{"id":1819,"date":"2024-10-31T11:00:00","date_gmt":"2024-10-31T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1819"},"modified":"2024-10-31T16:26:29","modified_gmt":"2024-10-31T09:26:29","slug":"konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup","title":{"rendered":"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg\" alt=\"Konsep Pewarisan Sifat Makhluk Hidup\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Tahukah kamu mengapa fisik kita mirip dengan orang tua kita? Itu ada hubungannya loh dengan konsep pewarisan sifat yang akan kita pelajari di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/biologi\/biologi-smp-kelas-9\" rel=\"noopener\">artikel Biologi kelas 9<\/a> ini. Mari kita simak!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernahkah kamu membandingkan wajahmu dengan wajah orang tua dan saudara-saudaramu saat bercermin? Wajahmu lebih mirip dengan ayah atau ibumu? Terus, apakah warna kulitmu sama dengan saudara-saudaramu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, saat kamu membandingkan wajahmu dengan wajah orang tua maupun saudaramu, besar kemungkinan kamu akan melihat banyak kesamaan. Mengapa demikian? Alasannya karena sifat-sifat yang kamu miliki itu sebenarnya &#8216;warisan&#8217; dari kedua orang tua kamu. Makanya, besar kemungkinan, kamu mirip dengan orang tua maupun saudara kandung kamu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi sebenarnya gimana sih suatu sifat itu bisa diwariskan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, yuk!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Pewarisan Sifat?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, sebelumnya kamu harus tau dulu, setiap makhluk hidup itu pasti punya beberapa sifat kan? Baik sifat yang tampak maupun yang tak tampak. Wah, maksudnya gimana, tuh?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Sifat yang tampak<\/span> merupakan sifat fisik yang bisa diamati langsung, contohnya warna kulit, warna mata, bentuk wajah, rambut, dan sebagainya. Sedangkan <span style=\"font-weight: bold;\">sifat yang tak tampak<\/span> itu sifat yang tidak bisa diamati langsung, contohnya golongan darah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, baik sifat tampak maupun sifat tak tampak ini diwariskan dari induk atau orang tua ke keturunan atau anak-anaknya. <strong>Proses penurunan atau pewarisan sifat dari induk ke keturunannya ini disebut sebagai <\/strong><strong>hereditas<\/strong><strong> atau <\/strong><strong>pewarisan sifat<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">,<\/span> ya. Nah, hereditas ini merupakan salah satu cakupan dari bidang ilmu genetika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terus, hereditas atau pewarisan sifat ini terjadinya gimana?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Proses Terjadinya Pewarisan Sifat Makhluk Hidup<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biar lebih jelas, coba kamu amati gambar ini terlebih dahulu, deh!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Proses%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg\" alt=\"Proses Pewarisan Sifat Makhluk Hidup\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/mengenal-hukum-mendel-tentang-pewarisan-sifat-makhluk-hidup\" rel=\"noopener\">Mengenal Hukum Mendel tentang Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, setiap makhluk hidup termasuk kamu, itu berasal dari zigot. Zigot ini terbentuk ketika ada peleburan antara sel sperma dari ayah kamu, dan sel telur dari ibu kamu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, di dalam sel telur dan sel sperma tersebut, terdapat inti sel atau nukleus yang mengandung kromosom, berupa struktur, seperti <strong>kumpulan<\/strong> <strong>benang-benang halus<\/strong> yang tersusun atas banyak gen. Gen sendiri merupakan substansi kimia yang berperan <strong>sebagai faktor pembawa sifat<\/strong>. Karena itu, gen dan kromosom itu berperan penting untuk mengendalikan pewarisan sifat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup-Gambar%20Kromosom%20dan%20Gen.jpg\" alt=\"Konsep Pewarisan Sifat Makhluk Hidup-Gambar Kromosom dan Gen\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena sel telur dan sel sperma masing-masing membawa gen atau kromosom sendiri-sendiri, maka ketika sel telur dan sel sperma orang tua kamu melebur, zigot yang terbentuk akan mengandung gabungan gen-gen dan kromosom dari ayah maupun ibu kamu. Inilah bagaimana sifat kedua orang tua kamu bisa diwariskan ke kamu.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampai sini, sudah mulai paham belum mengenai kromosom dan gen? Sebelum kita bahas dua hal itu lebih jelas lagi, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/biologi\"><strong>Ruangguru Privat Biologi<\/strong><\/a>\u00a0misalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/84b6f2c7-9c9c-480d-a218-7961334af9ce.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Peran Kromosom dalam Pewarisan Sifat<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang udah dijelaskan sebelumnya ya, kromosom itu merupakan <strong>struktur berbentuk seperti kumpulan benang-benang halus yang berfungsi sebagai pembawa informasi genetik<\/strong> dari induk kepada keturunannya. Sel tubuh kita punya 23 pasang atau 46 buah kromosom.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, dari 23 pasang atau 46 kromosom yang ada di sel tubuh kita itu, bisa dibedakan menjadi kromosom tubuh (autosom) dan kromosom kelamin (gonosom).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap sel di tubuh kita akan memiliki kromosom yang berpasangan, disebut sebagai pasangan <span style=\"font-weight: bold;\">kromosom homolog<\/span>, sehingga\u00a0 sel tubuh kita bersifat diploid (2n). Tapi, untuk sel kelamin atau gamet, kromosomnya nggak berpasangan, sehingga bersifat haploid (n).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/kenapa-perempuan-yang-sudah-menstruasi-bisa-hamil\" rel=\"noopener\">Sistem Reproduksi Wanita: Kenapa Perempuan yang Sudah Menstruasi bisa Hamil?<\/a><\/strong><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" title=\"jumlah kromosom\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kromosom.png\" alt=\"jumlah kromosom\" width=\"600\" data-constrained=\"true\" \/><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Jumlah kromosom pada manusia (Sumber: hisham.id)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">a. Kromosom Tubuh<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kromosom tubuh (autosom) itu berfungsi untuk <span style=\"font-weight: bold;\">mengontrol sifat-sifat tubuh suatu organisme<\/span>, tapi tidak ikut menentukan jenis kelamin. Kromosom tubuh dilambangkan dengan simbol A yang berasal dari kata autosom. Jumlahnya ada 22 pasang atau 44 buah, sehingga sering dituliskan sebagai 22AA atau 44A.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">b. Kromosom Kelamin<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kromosom kelamin (gonosom) berfungsi untuk <span style=\"font-weight: bold;\">menentukan jenis kelamin suatu organisme dan beberapa sifat tertentu<\/span>. Gonosom berjumlah 1 pasang atau 2 buah. Kalau pada laki-laki, gonosomnya terdiri dari kromosom X dan Y ya, sehingga sering dituliskan sebagai XY.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara pada perempuan, gonosomnya terdiri dari sepasang kromosom X, sehingga ditulis sebagai XX. Nah, gonosom ini juga ada di sel tubuh kita, bukan hanya di sel kelamin atau gamet saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Makanya secara lengkap rumus kromosom sel-sel tubuh kita itu pasti mengandung autosom dan gonosom. Detailnya bisa dilihat di tabel berikut ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup-Tabel%20Rumus%20Kromosom%20Manusia.jpg\" alt=\"Konsep Pewarisan Sifat Makhluk Hidup-Tabel Rumus Kromosom Manusia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Peran Gen dalam Pewarisan Sifat<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gen merupakan <strong>substansi kimia yang mengontrol pewarisan sifat<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Jumlah gen yang ada di tubuh kita bisa mencapai puluhan bahkan ratusan ribu, loh. Masing-masingnya akan mengkode sifat yang berbeda dan juga memiliki rumah sendiri-sendiri di kromosom. Nah, rumah gen ini disebut sebagai <strong>lokus<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup-Struktur%20Gen.jpg\" alt=\"Konsep Pewarisan Sifat Makhluk Hidup-Struktur Gen\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Gambar Struktur Gen<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap gen yang mengkode karakter tertentu sebenarnya masih punya beberapa variasi yang disebut sebagai <strong>alel.<\/strong> Misalnya, gen pengkode warna bunga, akan memiliki dua macam alel atau dua macam variasi, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Alel yang mengkode warna bunga merah, dan<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Alel yang mengkode warna bunga putih.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, tiap pasangan alel ini akan terletak pada lokus pasangan kromosom homolog yang bersesuaian, ya. Lalu, tiap pasagan alel ini juga akan membentuk kombinasi genetik atau <strong>genotipe.<\/strong> Bersama dengan faktor lingkungan, genotipe kemudian akan memunculkan <strong>fenotipe<\/strong> atau sifat yang tampak.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/bagaimana-laki-laki-mengalami-mimpi-basah\" rel=\"noopener\">Sistem Produksi Pria: Bagaimana Laki-Laki Mengalami Mimpi Basah?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada umumnya, suatu gen dapat disimbolkan dengan huruf. Tepatnya, huruf kapital digunakan untuk menyimbolkan alel atau variasi gen yang bersifat dominan, misalnya M (merah), sedangkan huruf kecil menyatakan alel resesif, misalnya m (putih).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena suatu individu itu memiliki sepasang alel, maka jika suatu gen punya dua macam alel, genotipe yang bisa terbentuk jadi ada 3 macam, yaitu MM, Mm dan mm. Tepatnya begini:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Jika alel M berpasangan alel M juga, maka akan membentuk <strong>genotipe MM<\/strong> atau disebut <strong>homozigot dominan<\/strong>. Fenotipe yang muncul dari genotipe ini adalah warna merah, karena alel yang dimiliki sama-sama dominan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Kemudian, jika alel M berpasangan dengan alel m, akan membentuk <strong>genotipe Mm atau heterozigot<\/strong>. Nah, fenotipe yang muncul dari genotipe ini adalah merah juga, karena alel M bersifat dominan terhadap alel m.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Terakhir, jika alel m berpasangan dengan alel m, akan membentuk <strong style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">genotipe mm atau homozigot resesif.<\/strong><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\"> Nah, fenotipe yang muncul dari genotipe ini adalah warna putih karena alel yang dimiliki sama-sama resesif.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/biologi-kelas-12-mengenal-gen-dna-dan-kromosom\" rel=\"noopener\">Memahami Pengertian Gen, DNA, RNA, dan Kromosom<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, itulah penjelasan konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup. Jadi, pewarisan sifat pada makhluk hidup ini dikendalikan oleh kromosom dan gen, ya. Keduanya berfungsi sebagai pembawa informasi genetik dan dapat menentukan sifat keturunannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kamu masih belum puas dengan penjelasan ini, kamu bisa pelajari kembali melalui <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a>. Belajar kamu makin seru dengan menonton video animasi lengkap dengan latihan soal, pembahasan dan rangkuman soal. Tunggu apa lagi? Ayo gunakan sekarang!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kamu mengapa fisik kita mirip dengan orang tua kita? Itu ada hubungannya loh dengan konsep pewarisan sifat yang akan kita pelajari di artikel Biologi kelas 9 ini. Mari kita simak! &#8212; &nbsp; Pernahkah kamu membandingkan wajahmu dengan wajah orang tua dan saudara-saudaramu saat bercermin? Wajahmu lebih mirip dengan ayah atau ibumu? Terus, apakah warna [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":79,"featured_media":1819,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg"],"_edit_lock":["1730366656:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Pewarisan sifat atau hereditas adalah penurunan sifat dari induk ke anaknya. Seperti apa proses pewarisan sifat pada makhluk hidup? Simak penjelasan berikut!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2022-08-31"]},"categories":[506,509],"tags":[64,43,10,16],"class_list":["post-1819","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-smp-kelas-9","tag-biologi-ix","tag-kelas-9","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah kamu mengapa fisik kita mirip dengan orang tua kita? Itu ada hubungannya loh dengan konsep pewarisan sifat yang akan kita pelajari di artikel Biologi kelas 9 ini. Mari kita simak! &#8212; &nbsp; Pernahkah kamu membandingkan wajahmu dengan wajah orang tua dan saudara-saudaramu saat bercermin? Wajahmu lebih mirip dengan ayah atau ibumu? Terus, apakah warna [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-31T04:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-31T09:26:29+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Karina Dwi Adistiana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Karina Dwi Adistiana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup\"},\"author\":{\"name\":\"Karina Dwi Adistiana\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea\"},\"headline\":\"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9\",\"datePublished\":\"2024-10-31T04:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-31T09:26:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup\"},\"wordCount\":1125,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg\",\"keywords\":[\"Biologi IX\",\"Kelas 9\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Biologi\",\"Biologi SMP Kelas 9\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup\",\"name\":\"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-31T04:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-31T09:26:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea\",\"name\":\"Karina Dwi Adistiana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Karina Dwi Adistiana\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/karina-dwi-adistiana\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Tahukah kamu mengapa fisik kita mirip dengan orang tua kita? Itu ada hubungannya loh dengan konsep pewarisan sifat yang akan kita pelajari di artikel Biologi kelas 9 ini. Mari kita simak! &#8212; &nbsp; Pernahkah kamu membandingkan wajahmu dengan wajah orang tua dan saudara-saudaramu saat bercermin? Wajahmu lebih mirip dengan ayah atau ibumu? Terus, apakah warna [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-10-31T04:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-10-31T09:26:29+00:00","author":"Karina Dwi Adistiana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Karina Dwi Adistiana","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup"},"author":{"name":"Karina Dwi Adistiana","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea"},"headline":"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9","datePublished":"2024-10-31T04:00:00+00:00","dateModified":"2024-10-31T09:26:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup"},"wordCount":1125,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg","keywords":["Biologi IX","Kelas 9","Konsep Pelajaran","SMP"],"articleSection":["Biologi","Biologi SMP Kelas 9"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup","name":"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg","datePublished":"2024-10-31T04:00:00+00:00","dateModified":"2024-10-31T09:26:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pewarisan%20Sifat%20Makhluk%20Hidup.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/konsep-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konsep Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup | Biologi Kelas 9"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea","name":"Karina Dwi Adistiana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Karina Dwi Adistiana"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/karina-dwi-adistiana"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1819","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/79"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1819"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1819\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20649,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1819\/revisions\/20649"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1819"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1819"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1819"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}