{"id":1303,"date":"2022-10-13T09:30:00","date_gmt":"2022-10-13T02:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1303"},"modified":"2024-06-23T07:53:05","modified_gmt":"2024-06-23T00:53:05","slug":"hak-asasi-binatang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang","title":{"rendered":"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka!"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg\" alt=\"Fakta Seru - Hak Asasi Binatang\" width=\"1196\" loading=\"lazy\" style=\"width: 1196px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Artikel ini akan membahas tentang peringatan Hak Asasi Hewan, mulai dari sejarahnya, isi, pelanggaran dan sanksinya berdasarkan undang-undang.<\/em><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siapa <i>nih<\/i> yang suka banget sama binatang? Atau mungkin kalian punya hewan peliharaan di rumah? <i>Nah<\/i>, ternyata&nbsp; binatang pun punya hak asasi seperti kita, <i>lho<\/i>. Biasanya hari <span style=\"font-weight: bold;\">Hak Asasi Binatang<\/span> akan dirayakan serentak setiap tanggal <span style=\"font-weight: bold;\">15 Oktober<\/span> di seluruh dunia yang telah ditetapkan oleh PBB. Mungkin banyak di antara kamu yang masih merasa aneh dengan istilah ini, oleh karena itu, <i>yuk<\/i> kita sama sama kenalan sama <span style=\"font-weight: normal;\">hak asasi hewan<\/span>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 20px; color: #000000;\"><strong>Sejarah Terbentuknya Hak Asasi Binatang<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semuanya berawal dari seorang penulis dan psikolog dari Inggris yang bernama <strong>Richard Ryder<\/strong>. Ia menciptakan istilah <i>speciesism <\/i>untuk menggambarkan orang-orang yang mendukung berhentinya objektifikasi pada binatang. Paham ini mempercayai kalau binatang tak seharusnya dipandang hanya sebagai properti pemuas kebutuhan manusia, seperti dijadikan makanan, pakaian, subjek penelitian, hiburan, atau selalu dicap sebagai sesuatu yang mengerikan atau dikesampingkan hak hidupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam bukunya <i>Painism: A Modern Morality<\/i> (2001), Ryder menggambarkan bahwa rasa sakit adalah salah satu indikator mengukur moralitas di era sekarang. Jika manusia tidak suka dilukai dan bisa merasa sakit, maka binatang juga begitu, sebab keduanya adalah makhluk hidup yang dapat merasakan <i>pain<\/i> atau kesakitan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, sebagai makhluk yang diberi akal, manusia bertanggung jawab untuk membela hak-hak dasar hewan sebagai makhluk hidup. Sebab secara alamiah, hewan dan manusia sebenarnya saling membutuhkan dalam menjaga keseimbangan alam. Hal dasar ini, bahkan sudah disadari sejak lama oleh manusia pada abad-abad sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/jangan-lakukan-8-hal-ini-di-kebun-binatang\" rel=\"noopener\">Jangan Lakukan 8 Hal Ini di Kebun Binatang!<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-size: 20px;\">5 Hak Asasi Binatang<\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak jauh berbeda dengan Hak Asasi Manusia, hewan pun memiliki beberapa asas yang berguna untuk melindungi hewan tersebut baik dari fisiknya dan ekosistemnya. Asas-asas terse<span style=\"color: #000000;\">but tertuang dalam \u20185 Asas Kesejahteraan Hewan\u2019. Setiap hewan memiliki 5 Hak Asasi, antara lain:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\">\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #000000;\">Bebas dari rasa lapar dan haus.<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<li style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\">\n<h3 style=\"font-weight: normal; font-size: 16px;\">Bebas dari ketidaknyamanan, penganiayaan dan penyalahgunaan.<\/h3>\n<\/li>\n<li style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\">\n<h3 style=\"font-weight: normal; font-size: 16px;\">Bebas dari rasa sakit, cedera dan penyakit.<\/h3>\n<\/li>\n<li style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\">\n<h3 style=\"font-weight: normal; font-size: 16px;\">Bebas dari rasa takut dan tertekan.<\/h3>\n<\/li>\n<li style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\">\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\">Bebas mengekspresikan perilaku alaminya.<\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang%20(inf).jpg\" alt=\"Fakta Seru - Hak Asasi Binatang (inf)\" width=\"500\" loading=\"lazy\" style=\"width: 500px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\">Pelanggaran dan Sanksi Penganiayaan Hewan dalam Undang-Undang<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari titah Undang-Undang No. 16 Tahun 2009 pun menegaskan bahwa kesejahteraan hewan dari segala perilakunya wajib kita jalankan dan sejatinya perlu diterapkan dan ditegakkan. Sanksi bagi pelaku penganiayaan terhadap hewan diatur dalam KUHP pasal 302, antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #000000;\">Melakukan pemukulan, penusukan, pencekikan dan pembuangan hewan, diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-weight: normal; font-size: 16px;\">Menyediakan kandang yang tidak layak serta kekurangan air minum dan makanan, diancam hukuman maksimal 2 tahun penjara<\/h3>\n<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-weight: normal; font-size: 16px;\">Melakukan pembunuhan atau peracunan hewan, diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara<\/h3>\n<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-weight: normal; font-size: 16px;\">Melakukan pertarungan anjing secara terorganisir, diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara<\/h3>\n<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3 style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\">Melakukan perdagangan daging anjing, diancam hukuman penjara maksimal seumur hidup<\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\">Contoh Kegiatan yang Melanggar Hak Asasi Binatang<\/span><\/h2>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">1. Pertunjukan Sirkus<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilansir dari pengalaman seseorang yang pernah melihat pertunjukkan sirkus terkenal bernama <i>The Great British Circus, <\/i>sama sekali tidak ada gajah, lumba-lumba, singa yang dieksploitasi karena saat ini penggunaan binatang mulai ditinggalkan bahkan dilarang beberapa negara. Namun, sirkus di era terdahulu masih menggunakan binatang sebagai objek hiburan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pd207-2-588_1%20(1).jpg\" alt=\"pd207-2-588_1 (1)\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><em>Sirkus dengan binatang (Sumber: rawpixel.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fenomena pertunjukan binatang jenis sirkus ini banyak sekali menarik pro dan kontra. Banyak hewan yang dipertontonkan layaknya bintang. Gajah, singa, bahkan lumba-lumba yang digunakan dalam pertunjukan sirkus melakukan aksinya tanpa kemauan mereka sendiri, seperti melakukan aksi berdiri di atas tangan atau melompati lingkaran besi. Binatang-binatang itu terpaksa melakukannya karena jika mereka menolak, mereka akan mendapat perlakuan yang kasar dari sang pawang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, untuk memaksa para binatang beraksi, pawang sirkus akan menggunakan cambuk, tali ban di leher yang ketat, lecutan listrik, dan peralatan yang menyakitkan lainnya. Kekerasan pada binatang tersebut sudah berlangsung berabad-abad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sirkus biasanya akan melakukan perjalanan berkeliling sepanjang tahun, dalam cuaca yang kadang ekstrim. Saat kelompok sirkus transit di suatu tempat, binatang-binatang yang ada akan ditempatkan di trailer atau truk. Gajah dan singa yang dikurung dalam kerangkeng tidak memiliki akses untuk berpindah ke tempat lain dan harus makan, minum, dan buang air di tempat yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikarenakan keadaan yang sangat menyakitkan tersebut menyebabkan binatang-binatang akhirnya frustasi dan di beberapa kasus terjadi di mana binatang-binatang itu kabur bila ada kesempatan. Mereka berlarian ke jalan, masuk ke pemukiman warga, merusak rumah dan bangunan yang dilewatinya, bahkan hingga melukai manusia. Satu-satunya jalan untuk menghentikan kerusuhan tersebut hanya dengan menggunakan senapan bius yang akhirnya akan menyebabkan kematian pada binatang tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepedulian manusia akan keharusannya untuk melindungi hewan lambat laun muncul. Salah satu cara untuk melindungi Hak Asasi Hewan adalah dengan meniadakan binatang yang biasanya terlibat dalam pertunjukan sirkus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Pertunjukan Topeng Monyet<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siapa <i>nih<\/i> di antara kamu yang belum pernah menonton aksi topeng monyet? Siapa <i>sih<\/i> yang tidak gemas melihat lincahnya monyet yang berlari kesana kemari dengan kostum yang lucu? Tapi dibalik aksinya yang menggemaskan, ternyata pertunjukan topeng monyet itu sebenarnya bisa menyiksa monyet monyet itu <i>lho. <\/i>Sedih<i> \u2018kan<\/i>?&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Topengmonyet.jpg\" alt=\"Topengmonyet\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><em><span style=\"font-weight: normal;\">Topeng Monyet (Sumber: commons.wikimedia.org)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertunjukan topeng monyet biasanya dilakukan dengan aksi seekor monyet yang dikenakan kostum tertentu seperti topeng dengan ekspresi lucu, pakaian mini yang berwarna-warni, atau monyet yang beratraksi dan berlenggak-lenggok layaknya manusia. Tentu saja, semua aksi-aksi itu atas perintah pawang topeng monyet yang tidak jarang memperlakukan monyet-monyet itu dengan kasar dan memaksa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, akibat maraknya kekerasan pada binatang yang terjadi di pertunjukan hewan, pemerintah membuat peraturan yang terhitung sejak 18 Mei 2018, pertunjukan topeng monyet dilarang di seluruh Jawa Timur. Pelarangan tersebut disampaikan melalui surat edaran Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam hal ini, BKSDA mengungkap sejumlah pertimbangan penyebab pertunjukan topeng monyet tidak lagi diperkenankan. Disebutkannya, kegiatan topeng monyet yang dilaksanakan di lingkungan masyarakat dapat menimbulkan ancaman terjadinya <i>zoonosis <\/i>atau perpindahan penyakit dari satwa kepada manusia. Hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di samping itu, pertunjukan topeng monyet selama ini dinilai tidak menerapkan etika kesehatan dan kesejahteraan satwa (<i>animal welfare<\/i>). Hal itu berpotensi menyiksa dan menyakiti satwa tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang kamu tahu<i>\u2018kan<\/i> bahwa pertunjukan hewan yang kita lihat menyenangkan tapi ternyata menyiksa binatang-binatang itu? Dengan kamu membuka mata dan banyak mencari tahu tentang peraturan-peraturan seperti Hak Asasi Binatang, secara tidak langsung kamu berperan dalam melindungi keberlangsungan hidup dan kelestarian mereka <i>lho<\/i>.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i>Nah<\/i>, ada kemudahan juga <i>nih<\/i> untuk kamu yang ingin mendapat informasi atau jawaban tentang soal-soal pelajaranmu, kamu bisa daftarkan diri, foto soalmu, lalu cari jawaban nya di <strong>Roboguru Plus<\/strong>. Gampang<i> \u2018kan<\/i>? <em>Yuk<\/em> buruan gabung!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/roboguruplus\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/a0a38c01-0a03-4469-8a8f-60dc108e3138.png\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog roboguru plus Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Sumber foto:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sirkus [daring]. Tautan: https:\/\/www.rawpixel.com\/search\/circus%20world?page=1&amp;sort=curated&amp;topic_group=_topics (Diakses: 13 Oktober 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Topeng monyet [daring]. Tautan: https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/File:Topengmonyet.jpg&nbsp;(Diakses: 13 Oktober 2022)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini akan membahas tentang peringatan Hak Asasi Hewan, mulai dari sejarahnya, isi, pelanggaran dan sanksinya berdasarkan undang-undang.<\/p>\n","protected":false},"author":148,"featured_media":1303,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1719103985:1"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-1303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan membahas tentang peringatan Hak Asasi Hewan, mulai dari sejarahnya, isi, pelanggaran dan sanksinya berdasarkan undang-undang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-13T02:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-23T00:53:05+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Putri Amalia Ramadhani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Putri Amalia Ramadhani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang\"},\"author\":{\"name\":\"Putri Amalia Ramadhani\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/489e429ebbf68e9fecb1ff61794799cc\"},\"headline\":\"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka!\",\"datePublished\":\"2022-10-13T02:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-23T00:53:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang\"},\"wordCount\":1067,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang\",\"name\":\"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg\",\"datePublished\":\"2022-10-13T02:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-23T00:53:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/489e429ebbf68e9fecb1ff61794799cc\",\"name\":\"Putri Amalia Ramadhani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Putri Amalia Ramadhani\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/putri-amalia-ramadhani\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel ini akan membahas tentang peringatan Hak Asasi Hewan, mulai dari sejarahnya, isi, pelanggaran dan sanksinya berdasarkan undang-undang.","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2022-10-13T02:30:00+00:00","article_modified_time":"2024-06-23T00:53:05+00:00","author":"Putri Amalia Ramadhani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Putri Amalia Ramadhani","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang"},"author":{"name":"Putri Amalia Ramadhani","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/489e429ebbf68e9fecb1ff61794799cc"},"headline":"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka!","datePublished":"2022-10-13T02:30:00+00:00","dateModified":"2024-06-23T00:53:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang"},"wordCount":1067,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang","name":"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka! - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg","datePublished":"2022-10-13T02:30:00+00:00","dateModified":"2024-06-23T00:53:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Hak%20Asasi%20Binatang.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/hak-asasi-binatang#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Hak Asasi Binatang: Yuk, Sayangi dan Lindungi Mereka!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/489e429ebbf68e9fecb1ff61794799cc","name":"Putri Amalia Ramadhani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Putri Amalia Ramadhani"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/putri-amalia-ramadhani"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/148"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1303"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1303\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18628,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1303\/revisions\/18628"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}