{"id":184,"date":"2024-06-21T09:00:00","date_gmt":"2024-06-21T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=184"},"modified":"2024-06-21T12:30:16","modified_gmt":"2024-06-21T05:30:16","slug":"jenis-unsur-dan-syarat-paragraf","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf","title":{"rendered":"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat &#038; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png\" alt=\"Header - Bahasa Indonesia Kelas 12 - Pengertian Paragraf\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk, kita pahami bersama mengenai pengertian paragraf, ciri-ciri, jenis, unsur, syarat, dan contohnya di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/bahasa-indonesia\/bahasa-indonesia-sma-kelas-12\">artikel Bahasa Indonesia kelas 12<\/a><\/strong> ini.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">&#8212;<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Bahasa Indonesia, kita tidak bisa terlepas dari <span style=\"font-weight: bold;\">materi tentang paragraf<\/span>. Saat kamu belajar topik karya sastra, esai, artikel, atau topik-topik lain yang berkaitan tentang teks, itu semua berhubungan dengan paragraf. Tapi, apakah kamu tahu, <span style=\"font-weight: bold;\">apa yang dimaksud dengan paragraf<\/span> itu? Unsur-unsur apa saja ya yang harus ada dalam paragraf, agar menjadi satu kesatuan yang sempurna? Yuk, kita bahas bersama-sama di artikel ini!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Paragraf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Paragraf adalah <\/span><strong>gabungan beberapa kalimat<\/strong> yang saling berhubungan dan <strong>menghasilkan suatu tema tertentu.<\/strong> Paragraf yang baik, setidaknya terdiri dari 2 kalimat atau gagasan. Tapi, umumnya, paragraf terdiri dari empat hingga sepuluh kalimat, tergantung pengembangan gagasan yang diinginkan penulisnya. Oh ya! Susunan kalimat yang sedang kamu baca ini merupakan suatu paragraf, <em>lho!<\/em><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/cara-menentukan-ide-pokok-dalam-paragraf\" rel=\"noopener\">Pengertian Ide Pokok Bacaan dan Cara Menentukannya dalam Paragraf\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/paragraf%20dan%20wacana.jpg\" alt=\"pengertian paragraf\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-Ciri Paragraf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pengertiannya, kita dapat mengetahui <span style=\"font-weight: bold;\">ciri-ciri paragraf<\/span>, yaitu sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Paragraf mengandung makna, pesan, atau pikiran dari penulis,<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Paragraf dibangun oleh beberapa kalimat yang menghasilkan suatu tema tertentu,<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kalimat-kalimat dalam paragraf disusun secara logis dan sistematis,<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Paragraf mengandung satu ide pokok dan beberapa kalimat penjelas.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Unsur-Unsur Paragraf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Unsur paragraf adalah<\/span> <strong>unsur-unsur pembangun di dalam paragraf.<\/strong> Bagian ini bisa juga disebut dengan <span style=\"font-weight: bold;\">struktur paragraf<\/span>. Unsur pembangun paragraf berfungsi membentuk kalimat agar menjadi paragraf yang baik. Misalnya <em>nih<\/em>, kalimat utama tanpa kalimat penjelas tidak akan membentuk paragraf yang sempurna. <span style=\"font-weight: bold;\">Unsur paragraf terdiri dari gagasan utama, kalimat utama, kalimat penjelas, dan konjungsi<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Unsur-Unsur%20Paragraf%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012.png\" alt=\"Unsur-Unsur Paragraf - Bahasa Indonesia Kelas 12\" width=\"600\" height=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Topik atau Gagasan Utama<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu tahu nggak, unsur ini adalah <span style=\"font-weight: normal;\">fokus atau jantung dari sebuah paragraf<\/span>. <span style=\"font-weight: bold;\">Topik atau gagasan utama adalah<\/span> <strong>ide utama <\/strong>yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.\u00a0Intinya, gagasan utama <strong>\u201clayaknya jiwa\u201d<\/strong> yang menghidupkan sebuah paragraf agar menarik di mata pembaca!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Kalimat Utama<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Unsur pembangun paragraf yang kedua adalah kalimat utama. <span style=\"font-weight: bold;\">Kalimat utama adalah kalimat yang berisi<\/span><strong> gagasan<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">utama<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">. Kalimat utama<\/span> biasanya <span style=\"font-weight: normal;\">diletakkan di awal atau akhir paragraf.<\/span> Kalimat utama bersifat umum dan akan dikembangkan oleh kalimat-kalimat pendukung lainnya. <span style=\"font-weight: bold;\">Contoh kalimat utama<\/span>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;<em>Gunung Merapi adalah salah satu gunung api teraktif di Indonesia<\/em>.&#8221;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Kalimat Penjelas atau Kalimat Pendukung<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, kalimat penjelas atau <span style=\"font-weight: bold;\">kalimat pendukung adalah kalimat yang berfungsi untuk<\/span> <strong>mengembangkan dan memperkuat gagasan<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\"> yang disampaikan pada kalimat utama<\/span>. Kalimat penjelas bisa berupa data pelengkap, seperti opini, fakta, atau data yang valid.<em> Gini nih<\/em>, <span style=\"font-weight: bold;\">contoh kalimat penjelas<\/span>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cGunung Merapi terletak di wilayah Magelang, Jawa Timur. Karena termasuk gunung api yang aktif, maka sewaktu-waktu gunung ini bisa meletus. Letusan Gunung Merapi yang paling hebat tercatat pada tahun 2010 yang memakan sekitar 330 korban jiwa.\u201d\u00a0<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Konjungsi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Unsur paragraf<\/span> berikutnya adalah konjungsi. Apa <em>sih<\/em> konjungsi itu? Singkatnya, <span style=\"font-weight: bold;\">konjungsi adalah <\/span><strong>kata sambung<\/strong> atau <strong>kata penghubung<\/strong>.\u00a0Konjungsi dalam bahasa Indonesia ada dua jenis, yaitu <strong>konjungsi intrakalimat<\/strong> dan <strong>konjungsi antarkalimat.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konjungsi intrakalimat adalah kata sambung yang berfungsi menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, serta klausa dengan klausa dalam satu kalimat. Misalnya, \u201cdan\u201d, \u201csehingga\u201d, \u201cagar\u201d, \u201csebelum\u201d, dan lain-lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya: <em>Kami menyiapkan jaket <span style=\"font-weight: bold;\">dan <\/span>kaus kaki sebelum pergi ke Malang.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan konjungsi intrakalimat, konjungsi antarkalimat adalah kata sambung yang menghubungkan antarkalimat dalam satu paragraf. Misalnya,\u00a0 \u201cJadi\u201d, \u201cOleh karena itu\u201d, \u201cNamun\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya: <em>\u201cHari ini Kota Malang diguyur hujan deras. <span style=\"font-weight: bold;\">Oleh karena itu<\/span>, kita harus membawa payung di tas saat sedang ke luar rumah.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana? Paham, kan?<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/frasa-klausa-kalimat\" rel=\"noopener\">Perbedaan Frasa, Klausa, Kalimat berdasarkan Jenis dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jenis-Jenis Paragraf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Jenis paragraf<\/span> dapat dikelompokkan <strong>berdasarkan tujuannya<\/strong> dan <strong>berdasarkan letak kalimat utamanya.<\/strong> Apa saja <em>tuh<\/em> jenisnya? <em>Yuk<\/em>, kita bahas lebih dulu <span style=\"font-weight: bold;\">macam-macam\u00a0paragraf<\/span> berdasarkan tujuannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Jenis-Jenis%20Paragraf%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012.png\" alt=\"Jenis-Jenis Paragraf - Bahasa Indonesia Kelas 12\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">a. Macam-macam paragraf berdasarkan tujuannya<\/span><\/h3>\n<h4>1. Paragraf Narasi<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paragraf narasi adalah jenis paragraf yang berisi rangkaian kejadian dari awal hingga akhir kejadian, <strong>berdasarkan urutan waktunya<\/strong>. Misal, kamu ingin menulis cerita kesuksesan kamu mendapat beasiswa <em>study exchange<\/em> ke Inggris. Nah, kamu dapat bercerita dari awal ketika menjadi mahasiswa baru, lalu persiapan kamu untuk mengikuti program <em>study exchange<\/em>, hingga bagaimana bisa mendapat <em>study exchange<\/em> tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Contoh paragraf narasi<span style=\"font-weight: normal;\">:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sore itu, kami menyusuri jalanan\u00a0<span style=\"font-weight: normal;\">Jakarta<\/span>. Bundaran di depan Hotel Indonesia terlalu megah untuk kami yang baru pertama kali datang ke ibu kota Indonesia ini. Gedung-gedung menjulang sangat tinggi. Pusat perbelanjaan pun menjamur dan mewah. Mobil-mobil dari yang paling jelek hingga yang paling bagus ada di sini, yang sedari tadi menjalar sangat panjang di jalanan, dan hanya bergerak beberapa meter lalu berhenti lagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>2. Paragraf Eksposisi<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paragraf eksposisi adalah jenis paragraf yang berisi informasi secara mendetail kepada pembaca. Memang, tujuan dari paragraf ini adalah <strong>memaparkan, menyampaikan informasi, menjelaskan, dan juga menerangkan suatu topik kepada orang lain.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, teks langkah-langkah menjadi pengguna dari Ruangguru. <em>Nah,<\/em> dalam teks ini, kamu menjelaskan secara runtut cara mendaftar menjadi pengguna Ruangguru. Dengan begitu, pembaca paragrafmu akan mendapat informasi cara menjadi pengguna Ruangguru!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Contoh paragraf eksposisi:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cengkeh mempunyai nama latin\u00a0<em>Sysygium aromatikum<\/em>\u00a0(Eugeniacarllophulinta). Cengkeh merupakan tanaman asli di Kepulauan Maluku. Kuncup bunganya yang belum terbuka menjadi rempah yang penting. Jika sudah dikeringkan, kuncup cengkeh dapat dipakai sebagai campuran tembakau. Tidak hanya itu, cengkeh juga dapat digunakan sebagai pengharum kue, obat-obatan, dan minyak wangi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>3. Paragraf Argumentasi<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, paragraf argumentasi dapat kita <strong>temui pada artikel opini atau teks lomba-lomba debat.<\/strong> Siapa <em>nih<\/em> yang pernah ikut lomba debat? Pasti sudah nggak asing lagi <em>kan<\/em> dengan paragraf argumentasi? Paragraf argumentasi adalah paragraf yang bertujuan untuk <strong>meyakinkan orang lain<\/strong> bahwa ide, gagasan, dan pendapat yang dipaparkan adalah benar adanya dan terbukti nyata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh paragraf argumentasi<\/span>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampah menjadi permasalahan terbesar Indonesia saat ini. Sampah rumah tangga, terutama plastik, menjadi kendala yang sudah tidak terkontrol lagi.\u00a0Sampah yang tidak terkontrol bisa menimbulkan banyak bencana, salah satunya banjir. Perlu adanya pendidikan mengenai sampah dan cara membuang sampah yang baik dan benar. Pemerintah pun perlu memberi sanksi tegas supaya masyarakat patuh dan disiplin dalam membuang sampah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>4. Paragraf Persuasi<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah nggak <em>sih<\/em> kamu merasa tergerak hatinya untuk berbuat atau membeli sesuatu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, kamu membaca postingan tentang orang tua berusia 70-an tahun yang masih bekerja keras mendorong gerobak jualan untuk menghidupi dirinya. Postingan tersebut disertai juga dengan foto si Kakek yang sedang mendorong gerobak. Sebuah cerita yang bisa menyentuh hatimu, bukan? <em>Gak pake<\/em> lama, kamu ingin membantu nasib si Kakek!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atau, promosi produk <em>skin care<\/em> yang dilengkapi foto hasil setelah memakainya serta disertai juga dengan<em> review<\/em> sempurna dari orang yang memakainya. Tentu kamu akan tergiur membelinya, <em>kan?<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah,<\/em> itulah paragraf persuasi. Paragraf persuasi adalah paragraf yang bertujuan untuk membujuk orang lain melakukan sesuatu sesuai yang diinginkan penulis. Namun, syaratnya, penulis harus <strong>mampu membuat si pembaca percaya dan yakin<\/strong>. <em>Hehehe.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh paragraf persuasi<\/span>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pencemaran Sungai Ciliwung sudah sangat parah dan dapat dikategorikan sebagai pencemaran tingkat berat. Rumah tangga merupakan penyumbang terbesar sampah di Sungai Ciliwung. Jika kondisi ini terus berlanjut, sejumlah daerah yang menggantungkan sumber air dari Sungai Ciliwung dikhawatirkan akan mengalami krisis. Oleh karena itu, kesadaran untuk menjaga lingkungan perlu ditanamkan secara kuat kepada masyarakat. Jika lingkungan terjaga, kita jugalah yang akan diuntungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya, itulah <span style=\"font-weight: bold;\">macam-macam paragraf<\/span> berdasarkan tujuan. <em>Nah,<\/em> berikutnya kita akan membahas apa saja <span style=\"font-weight: bold;\">macam-macam paragraf<\/span> berdasarkan letak kalimat utamanya! Apa saja <em>sih?<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">b. Macam-macam paragraf berdasarkan kalimat utamanya<\/span><\/h3>\n<h4>1. Paragraf Deduktif<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paragraf deduktif adalah jenis paragraf yang dikelompokkan berdasarkan letak kalimat utama. <em>Nah<\/em>, dalam paragraf jenis ini, <strong>kalimat utamanya terletak pada awal paragraf.<\/strong> Kalimat-kalimat penjelasnya akan berada setelah kalimat utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh paragraf deduktif<\/span>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia<\/span>. Ada lebih dari 18.000 pulau di Indonesia, yang di antaranya sekitar 6.000 pulau yang berpenghuni. Sebagai negara kepulauan dengan wilayah terluas di dunia, Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. Hal ini memberi keuntungan yang besar bagi Indonesia dalam hal perdagangan ekonomi dunia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>2. Paragraf Induktif<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau deduktif di awal, maka <strong>paragraf induktif memiliki kalimat utama yang terletak di akhir paragraf.<\/strong> Kalimat penjelasnya tentu saja berada sebelum kalimat utamanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh paragraf induktif<\/span>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara ekonomi, kota ini sangat kondusif untuk berbisnis. Secara budaya, kota ini amat kaya akan ragam budaya etnis. Penduduknya pun relatif terbuka terhadap unsur etnis yang berbeda-beda. Secara geografis, kota ini terletak di daerah yang relatif sejuk. <span style=\"font-weight: bold;\">Itulah tiga hal yang membuat kerasan tinggal di kota Bandung<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/paragraf-induktif-dan-paragraf-deduktif\" rel=\"noopener\">Perbedaan Paragraf Deduktif dan Induktif<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>3. Paragraf Campuran<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paragraf campuran adalah <strong>perpaduan antara paragraf deduktif dan induktif.<\/strong> Kalimat utama pada paragraf campuran, berada pada awal paragraf dan diulang kembali pada akhir paragraf.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Contoh paragraf campuran (deduktif-induktif)<\/span>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menerapkan pola hidup sehat sangat penting bagi setiap orang. Banyak cara untuk mewujudkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola dan asupan makanan, tidur yang cukup, mandi teratur, rajin cuci tangan, dan sebagainya. Pola hidup sehat akan membuat hidup kita semakin teratur dan tertata. Maka dari itu, demi\u00a0 terjaganya keteraturan dan produktivitas hidup, sangat penting bagi setiap orang untuk menerapkan pola hidup sehat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Syarat Pembentuk Paragraf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Oh iya!<\/em> Ketika\u00a0 menulis sebuah artikel, kamu butuh bahasan dan bahasa yang <em>wow<\/em> agar pembaca tertarik. Tentu, selain bahasan dan topik yang sempurna, kamu juga perlu memahami <span style=\"font-weight: bold;\">syarat dan struktur menulis sebuah paragraf<\/span> yang baik dan benar agar kalimat-kalimat yang dibentuk menjadi padu! Kira-kira, apa saja <em>tuh<\/em> <span style=\"font-weight: bold;\">syarat paragraf yang baik<\/span>? <em>Yuk,<\/em> baca terus!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Kesatuan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suatu paragraf harus dibangun dengan sebuah ide atau topik yang jelas.<\/strong> Ide yang muncul ketika kamu ingin menulis sesuatu akan lebih mantap jika diuraikan dari kalimat utama kemudian\u00a0 ke kalimat penjelas, sehingga membentuk suatu kesatuan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Kepaduan atau Koherensi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepaduan artinya <strong>kekompakkan dalam paragraf.<\/strong> Maksudnya apa tuh? Kalimat satu ke kalimat berikutnya harus logis dan mendukung kalimat sebelumnya. <em>Yup!<\/em> Kenapa <em>tuh? <\/em>Agar membentuk kalimat yang memiliki perpaduan indah!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Kelengkapan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika unsur paragraf dalam tulisan kamu ada yang hilang, maka tulisan kamu bisa dibilang belum lengkap. <em>Huft!<\/em> Maka dari itu, jangan lupa ya unsur-unsur paragraf seperti gagasan utama, kalimat penjelas, kalimat utama, serta konjungsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah,<\/em> itu dia penjelasan <span style=\"font-weight: bold;\">materi paragraf<\/span>, mulai dari pengertian, ciri-ciri, unsur pembentuk, jenis, hingga syarat paragraf yang baik. Oh iya, kamu jangan langsung sudahi membaca artikel ini ya! Kita jawab dulu satu <em>quiz<\/em> di bawah soal tentang paragraf!<\/p>\n<p><script>(function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.ex.co\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','exco-sdk'));<\/script><\/p>\n<div class=\"exco\" data-id=\"15ce4d21-4166-4113-b1f1-43bf277a7244\" data-show-share=\"false\" data-show-info=\"false\"><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Klik gambar untuk lihat jawabannya, ya!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gimana?<\/em> Sudah paham, <em>kan? Yuk,<\/em> belajar menulis paragraf secara baik dan benar! Oh iya, jangan lupa juga asah kemampuan kamu dengan latihan soal! Dapatkan soal-soal lengkap yang membantu kamu lebih memahami materi-materi pelajaran Bahasa Indonesia di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/download-for-desktop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/f51e0d89-905d-477d-b7f8-546567f121d9.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru\" width=\"800\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kridalaksana, Harimurti. 2001. Kamus Linguistik. Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Paragraf \u2013 Pengertian, Unsur, Syarat, Fungsi, Ciri, Jenis, Struktur, Contoh. [daring], Tautan: https:\/\/www.gurupendidikan.co.id\/paragraf\/, diakses pada 8 Februari 2021.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Asyhari, Adrian. 2017. Makalah: Paragraf dan Wacana. [daring], Tautan: https:\/\/www.academia.edu\/35346457\/PARAGRAF_DAN_WACANA, diakses pada 8 Februari 2021.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kajian MKU Bahasa Indonesia. [daring], Tautan: http:\/\/staffnew.uny.ac.id\/upload\/132296144\/pendidikan\/PARAGRAF+dalam+wacana+BI.pdf, diakses pada 8 Februari 2021.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, kita pahami bersama mengenai pengertian paragraf, ciri-ciri, jenis, unsur, syarat, dan contohnya di artikel Bahasa Indonesia kelas 12 ini. &#8212; &nbsp; Dalam Bahasa Indonesia, kita tidak bisa terlepas dari materi tentang paragraf. Saat kamu belajar topik karya sastra, esai, artikel, atau topik-topik lain yang berkaitan tentang teks, itu semua berhubungan dengan paragraf. Tapi, apakah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":184,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1718947680:1"],"_wp_old_date":["2023-04-05"],"_aioseo_title":["Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat &amp; Contoh"],"_aioseo_description":["Apa itu paragraf? Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai pengertian paragraf, ciri-ciri, unsur, jenis, syarat, hingga contohnya di artikel ini!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[477,486],"tags":[103,76,10,37],"class_list":["post-184","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","category-bahasa-indonesia-sma-kelas-12","tag-bahasa-indonesia-xii","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat &amp; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat &amp; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, kita pahami bersama mengenai pengertian paragraf, ciri-ciri, jenis, unsur, syarat, dan contohnya di artikel Bahasa Indonesia kelas 12 ini. &#8212; &nbsp; Dalam Bahasa Indonesia, kita tidak bisa terlepas dari materi tentang paragraf. Saat kamu belajar topik karya sastra, esai, artikel, atau topik-topik lain yang berkaitan tentang teks, itu semua berhubungan dengan paragraf. Tapi, apakah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-21T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-21T05:30:16+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Adelia Septiani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Adelia Septiani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf\"},\"author\":{\"name\":\"Adelia Septiani\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/62b07280ca48a997a50faa1d8247b018\"},\"headline\":\"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat &#038; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12\",\"datePublished\":\"2024-06-21T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-21T05:30:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf\"},\"wordCount\":1738,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png\",\"keywords\":[\"Bahasa Indonesia XII\",\"Kelas 12\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\",\"Bahasa Indonesia SMA Kelas 12\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf\",\"name\":\"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png\",\"datePublished\":\"2024-06-21T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-21T05:30:16+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat &#038; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/62b07280ca48a997a50faa1d8247b018\",\"name\":\"Adelia Septiani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Adelia Septiani\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/adelia-septiani\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Yuk, kita pahami bersama mengenai pengertian paragraf, ciri-ciri, jenis, unsur, syarat, dan contohnya di artikel Bahasa Indonesia kelas 12 ini. &#8212; &nbsp; Dalam Bahasa Indonesia, kita tidak bisa terlepas dari materi tentang paragraf. Saat kamu belajar topik karya sastra, esai, artikel, atau topik-topik lain yang berkaitan tentang teks, itu semua berhubungan dengan paragraf. Tapi, apakah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-06-21T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-06-21T05:30:16+00:00","author":"Adelia Septiani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Adelia Septiani","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf"},"author":{"name":"Adelia Septiani","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/62b07280ca48a997a50faa1d8247b018"},"headline":"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat &#038; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12","datePublished":"2024-06-21T02:00:00+00:00","dateModified":"2024-06-21T05:30:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf"},"wordCount":1738,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png","keywords":["Bahasa Indonesia XII","Kelas 12","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Bahasa Indonesia","Bahasa Indonesia SMA Kelas 12"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf","name":"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png","datePublished":"2024-06-21T02:00:00+00:00","dateModified":"2024-06-21T05:30:16+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Bahasa%20Indonesia%20Kelas%2012%20-%20Pengertian%20Paragraf.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/jenis-unsur-dan-syarat-paragraf#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Paragraf, Ciri, Unsur, Jenis, Syarat &#038; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/62b07280ca48a997a50faa1d8247b018","name":"Adelia Septiani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Adelia Septiani"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/adelia-septiani"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=184"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18513,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184\/revisions\/18513"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=184"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=184"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=184"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}