{"id":10171,"date":"2018-04-10T12:37:48","date_gmt":"2018-04-10T05:37:48","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10171"},"modified":"2023-10-07T00:17:28","modified_gmt":"2023-10-06T17:17:28","slug":"ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia","title":{"rendered":"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\" alt=\"IPA_8\" width=\"820\" height=\"410\" style=\"width: 820px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">RG Squad, pernahkah kamu memerhatikan kalau setelah makan, minum, dan berlari ada banyak zat yang dikeluarkan melalui tubuh? Kenapa ya? Ternyata alasannya, zat-zat tersebut merupakan sisa metabolisme yang tidak diperlukan tubuh. Hal ini disebut dengan proses ekskresi yang tujuannya supaya tidak meracuni tubuh kita. <em>Nah<\/em>, sistem ekskresi pada manusia ada banyak,&nbsp;<em>lho, <\/em>melibatkan ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Sekarang, kita <strong>bahas tentang ginjal<\/strong> dahulu, ya!&nbsp;&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Screen%20Shot%202018-04-10%20at%2011.13.56.png\" alt=\"Ekskresi Pada Manusia\" width=\"600\" height=\"569.5594125500667\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coba siapa yang tahu di mana letak ginjal? <em>Yup<\/em>, <strong>posisinya berada di kanan dan kiri tulang pinggang<\/strong> yaitu di dalam rongga perut pada dinding tubuh bagian belakang (gambar a). Bentuknya seperti biji kacang merah (gambar b). Oh ya, <strong>ginjal di sebelah kiri letaknya lebih tinggi<\/strong> <em>lho<\/em> daripada di sebelah kanan. Keduanya berwarna merah, karena banyak darah yang masuk ke dalamnya. <em>Wah<\/em>, <strong><a href=\"\/komposisi-sel-darah-dan-proses-penyembuhan-luka\">bagaimana caranya darah <\/a><\/strong>bisa masuk ke dalam ginjal ya?&nbsp;<em>Nah<\/em>, pertama-tama melalui pembuluh arteri besar dan akan keluar dari ginjal lewat vena besar.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ginjal pun terdiri dari tiga lapisan<\/strong> (gambar c). Bagian luar disebut kulit ginjal\/korteks renalis, di bawahnya medula renalis, dan di bagian dalam terdapat rongga ginjal\/pelvis renalis yang<span>&nbsp;berfungsi sebagai penampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter.<span>&nbsp;<\/span><\/span>Selain itu, <strong>ginjal tersusun atas lebih kurang 1 juta alat penyaring<\/strong> yang disebut dengan nefron.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Screen%20Shot%202018-04-10%20at%2011.34.17.png\" alt=\"Ekskresi Pada Manusia\" width=\"600\" height=\"390.6752411575563\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa itu nefron? Merupakan penyusun utama ginjal<\/strong> yang berperan penting dalam proses penyaringan darah. Bentuknya terdiri dari komponen penyaring\/badan malpighi yang dilanjutkan oleh saluran-saluran\/tubulus. Tiap badan malpighi itu mengandung gulungan kapiler darah yaitu glomerulus yang berada dalam kapsula bowman. Di sinilah, proses penyaringan darah dimulai. Agar kamu tidak bingung, perhatikan kembali gambar di atas ya.<\/p>\n<div class=\"page\" title=\"Page 103\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span>Badan malpighi kemudian melanjutkan salurannya ke medula renalis <\/span><span>(bagian tengah ginjal) dan korteks renalis.&nbsp;<\/span>Saluran-saluran itu adalah:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Tubulus proksimal<\/strong><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Lengkung henle<\/strong>:&nbsp;<span>saluran ginjal yang melengkung pada daerah medula,&nbsp;<\/span><span>menghubungkan tubulus proksimal dengan tubulus distal.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Tubulus distal<\/strong><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Tubulus kolektivus<\/strong> (pengumpul) yang terdapat pada medula<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kamu mengetahui cara penyaringan, tahukah kamu bahwa urine yang dihasilkan ginjal harus melalui tiga tahapan? Pertama yaitu filtrasi, kedua reabsorpsi, dan ketiga augmentasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Kamu ingin lebih paham lagi tentang proses eksresi? Bisa nih coba simak materi pembahasan Ginjal ini di melalui fitur <span style=\"font-weight: bold;\">ADAPTO di ruangbelajar. <\/span>Kamu bisa menyimak pembahasan ini dengan video interaktif sesuai dengan pemahaman belajarmu!<\/span><\/p>\n<div class=\"double\">\n<div class=\"double-cta\">\n<div class=\"web cta-web\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/39940b84\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/5a2e155b-2bf0-40bf-8b0a-a0a498e7732d.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog Adapto Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/div>\n<div class=\"mobile cta-mobile\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/39940b84\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/5a2e155b-2bf0-40bf-8b0a-a0a498e7732d.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog Adapto Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"double-text\">\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"page\" title=\"Page 105\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>a. Tahap Filtrasi <\/strong><\/p>\n<p><span><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Screen%20Shot%202018-04-10%20at%2014.15.07.png\" alt=\"Ekskresi Pada Manusia\" width=\"600\" height=\"280.8673469387755\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span><strong>Pembentukan urine dimulai dari darah mengalir melalui arteri aferen ginjal<\/strong>, masuk ke dalam glomerulus yang tersusun atas kapiler-kapiler darah. Saat darah masuk ke glomerulus, tekanan darah pun menjadi tinggi sehingga mendorong air dan zat-zat yang memiliki <\/span><span>ukuran kecil akan keluar melalui pori-pori kapiler, dan menghasilkan filtrat. <strong>Cairan hasil penyaringan tersebut (filtrat), tersusun atas<\/strong>:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span>Urobilin;<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Urea;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Glukosa;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Air;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Asam amino;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ion-ion seperti natrium, kalium, kalsium, dan klor.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span><strong>Filtrat selanjutnya disimpan sementara di dalam kapsula bowman dan disebut urine primer<\/strong>.&nbsp;<span>Tahapan pembentukan urine primer ini disebut tahap<span>&nbsp;<\/span><\/span><span>filtrasi<\/span><span>.&nbsp;<\/span>Sementara itu, darah dan protein tetap tinggal di dalam kapiler darah karena tidak dapat menembus pori-pori glomerulus.&nbsp;<\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"page\" title=\"Page 105\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p><strong>b. Tahap Reabsorpsi<\/strong><\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Screen%20Shot%202018-04-10%20at%2015.00.39.png\" alt=\"Ekskresi Pada Manusia\" width=\"600\" height=\"278.0660377358491\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span>Urine primer yang terbentuk pada tahap filtrasi masuk ke <\/span><span>tubulus proksimal. Di dalamnya terjadi proses penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh (<\/span>tahap reabsorpsi). Glukosa, asam amino, ion kalium, dan zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh juga diangkut ke dalam sel, kemudian ke dalam kapiler darah di dalam ginjal. Sedangkan urea hanya sedikit yang diserap kembali.<\/p>\n<div class=\"page\" title=\"Page 106\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Cairan yang dihasilkan dari proses reabsorpsi disebut <\/strong><span><strong>urine sekunder<\/strong> yang<\/span><span>&nbsp;mengandung air, garam, urea (penimbul bau pada urine), dan urobilin (pemberi warna kuning pada urine). Urine sekunder yang terbentuk dari proses reabsorpsi selanjutnya mengalir ke lengkung henle, kemudian menuju tubulus distal. Selama mengalir dalam lengkung henle, air dalam urine sekunder juga terus direabsorpsi.<\/span><\/p>\n<div class=\"page\" title=\"Page 106\">\n<div class=\"section\">\n<div class=\"layoutArea\">\n<div class=\"column\">\n<p><strong>c. Tahap Augmentasi <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span>Pada bagian tubulus distal masih ada proses penyerapan air, ion natrium, klor, dan urea. Di sinilah terjadi <strong>proses augmentasi, yaitu pengeluaran zat-zat yang tidak diperlukan tubuh ke dalam urine sekunder<\/strong>. Ketika telah bercampur, inilah yang merupakan <\/span><span>urine sesungguhnya. <\/span><span>Kemudian disalurkan ke pelvis renalis (rongga ginjal). <strong>Urine yang terbentuk selanjutnya keluar dari ginjal melalui ureter,<\/strong> menuju kandung kemih yang merupakan tempat menyimpan urine sementara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span><strong>Kandung kemih memiliki dinding yang elastis<\/strong> dan mampu meregang untuk dapat menampung sekitar 0,5 L urine. Proses pengeluaran urine&nbsp;<\/span>dari dalam kandung kemih disebabkan oleh adanya tekanan akibat adanya sinyal yang menunjukkan bahwa kandung kemih sudah penuh. Kontraksi&nbsp;<span>otot perut dan otot-otot kandung kemih akan terjadi saat adanya s<\/span>inyal penuh dalam kandung kemih. Akibat kontraksi ini, urine dapat keluar dari tubuh melalui uretra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah <\/em>Squad, sekarang kamu sudah tahu &#8216;<em>kan<\/em>&nbsp;kalau <strong>urine adalah salah satu bentuk ekskresi manusia yang dihasilkan oleh ginjal<\/strong>. Kita akan membahas jenis ekskresi lain pada artikel berikutnya ya.&nbsp;<em>So, stay tuned<\/em>! Sambil membaca artikel di blog Ruangguru, tonton juga <strong><a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">video belajar beranimasi<\/a><\/strong> lewat aplikasinya supaya <strong>#BelajarJadiHebat<\/strong>!&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/39940b84\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/5a2e155b-2bf0-40bf-8b0a-a0a498e7732d.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog Adapto Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII SMP\/MTS Semester II. Jakarta: Balitbang Kemendikbud.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber foto:<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Artikel ini diperbarui pada 6 Januari 2021.<\/em><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RG Squad, pernahkah kamu memerhatikan kalau setelah makan, minum, dan berlari ada banyak zat yang dikeluarkan melalui tubuh? Kenapa ya? Ternyata alasannya, zat-zat tersebut merupakan sisa metabolisme yang tidak diperlukan tubuh. Hal ini disebut dengan proses ekskresi yang tujuannya supaya tidak meracuni tubuh kita. Nah, sistem ekskresi pada manusia ada banyak,&nbsp;lho, melibatkan ginjal, kulit, paru-paru, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":82,"featured_media":10171,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1696612648:1"]},"categories":[506,508],"tags":[163,25,10,16],"class_list":["post-10171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-smp-kelas-8","tag-biologi-viii","tag-kelas-8","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"RG Squad, pernahkah kamu memerhatikan kalau setelah makan, minum, dan berlari ada banyak zat yang dikeluarkan melalui tubuh? Kenapa ya? Ternyata alasannya, zat-zat tersebut merupakan sisa metabolisme yang tidak diperlukan tubuh. Hal ini disebut dengan proses ekskresi yang tujuannya supaya tidak meracuni tubuh kita. Nah, sistem ekskresi pada manusia ada banyak,&nbsp;lho, melibatkan ginjal, kulit, paru-paru, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-10T05:37:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-06T17:17:28+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia\"},\"author\":{\"name\":\"Rabia Edra\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\"},\"headline\":\"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8\",\"datePublished\":\"2018-04-10T05:37:48+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-06T17:17:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia\"},\"wordCount\":812,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\",\"keywords\":[\"Biologi VIII\",\"Kelas 8\",\"Konsep Pelajaran\",\"SMP\"],\"articleSection\":[\"Biologi\",\"Biologi SMP Kelas 8\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia\",\"name\":\"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\",\"datePublished\":\"2018-04-10T05:37:48+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-06T17:17:28+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\",\"name\":\"Rabia Edra\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rabia Edra\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rabia-edra\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"RG Squad, pernahkah kamu memerhatikan kalau setelah makan, minum, dan berlari ada banyak zat yang dikeluarkan melalui tubuh? Kenapa ya? Ternyata alasannya, zat-zat tersebut merupakan sisa metabolisme yang tidak diperlukan tubuh. Hal ini disebut dengan proses ekskresi yang tujuannya supaya tidak meracuni tubuh kita. Nah, sistem ekskresi pada manusia ada banyak,&nbsp;lho, melibatkan ginjal, kulit, paru-paru, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-04-10T05:37:48+00:00","article_modified_time":"2023-10-06T17:17:28+00:00","author":"Rabia Edra","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Rabia Edra","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia"},"author":{"name":"Rabia Edra","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3"},"headline":"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8","datePublished":"2018-04-10T05:37:48+00:00","dateModified":"2023-10-06T17:17:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia"},"wordCount":812,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg","keywords":["Biologi VIII","Kelas 8","Konsep Pelajaran","SMP"],"articleSection":["Biologi","Biologi SMP Kelas 8"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia","name":"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg","datePublished":"2018-04-10T05:37:48+00:00","dateModified":"2023-10-06T17:17:28+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/IPA_8.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/ginjal-struktur-dan-fungsi-ekskresi-pada-manusia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ginjal: Sistem Ekskresi pada Manusia | Biologi Kelas 8"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3","name":"Rabia Edra","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rabia Edra"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/rabia-edra"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/82"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10171"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10171\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14762,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10171\/revisions\/14762"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10171"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}