{"id":1177,"date":"2024-10-28T08:36:19","date_gmt":"2024-10-28T01:36:19","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=1177"},"modified":"2024-10-28T09:31:55","modified_gmt":"2024-10-28T02:31:55","slug":"tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda","title":{"rendered":"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda &#038; Perannya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/10772239-7de7-4ebf-a13e-9a5322fc6892.png\" alt=\"Tokoh Penting Sumpah Pemuda\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumpah Pemuda lahir pada tanggal 28 Oktober 1928 jauh sebelum Indonesia merdeka. Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh semangat juang para tokoh pemuda. Siapa saja tokoh penting dalam Sumpah Pemuda?\u00a0<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang kita tahu, setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Peristiwa ini menjadi salah satu tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia melawan kolonialisme Belanda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/sejarah-sumpah-pemuda\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lahirnya Sumpah Pemuda memiliki sejarah yang sangat panjang.<\/a> Peristiwa Sumpah Pemuda terjadi jauh sebelum Indonesia merdeka yaitu tahun 1928. Banyak lika liku yang harus dilalui oleh para pemuda saat itu terutama dalam hal menyatukan pikiran mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Tujuan awal dari Sumpah Pemuda untuk mempersatukan para pemuda Indonesia demi tercapainya kemerdekaan bangsa Indonesia<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Singkat cerita, kesamaan tersebut berhasil membentuk Kongres Pemuda yang berasal dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPPI), organisasi pelajar dari seluruh penjuru penjuru Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, untuk melahirkan rumusan Sumpah Pemuda seperti yang kita kenal saat ini, harus melewati dua kongres, lho. Kongres Pemuda I diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 30 April &#8211; 2 Mei 1926.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal krusial yang dibahas saat itu adalah gagasan persatuan, peran perempuan, peran agama, dan peran bahasa dalam persatuan dan kesatuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kongres Pemuda II digelar di tiga tempat berbeda. Rapat pertama di Gedung Katholieke Jongenlingen (KJB), Lapangan Banteng pada 27 Oktober 1928.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rapat keduanya diselenggarakan pada hari berikutnya, 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop. Rapat ketiga diselenggarakan di hari yang sama di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kongres Pemuda II ditutup dengan pengumuman rumusan hasil Kongres Pemuda yang sudah disepakati oleh semua tokoh yang hadir. Rumusan itulah yang akhirnya menjadi bunyi Sumpah Pemuda yang kita kenal sampai saat ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Bunyi Teks Sumpah Pemuda<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\">Akhirnya. tahun 1928 menjadi salah satu tahun paling bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tahun 1928, para pemuda mengikrarkan Sumpah Pemuda sebagai bentuk semangat perjuangan berdirinya bangsa Indonesia yang merdeka dari penjajah. Isi teks Sumpah Pemuda yang dibacakan pertama kali oleh Soegondo Djojopoespito tersebut berbunyi:<\/span><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><strong><em><span style=\"color: #000000;\">PERTAMA.<\/span><\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">TANAH INDONESIA.<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><strong><em><span style=\"color: #000000;\">KEDOEA<\/span><\/em><\/strong><em><span style=\"color: #000000;\">.<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">BANGSA INDONESIA.<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><strong><em><span style=\"color: #000000;\">KETIGA<\/span><\/em><\/strong><em><span style=\"color: #000000;\">.<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"color: #000000;\">BAHASA INDONESIA.<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 18pt;\"><strong>Tokoh Penting Sumpah Pemuda dan Perannya<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"color: #000000;\">Dari peristiwa Sumpah Pemuda 1928 inilah akhirnya banyak tokoh besar. Mereka memiliki peran besar dalam sejarah kelahiran Sumpah Pemuda. Siapakah tokoh-tokoh penting dalam Sumpah Pemuda? Apa saja perannya? Mari kita bahas yuk!<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/lokasi-historis-lahirnya-sumpah-pemuda-di-tahun-1928\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lokasi Historis Lahirnya Sumpah Pemuda di Tahun 1928<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Muhammad Yamin<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #4b4f58;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/muhammad%20yamin.jfif\" alt=\"tokoh sumpah pemuda - muhammad yamin\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #4b4f58;\"><em>Muhammad Yamin (sumber: kompas.com)<\/em><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan nama tokoh nasional yang satu ini kan? Muhammad Yamin dikenal sebagai tokoh sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum yang sangat dihormati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, Muhammad Yamin juga menjadi salah satu tokoh yang mencetuskan Kongres Pemuda II.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada saat itu, <strong>Muhammad Yamin menjabat sebagai sekretaris kongres<\/strong>. Muhammad Yamin juga lah yang <strong>merancang teks Sumpah Pemuda<\/strong> dan mendorong penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumusan Sumpah Pemuda tertulis dalam tiga frasa, lho. Kita mengenalnya dengan \u201cTrilogi Sumpah Pemuda\u201d yang berbunyi \u201cSatu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa\u201d. Keren yah!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Soegondo Djojopoespito<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Soegondo%20Djojopoespito-1.jpg\" alt=\"Tokoh Sumpah Pemuda - Soegondo Djojopoespito\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Soegondo Djojopoespito (sumber: suaramerdeka.com)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kita sudah sempat menyinggung sedikit tentang tokoh yang satu ini sebagai orang yang pertama kali membacakan teks Sumpah Pemuda dalam kongres Pemuda II.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Soegondo Djojopoespito merupakan aktivis organisasi PPPI atau dalam bahasa Belanda disebut <em>\u201cIndonesische Studentbond\u201d. <\/em>Ia ditunjuk menjadi <strong>ketua Kongres Pemuda II<\/strong> yang diselenggarakan tahun 1928.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>For your information<\/em> nih <em>guys, <\/em>PPPI yang beranggotakan pelajar dari seluruh penjuru Indonesia ini dibentuk pada September 1926.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Organisasi ini memang dibentuk untuk menyatukan pemuda Indonesia. Para pemuda beranggapan bahwa \u201cPersatuan Indonesia\u201d adalah senjata terkuat untuk melawan kolonialisme Belanda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Wage Rudolf Soepratman<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/W.R.%20Supratman-1.jpg\" alt=\"Tokoh Sumpah Pemuda - W.R. Supratman\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><em>Wage Rudolf Soepratman (sumber: kemdikbud.go.id)<\/em><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tokoh Sumpah Pemuda yang satu ini juga sudah sering kita dengar namanya. Wage Rudolf Soepratman atau sering disebut dengan W.R. Soepratman dikenal sebagai pencipta lagu bertema rasa cinta tanah air dan patriotisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>W.R. Soepratman jugalah yang menciptakan lagu kebangsaan Indonesia, yaitu \u201cIndonesia Raya\u201d<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain dikenal sebagai pencipta lagu nasional kita, jauh sebelum itu W.R. Soepratman sudah aktif berjuang demi kebebasan bangsa Indonesia dari cengkraman penjajah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama Kongres Pemuda II pelaksanaannya dijaga ketat oleh Kepolisian Belanda. Pemerintah Belanda juga melarang adanya kata \u201cMerdeka\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka dari itu, para pemuda yang terlibat dalam kongres selalu hati-hati. Hingga penutupan kongres, Soegondo yang notabene adalah ketua kongres memberikan izin pada W.R. Soepratman untuk <strong>memperdengarkan lagu Indonesia hanya melalui lantunan biola<\/strong> tanpa menggunakan teks.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum lanjut kepoin tokoh-tokoh penting dalam peristiwa Sumpah Pemuda,misal kamu tertarik lebih dalam dengan materi sejarah nih, kamu boleh loh belajar langsung bareng tutor yang keren-keren dari\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/sejarah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ruangguru Privat Sejarah<\/a><\/strong>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6ed2fe9f-c80a-4e5a-9cfa-d92dfcbab67b.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Djoko Marsaid<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/fc2ebad9-d1ed-4b9a-bca2-9fc86850df53.jpeg\" alt=\"Djoko Marsaid\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Djoko Marsaid (sumber: Twitter Museum Sumpah Pemuda)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Djoko Marsaid<\/strong> yang dikenal juga dengan Tirtodiningrat <strong>menjabat sebagai Wakil Ketua Kongres Pemuda II<\/strong>. Selain itu, Djoko Marsaid juga menjadi ketua organisasi pemuda jawa, Jong Java.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya belum ada banyak sumber yang menerangkan tentang kehidupan Djoko Marsaid secara dalam, <em>guys.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/imperialisme-dan-kolonialisme\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dampak Imperialisme dan Kolonialisme terhadap Bangsa Indonesia<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Amir Syarifuddin Harahap<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Amir%20Syarifuddin%20Harahap.jpeg\" alt=\"Tokoh Sumpah Pemuda - Amir Syarifuddin Harahap\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Amir Syarifuddin Harahap (sumber: kompas.com)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tokoh yang juga terlibat dalam Sumpah Pemuda satu ini merupakan wakil dari Jong Batak. <strong>Amir Syarifuddin berperan sebagai bendahara dalam kongres<\/strong>. Selain itu, ia juga aktif <strong>turut mencetuskan ide-ide dalam perumusan naskah Sumpah Pemuda<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia dikenal sebagai seorang politikus dan jurnalis Indonesia. Amir Syarifuddin sempat menjabat sebagai Perdana Menteri saat Revolusi Nasional Indonesia berlangsung. Amir adalah pemimpin sayap kiri terdepan pada masa revolusi. Pada tahun 1948, Amir Syarifuddin dieksekusi mati oleh pemerintah atas keterlibatannya dalam pemberontakan komunis.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Sie Kong Liong<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/sie%20kong%20liong.jpg\" alt=\"Tokoh Sumpah Pemuda - sie kong liong\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sie Kong Liong (sumber: bbc.com)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Kongres Pemuda II, <strong>Sie Kong Liong dengan sukarela menawarkan rumahnya sebagai lokasi berlangsungnya rapat<\/strong>. Saat ini, kita mengenal rumah tersebut sebagai Museum Sumpah Pemuda. Letaknya ada di Jalan Kramat Raya No 106, Jakarta Pusat. Sie Kong Liong membeli rumah tersebut saat berusia 30 tahun, tepatnya pada tahun 1908.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumah itu awalnya dijadikan kost. Kost itu dihuni oleh beberapa dokter muda yang berkuliah di Stovia, di antaranya Muhammad Yamin, Amir Syarifuddin, Suryadi, dan beberapa tokoh pergerakan lainnya. Rumah tersebut diambil alih oleh pemerintah menjadi Gedung Sumpah Pemuda pada tahun 1973.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">7. Kartosoewirjo<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Kartosuwirjo.jpg\" alt=\"Tokoh Sumpah Pemuda - Kartosuwirjo\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kartosoewirjo (sumber: Wikipedia)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tokoh yang berperan penting selanjutnya adalah<strong> Kartosoewirjo<\/strong>, yang<strong> bertugas sebagai sekretaris dalam perumusan naskah Sumpah Pemuda<\/strong>. Di sisi lain, ia juga dikenal sebagai pemimpin atau imam besar DI\/TII (Darul Islam\/Tentara Islam Indonesia).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah lulus dari ELS pada tahun 1923, Kartosoewirjo melanjutkan studinya di Perguruan Tinggi Kedokteran Nederlands Indische Artsen School. Ia juga aktif di organisasi Jong Java dan sempat menjabat sebagai ketua cabang Surabaya. Nahasnya, pada 5 September 1962, ia dieksekusi di Pulau Ubi, Kepulauan Seribu atas pemberontakan yang dilakukannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/3-tokoh-perempuan-inspiratif-dalam-kongres-pemuda-ii\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Tokoh Perempuan Inspiratif dalam Kongres Pemuda II<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">8. Sarmidi Mangunsarkoro<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sarmidi%20Mangunsarkoro.jpg\" alt=\"Tokoh Sumpah Pemuda - Sarmidi Mangunsarkoro\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sarmidi Mangunsarkoro (sumber: wikipedia)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sarmidi Mangunsarkoro dikenal sebagai pejuang dalam bidang pendidikan. Pada Kongres Pemuda,<strong> Sarmidi Mangunsarkoro ikut tampil sebagai pembicara<\/strong>. Ia menyampaikan pidato tentang Pendidikan Nasional dan menekankan bahwa anak harus mendapatkan pendidikan kebangsaan dan dididik secara demokratis. Selain itu juga menekankan pada perlunya keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Sarmidi Mangunsarkoro menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 1949-1950.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">9. Johannes Leimena<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/johannes%20leimena.jpg\" alt=\"Tokoh Sumpah Pemuda - johannes leimena\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Johannes Leimena (sumber: historia.id)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Johannes Leimena<\/strong> merupakan anggota Kongres Pemuda yang berasal dari Ambon. Ia <strong>menjabat sebagai ketua organisasi, dan menjadi satu-satunya wakil dari Jong Ambon<\/strong>. Johannes Leimena juga pernah menjabat sebagai salah satu menteri kabinet Indonesia dengan masa jabatan kurang lebih selama 21 tahun berturut-turut, serta bergabung jadi anggota Komando Operasi Tinggi (KOTI) dalam Trikora. Saat menjadi anggota KOTI, Johannes Leimena berpangkat Laksamana Madya\/Tituler di TNI Angkatan Laut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">10. Soenario Sastrowardoyo<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/19ce17cb-6da2-49dd-bc36-0d3c26ec0d14.jpg\" alt=\"Soenario Sastrowardoyo\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Soenario Sastrowardoyo (sumber: Wikipedia)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Kongres Pemuda II, <strong>Soenario Sastrowardoyo berperan sebagai pembicara dan penasihat yang membela para aktivis kemerdekaan dalam merancang Sumpah Pemuda<\/strong>. Ia melakukan pidato dengan tema Pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Manifesto 1925, Soenario juga berperan sebagai sekretaris II Perhimpunan Indonesia di Belanda. Ia dikenal aktif sebagai pengacara yang membela aktivis pergerakan nasional yang berurusan dengan polisi Hindia Belanda.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah itu dia tadi tokoh-tokoh Sumpah Pemuda. Sebenarnya, Kongres Pemuda II itu dihadiri oleh 700-an peserta. Sayangnya, yang tercatat hanya sekitar 75 hingga 80 tokoh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kongres Pemuda ini juga menjadi momentum diperdengarkannya lagu Indonesia Raya dengan iringan biola tanpa syair.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Soegondo menyarankan W.R. Soepratman untuk memperdengarkan lagu nasional tersebut dan disambut meriah oleh peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan hasil kongres yang sekarang kita kenal dengan naskah Sumpah Pemuda. Setelah itu, kongres ditutup deh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menarik sekali bukan? Kalau kamu mau tahu lebih banyak lagi tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan, buruan langganan <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a> sekarang juga. Kamu akan mengenal sejarah Indonesia ditemani video animasi menarik yang\u00a0 bikin belajar makin seru!<\/p>\n<p><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/download-for-desktop\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/f51e0d89-905d-477d-b7f8-546567f121d9.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Halima, Syasa. (2020). <em>Inilah Sejarah dan Foto Asli Sie Kong Lian, Pemilik Gedung Kramat 106<\/em>. Diakses dari https:\/\/www.kalderanews.com\/2020\/10\/inilah-sejarah-dan-foto-asli-sie-kong-lian-pemilik-gedung-kramat-106\/ pada 28 Oktober 2022<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Museum Sumpah Pemuda. (2019). <em>Sejarah Sumpah Pemuda.<\/em> Diakses dari https:\/\/museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id\/sejarah-sumpah-pemuda\/ pada 27 Oktober 2022<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: left;\">Sumber gambar:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Muhammad Yamin. [Daring] Tautan:\u00a0 https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2018\/10\/28\/10190261\/mohammad-yamin-tokoh-bangsa-yang-merumuskan-sumpah-pemuda (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Soegondo Djojopoespito. [Daring] Tautan: https:\/\/www.suaramerdeka.com\/nasional\/pr-041533108\/ini-profil-soegondo-djojopuspito-ketua-kongres-sumpah-pemuda (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: 16px;\">Wage Rudolf Soepratman. [Daring] Tautan: https:\/\/kebudayaan.kemdikbud.go.id\/mengenal-sang-pencipta-indonesia-raya-wage-rudolf-supratman\/ (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Djoko Marsaid. [Daring] Tautan: https:\/\/x.com\/M_SumpahPemuda\/status\/1486157228864589831\/photo\/1 (diakses pada 15 Juni 2024)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Amir Syarifuddin Harahap. [Daring] Tautan:\u00a0 https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2020\/08\/17\/131533269\/amir-sjarifuddin-kontroversi-dan-perannya-dalam-kemerdekaan-indonesia?page=al (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sie Kong Liong. [Daring] Tautan:\u00a0 https:\/\/www.bbc.com\/indonesia\/indonesia-54640380 (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: left;\"><span style=\"font-size: 16px;\">Kartosoewirjo. [Daring] Tautan:\u00a0 https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekarmadji_Maridjan_Kartosoewirjo (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sarmidi Mangunsarkoro. [Daring] Tautan: https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Ki_Sarmidi_Mangunsarkoro (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Johannes Leimena. [Daring] Tautan: https:\/\/historia.id\/histeria\/articles\/ketulusan-hati-johannes-leimena-DrRB8 (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Soenario Sastrowardoyo. [Daring] Tautan:\u00a0 https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sunario_Sastrowardoyo (diakses pada 28 Oktober 2022)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumpah Pemuda lahir pada tanggal 28 Oktober 1928 jauh sebelum Indonesia merdeka. Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh semangat juang para tokoh pemuda. Siapa saja tokoh penting dalam Sumpah Pemuda?\u00a0 &#8212; &nbsp; Seperti yang kita tahu, setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Peristiwa ini menjadi salah satu tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia melawan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":67,"featured_media":1177,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg"],"_edit_lock":["1730082576:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Hari Sumpah Pemuda diperingati pada 28 Oktober. Peristiwa ini tidak lepas dari peran penting tokoh pemuda dari seluruh Indonesia. Siapa sajakah mereka?"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_alt":["Sumpah Pemuda"],"_wp_old_date":["2022-10-28"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-1177","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda &amp; Perannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda &amp; Perannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sumpah Pemuda lahir pada tanggal 28 Oktober 1928 jauh sebelum Indonesia merdeka. Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh semangat juang para tokoh pemuda. Siapa saja tokoh penting dalam Sumpah Pemuda?\u00a0 &#8212; &nbsp; Seperti yang kita tahu, setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Peristiwa ini menjadi salah satu tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia melawan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-28T01:36:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-28T02:31:55+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Adya Rosyada Yonas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Adya Rosyada Yonas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda\"},\"author\":{\"name\":\"Adya Rosyada Yonas\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/eb2e259f2b92606e841a6e044e7d0c73\"},\"headline\":\"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda &#038; Perannya\",\"datePublished\":\"2024-10-28T01:36:19+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-28T02:31:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda\"},\"wordCount\":1644,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg\",\"keywords\":[\"Fakta Seru\"],\"articleSection\":[\"Fakta Seru\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda\",\"name\":\"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda & Perannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-28T01:36:19+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-28T02:31:55+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda &#038; Perannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/eb2e259f2b92606e841a6e044e7d0c73\",\"name\":\"Adya Rosyada Yonas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Adya Rosyada Yonas\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/adya-rosyada-yonas\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda & Perannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda & Perannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Sumpah Pemuda lahir pada tanggal 28 Oktober 1928 jauh sebelum Indonesia merdeka. Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh semangat juang para tokoh pemuda. Siapa saja tokoh penting dalam Sumpah Pemuda?\u00a0 &#8212; &nbsp; Seperti yang kita tahu, setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Peristiwa ini menjadi salah satu tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia melawan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-10-28T01:36:19+00:00","article_modified_time":"2024-10-28T02:31:55+00:00","author":"Adya Rosyada Yonas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Adya Rosyada Yonas","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda"},"author":{"name":"Adya Rosyada Yonas","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/eb2e259f2b92606e841a6e044e7d0c73"},"headline":"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda &#038; Perannya","datePublished":"2024-10-28T01:36:19+00:00","dateModified":"2024-10-28T02:31:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda"},"wordCount":1644,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg","keywords":["Fakta Seru"],"articleSection":["Fakta Seru"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda","name":"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda & Perannya - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg","datePublished":"2024-10-28T01:36:19+00:00","dateModified":"2024-10-28T02:31:55+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tokoh%20penting%20sumpah%20pemuda.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/tokoh-penting-dalam-sumpah-pemuda#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal 10 Tokoh Penting dalam Sumpah Pemuda &#038; Perannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/eb2e259f2b92606e841a6e044e7d0c73","name":"Adya Rosyada Yonas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Adya Rosyada Yonas"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/adya-rosyada-yonas"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/67"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1177"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1177\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20601,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1177\/revisions\/20601"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1177"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}