{"id":10240,"date":"2024-04-22T10:00:00","date_gmt":"2024-04-22T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10240"},"modified":"2024-04-24T15:45:11","modified_gmt":"2024-04-24T08:45:11","slug":"sejarah-kelahiran-masa-orde-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru","title":{"rendered":"Masa Orde Baru: Latar Belakang &#038; Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png\" alt=\"masa orde baru\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tag\/sejarah-ix\">Artikel Sejarah kelas 9<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> ini akan membahas tentang rezim Orde Baru, mulai dari sejarah masuknya orde baru di Indonesia, pengertian, kejadian-kejadian penting dalam periode tersebut, sistem pemerintahan, hingga penyebab jatuhnya orde baru. Mari kita pelajari bersama!<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Guys<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">familiar tidak dengan akronim <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Orba<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, ada yang tau? <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Yap<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, masa <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Orba<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau masa <strong>Orde Baru<\/strong> adalah sebuah masa pemerintahan Presiden Republik Indonesia yang kedua, yakni <strong>Soeharto<\/strong>. Mungkin kakek dan nenekmu merasakan bagaimana kondisi pergantian kepemimpinan pada masa tersebut.<\/span><\/p>\n<p>Salah satu hal yang menandai pergantian dari Orde Lama ke Orde Baru adalah dikeluarkannya Supersemar. Kalo ini, kamu sudah pernah dengar belum? <span style=\"font-weight: 400;\">Surat Perintah Sebelas Maret adalah surat perintah dari Soekarno kepada Jenderal Soeharto untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk kepentingan ketertiban, keamanan, kestabilan pemerintah, dan jalannya proses revolusi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak cuma itu aja, masih ada beberapa rangkaian peristiwa yang menghantarkan Jenderal Soeharto bisa menggantikan Soekarno pada saat itu. Penasaran kan bagaimana kronologi perpindahan kekuasaan tersebut? Lalu, bagaimana sih sistem pemerintahan Indonesia pada masa <em>Orba<\/em>, hingga keruntuhannya? Mari kita pelajari bersama!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Latar Belakang Munculnya Orde Baru<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semangat yang menjiwai kelahiran orde baru pada awalnya adalah <strong>Tritura<\/strong>. Tritura sendiri merupakan <strong>gerakan yang dimotori oleh Angkatan 66\/KAMI<\/strong> (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia). Tritura membawa tiga tuntutan untuk pemerintahan Indonesia masa itu, yakni perombakan Kabinet Dwikora, penurunan harga yang melambung tinggi, dan pembubaran PKI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjuangan Tritura menjadi semakin panas karena sikap Presiden Soekarno yang bertolak belakang dengan para aktivis pada waktu itu. Terlebih lagi, peristiwa G30S membuat kepercayaan rakyat semakin menurun terhadap pemerintahan Orde Lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, karena konflik sudah bermunculan dimana-mana, Presiden Soekarno akhirnya meluncurkan surat perintah kepada Letnan Jenderal Soeharto yang disebut dengan Surat Perintah 11 Maret 1966 atau Supersemar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supersemar adalah surat perintah yang membukakan gerbang berkembangnya kekuasaan Orde Baru. Supersemar memiliki beberapa poin, yakni Soekarno menunjuk Soeharto untuk melakukan segala tindakan demi ketenangan, keamanan, dan stabilitas politik di Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Orde Baru<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Orde Baru secara sederhana adalah masa pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden kedua Indonesia, yakni Soeharto. Masa pemerintahan Soeharto menjadi yang paling lama di Indonesia, karena mencapai 32 tahun masa pemerintahan. Sehingga, <strong>masa orde baru juga berlangsung pada kurun waktu 32 tahun tersebut<\/strong>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat pemerintahan Orde Baru mulai berjalan, kondisi sosial-ekonomi kembali kepada titik keseimbangan. Harga kembali normal, dan kerusuhan dapat ditenangkan. Namun, panjangnya masa pemerintahan juga akhirnya membuat ketidakstabilan yang sempat terjadi di Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Perbedaan Orde Lama dengan Orde Baru<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap rezim yang memimpin suatu negara, pasti memiliki corak dan warnanya masing-masing. Misalnya aja rezim pemerintahan Orde Lama dan Orde Baru. Masing-masing era memiliki karakteristik, kebijakan, dan dampak yang berbeda terhadap jalannya bangsa. Berikut adalah perbandingan antara Orde Lama dan Orde Baru:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Sistem Politik<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Lama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Sistem pemerintahan cenderung parlementer, dengan presiden sebagai simbol. Multi-partai menjadi ciri khas, yang terkadang memicu ketidakstabilan politik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Baru:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Pada masa orde baru, pemerintahan yang dijalankan menganut sistem sentralistik, dengan presiden memegang kekuasaan tertinggi.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Ideologi<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Lama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Menerapkan konsep sosialisme Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Baru:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Berideologi Pancasila dengan penekanan pada stabilitas dan pembangunan ekonomi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Ekonomi<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Lama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Fokus pada kemandirian ekonomi, namun sering terkendala inflasi tinggi dan ketidakstabilan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Baru:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Menerapkan ekonomi liberal dengan keterbukaan investasi asing. Ini mendorong pertumbuhan ekonomi pesat, namun juga menimbulkan kesenjangan sosial.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Kebebasan Sipil<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Lama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Kebebasan pers dan berpendapat relatif longgar, namun terkadang disertai ketidaktertiban.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Baru:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Kontrol media massa ketat, kebebasan berpendapat dan berserikat terbatas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Militer<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Lama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Peran militer fluktuatif, pernah terlibat dalam perpolitikan dan pemberontakan internal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Baru:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Militer (ABRI) memiliki peran ganda (dwifungsi) dalam politik dan pemerintahan, sehingga pengaruhnya sangat besar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Pembangunan Infrastruktur<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Lama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Kurang fokus pada pembangunan infrastruktur dasar secara menyeluruh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Baru:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Investasi besar dalam pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan irigasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Pencapaian<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Lama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Mempertahankan kedaulatan Indonesia dan meletakkan dasar pembangunan nasional.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Baru:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Mencapai stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi yang pesat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Kejatuhan<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Lama:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Ketidakstabilan politik, ekonomi melemah, dan pemberontakan komunis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Orde Baru:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Krisis ekonomi 1997, korupsi merajalela, dan tuntutan reformasi dari rakyat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari perbedaan kedua sistem pemerintahan di atas, baik Orde Lama maupun Orde Baru, sama-sama punya kelebihan dan kekurangannya, ya. Namun, era Orde Baru muncul sebagai pelajaran berharga bagi Indonesia untuk membangun sistem pemerintahan yang demokratis, stabil, dan sejahtera.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Kebijakan Politik pada Masa Orde Baru<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah dijelaskan di atas, <strong>kebijakan politik pada masa Orde Baru adalah Demokrasi Pancasila<\/strong>.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini membuat Presiden Soeharto melakukan indoktrinasi Pancasila. Metode indoktrinasi Pancasila melalui berbagai cara, seperti pengajaran P4 atau Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila di dalam lingkungan sekolah.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kehidupan-politik-dan-ekonomi-masa-orde-baru\">Kehidupan Politik dan Ekonomi Masa Orde Baru<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintahan Orde Baru juga mengizinkan masyarakat untuk membentuk organisasi, dengan syarat menggunakan asas pancasila. Rezim ini juga melarang kritikan yang menjatuhkan pemerintah dengan alasan untuk menjaga kestabilan negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, <strong>sistem pemerintahan yang digunakan pada masa Orde Baru adalah presidensial<\/strong>. Bentuk pemerintahannya adalah Republik dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai dasar konstitusi yang berlaku. Pancasila dan UUD 1945 diterapkan dalam semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Kelebihan Masa Orde Baru<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">zaman pemerintahan Orde Baru ini terkenal dengan <strong>pembangunannya yang masif<\/strong>. Hal ini bisa terjadi karena pemerintahan Orde Baru memfokuskan dan menjadikan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas yang utama, baik itu pembangunan fisik dan nonfisik ya, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">guys<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelebihan selanjutnya adalah <strong>keberhasilan untuk memulihkan kestabilan politik dan keamanan<\/strong> setelah pergolakan Orde Lama. Pemerintah yang sudah menstabilkan kondisi politik saat itu, memungkinkan untuk fokus membangun ekonomi Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masa Orde Baru mampu membuat <strong>pencapaian dalam pertumbuhan ekonomi<\/strong> yang bisa mencapai rata-rata 7% per tahunnya. Selanjutnya, <strong>pengurangan kemiskinan<\/strong> yang signifikan dari 60% (masa Orde Lama) menjadi 11% pada tahun 1996. Masa ini juga terjadi swasembada pangan yang tercapai pada tahun 1984.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bidang pendidikan, masa pemerintahan Orde Baru <strong>mengangkat angka partisipasi sekolah<\/strong> dan diberlakukannya wajib belajar 6 tahun. Bukan hanya di bidang pendidikan saja, pada bidang kesehatan juga mengalami perbaikan. <strong>Angka Harapan Hidup meningkat<\/strong> dari usia 47 tahun pada tahun 196 menjadi 67 tahun. <strong>Angka kematian bayi juga mengalami penurunan<\/strong> yang signifikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak sekali perubahan yang telah dilakukan pada masa Orde Baru ini. Masa ini juga menunjukan bahwa Indonesia menjadi pemain yang aktif pada ranah internasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-peran-pemuda-di-masa-perubahan-orde-baru-dan-reformasi\">Peran Pemuda di Masa Perubahan Orde Baru dan Reformasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Penyimpangan pada Masa Orde Baru<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, selain kelebihan yang dimiliki oleh rezim ini, ada banyak penyimpangan yang dilakukan yang menyalahi konstitusi dan merugikan masyarakat. Apa saja penyimpangan tersebut, mari kita bahas!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Penyimpangan terhadap Konstitusi<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pembatasan Kebebasan:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Hak-hak sipil dan kebebasan berpendapat rakyat dibatasi. Media massa dikontrol ketat dan kritik terhadap pemerintah dilarang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Perpanjangan Masa Jabatan:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Masa jabatan presiden diperpanjang secara terus-menerus melalui MPR yang berisi banyak anggota yang dipilih pemerintah. Konstitusi seolah diabaikan untuk kepentingan kekuasaan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Penyimpangan terhadap Pancasila<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Dominasi Kekuasaan:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Pancasila sebagai dasar negara tidak diterapkan secara konsisten. Prinsip keadilan sosial dan kerakyatan terabaikan karena kekuasaan terpusat di tangan presiden dan kroninya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Pelanggaran HAM:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Terjadi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat, seperti tragedi 1965, tragedi Timor-Timur tahun 1983, dan tragedi Trisakti tahun 1998. Ini bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang dianut Pancasila.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Penyimpangan terhadap Pembangunan<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Korupsi Merajalela:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Korupsi merajalela di berbagai sektor pemerintahan. Kolusi dan nepotisme menjadi praktik umum. Kekayaan negara dikorupsi untuk kepentingan segelintir elit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Kesenjangan Sosial:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Pembangunan ekonomi yang pesat tidak dinikmati secara merata. Kesenjangan sosial antara kaya dan miskin semakin lebar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Penyebab Utama Runtuhnya Kekuasaan Orde Baru<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lewat beberapa kebijakan yang diciptakan pada masa Orde Baru, politik dan ekonomi negara semakin kuat, namun karena ditimpa oleh krisis moneter pada tahun 1997, membuat pemerintahan <em>Orba<\/em> ini tergoyangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejatuhan Soeharto sendiri tidak terjadi secara tiba-tiba. Ada banyak kondisi yang turut mendorong peristiwa runtuhnya kekuasaan Orba. Contohnya, <strong>krisis ekonomi<\/strong> yang menyerang Asia dan akhirnya berimbas pada kestabilan Indonesia, <strong>nilai tukar rupiah turun drastis<\/strong>, dan <strong>bahan-bahan pokok melonjak drastis<\/strong>. Hal ini menyebabkan kerusuhan di berbagai daerah di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat sudah mulai berani melakukan protes dan aksi massa. Unjuk rasa pun muncul sebagai reaksi atas mahalnya harga bahan pokok di berbagai kota di Indonesia. Akhirnya, terjadilah Tragedi Trisakti pada Mei 1998, yaitu aksi massa dari mahasiswa untuk melakukan protes serta menurunkan kepemimpinan Soeharto. Sejarah ini kita sebut sebagai sejarah <strong>Reformasi 1998<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Krisis itulah yang membuat pemerintahan <em>Orba<\/em> kehilangan kepercayaan dari masyarakat, sehingga Presiden Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998 yang menandakan bahwa kekuasaan Orde Baru berakhir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Nah<\/em>, itulah penjelasan mengenai peristiwa Orde Baru, mulai dari latar belakang, sistem pemerintahan, bedanya Orde Baru dengan Orde Lama, hingga penyimpangan yang memicu keruntuhan Orde Baru.<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-weight: 400;\">Guys<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bagaimana? Kamu sudah bisa memahami bagaimana perjalanan Orde Baru bisa berkuasa dan apa saja yang merubah bentuk negara kita kan. Jangan lupa untuk belajar dan menambah pengetahuan biar kamu semakin berprestasi, kan makin kece kalau kamu berprestasi. Kamu juga bisa belajar bersama para Master Teacher yang ahli pada berbagai bidang pembelajaran di <strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\">ruangbelajar<\/a><\/strong><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/db778458-24ca-48f0-9929-5c43c5147be0.jpeg\" alt=\"CTA ruangbelajar\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/buku.kemdikbud.go.id\/katalog\/Ilmu-Pengetahuan-Sosial-Kelas-IX<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-orde-lama-orde-baru-reformasi\/<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Sejarah kelas 9 ini akan membahas tentang rezim Orde Baru, mulai dari sejarah masuknya orde baru di Indonesia, pengertian, kejadian-kejadian penting dalam periode tersebut, sistem pemerintahan, hingga penyebab jatuhnya orde baru. Mari kita pelajari bersama! &#8212; &nbsp; Guys, familiar tidak dengan akronim Orba, ada yang tau? Yap, masa Orba atau masa Orde Baru adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":10240,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1713948314:1"],"_wp_old_date":["2018-04-04"],"_aioseo_title":["Masa Orde Baru: Latar Belakang &amp; Sistem Pemerintahannya"],"_aioseo_description":["Artikel ini akan membahas tentang rezim Orde Baru, mulai dari latar belakang, pengertian, sistem pemerintahan, hingga penyebab jatuhnya orde baru."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[520,523],"tags":[43,10,124,16],"class_list":["post-10240","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-smp-kelas-9","tag-kelas-9","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-ix","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Masa Orde Baru: Latar Belakang &amp; Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masa Orde Baru: Latar Belakang &amp; Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Sejarah kelas 9 ini akan membahas tentang rezim Orde Baru, mulai dari sejarah masuknya orde baru di Indonesia, pengertian, kejadian-kejadian penting dalam periode tersebut, sistem pemerintahan, hingga penyebab jatuhnya orde baru. Mari kita pelajari bersama! &#8212; &nbsp; Guys, familiar tidak dengan akronim Orba, ada yang tau? Yap, masa Orba atau masa Orde Baru adalah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-22T03:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-24T08:45:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ringgana Wandy Wiguna\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ringgana Wandy Wiguna\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru\"},\"author\":{\"name\":\"Ringgana Wandy Wiguna\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165\"},\"headline\":\"Masa Orde Baru: Latar Belakang &#038; Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9\",\"datePublished\":\"2024-04-22T03:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-24T08:45:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru\"},\"wordCount\":1431,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png\",\"keywords\":[\"Kelas 9\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah IX\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMP Kelas 9\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru\",\"name\":\"Masa Orde Baru: Latar Belakang & Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png\",\"datePublished\":\"2024-04-22T03:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-24T08:45:11+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Masa Orde Baru: Latar Belakang &#038; Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165\",\"name\":\"Ringgana Wandy Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ringgana Wandy Wiguna\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Masa Orde Baru: Latar Belakang & Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Masa Orde Baru: Latar Belakang & Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Artikel Sejarah kelas 9 ini akan membahas tentang rezim Orde Baru, mulai dari sejarah masuknya orde baru di Indonesia, pengertian, kejadian-kejadian penting dalam periode tersebut, sistem pemerintahan, hingga penyebab jatuhnya orde baru. Mari kita pelajari bersama! &#8212; &nbsp; Guys, familiar tidak dengan akronim Orba, ada yang tau? Yap, masa Orba atau masa Orde Baru adalah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-04-22T03:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-04-24T08:45:11+00:00","author":"Ringgana Wandy Wiguna","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ringgana Wandy Wiguna","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru"},"author":{"name":"Ringgana Wandy Wiguna","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165"},"headline":"Masa Orde Baru: Latar Belakang &#038; Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9","datePublished":"2024-04-22T03:00:00+00:00","dateModified":"2024-04-24T08:45:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru"},"wordCount":1431,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png","keywords":["Kelas 9","Konsep Pelajaran","Sejarah IX","SMP"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMP Kelas 9"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru","name":"Masa Orde Baru: Latar Belakang & Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png","datePublished":"2024-04-22T03:00:00+00:00","dateModified":"2024-04-24T08:45:11+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b5d95b9b-8be3-4d0f-8138-ad44de32d91c.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/sejarah-kelahiran-masa-orde-baru#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Masa Orde Baru: Latar Belakang &#038; Sistem Pemerintahannya | Sejarah Kelas 9"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165","name":"Ringgana Wandy Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringgana Wandy Wiguna"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10240"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10240\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17452,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10240\/revisions\/17452"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}