{"id":11020,"date":"2017-10-09T08:17:00","date_gmt":"2017-10-09T01:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=11020"},"modified":"2023-12-19T08:49:19","modified_gmt":"2023-12-19T01:49:19","slug":"sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin","title":{"rendered":"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20(1)-1.jpg\" alt=\"Sejarah Kelas 12 : Gunting Syafruddin\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" width=\"821\" height=\"411\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">pernah mendengar tentang Gunting Syafruddin? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kalau belum, berarti harus kita kasih tahu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jadi, maksud Gunting Syafruddin itu adalah kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Syafruddin Prawiranegara, saat menjabat sebagai Menteri Keuangan pada masa Kabinet Hatta II. Kebijakan Gunting Syafruddin merupakan salah satu usaha untuk memperbaiki perekonomian Indonesia sekitar tahun 1950 akibat agresi militer pada 1947 dan 1949, yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengakibatkan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi <\/span>berat. <\/span><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/gunting%20syafruddin.jpg\" alt=\"gunting syafruddin.jpg\" style=\"width: 640px;\" width=\"640\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh uang pada masa kebijakan Syafruddin (sumber: informasibelajar.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menanggulangi defisit anggaran sebesar<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">5,1 miliar rupiah, Menteri Keuangan saat itu Syafruddin Prawiranegara, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan RIS Nomor PU I, melakukan tindakan pemotongan uang. Kebijakan ini merupakan kebijakan mata uang pertama kali di Indonesia, sekaligus kebijakan yang membuat banyak pihak terkejut kala itu. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> gunting Syafruddin ini berlaku sejak pukul 20.00 WIB tanggal 20 Maret 1950.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan ekonomi Gunting Syafruddin tidak hanya memangkas setengah dari nilai mata uangnya, tetapi juga dengan cara memotong fisik uang kertas tersebut menjadi dua bagian. Gunting Syafruddin diterapkan untuk menggunting mata uang NICA dan mata uang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">de Javasche Bank <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pecahan 5 gulden <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ke atas<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <em>Nah<\/em>, untuk guntingan yang sebelah kiri, masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. Misal sewaktu membeli sayuran, kita membayarnya dengan uang guntingan sebelah kiri. Sedangkan yang sebelah kanan, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ditukar dengan obligasi negara sebesar setengah dari nilai semula. Jika nilai uangnya 5 gulden, maka yang ditukar sebesar 2,5 gulden. Setelah itu, nantinya akan dibayar tiga puluh tahun kemudian oleh negara, dengan bunga tiga persen setahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/tentang%20syafruddin%20prawiranegara.jpg\" alt=\"biografi singkat syafruddin prawiranegara\" width=\"600\" title=\"tentang syafruddin prawiranegara\" caption=\"false\" data-constrained=\"true\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian pada 22 Maret 1950 sampai 16 April 1950, bagian sebelah kiri sudah harus ditukarkan dengan uang kertas yang baru di bank dan tempat-tempat yang telah ditentukan. Jika lebih dari tanggal tersebut tidak ditukarkan, maka uang bagian kiri tersebut sudah tidak lagi dapat digunakan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> itu, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kebijakan ini tidak merugikan rakyat kecil karena yang memiliki uang 5 gulden <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ke atas<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, hanya orang kelas menengah atas waktu itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan Gunting Syafruddin ini bertujuan untuk menyeimbangkan antara jumlah uang dan barang yang beredar, sehingga tidak akan terjadi inflasi nantinya. Selain itu, menurut Ki Agus Ahmad Badaruddin, seorang mantan Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan melihat jika arah kebijakan ini menyasar pada penggantian mata uang baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Nah<\/em>, sekarang sudah jelaskan yang dimaksud Gunting Syafruddin itu? Jadi intinya, kebijakan tersebut diambil kala itu karena melihat kondisi ekonomi Indonesia yang memburuk, di mana jumlah uang yang beredar tidak sebanding dengan jumlah barang yang ada saat itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> belajar sejarah Indonesia lainnya. Kamu bakal dibimbing sama tutor yang andal dan juga bisa bergabung dengan teman-teman di seluruh Indonesia. Ayo daftar di <a href=\"https:\/\/bimbel.ruangguru.com\/ruangbelajarplus\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><strong>ruangbelajarplus <\/strong><\/a>sekarang!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/f33e1006\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/ebe37a2e-ad6f-4508-b14d-541b34123fc6.png\" width=\"650\" height=\"229\" alt=\"ruangbelajar plus \" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><strong><span>Referensi:<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span>Abdurakhman. (2018) Sejarah Indonesia Kelas XII. Jakarta: Kemendikbud RI.<\/span><\/p>\n<p><span><em><strong>Artikel terakhir diperbarui pada 22 November 2020.<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalian pernah mendengar tentang Gunting Syafruddin? Wah kalau belum, berarti harus kita kasih tahu nih. Jadi, maksud Gunting Syafruddin itu adalah kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Syafruddin Prawiranegara, saat menjabat sebagai Menteri Keuangan pada masa Kabinet Hatta II. Kebijakan Gunting Syafruddin merupakan salah satu usaha untuk memperbaiki perekonomian Indonesia sekitar tahun 1950 akibat agresi militer [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":11020,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1702950559:1"]},"categories":[520,526],"tags":[76,10,259,37],"class_list":["post-11020","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-xii","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kalian pernah mendengar tentang Gunting Syafruddin? Wah kalau belum, berarti harus kita kasih tahu nih. Jadi, maksud Gunting Syafruddin itu adalah kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Syafruddin Prawiranegara, saat menjabat sebagai Menteri Keuangan pada masa Kabinet Hatta II. Kebijakan Gunting Syafruddin merupakan salah satu usaha untuk memperbaiki perekonomian Indonesia sekitar tahun 1950 akibat agresi militer [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-09T01:17:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-19T01:49:19+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin\"},\"author\":{\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\"},\"headline\":\"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12\",\"datePublished\":\"2017-10-09T01:17:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-19T01:49:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin\"},\"wordCount\":423,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 12\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah XII\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMA Kelas 12\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin\",\"name\":\"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-09T01:17:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-19T01:49:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\",\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Kalian pernah mendengar tentang Gunting Syafruddin? Wah kalau belum, berarti harus kita kasih tahu nih. Jadi, maksud Gunting Syafruddin itu adalah kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Syafruddin Prawiranegara, saat menjabat sebagai Menteri Keuangan pada masa Kabinet Hatta II. Kebijakan Gunting Syafruddin merupakan salah satu usaha untuk memperbaiki perekonomian Indonesia sekitar tahun 1950 akibat agresi militer [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2017-10-09T01:17:00+00:00","article_modified_time":"2023-12-19T01:49:19+00:00","author":"Tedy Rizkha Heryansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Tedy Rizkha Heryansyah","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin"},"author":{"name":"Tedy Rizkha Heryansyah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2"},"headline":"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12","datePublished":"2017-10-09T01:17:00+00:00","dateModified":"2023-12-19T01:49:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin"},"wordCount":423,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg","keywords":["Kelas 12","Konsep Pelajaran","Sejarah XII","SMA"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMA Kelas 12"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin","name":"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg","datePublished":"2017-10-09T01:17:00+00:00","dateModified":"2023-12-19T01:49:19+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_Header%20%281%29-1.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kebijakan-gunting-syafruddin#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebijakan Gunting Syafruddin | Sejarah Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2","name":"Tedy Rizkha Heryansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tedy Rizkha Heryansyah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11020","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11020"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11020\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16463,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11020\/revisions\/16463"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}