{"id":1444,"date":"2023-12-13T09:00:00","date_gmt":"2023-12-13T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1444"},"modified":"2023-12-14T13:10:17","modified_gmt":"2023-12-14T06:10:17","slug":"kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung","title":{"rendered":"Contoh Kalimat Langsung &#038; Tidak Langsung serta Perbedaannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg\" alt=\"Perbedaan Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung\" width=\"820\" \/><\/em><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Artikel ini membahas secara lengkap mengenai perbedaan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, yang dilihat dari pengertian, ciri-ciri, jenis, serta masing-masing contohnya. Yuk, simak selengkapnya!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sadar atau tidak, dalam sebuah teks atau tulisan, biasanya mengandung kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Apalagi, bagi kamu yang menyukai tulisan fiksi, seperti <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/dongeng\" rel=\"noopener\">dongeng<\/a>, <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/contoh-cerpen-singkat-dan-strukturnya\" rel=\"noopener\">cerpen<\/a>, atau <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/menganalisis-unsur-unsur-novel\" rel=\"noopener\">novel<\/a>, pasti sudah <em>nggak<\/em> asing lagi dengan jenis kalimat ini. Yap, kalimat langsung dan tidak langsung pada tulisan fiksi biasa digunakan untuk menyatakan dialog para karakter atau tokoh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, apakah kamu tahu apa yang dimaksud dengan kalimat langsung dan tidak langsung? Mari simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini, yuk!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Kalimat Langsung<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kalimat langsung<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah kalimat yang berasal dari u<\/span><strong>ngkapan atau pernyataan dari seseorang tanpa adanya perantara dan tanpa merubah apa yang ia utarakan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, kalimat yang diungkapkan tersebut disampaikan sama persis tanpa penambahan atau pengurangan kata sedikitpun. Pada sebuah teks, kalimat langsung ini ditandai dengan pemakaian tanda petik (&#8220;&#8230;&#8221;). Contohnya:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>\u201cDewi Lestari mengaku bahwa novel Perahu Kertas terinspirasi dari puisi \u2018Perahu Kertas\u2019 karya Sapardi Djoko Damono.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalimat langsung ini digunakan untuk menyampaikan berbagai kejadian atau permasalahan dengan bahasa langsung. Biasanya, intonasi atau nada yang digunakan juga sama dengan yang dilakukan oleh sumber informasi, bisa disertai dengan tanda kutip berupa kalimat tanya, kalimat berita, atau kalimat perintah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-Ciri dan Tata Cara Penulisan Kalimat Langsung<\/span><\/h2>\n<p>Agar kamu bisa membedakan kalimat ini dengan jenis kalimat yang lain, berikut ciri-ciri kalimat langsung disertai dengan cara penulisannya. Pahami baik-baik ya, gais!<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/kalimat-aktif-dan-pasif\" rel=\"noopener\">Perbedaan Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Penulisannya menggunakan tanda baca petik dua (\u201c&#8230;\u201d) di awal dan akhir kalimat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Wulan bertanya, <strong>\u201c<\/strong>Kapan kita pulang?<strong>\u201d<\/strong><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bapak itu menasihati anaknya, <strong>\u201c<\/strong>Berhati-hatilah, Nak!<strong>\u201d<\/strong><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>\u201c<\/strong>Mereka berhasil meraih medali emas,<strong>\u201d<\/strong> katanya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>\u201c<\/strong>Besok siang,<strong>\u201d<\/strong> katanya, <strong>\u201c<\/strong>mereka akan berangkat.<strong>\u201d<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Menggunakan huruf kapital di awal kalimat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\u201c<strong>R<\/strong>iana akan pulang nanti sore,\u201d Desti memberi kabar.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Adriana berkata, \u201c<strong>A<\/strong>ku mungkin tidak akan pulang hari ini. Besok aku beri kabar lagi.\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eits <\/em>tunggu<em>, <\/em>tetapi jika dalam satu kalimat terdapat dua atau lebih kalimat petikan, maka huruf pertama yang ditulis kapital hanya pada kalimat petikan pertama saja, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk kalimat petikan kedua, huruf pertamanya ditulis dengan huruf kecil, terkecuali bila kata pertamanya merupakan nama seseorang atau sebuah sapaan. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\u201c<strong>A<\/strong>yo cepat!\u201d teriak Nova, \u201c<strong>n<\/strong>anti angkotnya keburu lewat.\u201d<\/li>\n<li style=\"color: #212529;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">\u201c<strong>K<\/strong>etemu!\u201d teriak Sunan dari bawah, \u201c<strong>R<\/strong>ani, cincinnya sudah ketemu!\u201d\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Akhiri petikan yang terletak di depan label dialog (dialog tag) dengan tanda koma, tanda tanya, atau tanda seru<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #212529;\">Contohnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"color: #212529;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">\u201cAyah pulang<strong>,<\/strong>\u201d kata Agam.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #212529;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">\u201cAyah pulang<strong>?<\/strong>\u201d tanya Agam.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #212529;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">\u201cAyah pulang<strong>!<\/strong>\u201d seru Agam.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah, <\/em>bagaimana jika petikan kalimat langsung berada di belakang label dialog? Betul, sisipkan koma sebelum petikan itu dan letakkan tanda titik, tanda tanya, atau tanda seru sebelum tanda petik penutup. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Agam berkata<strong>,<\/strong> \u201cAyah pulang.\u201d<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Agam bertanya<strong>,<\/strong> \u201cAyah pulang?\u201d<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Agam berseru<strong>,<\/strong> \u201cAyah pulang!\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-03.jpg\" alt=\"contoh dialog tag pada kalimat langsung\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/mengenal-kalimat-majemuk\" rel=\"noopener\">Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk berdasarkan Jenis-Jenisnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oh iya, ketika petikan kalimat langsung sudah diakhiri tanda tanya atau tanda seru, kamu <strong>tidak<\/strong> perlu menambahkan tanda titik lagi setelah tanda titik penutup. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Agam bertanya, \u201cAyah pulang?\u201d.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Agam berseru, \u201cAyah pulang!\u201d.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Kalimat langsung yang menggunakan petikan dipisahkan dengan kalimat pengiringnya menggunakan tanda baca koma (,) di antara kalimat pengiring dan kalimat petikan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya:<\/p>\n<h4>1. Pola \u201ckalimat kutipan\u201d, kalimat pengiring, \u201ckalimat kutipan\u201d.<\/h4>\n<p>\u201cTadi saya melihat Hizkia lari,\u201d kata Shella, \u201craut mukanya terlihat seperti habis menangis\u201d<\/p>\n<h4>2. Pola \u201ckalimat kutipan\u201d, kalimat pengiring.<\/h4>\n<p>\u201cMerdeka atau mati!\u201d seru Bung Tomo dalam pidatonya.<\/p>\n<h4>3. Kalimat pengiring, \u201ckalimat kutipan\u201d.<\/h4>\n<p>Ayah mengatakan, \u201cAnak-anak, hari Minggu besok kita akan pergi berlibur.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Gunakan tanda baca titik dua (:) pada kalimat langsung berbentuk dialog<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-size: 16px;\">Pada kalimat langsung yang berbentuk dialog yang berurutan, bagian depan kalimat kutipannya harus menggunakan tanda baca titik dua (:), ya. Tanda baca ini berfungsi untuk memisahkan antara pihak yang bertutur dengan kalimat kutipannya.<\/p>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<p>Dina: \u201cRiffa, kamu tahu <em>nggak<\/em> Egi di mana?\u201d<\/p>\n<p>Riffa: \u201cEgi tidak masuk hari ini.\u201d<\/p>\n<p>Dina: \u201cLoh, kenapa?\u201d<\/p>\n<p>Riffa: \u201cDia sakit, nih surat dokternya.\u201d<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-04.jpg\" alt=\"Penggunaan Spasi pada Tanda Baca Kalimat Langsung\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Kutipan kalimat langsung dibaca menggunakan penekanan pada intonasinya<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #212529;\">Seperti yang kamu ketahui sebelumnya, kalimat langsung terdiri kalimat pengiring dan kalimat kutipan. <\/span><em><span style=\"color: #212529;\">Nah<\/span><\/em><span style=\"color: #212529;\">, intonasi pada bagian kalimat kutipan lebih tinggi daripada kutipan pengiring. Misalnya pada kalimat,<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #212529;\"><em> Ibu berteriak, \u201cCepat pulang!\u201d.<\/em> <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #212529;\">Frasa \u201cCepat pulang!\u201d dibaca menggunakan nada yang lebih tinggi. Hal ini berfungsi agar pendengar mengingat bahwa pokok utama yang ingin disampaikan pada kalimat langsung terdapat pada kalimat kutipan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/kalimat-simpleks-dan-kalimat-kompleks\" rel=\"noopener\">Perbedaan Contoh Kalimat Simpleks &amp; Kompleks berdasarkan Pengertian, Ciri-Ciri, Jenisnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Kalimat Langsung<\/span><\/h2>\n<p>Untuk menambah referensi kamu, berikut disediakan beberapa contoh kalimat langsung dengan penulisan yang tepat:<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">Paman berkata, &#8220;Antarkan surat ini ke kantor pos!&#8221;<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">&#8220;Ayo anak-anak, berbaris dengan rapi, ya,&#8221; ucap Pak Guru.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">&#8220;Dek, dipanggil Ibu,&#8221; kata Adel, &#8220;disuruh beli makanan.&#8221;<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kakak berkata, \u201cAdek harus rajin belajar supaya pintar ya.\u201d<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kata Rama, \u201dTolong bantu aku angkat meja ini ke depan sana.\u201d<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Bibi baru saja berangkat ke Pontianak,&#8221; ujar Fela.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Kapan kamu akan pulang dari Jakarta?&#8221; tanya ayah kepada Erlene.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Ayo, bersiap-siap!&#8221; ujar Ibu, &#8220;kita akan segera berangkat ke Monas.&#8221;<\/li>\n<li aria-level=\"1\">\u201cKapan buku puisiku akan kau kembalikan?\u201d tanya Rangga kepada Cinta.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bu Eka berkata, &#8220;Anak-anak, jangan lupa kumpulkan tugas Matematika besok pagi di ruang guru!&#8221;<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Citra mengatakan, &#8220;Kak, ayo kita berangkat sekarang!&#8221;<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Di mana kamu membeli sepatu ini?&#8221; tanya Wisnu kepada Rahmat.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Tolong kecilkan volume televisi itu!&#8221; pinta Ismi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Apa yang kamu lakukan untuk mengisi waktu luang?&#8221; tanya Naila.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">\u201cDimana nenek tinggal?\u201d tanya Heri.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Aku akan segera pulang,&#8221; kata Sarah kepada ibunya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Tolong jemput aku di sekolah,&#8221; ucap Tania kepada kakaknya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Ayo kita pergi ke taman!&#8221; ajak Ayah kepada anak-anaknya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Saya merasa sangat senang hari ini,&#8221; ujar David kepada rekan kerjanya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Sudahkah kamu menyelesaikan tugas tersebut?&#8221; tanya guru kepada muridnya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Bagaimana kabarmu?&#8221; sapa teman lamanya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Aku akan datang lebih awal besok,&#8221; janji Rina kepada sahabatnya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Tolong tutup pintu!&#8221; minta ibu kepada anaknya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Mari kita berkumpul besok di cafe favorit kita,&#8221; usul Andy kepada teman-temannya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">&#8220;Ini adalah hadiah spesial untukmu,&#8221; ucap kakak kepada adiknya sambil memberikan kue ulang tahun.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px;\">Oke <em>deh<\/em>, sampai sini paham ya pengertian, ciri, dan contoh kalimat langsung. Selanjutnya, kita akan membahas kalimat tidak langsung. <em>Hayoo<\/em>, apakah sudah ada yang tahu kira-kira bagaimana bentuk dari kalimat tidak langsung? Kalau belum gapapa kok, <em>yuk<\/em> kita cari tahu sama-sama!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Kalimat Tidak Langsung<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kalimat tidak langsung merupakan kalimat yang digunakan untuk menyampaikan atau melaporkan kembali ucapan yang pernah disampaikan seseorang tanpa mengutip keseluruhan kalimatnya.<\/strong> Sesuai seperti namanya, yaitu &#8216;tidak langsung&#8217;, kalimat ini tidak menyampaikan secara langsung apa yang diinformasikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk kutipan dalam kalimat tidak langsung berupa kalimat berita. <em>Nah<\/em>, jika disimpulkan, kalimat tidak langsung termasuk jenis kalimat berita yang berisi suatu kejadian atau peristiwa dari sumber lain, lalu diubah susunanya oleh penutur.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/contoh-kalimat-tunggal-berdasarkan-jenisnya\" rel=\"noopener\">Kumpulan Contoh Kalimat Tunggal berdasarkan Jenis-Jenisnya, Lengkap!<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-ciri dan Tata Cara Penulisan Kalimat Tidak Langsung<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tentunya, kalimat tidak langsung juga memiliki ciri-ciri yang membuat jenis kalimat ini berbeda dengan kalimat lain, terutama kalimat langsung. Seperti apa, ya? Berikut rinciannya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Tidak menggunakan tanda baca petik dua (&#8220;&#8230;&#8221;)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang sudah kamu baca sebelumnya, kalimat tidak langsung merupakan kalimat yang berisi perkataan seseorang, kemudian disampaikan ulang. Maka, kalimat yang dihasilkan berbentuk kalimat berita yang asalnya berupa pertanyaan maupun perintah. Contohnya<span style=\"color: #555555;\">:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"color: #212529;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">Zaky pernah melihat Azyumar mengatakan bahwa dia ingin pergi dari rumahnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"color: #212529;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #212529;\">Gusti tadi bertanya tentang letak perpustakaan di sekolah ini.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Adanya perubahan kata ganti orang pada bagian kalimat yang dikutip<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Karena kalimat tidak langsung merupakan penyampaian ulang dari perkataan seseorang, maka terdapat perubahan kata ganti orang pada kalimat yang dikutip, seperti:<\/span><\/p>\n<h4>a. Kata ganti orang pertama menjadi kata ganti orang ketiga<\/h4>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Saya diganti menjadi dia atau nama orang ketiga.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Aku diganti menjadi dia tau nama orang ketiga.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kami diganti menjadi mereka atau nama orang ketiga.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>b. Kata ganti orang kedua menjadi orang pertama<\/h4>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Kamu diganti menjadi saya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>c. Kata ganti orang kedua jamak diubah menjadi \u2018kami\u2019 atau \u2018mereka\u2019, tergantung pada konteks kalimat yang dibuat<\/h4>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Kalian diganti menjadi kami.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kita diganti menjadi kami.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">3. Menggunakan kata penghubung atau konjungsi<\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal;\">Kata penghubung yang digunakan dalam kalimat tidak langsung, di antaranya <em>bahwa, supaya, sebab, agar, untuk, tentang,<\/em> dan kata hubung yang lainnya. Contoh kalimatnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Jaksa itu menyatakan bahwa Jessica bertanggung jawab atas kematian Mirna karena membubuhkan racun ke dalam kopi Mirna.<\/li>\n<li>Pak Banyu menyuruh kita supaya mengerjakan soal yang di papan tulis lalu dikumpulkan ke mejanya saat jam istirahat.<\/li>\n<li>Azzahra mengatakan bahwa ia bosan setiap hari selalu menonton acara yang sama.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Intonasi yang digunakan datar dan terkesan menurun pada bagian akhir kalimat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, karena kalimat tidak langsung termasuk ke dalam kalimat berita, maka kalimat ini dibaca dengan intonasi membaca kalimat berita biasa. Hal ini karena semua bagian pada kalimat berita dianggap memiliki kesetaraan. Jadi, tidak ada frasa yang harus diucapkan lebih tegas.<strong><span style=\"color: #555555;\">\u00a0<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-dan-jenis-jenis-konjungsi-antarkalimat\" rel=\"noopener\">Pengertian dan Jenis-Jenis Konjungsi Antarkalimat<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Kalimat Tidak Langsung<\/span><\/h2>\n<p>Masih kurang dengan contoh-contoh kalimat tidak langsung? Tenang, berikut disediakan contoh lainnya yang bisa menambah referensi kamu dalam membuat kalimat jenis ini, ya.<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Hana mengatakan bahwa kakak dipanggil ibu untuk menyuruhnya membeli makanan kucing.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ayah menyuruhku untuk mengantarkan surat ini ke kantor pos.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bu Guru menyuruh anak-anak untuk berbaris dengan rapi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Dokter berkata kepadaku bahwa kakek harus banyak istirahat.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Rina mengatakan bahwa hari ini ia tidak akan ikut ulangan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bibi berkata bahwa dia akan pulang terlambat.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tadi sore Fadil mengatakan bahwa dia tidak akan ikut bermain basket.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mereka selalu bertanya padaku kapan aku akan menikah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Dita mengatakan bahwa adiknya juara satu badminton di desanya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Hari ini Cikarang diguyur hujan dari pagi hingga malam.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Vaksin Covid-19 tidak membuat Anda kebal.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Eka Berangkat ke kantor naik sepeda.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Lisa meminta ku untuk datang ke rumahnya di Bekasi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Adik berkata pada Ibu supaya minta dibelikan sepeda baru.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Fitri mengatakan padaku tidak berangkat les renang sore nanti, sebab dia sedang tidak enak badan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Dia berkata bahwa dia akan datang ke pesta ulang tahunmu.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Dia meminta agar kamu membantunya menyelesaikan proyek tersebut.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ayah memberi tahu bahwa dia akan membeli mobil baru bulan depan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mereka berencana untuk mengunjungi museum seni pada akhir pekan ini.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ibu memperingatkan agar kita tidak lupa membawa payung karena cuaca akan buruk.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Guru mengumumkan bahwa ujian akan diadakan pada hari Jumat.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Dia menyarankan agar kita mempersiapkan rencana cadangan untuk acara tersebut.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Dokter menyatakan bahwa makanan sehat dan olahraga adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pihak sekolah menginformasikan bahwa perayaan ulang tahun sekolah akan digelar bulan depan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Manajer memberitahu bahwa perusahaan akan mengadakan pelatihan untuk karyawan baru.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/kalimat-efektif\" rel=\"noopener\">Apa Itu Kalimat Efektif? Berikut Pengertian, Ciri-Ciri, Syarat, dan Contohnya<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, gais? Apakah kamu sudah tahu perbedaan antara kalimat langsung dan kalimat tidak langsung dilihat dari pengertian, ciri, dan contohnya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kamu ingin belajar tentang jenis-jenis kalimat lainnya, ayo gabung di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a>! Ada video animasi pembelajaran yang menarik dan juga kumpulan soal untuk mengasah kemampuan belajarmu.<\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" width=\"822\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Tanda Petik (&#8220;\u2026&#8221;) &#8211; PUEBI Daring (ivanlanin.github.io) <span style=\"color: #434856;\">(Diakses pada: 09 Juli 2022)\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Yudhistira, 2020. <em>Petik Satu, Petik Dua. <\/em>Narabahasa. <span style=\"color: #434856;\">[Daring] Tautan: <\/span>https:\/\/narabahasa.id\/linguistik-umum\/ejaan\/petik-satu-petik-dua<span style=\"color: #434856;\"> (Diakses pada: 09 Juli 2022)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: left;\"><span style=\"color: #434856;\">Sumber Gambar:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #434856;\">Twitter Ivan Lanin. Tautan: <\/span>https:\/\/twitter.com\/ivanlanin\/status\/1067202511566647296<span style=\"color: #434856;\"> \u00a0<\/span><span style=\"color: #434856;\">(Diakses pada: 09 Juli 2022) <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini membahas secara lengkap mengenai perbedaan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, yang dilihat dari pengertian, ciri-ciri, jenis, serta masing-masing contohnya. Yuk, simak selengkapnya! &#8212; &nbsp; Sadar atau tidak, dalam sebuah teks atau tulisan, biasanya mengandung kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Apalagi, bagi kamu yang menyukai tulisan fiksi, seperti dongeng, cerpen, atau novel, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":1444,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg"],"_edit_lock":["1702534109:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2022-09-28"],"_aioseo_title":["#post_title"],"_aioseo_description":["Apa itu kalimat langsung dan kalimat tidak langsung? Untuk membedakannya, pahami dulu dari pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contohnya di artikel ini, yuk!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-1444","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Kalimat Langsung &amp; Tidak Langsung serta Perbedaannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Kalimat Langsung &amp; Tidak Langsung serta Perbedaannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini membahas secara lengkap mengenai perbedaan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, yang dilihat dari pengertian, ciri-ciri, jenis, serta masing-masing contohnya. Yuk, simak selengkapnya! &#8212; &nbsp; Sadar atau tidak, dalam sebuah teks atau tulisan, biasanya mengandung kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Apalagi, bagi kamu yang menyukai tulisan fiksi, seperti dongeng, cerpen, atau novel, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-13T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-14T06:10:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\"},\"headline\":\"Contoh Kalimat Langsung &#038; Tidak Langsung serta Perbedaannya\",\"datePublished\":\"2023-12-13T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-14T06:10:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\"},\"wordCount\":1805,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\",\"name\":\"Contoh Kalimat Langsung & Tidak Langsung serta Perbedaannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-13T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-14T06:10:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Kalimat Langsung &#038; Tidak Langsung serta Perbedaannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\",\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Hidayah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Kalimat Langsung & Tidak Langsung serta Perbedaannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Kalimat Langsung & Tidak Langsung serta Perbedaannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel ini membahas secara lengkap mengenai perbedaan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, yang dilihat dari pengertian, ciri-ciri, jenis, serta masing-masing contohnya. Yuk, simak selengkapnya! &#8212; &nbsp; Sadar atau tidak, dalam sebuah teks atau tulisan, biasanya mengandung kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Apalagi, bagi kamu yang menyukai tulisan fiksi, seperti dongeng, cerpen, atau novel, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2023-12-13T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-12-14T06:10:17+00:00","author":"Nurul Hidayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Hidayah","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung"},"author":{"name":"Nurul Hidayah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae"},"headline":"Contoh Kalimat Langsung &#038; Tidak Langsung serta Perbedaannya","datePublished":"2023-12-13T02:00:00+00:00","dateModified":"2023-12-14T06:10:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung"},"wordCount":1805,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung","name":"Contoh Kalimat Langsung & Tidak Langsung serta Perbedaannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg","datePublished":"2023-12-13T02:00:00+00:00","dateModified":"2023-12-14T06:10:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kalimat%20Langsung%20dan%20Tidak%20Langsung-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Kalimat Langsung &#038; Tidak Langsung serta Perbedaannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae","name":"Nurul Hidayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Hidayah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1444","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1444"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1444\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16208,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1444\/revisions\/16208"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}