{"id":10351,"date":"2024-02-16T12:45:31","date_gmt":"2024-02-16T05:45:31","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10351"},"modified":"2024-02-19T11:46:32","modified_gmt":"2024-02-19T04:46:32","slug":"mengenal-perjanjian-renville","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville","title":{"rendered":"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil &#038; Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png\" alt=\"Header Perjanjian Renville\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Setelah merdeka, ternyata Indonesia masih harus berjuang untuk mempertahakan kemerdekaan, salah satunya dengan melakukan Perjanjian Renville. Yuk disimak latar belakang, tokoh-tokoh yang terlibat, hasil, serta dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia di artikel <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sejarah\/sejarah-smp-kelas-9\">Sejarah kelas 9<\/a><\/strong> berikut ini!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"color: #000000;\">Halo <em>guys<\/em>! Kamu tahu\u00a0<em>dong <\/em>kalau Indonesia merdeka tanggal berapa? Iyap, 17 Agustus 1945. Tapi setelah itu, Indonesia masih harus mempertahankan kemerdekaan. <em>Lho,\u00a0<\/em><em>emang\u00a0<\/em>kenapa?<\/span><\/span><\/p>\n<p>Karena, saat itu Belanda dan Sekutu kembali ke Indonesia. Tujuannya yaa, mereka ingin kembali menguasai Indonesia. Bahkan, Belanda tidak mengakui bahwa pada 17 Agustus 1945 Indonesia sudah meraih kemerdekaan. Ckckck.<\/p>\n<p>Awalnya, masyarakat Indonesia sudah berusaha untuk melawan Belanda melalui fisik (secara bersenjata). Sayangnya, usaha tersebut masih gagal mengusir Belanda dan Sekutu dari Indonesia.<\/p>\n<p>Bahkan, pada 27 Juli hingga 5 Agustus 1947, Belanda melakukan penyerangan di Pulau Jawa dan Sumatra yang dikenal dengan nama\u00a0<strong>Agresi Militer\u00a0<\/strong>pertama.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjuangan-bersenjata-untuk-mempertahankan-kemerdekaan-indonesia\">Upaya Mempertahankan Kemerdekaan RI: Perlawanan Bersenjata | Sejarah Kelas 9<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kemudian, ditempuhlah cara lain, yaitu melalui jalan perundingan atau perjanjian. Nah, salah satu perundingan yang dilakukan antara Indonesia dengan Belanda adalah Perjanjian Renville. Atau, kalau mau disebut Perundingan Renville juga boleh, ya.<\/p>\n<p>Lalu, bagaimana ceritanya Perjanjian Renville ini bisa terjadi? Yuk simak latar belakang dari Perjanjian Renville!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Latar Belakang Perjanjian Renville<\/span><\/h2>\n<p>Jadi\u00a0<em>guys<\/em>, aksi Belanda dalam melancarkan Agresi Militer pertama ternyata dikecam oleh dunia internasional. Saat itu, India dan Australia yang merupakan sahabat Indonesia, melaporkan kelakuan Belanda ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).<\/p>\n<p>Otomatis, PBB <em>gak diem aja dong\u00a0<\/em>ya. Pada 18 September 1947, Dewan Keamanan (DK) PBB memutuskan untuk membentuk\u00a0<strong>Komisi Tiga Negara\u00a0<\/strong>atau KTN.<\/p>\n<p>KTN ini bertugas sebagai mediator antara Indonesia dan Belanda, yang ujungnya adalah <strong>membawa Indonesia dan Belanda kembali ke meja perundingan<\/strong>. Di samping itu, KTN juga bertugas mengawasi\u00a0<strong>gencatan senjata\u00a0<\/strong>antara Indonesia dan Belanda, dan <strong>memasang patok-patok perbatasan<\/strong> wilayah antara Indonesia dan Belanda.<\/p>\n<p><em>Lho<\/em>, kok ada perbatasan wilayah? Ingat aja\u00a0<em>guys<\/em>, dalam Perjanjian Linggajati (atau Linggarjati juga\u00a0<em>gapapa deh<\/em>), Belanda mengakui secara <em>de facto<\/em> daerah Republik Indonesia, yang\u00a0hanya\u00a0terdiri dari <strong>Sumatra, Jawa, dan Madura.<\/strong><\/p>\n<p>Ketika itu, KTN diwakili oleh <strong>Australia\u00a0<\/strong>yang merupakan representasi Indonesia,\u00a0<strong>Belgia\u00a0<\/strong>yang merupakan representasi Belanda, dan <strong>Amerika Serikat\u00a0<\/strong>sebagai negara yang netral.<\/p>\n<p>KTN pun mengusulkan agar Indonesia dan Belanda mengadakan perundingan di tempat yang netral, yaitu di geladak kapal Amerika Serikat yang bernama <strong>U.S.S. Renville<\/strong>. Untuk itulah, perundingan ini disebut sebagai Perundingan Renville.<\/p>\n<p>Perjanjian Renville pun terjadi pada tanggal <strong>8 Desember 1947 sampai 17 Januari 1948<\/strong>. Saat itu, delegasi Indonesia pada perundingan ini diwakili oleh <strong>Amir Syarifuddin<\/strong>, sementara delegasi Belanda diwakili oleh <strong>Raden Abdulkadir Wijoyoatmojo<\/strong>, orang Indonesia yang berada di pihak Belanda.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; width: 600px;\" title=\"perjanjian renville\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/gurusejarah.com_.jpg\" alt=\"beberapa tokoh yang menghadiri perjanjian renville\" width=\"600\" data-constrained=\"true\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Beberapa tokoh yang menghadiri Perjanjian Renville (sumber: <span style=\"font-weight: 400;\">elnuha.net)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Biar kamu makin kenal dengan tokoh-tokoh yang terlibat dalam Perjanjian Renville, kamu bisa simak pemaparan singkat di bawah ini nih:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Tokoh-Tokoh Perjanjian Renville<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Komisi Tiga Negara<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Ketua: Frank Graham (Amerika Serikat)<\/li>\n<li>Anggota: Paul van Zeeland (Belgia), Richard Kirby (Australia)<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Indonesia<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Ketua: Amir Syarifuddin<\/li>\n<li>Anggota: Ali Sastroamidjojo, Haji Agus Salim, Dr. J. Leimena, Dr. Coa Tik Len, Nasrun<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Belanda<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Ketua: R. Abdulkadir Wijoyoatmojo<\/li>\n<li>Anggota: Mr. H.A.L van Vredenburgh, Dr. P.J Koets, Mr. Dr. Chr. Soumokil<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lalu, seperti apa ya hasil dari Perjanjian Renville?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Hasil Perjanjian Renville<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara garis besar, terdapat tiga hal pokok yang menjadi hasil dari Perjanjian Renville, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6fc90c81-dcd3-47f6-adc0-e2b5e0935b0d.png\" alt=\"Hasil Perjanjian Renville\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belanda secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">de facto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengakui wilayah Republik Indonesia yang terdiri dari <\/span><strong>Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan sebagian Sumatra<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Disetujuinya <\/span><strong>garis demarkasi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> atau Garis Van Mook yang memisahkan daerah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">TNI harus <\/span><strong>ditarik mundur<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Hmm<\/em>, coba kamu perhatikan dengan seksama. Kira-kira, si Perjanjian Renville ini menguntungkan atau merugikan Indonesia, ya?<\/p>\n<p>Jelas merugikan,\u00a0<em>guys<\/em>! Bayangkan, wilayah Indonesia jadi\u00a0<strong>semakin sempit<\/strong>. Cuma\u00a0<strong>sebagian<\/strong> <strong>Jawa <\/strong>dan\u00a0<strong>sebagian Sumatra<\/strong>, <em>lho.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Dari hasil yang merugikan ini, kira-kira, apa dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia?<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tokoh-kemerdekaan-dan-revolusi-indonesia\">Siapa Saja Tokoh Kemerdekaan dan Revolusi Indonesia? | Sejarah Kelas 9<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Dampak Perjanjian Renville<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain wilayah Indonesia yang menjadi semakin sempit, Belanda juga melakukan <strong>blokade ekonomi<\/strong> terhadap Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibat lain dari Perjanjian Renville adalah <strong>jatuhnya Kabinet Amir Syarifuddin<\/strong> karena banyaknya protes dari golongan-golongan masyarakat di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, karena banyaknya protes tersebut, <strong>muncul kelompok-kelompok anti pemerintah<\/strong>. Meskipun banyak protes yang dilayangkan, Kabinet Hatta yang merupakan kabinet baru setelah runtuhnya Kabinet Amir Syarifuddin, dengan terpaksa tetap melaksanakan Perjanjian Renville walaupun sangat merugikan untuk Indonesia.<\/p>\n<p>Bahkan, lebih jauh lagi, Perundingan Renville menjadi salah satu <strong>pemantik dari pemberontakan Daarul Islam\/Tentara Islam Indonesia atau DI\/TII<\/strong> yang diinisasi oleh Kartosuwiryo.<\/p>\n<p>Belanda juga turut <strong>membuat negara Boneka<\/strong>, antara lain negara Pasundan, negara Borneo Barat, negara Madura, negara Sumatera Timur, negara Jawa Timur, negara Indonesia Timur, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Hal ini menandakan, bahwa Perundingan Renville menyisakan kekecewaan yang cukup besar bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; width: 600px;\" title=\"Mengenal Perjanjian Renville\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Negara%20Sumatera%20Selatan.png\" alt=\"Mengenal Perjanjian Renville\" data-constrained=\"true\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"background-color: transparent;\">Wilayah Indonesia berdasarkan Perjanjian Renville berdasarkan Garis van Mook (Sumber: rebanas.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Bagaimana, <em>guys<\/em>? Ternyata, Perjanjian Renville sangat merugikan Indonesia, ya! Sebagai warga negara yang baik, kita harus selalu berjuang untuk menjaga keutuhan negara ini, ya! <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kira-kira, bagaimana caranya, ya? Tentu saja salah satu caranya dengan belajar yang rajin. Supaya belajarnya semakin rajin, yuk belajar dengan aplikasi <a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/\"><strong>Ruangguru<\/strong><\/a>! Lewat aplikasi ini, kamu bisa mempelajari materi-materi Sejarah lainnya yang masih berkaitan dengan Perjanjian Renville, tentunya dengan video-video yang menarik dan seru!\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/fd3a8d2d-d4df-4d7a-8b69-62dd5a1de833.jpeg\" alt=\"CTA Aplikasi Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">AM, Sardiman. (2017) <em>Sejarah Indonesia Kelas XI Semester 2<\/em>. Jakarta: Kemendikbud RI.<\/span><\/p>\n<p>Poesponegoro, Marwati Djoened, dan Notosusanto, Nugroho. ( 2019)\u00a0<em>Sejarah Nasional Indonesia Jilid 6<\/em>. Jakarta: Balai Pustaka<\/p>\n<p>Ricklefs, M.C. (2022)\u00a0<em>Sejarah Indonesia Modern 1200&#8211;2008<\/em>. Jakarta: Serambi<\/p>\n<p><strong>Sumber foto:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Foto Beberapa tokoh yang menghadiri Perjanjian Renville [daring]. Tautan: https:\/\/elnuha.net\/perjanjian-renville\/ (Diakses: 26 Oktober 2020)<\/span><\/p>\n<p>Foto USS Renville <span style=\"font-weight: 400;\">[daring]. Tautan: https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/USS_Renville#\/media\/Berkas:USS_Renville_(APA-227).jpg (Diakses: 16 Februari 2024)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Artikel terakhir ditulis oleh <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/rabia-edra\">Rabia Edra<\/a> dan<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari\"> Embun Bening Diniari<\/a> pada 20 Maret 2018, kemudian diperbarui oleh Laras Sekar Seruni pada 16 Februari 2024.\u00a0<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah merdeka, ternyata Indonesia masih harus berjuang untuk mempertahakan kemerdekaan, salah satunya dengan melakukan Perjanjian Renville. Yuk disimak latar belakang, tokoh-tokoh yang terlibat, hasil, serta dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia di artikel Sejarah kelas 9 berikut ini! &#8212; &nbsp; Halo guys! Kamu tahu\u00a0dong kalau Indonesia merdeka tanggal berapa? Iyap, 17 Agustus 1945. Tapi setelah itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":305,"featured_media":10351,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1708319232:1"],"_wp_old_date":["2018-03-20"],"_aioseo_title":["Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil, dan Dampaknya"],"_aioseo_description":["Artikel ini membahas tentang Perjanjian Renville mulai dari latar belakang, tujuan, waktu dan tempat pelaksanaan, tokoh, hasil, serta dampaknya bagi Indonesia."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[520,523],"tags":[43,10,124,16],"class_list":["post-10351","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-smp-kelas-9","tag-kelas-9","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-ix","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil &amp; Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil &amp; Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setelah merdeka, ternyata Indonesia masih harus berjuang untuk mempertahakan kemerdekaan, salah satunya dengan melakukan Perjanjian Renville. Yuk disimak latar belakang, tokoh-tokoh yang terlibat, hasil, serta dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia di artikel Sejarah kelas 9 berikut ini! &#8212; &nbsp; Halo guys! Kamu tahu\u00a0dong kalau Indonesia merdeka tanggal berapa? Iyap, 17 Agustus 1945. Tapi setelah itu, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-16T05:45:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-19T04:46:32+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Laras Sekar Seruni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Laras Sekar Seruni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville\"},\"author\":{\"name\":\"Laras Sekar Seruni\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8c36093e82708b76b55526a1c2d69f3\"},\"headline\":\"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil &#038; Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9\",\"datePublished\":\"2024-02-16T05:45:31+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-19T04:46:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville\"},\"wordCount\":949,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png\",\"keywords\":[\"Kelas 9\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah IX\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMP Kelas 9\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville\",\"name\":\"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil & Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png\",\"datePublished\":\"2024-02-16T05:45:31+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-19T04:46:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil &#038; Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8c36093e82708b76b55526a1c2d69f3\",\"name\":\"Laras Sekar Seruni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/beba606f9882dbe01008485044771765944a43ea1ea03239eaae3e0d899bd7f5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/beba606f9882dbe01008485044771765944a43ea1ea03239eaae3e0d899bd7f5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Laras Sekar Seruni\"},\"description\":\"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Writing is my cup of tea. I hope you enjoy and may learn a new thing! ^^\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/laras-sekar-seruni\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil & Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil & Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Setelah merdeka, ternyata Indonesia masih harus berjuang untuk mempertahakan kemerdekaan, salah satunya dengan melakukan Perjanjian Renville. Yuk disimak latar belakang, tokoh-tokoh yang terlibat, hasil, serta dampak Perjanjian Renville bagi Indonesia di artikel Sejarah kelas 9 berikut ini! &#8212; &nbsp; Halo guys! Kamu tahu\u00a0dong kalau Indonesia merdeka tanggal berapa? Iyap, 17 Agustus 1945. Tapi setelah itu, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-02-16T05:45:31+00:00","article_modified_time":"2024-02-19T04:46:32+00:00","author":"Laras Sekar Seruni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Laras Sekar Seruni","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville"},"author":{"name":"Laras Sekar Seruni","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8c36093e82708b76b55526a1c2d69f3"},"headline":"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil &#038; Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9","datePublished":"2024-02-16T05:45:31+00:00","dateModified":"2024-02-19T04:46:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville"},"wordCount":949,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png","keywords":["Kelas 9","Konsep Pelajaran","Sejarah IX","SMP"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMP Kelas 9"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville","name":"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil & Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png","datePublished":"2024-02-16T05:45:31+00:00","dateModified":"2024-02-19T04:46:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6b22c53c-5ce3-4241-b579-f2c9f2450ee4.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/mengenal-perjanjian-renville#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perjanjian Renville: Latar Belakang, Hasil &#038; Dampaknya bagi Indonesia | Sejarah Kelas 9"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8c36093e82708b76b55526a1c2d69f3","name":"Laras Sekar Seruni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/beba606f9882dbe01008485044771765944a43ea1ea03239eaae3e0d899bd7f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/beba606f9882dbe01008485044771765944a43ea1ea03239eaae3e0d899bd7f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Laras Sekar Seruni"},"description":"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Writing is my cup of tea. I hope you enjoy and may learn a new thing! ^^","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/laras-sekar-seruni"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10351","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/305"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10351"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10351\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16972,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10351\/revisions\/16972"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10351"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}