{"id":10045,"date":"2018-04-24T07:35:42","date_gmt":"2018-04-24T00:35:42","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10045"},"modified":"2023-12-04T11:55:22","modified_gmt":"2023-12-04T04:55:22","slug":"perjalanan-panjang-manusia-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","title":{"rendered":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\" alt=\"Sejarah_10\" width=\"820\" height=\"410\" \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kamu pernah dengar\u00a0nggak, Squad, teori yang mengatakan kalau kita dulunya adalah manusia kera?\u00a0Hah, emang\u00a0benar? Lalu bagaimana kita, dari manusia kera, bisa menjadi manusia dengan bentuk fisik seperti saat ini, ya? Penasaran,\u00a0nggak sih,\u00a0bagaimana perjalanan panjang manusia modern sejak prasejarah hingga saat ini?\u00a0Yuk,\u00a0ikuti perjalanan serunya!<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Perjalanan panjang manusia melalui tahapan-tahapan yang tidak singkat, Squad. Salah satunya adalah melalui\u00a0tahap evolusi.\u00a0Ada beberapa teori terkait evolusi, di antaranya adalah <strong>teori oleh Charles Darwin dan Jean-Baptiste de Lamarck.<\/strong> Di tulisan kali ini, kita akan membahas teori evolusi menurut Darwin.<\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: center;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Evolution%20Father-1.png\" alt=\"Evolution Father-1\" width=\"600\" height=\"333.82978723404256\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: center;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\">Charles Darwin dan Jean-Baptiste Lamarck<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Evolusi merupakan proses yang berlangsung dalam kurun waktu jutaan tahun.<\/strong>\u00a0Secara khusus tentang evolusi manusia, Darwin berpendapat bahwa manusia adalah hasil perkembangan lebih lanjut dari evolusi primata. Makhluk tersebut dikenal dengan sebutan manusia purba. Teori evolusi ini tampak didukung dengan berbagai temuan fosil manusia purba di berbagai tempat di dunia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Proses evolusi manusia ini terjadi hampir di semua aspek (fisik). Ini dia perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada manusia:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">1. <strong>Sikap tubuh dan cara bergerak.<\/strong>\u00a0Sikap tegak dimulai dengan kemampuan duduk tegak, berdiri, dan berjalan tegak. Kemampuan berdiri dan berjalan tegak dengan kedua kaki membebaskan tangan dari menunjang badan. Akibatnya, tangan dapat digunakan untuk membuat dan menggunakan alat, mencari dan membawa makanan, menyuap makanan, serta mengasuh anak-anak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">2. <strong>Evolusi kepala.<\/strong>\u00a0Evolusi kepala berhubungan dengan evolusi otak. Hal ini dikarenakan semakin modern manusianya, maka semakin membesar pula volume otaknya. Evolusi otak juga berpengaruh pada perubahan pola pikir, kebiasaan, cara hidup, dan pemahaman atas pengalaman. Evolusi kepala juga berkaitan dengan sistem pencernaan dan pernapasan. Perubahan makanan dan cara mengolahnya mempengaruhi struktur mulut sebagai alat pengunyah, terlebih setelah ditemukannya api.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">3. <strong>Perkembangan biososial manusia.<\/strong> Pada aspek ini menyangkut tiga hal penting, yaitu\u00a0pembuatan alat, organisasi sosial, dan komunikasi dengan bahasa.\u00a0Pembebasan tangan dari menumpu badan dan perkembangan pikiran manusia yang lebih lanjut memicu\u00a0manusia dapat membuat alat-alat dari kayu dan batu. Kepandaian manusia dalam memakai dan membuat alat mempermudah cara mencari dan mengolah makanan. Perburuan hewan secara kelompok memerlukan pengorganisasian dalam mengatur siasat bersama. Inilah yang mendorong terbentuknya organisasi sosial dan komunikasi secara verbal maupun nonverbal, sebab komunikasi sangat diperlukan untuk mengatur kehidupan secara berkelompok.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses-proses evolusi tersebut akhirnya membawa manusia pada zaman prasejarah menjadi manusia di masa sekarang. Manusia sekarang termasuk dalam spesies\u00a0<em>Homo sapiens.<\/em>\u00a0Adapun\u00a0ciri-ciri manusia modern\u00a0antara lain memiliki kapasitas otak sekitar 1.350 cc serta memiliki kebudayaan yang tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahapan evolusi erat kaitannya dengan\u00a0seleksi alam<strong>.<\/strong> Hal ini disebabkan karena dalam evolusi akan\u00a0terjadi\u00a0<span style=\"color: #3366ff;\"><strong>seleksi alam, di mana hanya makhluk yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya<\/strong><\/span> yang dapat bertahan hidup dan berkembang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, selain evolusi dan seleksi alam yang menyebabkan perbedaan fisik, perjalanan panjang manusia masih belum berhenti. Perbedaan manusia purba dengan manusia modern tidak lebih dari\u00a0variasi ras.\u00a0Manusia modern mengalami diversifikasi (penganekaragaman) menjadi berbagai ras dan kelompok etnik seperti sekarang ini. Keanekaragaman itu terlihat pada perbedaan bentuk tengkorak, tingkat tonjolan wajah, kekokohan dahi, dan sebagainya. Perbedaan tersebut dapat kita lohat saat ini pada ras-ras manusia modern yang terpisah secara geografis untuk kurun waktu yang lama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"font-weight: 400; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled-2.png\" alt=\"Untitled-2\" width=\"600\" height=\"338.2978723404255\" \/><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ras sendiri berasal dari Bahasa Latin,\u00a0radix, yang berarti &#8220;akar&#8221; atau &#8220;asal&#8221;.\u00a0\u00a0Adapun pengertian ras menurut para ahli, antara lain:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Menurut\u00a0<span style=\"color: #3366ff;\"><strong>Bruce J. Cohen<\/strong><\/span>, ras adalah pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri fisik atau biologis individu di dalamnya yang sama dan diwariskan secara turun temurun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Menurut\u00a0<span style=\"color: #3366ff;\"><strong>Horton dan Hunt<\/strong><\/span>, ras adalah pengelompokan manusia berdasarkan perbedaannya dengan kelompok manusia lain berdasarkan ciri-ciri fisik bawaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Menurut\u00a0<span style=\"color: #3366ff;\"><strong>Alex dan Thio<\/strong><\/span>, ras adalah penggolongan sekelompok manusia oleh masyarakat sekitarnya berdasarkan ciri-ciri biologis yang dimiliki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Menurut\u00a0<span style=\"color: #3366ff;\"><strong>Stephen K. Sanderson<\/strong><\/span>, ras adalah pengelompokan manusia yang didefinisikan masyarakatnya sendiri dan diterima masyarakat lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ciri-ciri fisik yang biasanya dilihat dalam pengelompokan ras tersebut adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>1. Bentuk badan,<\/strong><\/span>\u00a0biasanya dengan perbedaan tinggi dan rangka badan yang menyusunnya. Ada ras yang memiliki tubuh tinggi besar, ras yang memiliki tubuh tinggi kecil, serta ras yang pendek kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>2. Bentuk kepala,<\/strong><\/span> pengelompokan ras berdasarkan bentuk kepalanya, biasanya diukur berdasarkan panjang lingkar kepala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>3. Bentuk muka,<\/strong><\/span>\u00a0yang diperhatikan adalah bentuk tulang pipi (ada yang menonjol dan tidak), pronogtisme (jarak atau derajat muka dengan air muka), panjang muka (jarak antar dua tulang pipi), dan bentuk dagu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>4. Bentuk hidung,<\/strong><\/span>\u00a0dinilai dari panjang dan lebar hidung rata-rata sekelompok manusia, ada hidung yang mancung, pesek, dan biasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>5. Warna kulit, rambut, dan mata.<\/strong><\/span> Pengelompokan berdasarkan kulit, rambut, dan mata merupakan ciri yang paling mudah dilihat. Ada ras manusia yang berkulit hitam, putih, kuning, atau sawo matang. Ada ras manusia yang memiliki warna bola mata hitam, biru, atau hijau. Rambut manusia bisa dikelompokkan berdasarkan warna hitam, putih, atau kuning, serta dan rambut lurus, ikal, dan keriting.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ras.png\" alt=\"Ras\" width=\"600\" height=\"510.96256684491976\" \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana,\u00a0seru sekali, ya perjalanan panjang manusia hingga saat ini? Hal-hal di atas bukan berarti saat ini telah berhenti, Squad, karena manusia akan terus beradaptasi dengan lingkungannya dan berevolusi tanpa kita sadari. Jika kamu masih ingin tahu lebih banyak tentang manusia modern, kamu bisa diskusikan dengan guru-guru di\u00a0<strong><a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\">RuangLesOnline<\/a><\/strong>,\u00a0lho.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/4af842f5\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/2f929e41-137f-4561-b046-e57096f4581c.png\" alt=\"ruanglesonline\" width=\"650\" height=\"229\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber referensi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gunawan, Restu dkk. 2017. Sejarah Indonesia Kelas X Edisi Revisi. 2017: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber foto<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Charles Darwin.<br \/>\nTautan: biography.com<\/p>\n<p>Jean-Baptise Lamarck<br \/>\nTautan: evolution-berkeley.edu<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>Artikel diperbarui 17 November 2020<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu pernah dengar\u00a0nggak, Squad, teori yang mengatakan kalau kita dulunya adalah manusia kera?\u00a0Hah, emang\u00a0benar? Lalu bagaimana kita, dari manusia kera, bisa menjadi manusia dengan bentuk fisik seperti saat ini, ya? Penasaran,\u00a0nggak sih,\u00a0bagaimana perjalanan panjang manusia modern sejak prasejarah hingga saat ini?\u00a0Yuk,\u00a0ikuti perjalanan serunya!<\/p>\n","protected":false},"author":127,"featured_media":10045,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg"],"_edit_lock":["1701665722:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":[null],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[520,524],"tags":[52,10,88,37],"class_list":["post-10045","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-x","tag-sma"],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu pernah dengar\u00a0nggak, Squad, teori yang mengatakan kalau kita dulunya adalah manusia kera?\u00a0Hah, emang\u00a0benar? Lalu bagaimana kita, dari manusia kera, bisa menjadi manusia dengan bentuk fisik seperti saat ini, ya? Penasaran,\u00a0nggak sih,\u00a0bagaimana perjalanan panjang manusia modern sejak prasejarah hingga saat ini?\u00a0Yuk,\u00a0ikuti perjalanan serunya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-24T00:35:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-04T04:55:22+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\"},\"author\":{\"name\":\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0\"},\"headline\":\"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10\",\"datePublished\":\"2018-04-24T00:35:42+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T04:55:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\"},\"wordCount\":845,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\",\"keywords\":[\"Kelas 10\",\"Konsep Pelajaran\",\"Sejarah X\",\"SMA\"],\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Sejarah SMA Kelas 10\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\",\"name\":\"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\",\"datePublished\":\"2018-04-24T00:35:42+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T04:55:22+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"PT Ruang Raya Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png\",\"width\":173,\"height\":96,\"caption\":\"PT Ruang Raya Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\",\"https:\/\/x.com\/ruangguru\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0\",\"name\":\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\"},\"url\":\"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/irene-swastiwi-viandari-kharti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","og_description":"Kamu pernah dengar\u00a0nggak, Squad, teori yang mengatakan kalau kita dulunya adalah manusia kera?\u00a0Hah, emang\u00a0benar? Lalu bagaimana kita, dari manusia kera, bisa menjadi manusia dengan bentuk fisik seperti saat ini, ya? Penasaran,\u00a0nggak sih,\u00a0bagaimana perjalanan panjang manusia modern sejak prasejarah hingga saat ini?\u00a0Yuk,\u00a0ikuti perjalanan serunya!","og_url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-04-24T00:35:42+00:00","article_modified_time":"2023-12-04T04:55:22+00:00","author":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern"},"author":{"name":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0"},"headline":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10","datePublished":"2018-04-24T00:35:42+00:00","dateModified":"2023-12-04T04:55:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern"},"wordCount":845,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg","keywords":["Kelas 10","Konsep Pelajaran","Sejarah X","SMA"],"articleSection":["Sejarah","Sejarah SMA Kelas 10"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","name":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10 - Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg","datePublished":"2018-04-24T00:35:42+00:00","dateModified":"2023-12-04T04:55:22+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Sejarah_10.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#organization","name":"PT Ruang Raya Indonesia","url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","contentUrl":"https:\/\/lp.sirogu.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo-ruangguru.png","width":173,"height":96,"caption":"PT Ruang Raya Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","https:\/\/x.com\/ruangguru"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0","name":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Irene Swastiwi Viandari Kharti"},"url":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/author\/irene-swastiwi-viandari-kharti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10045","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/127"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10045"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10045\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12713,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10045\/revisions\/12713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10045"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging-blog.sirogu.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}