{"id":14031,"date":"2023-09-12T16:20:40","date_gmt":"2023-09-12T09:20:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=14031"},"modified":"2023-09-12T20:27:05","modified_gmt":"2023-09-12T13:27:05","slug":"contoh-gurindam-berbagai-tema","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema","title":{"rendered":"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri &#038; Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png\" alt=\"Contoh Gurindam Materi Bahasa Indonesia Kelas 12\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tag\/bahasa-indonesia-xii\">Artikel Bahasa Indonesia kelas 12<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> ini memberikan referensi beberapa contoh gurindam bermacam tema, mulai dari pendidikan, nasehat, agama, persahabatan, hingga cinta. Selain itu, disertakan juga pengertian, ciri-ciri, dan jenisnya.<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali ini, kita akan membahas materi mengenai contoh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gurindam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Hayo, ada yang sudah pernah belajar? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahwa puisi itu terbagi menjadi dua jenis, yaitu puisi lama atau dikenal sebagai puisi rakyat, dan puisi modern. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Puisi lama atau puisi rakyat adalah karya sastra warisan nenek moyang<\/strong> yang secara turun-temurun memiliki nilai luhur dan berkembang di masyarakat. Dalam pembuatannya, puisi rakyat <strong>terikat oleh ketentuan baris (sajak) dan syarat-syarat tradisional<\/strong>, serta <strong>memakai pola-pola atau aturan tata bahasa tertentu<\/strong>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis puisi rakyat meliputi pantun, mantra, karmina, syair, gurindam, seloka, dan talibun. Pantun merupakan jenis puisi rakyat yang terdiri dari empat baris dan bersajak a-b-a-b.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>puisi modern adalah puisi yang bebas dan tidak terikat aturan-aturan penulisan tertentu<\/strong>. Jenis puisi modern meliputi balada, elegi, epigram, himne, ode, romansa, dan satire.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/4e21ff21-b2af-44b1-b372-283c85c77a73.png\" alt=\"Perbedaan antara puisi lama dengan puisi modern\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Oke, jadi, gurindam ini termasuk ke dalam jenis puisi rakyat atau puisi lama, ya. Sebetulnya, materi gurindam sudah pernah dibahas loh di artikel berjudul, &#8220;<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-ciri-ciri-gurindam\">Pengertian dan Ciri-Ciri Gurindam<\/a><\/strong>&#8220;. Tapi, kita bakal mengingat kembali nih, mengenai pengertian, ciri, dan jenis gurindam di artikel ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Pengertian Gurindam<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gurindam merupakan jenis puisi lama yang <strong>berisi nasihat atau sindiran yang terdiri atas dua baris dan berima sama<\/strong>. Gurindam mengandung ajaran atau nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, nilai-nilai tersebut berupa kebenaran atau sindiran dalam bersikap dan bertingkah laku.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Ciri-Ciri Gurindam<\/h2>\n<p>Gurindam memiliki ciri-ciri sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">a. Gurindam terdiri dari dua baris di setiap baitnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">b. Satu baris terdiri dari 10-14 suku kata.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">c. Rima akhirnya berpola a-a.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">d. Bersajak A-A, B-B, dan seterusnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">e. Baris pertama berisi sebab (perbuatan) dan baris kedua berisi akibat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">f. Isi gurindam biasanya berupa nasihat-nasihat, kata-kata mutiara, atau filosofi hidup.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Jenis-Jenis Gurindam<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gurindam terbagi menjadi dua jenis, yaitu <strong>gurindam berangkai dan gurindam berkait<\/strong>. Lalu, bedanya apa ya?<\/span><b><\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85f3f3a3-6bd2-4752-bb89-e80196508dc3.png\" alt=\"Jenis-Jenis Gurindam\" \/><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-puisi-rakyat\">Kumpulan Contoh Puisi Rakyat: Pantun, Gurindam, Syair, Lengkap!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Gurindam Berangkai<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gurindam berangkai adalah bentuk gurindam yang <strong>memiliki ciri tutur yang sama di setiap baris pertama dan baitnya<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h3><b>Contoh Gurindam Berangkai<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan saja yang menurutmu benar,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan saja yang menurutmu pantas,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup hanya bergantung hati,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup hanya sesaat dan lalu mati.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Gurindam Berkait<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau gurindam berkait, <strong>memiliki hubungan antara bait pertama dan bait seterusnya<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h3><b>Contoh Gurindam Berkait<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang tidak ingin sesat dunia akhirat,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Maka cepat taubat sebelum terlambat,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Namun siapa yang lekas bertaubat sebelum kiamat,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dapatlah itu yang dinamakan selamat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Contoh Gurindam Bermacam Tema<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, sekarang kita lihat beberapa contoh gurindam berbagai macam tema di bawah ini, yuk! Sebelumnya, ada yang sudah pernah membaca atau membuat gurindam? <em>Nah<\/em>, salah satu contoh gurindam yang terkenal, yaitu &#8220;Gurindam Dua Belas&#8221; karya Raja Ali Haji.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam Bertema Persahabatan<\/h3>\n<p>1. Cari olehmu akan kawan,<br \/>\nPilih segala orang yang setiawan.<\/p>\n<p>2. Baik-baik memilih kawan,<br \/>\nSalah-salah bisa jadi lawan.<\/p>\n<p>3. Cari olehmu akan sahabat,<br \/>\nYang boleh dijadikan obat.<\/p>\n<p>4. Sebelum berbicara pikir dahulu,<br \/>\nAgar tidak melukai hati temanmu.<\/p>\n<p>5. Walau hidup susah,<br \/>\nSelalu ada yang menemani saat memar<\/p>\n<p>6. Kalau mulut tajam dan kasar,<br \/>\nBoleh ditimpa bahaya besar.<\/p>\n<p>7. Pikir dahulu sebelum berkata,<br \/>\nSupaya terelak silang sengketa.<\/p>\n<p>8. Kalau diri kena perkara,<br \/>\nTurut susah sanak saudara.<\/p>\n<p>9. Barang siapa berbuat khianat<br \/>\nTuhan kelak memberi laknat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam Bertema Agama<\/h3>\n<p>10. Barang siapa mengenal Allah,<br \/>\nSuruh dan tegahnya tiada ia menyalah.<\/p>\n<p>11. Barang siapa meninggalkan puasa,<br \/>\nTidaklah mendapat dua temasya.<\/p>\n<p>12. Barang siapa mengenal yang tersebut,<br \/>\nTahulah ia makna yang takut.<\/p>\n<p>13. Barang siapa tiada memegang agama,<br \/>\nSekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.<\/p>\n<p>14. Barang siapa meninggalkan zakat,<br \/>\nTiadalah hartanya beroleh berkat.<\/p>\n<p>15. Barang siapa meninggalkan sembahyang,<br \/>\nSeperti rumah tiada bertiang.<\/p>\n<p>16. Barang siapa meninggalkan hati,<br \/>\nTiadalah ia menyempurnakan janji.<\/p>\n<p>17. Barang siapa mengenal diri,<br \/>\nMaka telah mengenal akan Tuhan yang bahri.<\/p>\n<p>18. Barang siapa mengenal yang empat,<br \/>\nMaka ia itulah orang ma&#8217;rifat.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-syair-berbagai-tema\">75 Contoh Syair Berbagai Macam Tema beserta Ciri &amp; Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam Bertema Nasihat<\/h3>\n<p>19. Jika hendak mengenal orang berbahagia,<br \/>\nSangat memeliharakan yang sia-sia.<\/p>\n<p>20. Hendaklah peliharakan kaki,<br \/>\nDaripada berjalan yang membawa rugi.<\/p>\n<p>21. Jika hendak mengenal orang yang baik perangai,<br \/>\nLihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.<\/p>\n<p>22. Bersungguh-sungguhlah engkau memelihara tangan,<br \/>\nDaripada segala berat dan ringan.<\/p>\n<p>23. Anggota tengah hendaklah ingat,<br \/>\nDi situlah banyak orang hilang semangat.<\/p>\n<p>24. Bakhil jangan diberi singgah,<br \/>\nItupun perampok yang amat gagah.<\/p>\n<p>25. Hati kerajaan di dalam tubuh,<br \/>\nJikalau zalim segala anggotapun rubuh.<\/p>\n<p>26. Barang siapa mengenal dunia,<br \/>\nTahulah ia barang terpedaya.<\/p>\n<p>27. Kejahatan diri disembunyikan,<br \/>\nKebaikan diri didiamkan.<\/p>\n<p>28. Cari olehmu akan isteri,<br \/>\nYang boleh menyerahkan diri.<\/p>\n<p>29. Apabila perut terlalu penuh,<br \/>\nKeluarlah fiil yang tiada senonoh.<\/p>\n<p>30. Apabila kita kurang siasat,<br \/>\nItulah tanda pekerjaan hendak sesat.<\/p>\n<p>31. Cari olehmu akan guru,<br \/>\nYang boleh tahukan tiap seteru.<\/p>\n<p>32. Apabila banyak mencela orang,<br \/>\nItulah tanda diri kurang.<\/p>\n<p>33. Apabila terpelihara kuping,<br \/>\nKhabar yang jahat tiadalah damping.<\/p>\n<p>34. Jika hendak mengenal orang berbangsa,<br \/>\nLihat kepada budi dan bahasa.<\/p>\n<p>35. Barang siapa mengenal akhirat,<br \/>\nTahulah ia dunia melarat.<\/p>\n<p>36. Apabila terpelihara mata,<br \/>\nSedikitlah cita-cita.<\/p>\n<p>37. Apabila dengki sudah bertanah,<br \/>\nDatanglah daripadanya beberapa anak panah.<\/p>\n<p>38. Pekerjaan marah yang dibela,<br \/>\nNanti hilang akal di kepala.<\/p>\n<p>39. Apabila terpelihara lidah,<br \/>\nNescaya dapat daripadanya faedah.<\/p>\n<p>40. Tanda orang yang amat celaka,<br \/>\nAib dirinya tiada ia sangka.<\/p>\n<p>41. Barang siapa yang sudah besar,<br \/>\nJanganlah kelakuannya membuat kasar.<\/p>\n<p>42. Jika hendak mengenal orang mulia,<br \/>\nLihatlah kepada kelakuan dia.<\/p>\n<p>43. Di mana tahu salah diri,<br \/>\nJika tidak orang lain yang berperi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam Bertema Cinta<\/h3>\n<p>44. Apabila banyak berlebih-lebihan suka,<br \/>\nItulah tanda hampir luka.<\/p>\n<p>45. Apabila hendak asmara bahagia,<br \/>\nHilangkan egois di dada.<\/p>\n<p>46. Jika hendak mencari cinta sejati,<br \/>\nCarilah dengan penuh hati-hati.<\/p>\n<p>47. Ada kalanya cinta itu buta,<br \/>\nBila depankan nafsu semata.<\/p>\n<p>48. Cinta kekasih bersemi,<br \/>\nJika setiap akan abadi.<\/p>\n<p>49. Cinta akan mekar,<br \/>\nKetika orang percaya tinggal selamanya.<\/p>\n<p>50. Pasangan hendak yang setia,<br \/>\nAgar cinta tidak sia-sia.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-jenis-jenis-puisi-lama\">Jenis-Jenis Puisi Lama (Puisi Rakyat) Disertai Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam Bertema Pendidikan<\/h3>\n<p>51. Kasihkan orang yang berilmu,<br \/>\nTanda rahmat atas dirimu.<\/p>\n<p>52. Hormat akan orang yang pandai,<br \/>\nTanda mengenal kasa dan cindai.<\/p>\n<p>53. Jika hendak mengenal orang berilmu,<br \/>\nBertanya dan belajar tiadalah jemu.<\/p>\n<p>54. Jika hendak mengenal orang yang berakal,<br \/>\nDi dalam dunia mengambil bekal.<\/p>\n<p>55. Jika anak dididik dengan kasih,<br \/>\nMaka hatinya tak akan lirih.<\/p>\n<p>56. Ilmu wajib diamalkan,<br \/>\nAgar ilmu tidak terlupakan.<\/p>\n<p>57. Hidup akan jadi tidak keruan,<br \/>\nJika tidak punya ilmu pedoman.<\/p>\n<p>58. Belajarlah dengan ikhlas,<br \/>\nNiscaya Tuhan akan membalas.<\/p>\n<p>59. Barang siapa menuntut ilmu,<br \/>\nManusia tiada akan menipu.<\/p>\n<p>60. Barang siapa berilmu tanpa beramal,<br \/>\nBagai pohon rindang berbuah banal.<\/p>\n<p>61. Tidak ada yang tidak mungkin,<br \/>\nAsal kamu belajar rajin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam Bertema Nasihat Perkataan<\/h3>\n<p>62. Apabila perkataan lemah lembut,<br \/>\nLekaslah segala orang mengikut.<\/p>\n<p>63. Apabila perkataan yang amat kasar,<br \/>\nLekaslah orang sekalian gusar.<\/p>\n<p>64. Apabila banyak berkata-kata,<br \/>\nDi situlah jalan masuk dusta.<\/p>\n<p>65. Kalau bicara semaumu,<br \/>\nTentulah banyak orang yang membencimu.<\/p>\n<p>66. Barang siapa perkataan kotor,<br \/>\nMulutnya itu umpama ketur.<\/p>\n<p>67. Jika sedikitpun berbuat bohong,<br \/>\nBoleh diumpamakan mulutnya itu pekong.<\/p>\n<p>68. Mengumpat dan memuji hendaklah dipikir,<br \/>\nDisitulah banyak orang tergelincir.<\/p>\n<p>69. Lidah yang suka membenarkan dirinya,<br \/>\nDaripada yang lain dapat kesalahannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam 1 Bait<\/h3>\n<p>70. Carilah ilmu setinggi kau bisa,<br \/>\nUntuk meraih cita-cita dan juga asa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam 2 Bait<\/h3>\n<p>71. Jangan harap menjadi pandai,<br \/>\nBila belajar saja kamu lalai.<\/p>\n<p>Jangan harap mendapatkan juara,<br \/>\nBila buku saja tidak pernah dibuka.<\/p>\n<p>72. Siapa tak ingin sesat dunia akhirat,<br \/>\nMaka cepatlah taubat sebelum terlambat.<\/p>\n<p>Tapi siapa yang lekas bertaubat sebelum kiamat,<br \/>\nMaka didapatlah itu yang namanya selamat.<\/p>\n<p>73. Rintik hujan jatuh ke bumi,<br \/>\nMengairi ibu pertiwi.<\/p>\n<p>Bagai kidung dikala sepi,<br \/>\nSungguh indah saling memberi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-jenis-puisi-kontemporer\">Jenis-Jenis Puisi Kontemporer Disertai Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam 3 Bait<\/h3>\n<p>74. Tidak pernah ada kata terlambat belajar,<br \/>\nKarena semua orang berhak menjadi pintar.<\/p>\n<p>Belajar tidak selalu tentang materi pelajaran,<br \/>\nTidak selalu juga tentang hasil dari ujian.<\/p>\n<p>Tapi juga tentang nilai kehidupan,<br \/>\nNilai moral, adab, dan kesopanan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Contoh Gurindam 4 Bait<\/h3>\n<p>75. Menjadi pintar akan sia-sia tanpa etika,<br \/>\nMenjadi pintar tak akan berguna bila abai terhadap tata krama.<\/p>\n<p>Menjadi pintar akan sia-sia tanpa budi pekerti luhur,<br \/>\nMenjadi pintar tak akan berguna bila selalu takabur.<\/p>\n<p>Imbangi kepintaran dengan adab yang sopan,<br \/>\nImbangi kepintaran dengan perilaku yang taat aturan.<\/p>\n<p>Aturan agama maupun kehidupan,<br \/>\nSupaya hidup lebih tentram dan penuh keseimbangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, itulah beberapa kumpulan contoh gurindam dari berbagai tema, disertai pengertian, ciri-ciri, dan jenisnya. Semoga contoh gurindam di atas, dapat menjadi referensi kamu dalam membuat gurindam, ya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kamu bisa loh belajar materi gurindam, atau puisi rakyat lainnya lebih dalam lagi dengan bantuan video interaktif. Yuk, langsung aja langganan di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\">ruangbelajar<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/eb8c33ff-4bfe-433c-9195-85f355d5db88.jpeg\" alt=\"CTA ruangbelajar\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Laksana, F. 2022. 8 Contoh Gurindam Pendek 1,2,3 dan 4 Bait Bahasa Indonesia [Daring]. Tautan: https:\/\/mamikos.com\/info\/contoh-gurindam-pendek-pljr\/ (Diakses pada 6 September 2023)<\/p>\n<p>Yonatan, A.Z. 2023. 50+ Contoh Gurindam Berbagai Tema Terlengkap [Daring]. Tautan: https:\/\/www.detik.com\/bali\/berita\/d-6509498\/50-contoh-gurindam-berbagai-tema-terlengkap (Diakses pada 6 Maret 2023)<\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/aerial-view-hand-holding-pencil-write-notepad-blue-table_2991568.htm (Diakses pada 6 September 2023)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Bahasa Indonesia kelas 12 ini memberikan referensi beberapa contoh gurindam bermacam tema, mulai dari pendidikan, nasehat, agama, persahabatan, hingga cinta. Selain itu, disertakan juga pengertian, ciri-ciri, dan jenisnya. &#8212; &nbsp; Kali ini, kita akan membahas materi mengenai contoh gurindam. Hayo, ada yang sudah pernah belajar? Sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahwa puisi itu terbagi menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":14031,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1694525085:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png"],"_wp_old_date":["2023-09-06"],"_aioseo_title":["#post_title"],"_aioseo_description":["Artikel ini memberikan referensi beberapa contoh gurindam berbagai macam tema, mulai dari pendidikan, nasihat, agama, persahabatan, hingga cinta."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[477,486],"tags":[76,10,37],"class_list":["post-14031","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","category-bahasa-indonesia-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri &amp; Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri &amp; Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Bahasa Indonesia kelas 12 ini memberikan referensi beberapa contoh gurindam bermacam tema, mulai dari pendidikan, nasehat, agama, persahabatan, hingga cinta. Selain itu, disertakan juga pengertian, ciri-ciri, dan jenisnya. &#8212; &nbsp; Kali ini, kita akan membahas materi mengenai contoh gurindam. Hayo, ada yang sudah pernah belajar? Sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahwa puisi itu terbagi menjadi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-12T09:20:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-12T13:27:05+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema\"},\"author\":{\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\"},\"headline\":\"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri &#038; Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12\",\"datePublished\":\"2023-09-12T09:20:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-12T13:27:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema\"},\"wordCount\":1413,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png\",\"keywords\":[\"Kelas 12\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\",\"Bahasa Indonesia SMA Kelas 12\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema\",\"name\":\"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri & Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png\",\"datePublished\":\"2023-09-12T09:20:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-12T13:27:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri &#038; Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\",\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Hidayah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri & Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri & Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel Bahasa Indonesia kelas 12 ini memberikan referensi beberapa contoh gurindam bermacam tema, mulai dari pendidikan, nasehat, agama, persahabatan, hingga cinta. Selain itu, disertakan juga pengertian, ciri-ciri, dan jenisnya. &#8212; &nbsp; Kali ini, kita akan membahas materi mengenai contoh gurindam. Hayo, ada yang sudah pernah belajar? Sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahwa puisi itu terbagi menjadi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2023-09-12T09:20:40+00:00","article_modified_time":"2023-09-12T13:27:05+00:00","author":"Nurul Hidayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Hidayah","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema"},"author":{"name":"Nurul Hidayah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae"},"headline":"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri &#038; Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12","datePublished":"2023-09-12T09:20:40+00:00","dateModified":"2023-09-12T13:27:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema"},"wordCount":1413,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png","keywords":["Kelas 12","Konsep Pelajaran","SMA"],"articleSection":["Bahasa Indonesia","Bahasa Indonesia SMA Kelas 12"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema","name":"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri & Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png","datePublished":"2023-09-12T09:20:40+00:00","dateModified":"2023-09-12T13:27:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/85a182a8-e046-4028-b688-43d8577a14a2.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/contoh-gurindam-berbagai-tema#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"70 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Ciri &#038; Jenisnya | Bahasa Indonesia Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae","name":"Nurul Hidayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Hidayah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/nurul-hidayah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14031","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14031"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14031\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14038,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14031\/revisions\/14038"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14031"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14031"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14031"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}