tindakan, atau proses.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat bermakna keadaan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali dapat dibentuk menggunakan imbuhan me-, di-, ber-, ter-, me-kan, di-kan, ber-an, memper-an, dan memper-i.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat didahului oleh kata pernyataan waktu, misalnya: telah, sedang, akan, hampir, dan segera.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dapat digabungkan dengan kata yang bermakna kesangatan, misal: sangat pergi, sangat makan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Macam-Macam Kata Kerja<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa macam atau jenis kata kerja yang perlu kamu pelajari. Simak selengkapnya berikut ini, ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Kata Kerja Berdasarkan Subjek<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan subjeknya, kata kerja dibagi menjadi dua jenis, yaitu <strong>kata kerja aktif dan kata kerja pasif<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Kata Kerja Aktif<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja aktif adalah jenis kata kerja yang <strong>posisi subjeknya adalah sebagai pelaku<\/strong>. Biasanya, kata kerja aktif diawali dengan imbuhan me- atau ber-.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Kata Kerja Pasif<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja pasif adalah jenis kata kerja yang <strong>posisi subjeknya adalah sebagai yang dikenai pekerjaan<\/strong>. Biasanya, kata kerja pasif diawali dengan imbuhan di- dan ter-.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kalimat-aktif-dan-pasif\">Perbedaan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif, Ciri, serta Jenis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kata Kerja Berdasarkan Objek<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan objeknya, kata kerja dibagi menjadi dua jenis, yaitu <strong>kata kerja transitif dan kata kerja intransitif<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Kata Kerja Transitif<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja transitif adalah jenis kata kerja yang <strong>harus diikuti dengan objek agar maknanya jelas<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Kata Kerja Intransitif<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja intransitif adalah jenis kata kerja yang <strong>tidak membutuhkan objek untuk memperjelas maknanya<\/strong> karena sudah cukup jelas.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Kata Kerja Berdasarkan Bentuk<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan bentuknya, kata kerja dibagi menjadi dua jenis, yaitu <strong>kata kerja dasar bebas dan kata kerja dasar terikat<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Kata Kerja Dasar Bebas<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja dasar bebas adalah jenis kata kerja yang secara morfologis <strong>sudah memiliki fungsi gramatikal tanpa perlu diberi imbuhan<\/strong>.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Kata Kerja Dasar Terikat<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja dasar terikat adalah jenis kata kerja yang secara morfologis <strong>belum memiliki fungsi gramatikal, sehingga perlu diberi imbuhan<\/strong>, seperti meng-, ber,-, atau ter-.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Kata Kerja Berdasarkan Fungsi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan fungsinya, kata kerja dibagi menjadi empat jenis, yaitu <strong>kata kerja mental, kata kerja dasar tindakan, kata kerja proses, dan kata kerja relasional<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Kata Kerja Mental<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja mental adalah jenis kata kerja yang <strong>menjelaskan tentang tingkah laku subjek atau behavioral<\/strong>. Kata kerja mental memiliki bentuk kata yang umum dipakai untuk mengekspresikan sikap atau respons seseorang pada keberadaan, pengalaman, atau tindakan yang dialami atau diketahuinya.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Kata Kerja Tindakan<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja tindakan adalah jenis kata kerja yang <strong>menunjukkan pekerjaan atau tindakan orang lain<\/strong>. Kata kerja tindakan juga menggunakan imbuhan me- dan -kan. Kata kerja ini disebut juga sebagai kata kerja benefaktif.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>c. Kata Kerja Proses<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja proses adalah jenis kata kerja yang digunakan untuk <strong>menjawab pertanyaan terkait yang terjadi pada subjek, serta mengisyaratkan keadaan lain<\/strong>. Biasanya, kata kerja proses menggunakan imbuhan me-.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\">Contoh Kalimat Langsung &amp; Tidak Langsung serta Perbedaannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>d. Kata Kerja Relasional<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja relasional adalah jenis kata kerja yang <strong>merujuk pada proses menjadi sesuatu<\/strong>. Kata kerja ini bisa menunjukkan hubungan sebab akibat yang terjadi pada subjek dan pelengkap.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Kata Kerja<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa melihat berbagai <strong>contoh kata kerja berdasarkan jenis<\/strong> atau macamnya pada penjelasan berikut ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Contoh Kata Kerja Aktif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja aktif<\/strong> antara lain: memakai, memeriksa, membaca, mengendarai, membantu, melahirkan, mencuci, membersihkan, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja aktif<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dini mencuci sepatu yang terkena lumpur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Andini membaca buku materi pelajaran sekolah untuk persiapan ulangan besok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Budi memakai baju seragam batik di hari Rabu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dika membantu ayah membersihkan pekarangan rumah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu Guru memeriksa pekerjaan muridnya usai bel pulang sekolah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Contoh Kata Kerja Pasif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja pasif<\/strong> antara lain: dipinjam, dirusak, tertusuk, dibuat, diangkat, ditinggal, diuji, terbawa, dipotong.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja pasif<\/strong>, yaini sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wortel tersebut dipotong bentuk dadu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jari adik tertusuk duri bunga mawar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku Matematika milik Dina dipinjam Anisa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pakaian Andi terbawa sepupunya saat menginap di rumah eyang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jemuran diangkat ibu karena hujan tiba-tiba turun.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Contoh Kata Kerja Transitif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja transitif<\/strong> antara lain: mencuci, membuat, memberi, menendang, dan melihat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja transitif<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Haji memberi sumbangan kepada anak yatim piatu setiap hari Jumat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah mencuci baju yang terkena lumpur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adik melihat pertandingan basket di sekolah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gino menendang bola ke arah Joko.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu membuat sayur sop untuk menu makan siang hari ini.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Contoh Kata Kerja Intransitif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja intransitif<\/strong> antara lain: tidur, bermain, terkurung, duduk, dan makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja intransitif<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam tersebut terkurung di dalam sangkar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lisa makan di restoran dekat pasar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tata bermain bersama teman-teman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paman duduk di teras.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nenek tidur di atas kasur.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Contoh Kata Kerja Dasar Bebas<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja dasar bebas<\/strong>, antara lain: bangun, diam, duduk, makan, tidur, pergi, dan pulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja dasar bebas<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Burung itu diam di atas kabel listrik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu pulang ke rumah setelah rapat selesai.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nina bangun pukul lima setiap harinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah pergi ke kantor pukul tujuh pagi setiap hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rudi makan bubur dengan perlahan karena sedang sakit gigi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Contoh Kata Kerja Dasar Terikat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja dasar terikat<\/strong>, antara lain: berjuang, berkedip, mengantuk, berenang, menyimak, dan mengendap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja dasar terikat<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lampu di kamar bibi berkedip sebelum akhirnya mati.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adik sudah mengantuk karena tidak tidur siang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Para pahlawan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Murid-murid menyimak pelajaran dengan seksama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia berenang sendirian hari ini.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Contoh Kata Kerja Mental<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja mental<\/strong> antara lain: membaca, mendengarkan, khawatir, cinta, sedih, berpikir, dan memahami.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-kalimat-majemuk\">Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk beserta Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja mental<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Desi khawatir kakaknya marah karena telah menjatuhkan tugas prakaryanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Arini membaca buku catatannya setelah mendapatkan pengumuman bahwa besok akan ada ulangan harian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rini menangis melihat film di Bioskop.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Deni sedih mendengar kabar temannya akan pindah sekolah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Budi berpikir cara menyelesaikan soal Matematika.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Contoh Kata Kerja Tindakan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja tindakan<\/strong> antara lain: menyeberangkan, membuatkan, membelikan, memandikan, dan memberikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja tindakan<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah memberikan uang untuk adik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rini membelikan kado di hari spesial sahabatnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak laki-laki itu menyeberangkan kakek.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu membuatkan kue untuk ulang tahun adik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jani memandikan kucingnya di halaman belakang rumah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>9. Contoh Kata Kerja Proses<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja proses<\/strong> antara lain: memutih, menghitam, mengecil, membesar, dan mengering.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja proses<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rambut nenek mulai memutih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Benda itu mengecil saat dijemur di bawah sinar matahari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit Andika menghitam setelah liburan di pantai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jemuran mulai mengering di siang hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buah mangga tersebut membesar dari hari ke hari.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>10. Contoh Kata Kerja Relasional<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja relasional<\/strong> antara lain: merupakan, termasuk, disebut, terdiri atas, adalah, dan digolongkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja relasional<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tikus disebut hewan pengerat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">TNI terdiri atas Angkatan Darat, Laut, dan Udara.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Protein digolongkan menjadi dua jenis, yaitu hewani dan nabati.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jakarta adalah ibu kota Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siska adalah anak sulung di keluarganya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian artikel yang menjelaskan mengenai kata kerja, mulai dari pengertian, ciri-ciri, macam-macam atau jenis-jenis kata kerja, hingga contoh kata kerja beserta contoh kalimatnya. Sekarang kamu sudah paham, kan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa asah terus kemampuan berbahasa Indonesia-mu dengan mengerjakan berbagai Latihan Soal hanya di aplikasi <\/span><strong><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\">Ruangguru<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/db778458-24ca-48f0-9929-5c43c5147be0.jpeg\" alt=\"CTA ruangbelajar\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6710487\/50-contoh-kata-kerja-dalam-bahasa-indonesia (Diakses pada 25 Februari 2024)<\/p>\n<p>https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/contoh-kata-kerja\/ (Diakses pada 25 Februari 2024)<\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/portrait-woman-writing-letter_13637452.htm (Diakses pada 2 Juli 2024)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain kata benda, kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja. Apa itu kata kerja? Simak pembahasannya di sini!\u00a0 &#8212; &nbsp; Salah satu jenis kata yang sering digunakan saat membuat kalimat adalah kata kerja atau disebut juga verba. Kata kerja merupakan pondasi penting dalam sebuah kalimat untuk mengetahui bentuk kalimat yang digunakan, serta mengetahui posisi subjek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":19023,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1719902654:1"],"_edit_last":["1"],"_oembed_fc46d95c8d2acfff57087eee1c6c28f0":["{{unknown}}"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contoh kata kerja? Simak pembahasannya di sini!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-19023","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selain kata benda, kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja. Apa itu kata kerja? Simak pembahasannya di sini!\u00a0 &#8212; &nbsp; Salah satu jenis kata yang sering digunakan saat membuat kalimat adalah kata kerja atau disebut juga verba. Kata kerja merupakan pondasi penting dalam sebuah kalimat untuk mengetahui bentuk kalimat yang digunakan, serta mengetahui posisi subjek [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-02T06:46:27+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja\"},\"author\":{\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"headline\":\"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya\",\"datePublished\":\"2024-07-02T06:46:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja\"},\"wordCount\":1484,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja\",\"name\":\"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\",\"datePublished\":\"2024-07-02T06:46:27+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Selain kata benda, kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja. Apa itu kata kerja? Simak pembahasannya di sini!\u00a0 &#8212; &nbsp; Salah satu jenis kata yang sering digunakan saat membuat kalimat adalah kata kerja atau disebut juga verba. Kata kerja merupakan pondasi penting dalam sebuah kalimat untuk mengetahui bentuk kalimat yang digunakan, serta mengetahui posisi subjek [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-07-02T06:46:27+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja"},"author":{"name":"Kenya Swawikanti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"headline":"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya","datePublished":"2024-07-02T06:46:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja"},"wordCount":1484,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja","name":"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png","datePublished":"2024-07-02T06:46:27+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-kata-kerja#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"50 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19023"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19023\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19026,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19023\/revisions\/19026"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}