{"id":10747,"date":"2017-12-22T09:17:25","date_gmt":"2017-12-22T02:17:25","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10747"},"modified":"2023-12-04T11:57:03","modified_gmt":"2023-12-04T04:57:03","slug":"pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi","title":{"rendered":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\" alt=\"Sejarah_10.jpg\" width=\"821\" height=\"410\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hai RG Squad, kalian penasaran <em>nggak<\/em> bagaimana <em>sih<\/em> sejarah peradaban kehidupan manusia? Kehidupan manusia itu terus mengalami perubahan dan perkembangan. Contohnya <em>aja<\/em> zaman sewaktu orangtua kita seumuran kalian, pastinya berbeda dengan kehidupan di zaman sekarang, begitu juga dengan kakek nenek, apalagi buyut kita. <em>Nah<\/em> kira-kira bagaimana ya awal babak kehidupan manusia dahulu. <em>Biar engga<\/em> penasaran, kita bahas <em>yuk<\/em> pembabakan zaman praaksara berdasarkan arkeologi.<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sekitar 10.000 tahun sebelum masehi merupakan masa berakhirnya zaman praaksara atau masa prasejarah, yaitu masa sebelum memasuki sejarah. <em>Nah<\/em>, dari zaman itu muncul <em>deh<\/em> nenek moyang kita, ia adalah spesies <em>homo sapiens<\/em> yang berarti manusia cerdas. Kemudian masa praaksara terbagi menjadi beberapa babak menurut arkeologi. Arkeologi itu ilmu yang mempelajari hasil budaya pada masa lampau, hasil budayanya itu berupa benda-benda peninggalan dari kebudayaan manusia itu sendiri, <em>nah<\/em> orang yang mendalami ilmu itu disebut arkeolog.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Perlu kalian ketahui juga <em>nih<\/em> Squad, jadi masa praaksara itu tidak dapat dilacak berdasarkan sumber tulisan, kenapa? Ya bayangin <em>aja<\/em>, dulu itu <em>kan<\/em> belum ada tulisan atau belum dikenal aksara. Akan tetapi, perkembangan kebudayaan manusianya bisa dilacak berdasarkan sumber-sumber yang berupa fosil, yaitu sisa-sisa makhluk hidup yang hidup pada zaman tersebut dan telah membatu, selain itu ada juga artefak yaitu alat-alat yang digunakan pada masa praaksara.<\/span><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/peninggalan%20zaman%20praaksara.png\" alt=\"peninggalan zaman praaksara.png\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; height: 375px;\" title=\"peninggalan zaman praaksara.png\" caption=\"false\" data-constrained=\"false\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\">Dolmen, peninggalan zaman praaksara<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\">Sumber: https:\/\/www.belajarsosial.com\/<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pembabakan kehidupan manusia pada masa pra-aksara dibagi menjadi beberapa zaman berdasarkan teknologi yang digunakan. Sekarang kita bahas berdasarkan peninggalan arkeologi ya.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah%2010%20-%20Zaman%20praaksara,%20arkeologi.png\" alt=\"Sejarah 10 - Zaman praaksara, arkeologi\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; height: 375px;\" title=\"Sejarah 10 - Zaman praaksara, arkeologi.png\" caption=\"false\" data-constrained=\"false\"><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 20px;\"><strong> a. Zaman Batu Tua<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Zaman batu tua disebut juga <em><strong>paleolitikum<\/strong><\/em> atau masa berburu dan meramu. Pada zaman ini, kehidupan manusia masih sangat tergantung pada alam dan berpindah-pindah (nomaden). Makanan didapat dari sumber makanan yang ada di sekitar tempat tinggal. Tempat tinggal manusia pada masa tersebut biasanya dekat dengan sumber air yang berpohon banyak dan berelief datar. Alat-alat yang digunakan masih sangat sederhana bentuknya dan terbuat dari batu atau tulang.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>b. Zaman Batu Tengah<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Zaman batu tengah disebut juga <em><strong>mesolitikum<\/strong><\/em> atau masa berburu dan meramu tingkat lanjutan. Pada zaman ini, manusia hidup di gua-gua dan masih berpindah-pindah. Makanan didapat dengan cara berburu hewan-hewan liar dan buah-buahan dari pepohonan yang ada di hutan. Manusia masih menggunakan alat-alat terbatas yang terbuat dari batu dan tulang dengan bentuk yang lebih baik. Sumber daya alam masih mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><strong>c. Zaman Batu Baru<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zaman batu baru disebut juga <em><strong>neolitikum<\/strong><\/em> atau masa bercocok tanam. Pada zaman ini, manusia mulai mengenal bercocok tanam dengan cara berladang dan mereka tinggal sekaligus menetap di dekat ladang-ladang yang mereka buat, mereka membabat hutan dengan sistem ladang berpindah. Setelah berkali-kali panen dan kesuburan ladang berkurang, mereka akan berpindah dan membuka ladang baru di tanah yang masih subur. Pada masa ini, manusia mulai memelihara hewan ternak dan hidup dalam kelompok-kelompok besar serta mulai mengenal kepemimpinan secara terbatas. Peralatan yang digunakan masih terbuat dari batu yang diasah hingga halus dan berbentuk lebih baik.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>d. Zaman Logam<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Zaman logam disebut juga masa perunggu dan besi atau masa perundagian. Pada zaman ini, manusia telah menetap dan mulai mengenal pembagian kerja berdasarkan keahlian tertentu. Oleh karena itu, kehidupan masyarakat pada zaman ini telah mengenal adanya pembagian status berdasarkan jumlah kekayaan yang dimiliki. Manusia pada zaman ini juga telah mengenal peralatan yang terbuat dari logam tertentu yang mudah didapat seperti perunggu dan besi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi\">Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi<\/a><\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah%2010%20-%20Zaman%20praaksara,%20arkeologi%202.png\" alt=\"Sejarah 10 - Zaman praaksara, arkeologi 2.png\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; height: 375px;\" title=\"Sejarah 10 - Zaman praaksara, arkeologi 2.png\" caption=\"false\" data-constrained=\"false\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, itu dia pembabakan zaman praaksara berdasarkan temuan arkelogi RG Squad. Namun, pemababakan zaman praaksara itu tidak hanya berdasarkan arkeologi, tetapi juga geologi, dan juga ciri-ciri kehidupan masyarakatnya. Jadi, jangan lupa dipelajari semuanya <em>yaa<\/em>. <em>Oh iya<\/em>, kalian juga bisa lho belajar dengan santai melalui video-video materi beranimasi. Kalian bisa daftar di <a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar?utm_medium=referral&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a> untuk mengakses materi-materi belajar dengan format video beranimasi. Dengan begitu, kalian bisa belajar di mana saja dan kapan saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/1f6a4f8b-0326-42d1-bc9c-111ebb100e56.jpeg\" width=\"650\" height=\"228\" alt=\"ruangbelajar\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gunawan, Restu, Amurwani Dwi Lestariningsih, dan Sardiman. (2017) Sejarah Indonesia Kelas X Untuk SMA\/MA\/SMK\/MAK. Kurikulum 13 Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber Foto:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pena, Sterno (2016). Dolmen [online]. Available at: <a href=\"https:\/\/www.belajarsosial.com\/2016\/10\/apa-itu-dolmen.html\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">https:\/\/www.belajarsosial.com\/2016\/10\/apa-itu-dolmen.html<\/a> (Accessed: 13 November 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Artikel ini diperbarui pada 13 November 2020<\/em><span>&nbsp;<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai RG Squad, kalian penasaran nggak bagaimana sih sejarah peradaban kehidupan manusia? Kehidupan manusia itu terus mengalami perubahan dan perkembangan. Contohnya aja zaman sewaktu orangtua kita seumuran kalian, pastinya berbeda dengan kehidupan di zaman sekarang, begitu juga dengan kakek nenek, apalagi buyut kita. Nah kira-kira bagaimana ya awal babak kehidupan manusia dahulu. Biar engga penasaran, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":10747,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1701665823:1"]},"categories":[520,524],"tags":[52,10,88,37],"class_list":["post-10747","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-x","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hai RG Squad, kalian penasaran nggak bagaimana sih sejarah peradaban kehidupan manusia? Kehidupan manusia itu terus mengalami perubahan dan perkembangan. Contohnya aja zaman sewaktu orangtua kita seumuran kalian, pastinya berbeda dengan kehidupan di zaman sekarang, begitu juga dengan kakek nenek, apalagi buyut kita. Nah kira-kira bagaimana ya awal babak kehidupan manusia dahulu. Biar engga penasaran, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-12-22T02:17:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-04T04:57:03+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fahri Abdillah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fahri Abdillah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\"},\"author\":{\"name\":\"Fahri Abdillah\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b8c1d4b9aaf040b66ebec1fc71ecbbc9\"},\"headline\":\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10\",\"datePublished\":\"2017-12-22T02:17:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T04:57:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\"},\"wordCount\":661,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah X\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\",\"name\":\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\",\"datePublished\":\"2017-12-22T02:17:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T04:57:03+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b8c1d4b9aaf040b66ebec1fc71ecbbc9\",\"name\":\"Fahri Abdillah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fahri Abdillah\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/fahri-abdillah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Hai RG Squad, kalian penasaran nggak bagaimana sih sejarah peradaban kehidupan manusia? Kehidupan manusia itu terus mengalami perubahan dan perkembangan. Contohnya aja zaman sewaktu orangtua kita seumuran kalian, pastinya berbeda dengan kehidupan di zaman sekarang, begitu juga dengan kakek nenek, apalagi buyut kita. Nah kira-kira bagaimana ya awal babak kehidupan manusia dahulu. Biar engga penasaran, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2017-12-22T02:17:25+00:00","article_modified_time":"2023-12-04T04:57:03+00:00","author":"Fahri Abdillah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Fahri Abdillah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi"},"author":{"name":"Fahri Abdillah","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b8c1d4b9aaf040b66ebec1fc71ecbbc9"},"headline":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10","datePublished":"2017-12-22T02:17:25+00:00","dateModified":"2023-12-04T04:57:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi"},"wordCount":661,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg","keywords":["Kelas 10","Konsep Pelajaran","Sejarah X","SMA"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi","name":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg","datePublished":"2017-12-22T02:17:25+00:00","dateModified":"2023-12-04T04:57:03+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi | Sejarah Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/b8c1d4b9aaf040b66ebec1fc71ecbbc9","name":"Fahri Abdillah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fahri Abdillah"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/fahri-abdillah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10747"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10747\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15840,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10747\/revisions\/15840"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}