{"id":11056,"date":"2017-10-05T10:30:00","date_gmt":"2017-10-05T10:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=11056"},"modified":"2025-03-11T12:38:50","modified_gmt":"2025-03-11T05:38:50","slug":"kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville","title":{"rendered":"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\" alt=\"IPS Kelas 12 : Hasil dan Dampak Perjanjian Renville\" width=\"821\" height=\"411\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Halo! Kalian tahu <em>nggak<\/em> kalau Indonesia pernah melakukan perundingan dengan Belanda di sebuah kapal? Saat itu, pasca <strong><a href=\"\/72-tahun-kemerdekaan-indonesia-bagaimana-di-antara-lainnya\">Indonesia<\/a><\/strong> merdeka di tahun 1945, Belanda tetap melakukan penyerangan. <strong>Tepatnya tanggal 27 Juli 1947 sampai 4 Agustus 1947, Belanda melakukan Agresi Militer pertamanya<\/strong>. Nah, akhirnya dilakukanlah Perjanjian Renville. Apa saja ya yang dibahas di dalamnya? Penasaran? Baca terus!<\/span><\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian tahu kenapa Belanda melakukan Agresi Militer Pertama? Hal itu disebabkan oleh adanya perbedaan penafsiran yang ada dalam Persetujuan Linggarjati<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Karena adanya penolakan Indonesia terhadap Belanda, sehari sebelum Agresi Militer Pertama, Belanda tidak lagi terikat dengan Perjanjian Linggarjati. Maka, jadilah Belanda melakukan Agesi Militer Pertamanya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Pada akhirnya, Dewan PBB dan KTN (Komisi Tiga Negara) mengusulkan agar Indonesia dan Belanda melakukan perundingan.<\/strong> Usulan itu disepakati dan perundingan pun dilaksanakan di atas kapal pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat yang bernama USS Renville, pada <strong>8 Desember 1947.<\/strong> Dalam perundingan itu, <strong><a href=\"\/yuk-lihat-5-fenomena-unik-yang-hanya-ada-di-indonesia-ini\">Indonesia<\/a><\/strong> diwakili oleh Mr. Amir Syarifuddin dan Belanda diwakili oleh R. Abdulkadir Widjojoatmodjo, seorang Indonesia yang memihak Belanda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; width: 600px;\" title=\"perjanjian renville\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/gurusejarah.com_.jpg\" alt=\"beberapa tokoh yang menghadiri perjanjian renville\" width=\"600\" data-constrained=\"true\" \/>Beberapa tokoh yang menghadiri Perjanjian Renville (sumber: <span style=\"font-weight: 400;\">elnuha.net)<\/span><\/p>\n<h2 style=\"line-height: 1em; text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #5cc427;\"><strong>1. Hasil Perjanjian Renville<\/strong><\/span><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belanda akan tetap berdaulat hingga terbentuknya RIS atau Republik Indonesia Serikat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">RIS atau Republik Indonesia Serikat memiliki kedudukan sejajar dengan Uni Indonesia Belanda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belanda dapat menyerahkan kekuasaannya ke pemerintah federal sementara, sebelum RIS terbentuk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Negara Republik Indonesia akan menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Enam bulan sampai satu tahun, akan diadakan pemilihan umum dalam pembentukan Konstituante RIS.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap tentara Indonesia yang berada di daerah pendudukan Belanda harus berpindah ke daerah Republik Indonesia.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan isi perjanjian Renville, pihak Indonesia mendapat banyak kerugian, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Squad! Kok bisa ya?<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #5cc427;\"><strong><span style=\"font-size: 16px;\">2. Dampak Perjanjian<\/span><br \/>\n<\/strong><\/span><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin menyempitnya wilayah Republik Indonesia karena sebagian wilayah Republik Indonesia telah dikuasai pihak Belanda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan timbulnya reaksi kekerasan sehingga mengakibatkan Kabinet Amir Syarifuddin berakhir karena dianggap menjual Negara terhadap Belanda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diblokadenya perekonomian Indonesia secara ketat oleh Belanda<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Republik Indonesia harus memakasa menarik mundur tentara militernya di daerah gerilya untuk ke wilayah Republik Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memecah belah republik Indonesia, Belanda membuat negara Boneka, antara lain negara Borneo Barat, Negara Madura, Negara Sumatera Timur, dan Negara jawa Timut. <\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #5cc427;\"><strong><span style=\"font-size: 16px;\">3. Tokoh<\/span><br \/>\n<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"line-height: 1em;\"><strong>Komisi Tiga Negara:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ketua: Frank Graham (Amerika Serikat)<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Anggota: Paul van Zeeland (Belgia), Richard Kirby (Australia)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"line-height: 1em;\">\n<p style=\"line-height: 1em;\"><strong>Indonesia:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ketua: Amir Syarifuddin<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Anggota: Ali Sastroamidjojo, Haji Agus Salim, Dr. J. Leimena, Dr. Coa Tik Len, Nasrun<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"line-height: 1em;\">\n<p style=\"line-height: 1em;\"><strong>Belanda:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ketua: R. Abdulkadir Wijoyoatmojo<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Anggota: Mr. H.A.L van Vredenburgh, Dr. P.J Koets, Mr. Dr. Chr. Soumokil<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Berdasarkan Persetujuan Renville, wilayah RI semakin dipersempit<\/strong> dengan adanya garis Demarkasi Van Mook, yang dikenal dengan istilah Kantong. Kesatuan TNI yang berada di dalam wilayah Belanda harus meninggalkan daerah tersebut. Di Jawa Barat, semua pasukan Siliwangi sebanyak 35.000 orang, pada 26 Februari 1948 telah meninggalkan daerah-daerah gerilyanya menuju ke daerah RI di Jawa Tengah. Adapun pasukan TNI di Jawa Timur yang harus hijrah ke daerah RI di Jawa Tengah sebanyak 6.000 pasukan. Peristiwa ini dikenal dengan nama Hijrah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi begitu! Pihak Indonesia bersedia menandatangai perjanjian ini karena memang kondisi persediaan amunisi perang yang semakin menipis. Jadi, untuk menghindari serangan Belanda yang lebih hebat, Indonesia bersedia menyetujui isi perjanjian tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masih mau mengupas tuntans tentang materi sejarah? Kamu bisa melihat video beranimasi lengkap untuk membantu kamu lebih mudah memahami konsep materi di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" width=\"822\" height=\"200\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">AM, Sardiman. (2017) Sejarah Indonesia Kelas XI Semester 2. Jakarta: Kemendikbud RI.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber foto:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Foto Beberapa tokoh yang menghadiri Perjanjian Renville [daring]. Tautan: https:\/\/elnuha.net\/perjanjian-renville\/ (Diakses: 26 Oktober 2020)<\/span><\/p>\n<p><em><strong>Artikel terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2020<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo! Kalian tahu nggak kalau Indonesia pernah melakukan perundingan dengan Belanda di sebuah kapal? Saat itu, pasca Indonesia merdeka di tahun 1945, Belanda tetap melakukan penyerangan. Tepatnya tanggal 27 Juli 1947 sampai 4 Agustus 1947, Belanda melakukan Agresi Militer pertamanya. Nah, akhirnya dilakukanlah Perjanjian Renville. Apa saja ya yang dibahas di dalamnya? Penasaran? Baca terus!<\/p>\n","protected":false},"author":82,"featured_media":11056,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg"],"_edit_lock":["1741671388:1"],"_edit_last":["1"]},"categories":[520,523],"tags":[43,10,124,16],"class_list":["post-11056","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-smp-kelas-9","tag-kelas-9","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-ix","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Halo! Kalian tahu nggak kalau Indonesia pernah melakukan perundingan dengan Belanda di sebuah kapal? Saat itu, pasca Indonesia merdeka di tahun 1945, Belanda tetap melakukan penyerangan. Tepatnya tanggal 27 Juli 1947 sampai 4 Agustus 1947, Belanda melakukan Agresi Militer pertamanya. Nah, akhirnya dilakukanlah Perjanjian Renville. Apa saja ya yang dibahas di dalamnya? Penasaran? Baca terus!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-05T10:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-11T05:38:50+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville\"},\"author\":{\"name\":\"Rabia Edra\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\"},\"headline\":\"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9\",\"datePublished\":\"2017-10-05T10:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T05:38:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville\"},\"wordCount\":554,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 9\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah IX\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMP Kelas 9\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville\",\"name\":\"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-05T10:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T05:38:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\",\"name\":\"Rabia Edra\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rabia Edra\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rabia-edra\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Halo! Kalian tahu nggak kalau Indonesia pernah melakukan perundingan dengan Belanda di sebuah kapal? Saat itu, pasca Indonesia merdeka di tahun 1945, Belanda tetap melakukan penyerangan. Tepatnya tanggal 27 Juli 1947 sampai 4 Agustus 1947, Belanda melakukan Agresi Militer pertamanya. Nah, akhirnya dilakukanlah Perjanjian Renville. Apa saja ya yang dibahas di dalamnya? Penasaran? Baca terus!","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2017-10-05T10:30:00+00:00","article_modified_time":"2025-03-11T05:38:50+00:00","author":"Rabia Edra","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Rabia Edra","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville"},"author":{"name":"Rabia Edra","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3"},"headline":"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9","datePublished":"2017-10-05T10:30:00+00:00","dateModified":"2025-03-11T05:38:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville"},"wordCount":554,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg","keywords":["Kelas 9","Konsep Pelajaran","Sejarah IX","SMP"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMP Kelas 9"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville","name":"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg","datePublished":"2017-10-05T10:30:00+00:00","dateModified":"2025-03-11T05:38:50+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPS_9.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/kerugian-indonesia-pada-perjanjian-renville#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hasil dan Dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia | IPS Kelas 9"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3","name":"Rabia Edra","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rabia Edra"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rabia-edra"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11056","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/82"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11056"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11056\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22467,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11056\/revisions\/22467"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}