{"id":11077,"date":"2017-10-04T03:33:09","date_gmt":"2017-10-04T03:33:09","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=11077"},"modified":"2025-03-11T12:39:17","modified_gmt":"2025-03-11T05:39:17","slug":"perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan","title":{"rendered":"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\" alt=\"IPS_9.jpg\" width=\"821\" height=\"411\" \/><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Hai RG Squad! Kalian pernah ngga mendengar tentang perundingan Hooge Valuwe? Dulu setelah Indonesia merdeka, Belanda masih ingin kembali menjajah. Belanda ingin melakukan agresi militer saat itu, tetapi Indonesia terus menggagalkan usaha Belanda. Cara yang digunakan oleh Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan setelah proklamasi, yaitu dengan perjuangan diplomasi. <i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> perjuangan diplomasi yang dilakukan melalui meja perundingan salah satunya perundingan Hooge-Veluwe,<\/span>Squad!<\/span><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa menggunakan jalur diplomasi? Jalur diplomasi digunakan untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan menghindari jatuhnya korban jiwa antara kedua pihak. Sebelum terjadinya perundingan Hooge-Valuwe, pada tanggal 27 Maret 1946, Sutan Syahrir memberikan balasan atas usulan yang dikemukakan oleh Dr. Van Mook. Van Mook secara pribadi memberi usulan agar Indonesia setuju menjadi wakil Jawa dalam upaya membentuk negara yang bebas dalam lingkup kerajaan Belanda. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kemudian pada tanggal 14 April 1946 perundingan dilakukan di Hooge-Valuwe, Belanda<\/strong>. Perundingan ini adalah perundingan lanjutan yang dilakukan oleh Indonesia dan <a href=\"\/dijajah\" rel=\"noopener\"><strong>Belanda<\/strong><\/a>, mengingat perundingan-perundingan sebelumnya mengalami kebuntuan dan juga pengingkaran oleh pihak Belanda, seperti yang terjadi dalam <\/span>Sejarah Perjanjian Renville<span style=\"font-weight: 400;\">. <strong>Perundingan Hooge-Valuwe dilakukan selama 12 hari sampai tanggal 25 April 1946<\/strong>. \u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 680px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/delegasi%20hooge%20valuwe.png\" alt=\"delegasi hooge valuwe.png\" width=\"680\" \/><\/span><\/p>\n<h2><strong><span style=\"font-size: 20px; color: #2eb5c0;\">Hasil Perundingan Hooge-Veluwe<\/span><i> <\/i><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep perundingan yang dibawa oleh diplomat Indonesia yaitu agar pemerintah Belanda mengakui kedaulatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">de facto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Republik Indonesia atas Jawa dan Sumatera. Namun, usul ini ditolak oleh delegasi Belanda yang terdiri Dr. Van Mook, Prof. Logemann, Dr. Idenburg, Dr. Van Royen, Prof. Van Asbeck, Sultan Hamid II, dan Surio Santoso.\u00a0 Perundingan lagi-lagi berakhir dengan kegagalan dan kebuntuan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian perundingan ini tidak memberi kemajuan bagi Republik Indonesia, akhirnya perundingan ini dianggap gagal. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahu tidak Squad, pada pertemuan tersebut semua usulan Indonesia ditolak, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <strong>Pihak Belanda hanya akan mengakui kedaulatan Indonesia atas wilayah Jawa dan Madura<\/strong> saja dikurangi oleh daerah-daerah yang diduduki oleh pasukan Belanda di Indonesia. Dengan ditolaknya semua usulan Indonesia, hubungan Indonesia-Belanda menjadi terputus. Pada 2 Mei 1946, Van Mook atas nama pemerintah Belanda kembali mengajukan usulan yang isinya sama dengan usulan pemerintah Belanda sebelumnya. Namun, usulan tersebut ditolak dengan keras oleh pemerintah Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jadi begitu Squad! Banyak perundingan yang dilakukan antara Indonesia dan Belanda, namun berakhir sia-sia. Hal ini adalah faktor dari sikap Belanda yang masih tidak ingin memberikan kedaulatan secara penuh kepada bangsa Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu masih mau pelajari lebih dalam tentang sejarah? Coba deh tonton materi selanjutnya langsung dari video di <a href=\"\/ruangbelajar?utm_term=&amp;utm_campaign=RG_UA_DSA_Leads_ruangbelajar&amp;utm_source=adwords&amp;utm_medium=ppc&amp;hsa_acc=5200877643&amp;hsa_cam=13717642786&amp;hsa_grp=121074766981&amp;hsa_ad=530855839381&amp;hsa_src=g&amp;hsa_tgt=dsa-1361507555501&amp;hsa_kw=&amp;hsa_mt=b&amp;hsa_net=adwords&amp;hsa_ver=3&amp;gclid=CjwKCAjw4qCKBhAVEiwAkTYsPCIQL8bHrATiZEipedPjjjn99g4J68eC9hc5S_5ky6XCAfaQhizMDRoCBrsQAvD_BwE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">Ruangbelajar<\/span><\/a>! Video belajar beranimasinya cocok banget buat ngebayangin peristiwa bersejarah di Indonesia!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" width=\"822\" height=\"200\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai RG Squad! Kalian pernah ngga mendengar tentang perundingan Hooge Valuwe? Dulu setelah Indonesia merdeka, Belanda masih ingin kembali menjajah. Belanda ingin melakukan agresi militer saat itu, tetapi Indonesia terus menggagalkan usaha Belanda. Cara yang digunakan oleh Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan setelah proklamasi, yaitu dengan perjuangan diplomasi. Nah, perjuangan diplomasi yang dilakukan melalui meja perundingan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":82,"featured_media":11077,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg"],"_edit_lock":["1741671415:1"],"_edit_last":["1"]},"categories":[520,523],"tags":[43,10,124,16],"class_list":["post-11077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-smp-kelas-9","tag-kelas-9","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-ix","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hai RG Squad! Kalian pernah ngga mendengar tentang perundingan Hooge Valuwe? Dulu setelah Indonesia merdeka, Belanda masih ingin kembali menjajah. Belanda ingin melakukan agresi militer saat itu, tetapi Indonesia terus menggagalkan usaha Belanda. Cara yang digunakan oleh Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan setelah proklamasi, yaitu dengan perjuangan diplomasi. Nah, perjuangan diplomasi yang dilakukan melalui meja perundingan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-04T03:33:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-11T05:39:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan\"},\"author\":{\"name\":\"Rabia Edra\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\"},\"headline\":\"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan\",\"datePublished\":\"2017-10-04T03:33:09+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T05:39:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan\"},\"wordCount\":380,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 9\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah IX\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMP Kelas 9\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan\",\"name\":\"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-04T03:33:09+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T05:39:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\",\"name\":\"Rabia Edra\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rabia Edra\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rabia-edra\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Hai RG Squad! Kalian pernah ngga mendengar tentang perundingan Hooge Valuwe? Dulu setelah Indonesia merdeka, Belanda masih ingin kembali menjajah. Belanda ingin melakukan agresi militer saat itu, tetapi Indonesia terus menggagalkan usaha Belanda. Cara yang digunakan oleh Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan setelah proklamasi, yaitu dengan perjuangan diplomasi. Nah, perjuangan diplomasi yang dilakukan melalui meja perundingan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2017-10-04T03:33:09+00:00","article_modified_time":"2025-03-11T05:39:17+00:00","author":"Rabia Edra","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Rabia Edra","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan"},"author":{"name":"Rabia Edra","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3"},"headline":"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan","datePublished":"2017-10-04T03:33:09+00:00","dateModified":"2025-03-11T05:39:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan"},"wordCount":380,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg","keywords":["Kelas 9","Konsep Pelajaran","Sejarah IX","SMP"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMP Kelas 9"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan","name":"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg","datePublished":"2017-10-04T03:33:09+00:00","dateModified":"2025-03-11T05:39:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perundingan-hooge-veluwe-upaya-indonesia-pertahankan-kemerdekaan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perundingan Hooge-Veluwe: Upaya Indonesia Pertahankan Kemerdekaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3","name":"Rabia Edra","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rabia Edra"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rabia-edra"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/82"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22468,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11077\/revisions\/22468"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}