{"id":16814,"date":"2025-06-19T09:39:32","date_gmt":"2025-06-19T02:39:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=16814"},"modified":"2025-06-23T14:39:54","modified_gmt":"2025-06-23T07:39:54","slug":"integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk","title":{"rendered":"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor &#038; Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png\" alt=\"Integrasi Sosial\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sosiologi\/sosiologi-smp-kelas-8\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Artikel Sosiologi kelas 8<\/a><\/strong> kali ini akan membahas tentang pengertian integrasi sosial, hal-hal yang mempengaruhi, faktor-faktor pendorong, serta bentuk-bentuknya. Yuk, kita bahas bersama!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Satu nusa<br \/>\nSatu bangsa<br \/>\nSatu bahasa kita..<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ayok, siapa yang bacanya sambil nyanyi? Lirik lagu di atas punya makna yang dalam\u00a0<em>lho guys<\/em>, setidaknya buat kita sebagai bangsa Indonesia! Kenapa emang?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bayangin aja, kita\u00a0<em>nih<\/em>, mendiami sebuah negara dengan ragam suku dan bahasa yang buanyak buanget. Tapi, kita bisa tetap harmonis dengan menjalin persahabatan dengan sesama bangsa Indonesia yang berasal dari berbagai daerah, dari Sabang sampai Merauke. Keren banget,\u00a0<em>kan<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanpa disadari, hal itu bisa terwujud karena adanya integrasi sosial,\u00a0<em>guys<\/em>. Hmm, memang integrasi sosial\u00a0<em>tuh\u00a0<\/em>apa\u00a0<em>sih<\/em>?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Integrasi Sosial\u00a0<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Integrasi sosial adalah<\/strong> <strong>proses penyatuan unsur-unsur yang berbeda, hingga menjadi satu kesatuan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> di dalam masyarakat<\/strong>. Nah, unsur-unsur yang berbeda ini berkaitan dengan:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">ciri fisik,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">suku,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">agama,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">budaya, hingga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan pendapat<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terus bedanya sama konflik apa? Kamu inget aja nih,\u00a0kalau <strong>konflik<\/strong> itu <strong>mengarahnya ke pertikaian<\/strong>, sementara, kalau <strong>integrasi<\/strong> kata kuncinya adalah <strong>persatuan<\/strong>.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/c77dd259-9364-4dcc-af85-e2105faadcde.png\" alt=\"Peta Indonesia\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Gambar Peta Indonesia<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Coba deh kamu perhatikan peta Indonesia di atas. Luas banget ya, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote berjajar pulau-pulau. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terus, siapa di sini yang suka sepak bola? Xixixi banyak juga, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu\u00a0<em>engeuh\u00a0<\/em>gak, kalau setiap provinsi dan daerah di Indonesia ini, hampir pasti punya tim sepakbola kebanggaannya masing-masing. Tapi, ketika Indonesia akan bertanding di tingkat internasional, maka tim yang bertanding bukan tim sepakbola daerah lagi, <em>guys<\/em>. Melainkan perwakilan dari setiap daerah untuk menjadi tim yang baru yaitu tim nasional Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun berbeda daerah, setiap atlet yang tergabung dalam tim akan bersatu dan berbaur untuk menghadapi lawan tanding dari negara lain. Persatuan ini\u00a0 termasuk <\/span><strong>contoh dari integrasi sosial<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berarti, sederhananya, seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, integrasi sosial merupakan<\/span><strong> bentuk penyatuan dua pihak atau lebih <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">yaa <em>guys<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, kita lanjut, ya! Salah satu tokoh Sosiologi bernama <\/span><strong>Michael Banton<\/strong> berpendapat bahwa, <strong>integrasi sosial adalah<\/strong> pola hubungan sosial yang <strong>mengakui adanya perbedaan ras di suatu masyarakat<\/strong>. Akan tet<span style=\"font-weight: 400;\">api, perbedaan ras ini <strong>tidak dianggap<\/strong> sebagai masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pola hubungan sosial di masyarakat ini bera<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">wal dari banyaknya perbedaan yang ada dan tidak hanya dalam bentuk ras saja ya <em>guys<\/em>, tapi bisa juga dari budaya, agama, dan etnis. Akhirnya, masyarakat sadar bahwa hidup damai bersama itu lebih penting dan mereka memilih untuk bersatu di antara perbedaan-perbedaan yang ada.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang kamu jadi paham kan apa itu integrasi sosial? Oh iya, integrasi sosial ini bisa terjadi bukan karena ada konflik saja loh, melainkan ada hal-hal lain yang bisa memengaruhi terjadinya integrasi sosial. Wah apa aja tuh? Oke-oke lanjut baca lagi yuk!<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kebudayaan-universal-dan-proses-pembentukannya-sosiologi-kelas-8\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebudayaan Universal dan Proses Pembentukannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Hal-Hal yang Mempengaruhi Integrasi Sosial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada empat <\/span><strong>hal yang memengaruhi integrasi sosial<\/strong><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> di antaranya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Efektivitas Komunikasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efektivitas berasal dari kata efektif yang artinya tepat. Efektivitas berarti ketepatan atau bisa juga bermakna keberhasilan. Lalu komunikasi artinya penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak yang lain. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, secara istilah, bisa dipahami bahwa <\/span><strong>efektivitas komunikasi adalah<\/strong> ketepatan atau <strong>keberhasilan untuk menyampaikan pesan dari satu pihak kepada pihak lain<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Pesan yang disampaikan dengan baik tentu akan dimengerti dan tidak akan menimbulkan konflik karena perbedaan pemahaman.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2.\u00a0 Jumlah Kelompok<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Besar-kecil atau banyak-sedikitnya suatu kelompok akan memengaruhi integrasi sosial<\/strong> <em>nih guys<\/em>. <em>Nyatuin<\/em> kelompok sosial yang jumlahnya lebih kecil, akan lebih mudah daripada kelompok yang besar. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Loh, kenapa ya? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yaaa karena kelompok yang lebih besar itu punya jumlah yang lebih banyak, terus perbedaannya juga lebih banyak (latar belakang budaya, pemikiran, dan tujuan). Sehingga akan lebih sulit untuk dikendalikan maupun mencapai situasi yang kondusif nihh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Eits<\/em>! Tapi sulit bukan berarti ga bisa ya <em>guys<\/em>! Contohnya bangsa dan negara kita ini, yaitu Indonesia. Meskipun memiliki banyak budaya, agama, kepentingan, dan lain sebagainya, tetapi hingga saat ini kita masih bisa bersatu dan hidup rukun ya di atas tanah air kita yaitu Indonesia.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Homogenitas Kelompok<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Homogen artinya sama atau serupa, kalo <strong>homogenitas berarti segala persamaan atau kemiripan dari anggota suatu kelompok<\/strong>. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Persamaan di sini maksudnya punya kesamaan kepribadian, budaya, pemikiran, dan\/atau kesamaan tujuan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, homogenitas kelompok ini memengaruhi terbentuknya integrasi sosial guys. Kalo kamu perhatiin, adanya homogenitas dalam suatu kelompok biasanya mempermudah pengambilan keputusan bersama. Karena udah satu pikiran, jadinya udah saling paham deh.<\/span><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Mobilitas Sosiografis<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oke <em>guys<\/em> coba pahami dulu yuk istilahnya. Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata mobilitas? Hmm, mobil? Berarti bergeraknya sebuah kendaraan? Perpindahan kelompok? Atau perpindahan benda? Haha sudah mirip tapi masih belum tepat ya <em>guys<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi gini, mobilitas adalah perpindahan individu atau kelompok dari suatu tempat ke tempat yang lain, dengan berbagai tujuan ya. <\/span><strong>Integrasi sosial bisa terjadi karena adanya mobilitas kelompok<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang membuat suatu kelompok bisa berbaur dengan kelompok lainnya dan membentuk karakter kelompok baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu tadi empat hal yang memengaruhi terjadinya integrasi sosial. Berikutnya kita akan bahas <strong>faktor-faktor<\/strong> yang bisa <strong>mendorong atau menghambat<\/strong> terjadinya integrasi sosial. Ini dia faktor-faktornya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bentuk-dan-faktor-mobilitas-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mobilitas Sosial: Pengertian, Bentuk, Faktor &amp; Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sampai sini, kamu paham <\/em>nggak, guys<em>? Kalo masih ada materi yang belum kamu mengerti, kamu bisa <\/em>lho<em> tanyakan ke <strong><a href=\"https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Roboguru<\/a><\/strong>. Melalui robot cerdas satu ini, kamu bisa menemukan jawaban dan memahami proses menjawab soal-soal yang sulit sekalipun.<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b58b9d8c-76c0-40b6-9255-bc1badf67db9.jpeg\" alt=\"CTA Roboguru\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, apa saja sih yang menjadi faktor pendorong dan faktor penghambat dari integrasi sosial? Yuk, kita bahas bersama!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Faktor Pendorong Integrasi Sosial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Okee kita mulai dari <\/span><strong>faktor pendorong integrasi sosial<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dulu ya, ada lima nih guys:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya toleransi antarkelompok dengan kebudayaan yang berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesempatan yang seimbang dalam ekonomi bagi berbagai golongan masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadinya amalgamasi atau perkawinan campuran antara dua orang yang berasal dari budaya dan ras yang berbeda, hal ini dapat mendorong terciptanya integrasi sosial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat musuh bersama dari luar kelompok. Hal ini dapat memperkuat kesatuan suatu kelompok masyarakat yang mendapat ancaman dari musuh tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, adanya sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat. Hal ini dapat terjadi jika suatu penguasa memberi kesempatan kepada golongan minoritas untuk memperoleh hak-hak yang sama dengan golongan mayoritas.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Faktor Penghambat Integrasi Sosial<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Naah sekarang kita bahas tiga <\/span><strong>faktor penghambat integrasi sosial <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">ya:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya sikap individu atau kelompok yang masih sangat tradisional dan tidak terbuka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kecemburuan sosial, yakni sikap curiga dan prasangka terhadap kelompok lain yang memicu rendahnya ikatan sosial antarindividu dan kelompok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya sifat primordial (primordialisme), yakni merasa kebudayaan sendiri lebih baik daripada kebudayaan lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ok lanjut ya, dikit lagi nih! Sekarang kita bahas bentuk-bentuk integrasi sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Bentuk-Bentuk Integrasi Sosial<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada tiga <\/span><b>bentuk integrasi sosial,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> <em>nih guys. <\/em>Di antaranya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Integrasi Normatif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Integrasi normatif merupakan integrasi yang terjadi karena ada norma\/aturan yang berlaku di masyarakat<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan kata lain, norma\/aturan ini menjadi hal yang mempersatukan masyarakat. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi norma di bisa berfungsi untuk mengintegrasikan atau menyatukan perbedaan yang terjadi di masyarakat nih guys.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Integrasi Fungsional<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Integrasi fungsional terbentuk karena ada fungsi tertentu yang dijalankan dalam masyarakat<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, seperti masyarakat Suku Bugis yang suka melaut dan memiliki fungsi sebagai penyedia hasil laut dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia yang beragam budaya ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Integrasi Koersif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, terakhir ada integrasi koersif.<\/span> <strong>Integrasi koersif dapat terbentuk karena adanya kekuasaan dari pemimpin,<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><em> guys<\/em>. Pemimpin suatu kelompok akan menerapkan cara yang koersif (cara yang keras) untuk menyatukan anggota kelompoknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana <em>guys<\/em>, kamu sudah tahu kan pembahasan lengkap tentang integrasi sosial, mulai dari pengertian, hal-hal yang memengaruhi, faktor pendorong, faktor penghambat, hingga bentuk-bentuknya? <i>Nah<\/i> biar pemahaman kamu semakin komplit, kamu boleh tonton video tentang materi ini di<strong>\u00a0<a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar?utm_medium=referral&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=&amp;referralCookiesId=7e5078cb-210a-4f77-89c9-8568d660ff89\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><\/strong> , ya!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anderson, M. B., L. Olson, and K. Doughty ( 2003). Confronting War: Critical Lessons for Peace Practitioners. Cambridge, MA: The Collaborative for Development Action.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Edwards, M. (2004). Civil Society. Cambridge: Polity.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.iiste.org\/Journals\/index.php\/IAGS\/article\/download\/16282\/16802<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> diakses\u00a0 20 Desember 2022.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Sosiologi kelas 8 kali ini akan membahas tentang pengertian integrasi sosial, hal-hal yang mempengaruhi, faktor-faktor pendorong, serta bentuk-bentuknya. Yuk, kita bahas bersama! &#8212; &nbsp; Satu nusa Satu bangsa Satu bahasa kita.. Ayok, siapa yang bacanya sambil nyanyi? Lirik lagu di atas punya makna yang dalam\u00a0lho guys, setidaknya buat kita sebagai bangsa Indonesia! Kenapa emang? [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":306,"featured_media":16814,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1750664265:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor Pendorong &amp; Bentuknya"],"_aioseo_description":["Apa yang dimaksud dengan integrasi sosial? Yuk, kita bahas pengertian, hal-hal yang memengaruhi, faktor pendorong dan penghambat, serta bentuk-bentuknya."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png"],"_wp_old_date":["2024-01-29"],"_knawatfibu_alt":["Integrasi Sosial"]},"categories":[534,536],"tags":[25,10,16,268],"class_list":["post-16814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-smp-kelas-8","tag-kelas-8","tag-konsep-pelajaran","tag-smp","tag-sosiologi-viii"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor &amp; Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor &amp; Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Sosiologi kelas 8 kali ini akan membahas tentang pengertian integrasi sosial, hal-hal yang mempengaruhi, faktor-faktor pendorong, serta bentuk-bentuknya. Yuk, kita bahas bersama! &#8212; &nbsp; Satu nusa Satu bangsa Satu bahasa kita.. Ayok, siapa yang bacanya sambil nyanyi? Lirik lagu di atas punya makna yang dalam\u00a0lho guys, setidaknya buat kita sebagai bangsa Indonesia! Kenapa emang? [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-19T02:39:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-23T07:39:54+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Diah Perwitasari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Diah Perwitasari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk\"},\"author\":{\"name\":\"Diah Perwitasari\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/52f8cf137d8e46f2764f588e0a510b78\"},\"headline\":\"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor &#038; Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8\",\"datePublished\":\"2025-06-19T02:39:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T07:39:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk\"},\"wordCount\":1272,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png\",\"keywords\":[\"Kelas 8\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMP\",\"Sosiologi VIII\"],\"articleSection\":[\"Sosiologi\",\"Sosiologi SMP Kelas 8\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk\",\"name\":\"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor & Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png\",\"datePublished\":\"2025-06-19T02:39:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T07:39:54+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor &#038; Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/52f8cf137d8e46f2764f588e0a510b78\",\"name\":\"Diah Perwitasari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aeb2ca044fbcc3917a1d528de3cb5b1e2bfd39eeb3e84fda6b16132d367bddc3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aeb2ca044fbcc3917a1d528de3cb5b1e2bfd39eeb3e84fda6b16132d367bddc3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Diah Perwitasari\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/diah-perwitasari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor & Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor & Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel Sosiologi kelas 8 kali ini akan membahas tentang pengertian integrasi sosial, hal-hal yang mempengaruhi, faktor-faktor pendorong, serta bentuk-bentuknya. Yuk, kita bahas bersama! &#8212; &nbsp; Satu nusa Satu bangsa Satu bahasa kita.. Ayok, siapa yang bacanya sambil nyanyi? Lirik lagu di atas punya makna yang dalam\u00a0lho guys, setidaknya buat kita sebagai bangsa Indonesia! Kenapa emang? [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-06-19T02:39:32+00:00","article_modified_time":"2025-06-23T07:39:54+00:00","author":"Diah Perwitasari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Diah Perwitasari","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk"},"author":{"name":"Diah Perwitasari","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/52f8cf137d8e46f2764f588e0a510b78"},"headline":"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor &#038; Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8","datePublished":"2025-06-19T02:39:32+00:00","dateModified":"2025-06-23T07:39:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk"},"wordCount":1272,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png","keywords":["Kelas 8","Konsep Pelajaran","SMP","Sosiologi VIII"],"articleSection":["Sosiologi","Sosiologi SMP Kelas 8"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk","name":"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor & Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png","datePublished":"2025-06-19T02:39:32+00:00","dateModified":"2025-06-23T07:39:54+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7d8b5bf4-b530-4c03-ad5d-460e0f9807b0.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/integrasi-sosial-pengertian-faktor-bentuk#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Integrasi Sosial: Pengertian, Faktor &#038; Bentuk-Bentuknya | Sosiologi Kelas 8"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/52f8cf137d8e46f2764f588e0a510b78","name":"Diah Perwitasari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aeb2ca044fbcc3917a1d528de3cb5b1e2bfd39eeb3e84fda6b16132d367bddc3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aeb2ca044fbcc3917a1d528de3cb5b1e2bfd39eeb3e84fda6b16132d367bddc3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Diah Perwitasari"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/diah-perwitasari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/306"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16814"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23551,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814\/revisions\/23551"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}